cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Motivasi Kerja Muhammad Angga Abdulah; Muhamad Rifai; Tri Ngudi Wiyatno; Adibah Yahya; Fitri Rezeki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.589

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur di Cikarang Selatan. Data dikumpulkan dari 101 karyawan tetap menggunakan kuesioner daring. Analisis Structural Equation Modeling (SEM-PLS) menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (koefisien jalur = 0.276, p = 0.046) dan motivasi kerja (koefisien jalur = 0.709, p < 0.001). Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja (koefisien jalur = 0.262, p = 0.001), tetapi tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja karyawan (koefisien jalur = 0.009, p = 0.914). Motivasi kerja terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (koefisien jalur = 0.667, p < 0.001). Hasil ini menegaskan pentingnya gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor manufaktur.
Analisis Manajemen Risiko Keuangan Dalam Pembiayaan Proyek Bersumber Dana DAK Fisik Kesehatan Di Dinas Kesehatan Kota Jayapura Provinsi Papua Sukmawati Sukmawati; Agus Zainuri; Yacob Ruru; Semuel Pitar Irab; Sarce Makaba; Septevanus Rantetoding
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.591

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Pembiayaan proyek kesehatan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Dinas Kesehatan Kota Jayapura bertujuan mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas, untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Namun, tantangan seperti keterlambatan anggaran, gagal lelang, dan lemahnya pengawasan sering menghambat keberhasilan proyek. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko keuangan dalam pembiayaan proyek kesehatan berbasis DAK Fisik di Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dengan fokus pada input kebijakan/regulasi, proses manajemen risiko (identifikasi, mitigasi, monitoring, dan evaluasi), serta output keberhasilan pembangunan fasilitas kesehatan. Metode: Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Jayapura pada tahun 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (pejabat Dinas Kesehatan, pengelola proyek, dan pelaksana lelang), observasi lapangan, dan studi dokumen (laporan proyek dan regulasi DAK). Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi regulasi DAK Fisik terkendala oleh perencanaan yang kurang matang dan pemahaman kebijakan yang terbatas, menyebabkan masalah koordinasi. Risiko utama meliputi keterlambatan anggaran, gagal lelang, ketidaksesuaian teknis, dan pengawasan lemah. Strategi mitigasi belum optimal karena minimnya monitoring dan evaluasi berkelanjutan, sehingga pembangunan fasilitas Puskesmas belum mencapai target. Rekomendasi meliputi penguatan perencanaan berbasis regulasi, peningkatan kapasitas SDM, perbaikan sistem monitoring, dan manajemen risiko yang lebih terstruktur. Kesimpulan: Implementasi regulasi DAK Fisik di Dinas Kesehatan Kota Jayapura belum optimal akibat perencanaan yang lemah, pemahaman kebijakan yang terbatas, dan strategi mitigasi risiko yang belum terstruktur, sehingga menghambat pencapaian target pembangunan fasilitas Puskesmas.
S Sistem Informasi Paud Watobaya Berbasis Website dengan Metode User Centered Design (UCD) Helmiardus Beda Kamolen; Bernadete Deta; Maria Beliti Hewen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.592

Abstract

Penelitian menjelaskan tentang pengembangan website dengan metode User Centerd Design untuk mengetahu sistem informasi pada paud watobaya. Website dengan metode User Centered Design ini bertujuan untuk mengetahui data akademik seperti proses pengelolaan administrasi sekolah, misalnya pendaftaran siswa baru, pengolahan administrasi siswa dan guru seperti data Siswa, data Guru. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis terhadap website dengan metode User Centered Design untuk mengetahui Sistem Informasi pada Paud Watobaya. Dengan implementasi sistem informasi berbasis website dengan metode User Centered Design diharapkan dapat meningkatkan sistem informasi pada paud watobaya.
Konversi Isi Ketetapan MPR Nomor I Tahun 2003 Menjadi Undang-Undang Ditinjau dari Aspek Ilmu Perundang-Undangan Muh. Syahrul Ago; Muh. Rusli; Abd. Haris Hamid; Andi Rizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.594

Abstract

Keberadaan Tap. MPR dalam tata urutan peraturan perundang-undangan dianggap mengakibatkan ketidakkonsistenan dalam pengelompokan hukum berdasarkan jenis dan bentuknya. Tap. MPR dianggap sebagai jenis hukum yang berjenis penetapan (beschikking) tetapi bentuk dan materi muatannya bersifat mengatur (regelling). Dalam keadaan demikian, penulis berusaha membahas terkait kemungkinan dilakukannya konversi Tap. MPR ke dalam bentuk undang-undang. Olehnya itu, dalam penelitian ini penulis berusaha membahasnya dengan menggunakan metode analisis yuridis-normatif dengan mengkaji peraturan-peraturan yang berkaitan dan beberapa sumber lain yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Tap. MPR dapat dilakukan konversi menjadi undang-undang dengan alasan bahwa Tap. MPR sendiri telah memerintahkan isinya untuk ditindaklanjuti dengan undang-undang di samping ada yang dicabut, ada yang telah ditentukan masa berlakunya, dan ada pula yang sifatnya final atau tidak perlu ditindaklanjuti. Di samping itu, dengan dilakukannya konversi Tap. MPR ke dalam bentuk undang-undang, maka secara tegas memberikan kejelasan mengenai mekanisme pencabutan maupun pengujian terhadap Tap. MPR itu.
A Comparative Study Of Student Perceptions On Vocabulary Learning Using Duolingo And Elsa Vivi Ayu Lestari; Ahmad Najib Mutawally; Arif Budimansyah Purba; Wafiqah Yasmin; Anwar Hilman; Wahyudi Wahyudi; Ludovikus Ludovikus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.595

