cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 Fuad, Sholikhul; Kartika, Erawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024. Sektor makanan dan minuman dipilih karena karakteristiknya yang defensif namun tetap kompetitif dalam menghadapi fluktuasi ekonomi pasca-pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan. Dari 40 perusahaan yang memenuhi kriteria awal, sebanyak 32 perusahaan memiliki data yang lengkap dan layak dianalisis selama periode pengamatan empat tahun. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran Perusahaan berpengaruh negative dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Jadi, dapat disimpulkan Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan pendanaan dan operasional, serta menjadi referensi bagi investor dalam menilai prospek perusahaan di sektor makanan dan minuman.
Analisis Makna Polisemi dalam Entri Kamus Bahasa Indonesia Simanjorang, Jesica; Situmorang, Stevani; Sihaloho, Chintiah Lafaezah; Putri, Dia Ananda; Puteri, Anggia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena polisemi dalam bahasa Indonesia, di mana sebuah kata memiliki lebih dari satu makna yang saling terkait, suatu fenomena yang sering ditemui dalam entri kamus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur semantik polisemi dalam entri Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan fokus khusus pada leksem yang berkaitan dengan bagian tubuh. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui pembacaan dan pencatatan lema yang memiliki makna ganda, yang kemudian dianalisis berdasarkan hubungan semantiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksem “kepala,” “tangan,” “mata,” “kaki,” dan “mulut” memiliki makna dasar yang berkembang menjadi makna turunan melalui proses metafora, kesamaan bentuk, kesamaan fungsi, dan perluasan semantik. Hal ini menunjukkan bahwa makna-makna dalam satu kata membentuk jaringan makna yang saling terhubung dalam satu entri kamus. Oleh karena itu, disarankan agar peneliti selanjutnya memperluas studi polisemik dengan memasukkan lebih banyak entri dan mengkaji hubungan antar makna secara lebih mendalam dari perspektif semantik dan leksikografis.
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler Akibat CHF (Congestive Heart Failure) Dengan Penerapan Intervensi Posisi Semi Fowler Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Di Ruang ICU RSUD Cililin Tahun 2025 Yulianti, Yuli; Manumara, Theophylia Melisa; Kusmiran, Eny; Manalu, Lisbet Octavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestive heart failure (CHF) adalah kondisi di mana jantung mengalami kesulitan dalam memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metaboslime tubuh. Perubahan posisi tubuh dapat memengaruhi parameter hemodinamik non-invasif, salah satu intervensi keperawatan yang dapat diterapkan adalah pemberian posisi semi fowler berperan dalam mempermudah jalannya udara menuju paru paru serta memfasilitasi masuknya oksigen sehingga menyebabkan peningkatan saturasi oksigen. Tujuan. menganalisis efektivitas penerapan posisi semi fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien CHF (Congestive heart failure). Metode. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang menggunakan metode pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, pemeriksaan fisik, wawancara, dan studi dokumentasi. Intervensi yang diberikan adalah posisi semi fowler. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil. hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi posisi semi fowler yang diberikan selama perawatan mampu meningkatkan saturasi oksigen pada pasien CHF (Congestive Heart Failure) serta frekuensi napas dalam batas normal, pasien tampak tenang dan pasien dapat beristirahat dengan baik. Simpulan. penelitian ini menunjukan bahwa posisi semi fowler merupakan intervensi efektif untuk meningkatkan saturasi oksigen, mengurangi gejala sesak, pada pasien CHF (Congestive Heart Failure).
Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Tn. H dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular Akibat Congestive Heart Failure dan Chronic Kidney Disease dengan Penerapan Intervensi Posisi Semi Fowler terhadap Peningkatan Oksigenasi di Ruang ICU Oetomo Hospital Tahu Adelia, Wanda; Manalu, Lisbet Octovia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal Jantung kongestif merupakan kurangnya fungsi pompa jantung yang menyebabkan kongesti akibat cairan di paru dan jaringan perifer yang merupakan hasil akhir yang sering terjadi pada banyak proses penyakit jantung. Gagal jantung kongestif terdapat pada sekitar 3 juta orang di Amerika serikat dan lebih dari 400.000 kasus baru dilaporkan setiap tahun. Gambaran klinis bervariasi untuk setiap pasien, tanda dan gejala bergantung pada seberapa cepat gagal jantung terjadi dan apakah hal tersebut mengenai ventrikel kiri, kanan, atau kedua nya (McPhee & Ganong, 2018) The study purpose: menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular akibat congestive heart failure (CHF) dengan penerapan intervensi posisi Semi Fowler terhadap peningkatan oksigenasi di ruang ICU Oetomo Hospital. Materials and methods: Penelitian ini menggunakan metode kasus deskriptif pada satu pasien dengan diagnosis Congestive Heart Failure (CHF) yang dirawat di ruang ICU Oetomo Hospital. Subjek penelitian adalah Tn. H berusia 73 tahun yang mengalami keluhan sesak napas. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa pemberian posisi Semi Fowler dengan elevasi kepala tempat tidur sekitar 150-450 untuk memantu meningkatkan ekspansi paru dan mengurangi kerja pernapasan terhadap peningkatan oksigenasi. Observasi dilakukan terhadap perubahan frekuensi napas, saturasi oksigen, dan tingkat kenyamanan pasien sebelum dan setelah intervensi. Data dikumpulkan melalui pengkajian langsung, observasi tanda-tanda vital, dan dokumentasi keperawatan selama periode perawatan pasien Results: Setelah intervensi berupa posisi Semi Fowler diberikan kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan penurunan keluhan sesak napas, saturasi oksigen mengalami peningkatan, serta peningkatan kenyamanan pasien saat bernapas. Conclusions: Penerapan posisi Semi Fowler dapat membantu meningkatkan oksigenasi dan mengurangu sesak napas pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF). Intervensi ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang sederhana dan efektif untuk mendukung fungsi pernapasan pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF)
Sistem Monitoring PH dan TDS Air Bekas Tambang Pada Settling Pond Blok III PT. AGM Berbasis Internet Of Things (IOT) Tamaji, Tamaji; Rabbani, Ahmad; Bhuwana, Mahesa Sangga; Dhaniswara, Erwin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9415