Abstract

In the current asynchronous teaching at Horizon University Indonesia, students are still using several English learning applications and media, such as Duolingo, ELSA, and others. These tools are employed as a means of remote learning specifically aimed at supporting the Global Workplace English Program (GWEP) at Horizon University. The purpose of using these media is to help Horizon students improve their English test scores (EFSET) as part of their preparation for entering the workforce, as well as to enhance their four English language skills. Based on this, we are conducting a study to determine which application is most suitable and can encourage students at Horizon-U to be more active, and motivated, and ultimately improve their vocabulary in English. Vocabulary is one of the language aspects which should be learned. Learning vocabulary is important because people can speak, write, read and listen. Moreover, people have to know the vocabulary first. It means that in learning vocabulary, people need to know and understand the meaning of vocabulary and how to use vocabulary in the right context. In this research, the researcher used qualitative methods, including questionnaires and interviews, to gather information on students’ perceptions. This study was conducted in two classes at Horizon-U, with 50 participants from GWEP 4 providing positive feedback about the Duolingo and ELSA applications. Therefore, the researcher aims to explore the students’ perceptions of using Duolingo and ELSA, focusing on the topic “A Comparative Study of Student Perceptions on Vocabulary Learning Using Duolingo and ELSA.”
Penegakan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Nikah Sirri Dalam Rancangan Undang-Undang Hukum Materil Peradilan Agama ditinjau Menurut Hukum Islam Lilis Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.596

Abstract

Fenomena nikah sirri, yakni nikah yang tidak dilaksanakan dihadapan pejabat pencatat nikah atau nikah yang hanya dilakukan berdasarkan hukum fikih atau pendapat ulama, sudah menjadi persoalan hukum bagi masyarakat muslim di Indonesia saat ini. Persoalan tersebut terjadi sejak keluarnya Undang-undang No. 1 Tahun 1974 te tentang perkawinan yang mengharuskan setiap perkawinan dicatat oleh pejabat pencatat nikah. Berdasarkan peraturan yang ada, perkawinan yang tidak dicatat, maka tidak memiliki kekuatan hukum sehingga berdampak tidak baik bagi yang melangsungkan perkawinan. Kendati pencatatan nikah sudah diatur dalam Undang-undang, nyatanya praktek nikah sirri masih banyak terjadi terutama pada perkawinan poligami yang tidak mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku atau bagi masyarakat yang masih bersekukuh mendasarkan hukumnya dengan hanya berdasarkan fikih. Pada tahun 2010, pemerintah bersama DPR RI memasukkan dalam prolegnas RUU HMPA yang kemudian menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat tentang keberadaannya yang dianggap bertentangan dengan hukum fikih. Dan diantara yang diperdebatkan adalah mengenai ketentuan pidana bagi perkawinan sirri. Untuk melihatlebih lanjut mengenai persoalan tersebut, dilakukan penelitian dalam bentuk skripsi dengan judul: “Pelaku Nikah Sirri Dalam Rancangan Undang-Undang Hukum Materiil Peradilan Agama Ditinjau Menurut Hukum Islam”.
Strategi Guru Kelas Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Tunanetra Pada SDLB Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Aceh Tamiang Sriwardani Sriwardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.597