Abstract

This study aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based monitoring system for measuring pH and Total Dissolved Solids (TDS) in post-mining wastewater at the settling pond of Block III, PT. Antang Gunung Meratus (PT. AGM). The system utilizes pH E-201C and Gravity TDS sensors to periodically measure water quality parameters, with data processed by an ESP32 microcontroller and transmitted via Wi-Fi to a cloud platform for real-time monitoring. The data are visualized through a web-based dashboard, while an alert system using LED indicators, buzzer, and Telegram notifications is activated when parameters exceed predefined thresholds. The system architecture integrates sensors, a control unit, communication modules, and actuators such as relays and pumps to enable automated monitoring and response. Testing results indicate that the system achieves reliable accuracy, with pH measurement deviations of approximately ±0.2 and TDS deviations around ±75 ppm compared to manual instruments, corresponding to an error rate below 5%. These results fall within acceptable tolerance limits for water quality monitoring. Overall, the developed system demonstrates effective real-time monitoring capability, reduces manual measurement efforts, and supports early detection of water quality changes. The system also shows potential for further development through integration with automated treatment control and additional environmental parameters, contributing to more efficient and sustainable mining wastewater management.
Model Integrasi Kekuasaan Politik dan Otoritas Fikih dalam Pembentukan Hukum Islam pada Masa Kerajaan Islam ilham, Aldianto; Asasriwarni, Asasriwarni; Ikhwan, Ikhwan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kekuasaan politik dan otoritas fikih dalam pembentukan hukum Islam pada masa kerajaan Islam, termasuk dalam konteks kerajaan Islam di Nusantara. Dalam sejarah peradaban Islam, hukum Islam tidak hanya berkembang sebagai sistem norma keagamaan yang bersumber dari al-Qur’an dan hadis, tetapi juga berinteraksi dengan struktur kekuasaan politik dalam sistem pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-normatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap berbagai literatur klasik, buku, dan artikel ilmiah yang membahas sejarah hukum Islam serta peran ulama dan penguasa dalam sistem pemerintahan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan hukum Islam pada masa kerajaan tidak terlepas dari interaksi antara otoritas keilmuan ulama dan otoritas politik penguasa. Ulama berperan dalam merumuskan prinsip-prinsip hukum melalui ijtihad, fatwa, serta peran mereka dalam lembaga peradilan, sementara penguasa memiliki kewenangan dalam menerapkan dan melembagakan hukum tersebut dalam sistem pemerintahan. Integrasi antara kedua otoritas tersebut dapat dilihat dalam beberapa model hubungan, yaitu model legitimasi keagamaan, model konsultatif, dan model institusional. Pola integrasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai kerajaan Islam, baik di dunia Islam maupun di Indonesia, seperti Samudera Pasai, Kesultanan Aceh Darussalam, dan Kesultanan Demak, yang menunjukkan adanya kerja sama antara ulama dan penguasa dalam penerapan hukum Islam. Selain itu, integrasi antara kekuasaan politik dan otoritas fikih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebutuhan legitimasi keagamaan, perkembangan ilmu fikih, struktur pemerintahan, sistem peradilan Islam, serta kondisi sosial dan politik masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam dalam sejarah kerajaan merupakan hasil interaksi dinamis antara otoritas keagamaan dan kekuasaan politik dalam membentuk sistem hukum yang berlaku dalam masyarakat Muslim.
Barriers to the Formalization of Partnerships between TBM Komunitas Gada Membaca and MIS Winduraja in Digital Literacy Programs Lestari, Widia; Lusiana, Elnovani; Prahatmaja, Nurmaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9417