Abstract

Kepercayaan diri merupakan suatu sikap positif yang dapat menjadikan seseorang yakin terhadap suatu tindakan yangdilakukannya tanpa adanya keragu-raguan. Setiap kepercayaan diri diperlukan oleh semua orang termasuk salah satunya pada anak berkebutuhan khusus tunanetra.Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana prosesdalam meningkatkan kepercayaan diri siswa tunanetra di SDLB Negeri Pembin Aceh Tamiang? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa Negeri pembina Aceh Tamiang? Tujuan penelitian ini mengetahui proses dalam meningkatkan kepercayaan diri tunanetra diSDLB adalah: 1) Untuk siswatunanetra di SDLB Negeri Pembina Aceh Tamiang. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa tunanetra di SDLB Negeri Pembina Aceh Tamiang.Untuk mengidentifikasipermasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Dalam metode pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik wawancara, observasi partisipatif moderat, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunaka teknik pengumpulan data yang bermacam macam (triagulasi), dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Dari hasil penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa: 1) Proses dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa tunanetra di SDLB Negeri Pembina Aceh Tamiang yaitu denganstrategi pembelajaran yang tepat sesuai dengan kemampuannya, membiasakan bercerita sebelum pembelajaran dimulai, memberikan motivasi dan dukungan, mengiku t sertakan pada perlombaan sesuai dengan bidangnya,memberikan pengarahan dan bimbingan. Dalam proses tersebut mengasilkan siswa tunanetra mempunyai sikappercaya diri yang baik. 2) faktor pendukung dalammeningkatkan kepercayaan diri siswa tunanetra di SDLBNegeri Pembina Aceh Tamiang meliputi faktor internal dan aktor ekstrenal; faktor penghambat dalam meningkatkan percaya diri siswa tunanetra di SDLB Negeri Pembina Aceh Tamiang yaitu lingkungan sekitar, kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua sehingga terjadi ketidak efektifan dalam memaksimalkankemampuan siswa tunanetra untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, dan Kondisi siswa tunanetra.
Perspektif Mahasiswa Matematika Terhadap Penerapan Pemberian Terapi Oralit Terhadap Kekurangan Volume Cairan Pada Anak Dengan Diare Dimas Ridho; Tita Juwitaningsih; Naftali Marbun; Renata Siburian; Artorito Sitorus; Reva Lenita Girsang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif mahasiswa matematika terhadap penerapan pemberian terapi oralit untuk mengatasi kekurangan volume cairan pada anak dengan diare. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner yang terdiri dari 20 pernyataan meliputi aspek pengetahuan, kepedulian lingkungan, dan psikomotor. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa matematika yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa matematika memiliki tingkat pengetahuan moderat (skor rata-rata 3,34 dari 5) mengenai terapi oralit, namun menunjukkan sikap dan komitmen yang tinggi (skor rata-rata 4,21 dari 5) terhadap penerapannya. Analisis faktor mengidentifikasi empat faktor utama yang memengaruhi perspektif mahasiswa: sikap dan komitmen terhadap penerapan terapi oralit, pengetahuan teknis tentang oralit, miskonsepsi tentang diare dan penanganannya, serta pemahaman tentang risiko diare. Penelitian ini mengindikasikan perlunya penguatan edukasi lintas disiplin untuk meningkatkan pemahaman teknis mahasiswa non-kesehatan tentang intervensi kesehatan dasar seperti terapi oralit.
Evaluasi Efektivitas Program Keluarga Berencana di Perkotaan: Studi Kasus Kota Makassar Mutmainnah Mutmainnah; Irwansyah Sukri; Nurul Ilmi Rasjusti; Fadil Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.599

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali di kawasan urban seperti Kota Makassar menimbulkan tantangan serius terhadap kapasitas layanan publik dan keberlanjutan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Keluarga Berencana (KB) yang dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar dalam menekan laju pertumbuhan penduduk. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kebijakan dan masyarakat, serta analisis dokumen kebijakan dan data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program KB di Kota Makassar berhasil menurunkan angka Total Fertility Rate (TFR) hingga di bawah target nasional, serta mengurangi laju pertumbuhan penduduk secara konsisten dalam lima tahun terakhir. Efektivitas ini didukung oleh strategi komunikasi yang disesuaikan dengan konteks budaya lokal dan perluasan akses layanan kontrasepsi melalui penyuluhan dan program “Kampung KB”. Namun demikian, tantangan masih ada dalam bentuk keterbatasan akses di wilayah tertentu, kesenjangan informasi, dan resistensi budaya terhadap penggunaan kontrasepsi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis komunitas dalam kebijakan kependudukan. Implikasinya, kebijakan KB yang dirancang secara kontekstual mampu meningkatkan kualitas hidup dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pengendalian penduduk di kawasan urban Indonesia.
Strategi Kreatif Tim Produksi pada Program Talkshow Dua Sisi di Tvone Putri Nafisa Kaila; Wijaya Abung Supama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.600

Abstract

Dalam era digital saat ini, program talkshow di televisi dituntut untuk terus berinovasi agar tetap diminati. Salah satu kunci keberhasilannya adalah strategi kreatif dari tim produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi kreatif diterapkan dalam proses produksi program “Dua Sisi” di TvOne. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kreatif dilakukan secara terstruktur, mengikuti tahapan teori kreativitas Graham Wallas, yaitu dari tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Tim produksi memilih tema yang relevan dan memancing perbedaan sudut pandang, mencari narasumber yang mampu berargumen secara berimbang, serta menyusun alur diskusi yang menarik dan dinamis. Sejak program beralih ke format debat pro dan kontra pada awal 2025, tim menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan opini dan memilih isu yang menuai polemik. Namun, melalui kolaborasi tim dan perencanaan yang matang, kualitas tayangan tetap terjaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kreatif yang efektif dapat meningkatkan daya saing dan mempertahankan keberadaan program talkshow di tengah perubahan lanskap media.