Abstract

The study purpose was to identify the factors inhibiting the formalization of the partnership between TBM Komunitas Gada Membaca and MIS Winduraja, as the existing collaboration remains informal despite its important role in supporting digital literacy programs. Materials and methods. This study employed a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and literature review involving three purposively selected informants. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data display, and the formulation as well as verification of conclusions. Results. The findings indicate that the barriers to formalization arise from several key factors. First, the dominance of trust-based relational governance encourages reliance on informal coordination without clear documentation of roles and responsibilities. Second, the strong focus on program implementation prioritizes immediate impact over administrative processes such as monitoring, evaluation, and reporting. Third, limited administrative capacity, particularly due to dependence on volunteers, hinders the preparation of formal agreements and systematic documentation. Fourth, the low perceived urgency of formalization, influenced by operating under the same institutional foundation, reduces the need for formal contracts. Lastly, formalization tends to occur only when triggered by external demands, such as funding or reporting requirements, rather than through proactive planning. Conclusion. The barriers are multidimensional, involving structural, organizational, and relational aspects. Future research should explore hybrid governance models to strengthen sustainable literacy partnerships.
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Neurologi Akibat Stroke Hemoragic Dengan Penerapan Suction Terhadap Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang ICU RSUD Welas Asih Tahun 2026 Juliyanti, Elisa; Haryanto, Mokh Sandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9418

Abstract

Stroke hemoragik merupakan kondisi neurologis serius yang disebabkan oleh perdarahan intracranial dan sering menimbulkan gangguan pernapasan, termasuk bersihan jalan napas tidak efektif. Kondisi ini banyak ditemukan pada pasien di ruang intensive care unit (ICU) yang menggunakan ventilator mekanik. Penatalaksanaan yang tepat, seperti tindakan suction, menjadi bagian penting dalam intervensi keperawatan untuk mempertahankan patensi jalan napas. Materials and methods: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dengan penerapan suction terhadap masalah bersihan jalan napas tidak efektif di ruang ICU RSUD Welas Asih tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Results: Hasil menunjukkan bahwa tindakan suction efektif dalam mengurangi sekret, meningkatkan saturasi oksigen, dan memperbaiki status respirasi pasien. Implementasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur dengan pemantauan ketat sebelum, selama, dan setelah tindakan. Conclusions: penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan suction merupakan intervensi keperawatan yang efektif dalam mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien stroke hemoragik di ICU.
Analisis Simbol Dalam Tradisi Temu Manten di Desa Air Putih Ulu Suryani, Lilis; Hasmawati, Fifi; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9428

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna simbol-simbol dalam tradisi temu manten di Desa Air Putih Ulu menggunakan perspektif semiotika Roland Barthes. Tradisi ini merupakan bagian dari rangkaian adat pernikahan yang masih dilestarikan masyarakat dan mengandung nilai budaya, sosial, serta kepercayaan yang diwariskan secara turuntemurun. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian pada pemaknaan simbol dalam prosesi seperti mapak besan, balangan gantal, injak telur, sinduran, kembar mayang, dan sungkeman. Data primer diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat, sesepuh desa, dan pelaku tradisi, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi dan literatur terkait. Analisis menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos dari Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dalam temu manten memiliki makna berlapis: secara denotatif sebagai rangkaian ritual adat, secara konotatif merepresentasikan nilai tanggung jawab, keharmonisan, dan penghormatan kepada orang tua, serta secara mitos menegaskan pernikahan sebagai ikatan sakral dan sarana pewarisan nilai budaya
Pelaksanaan Program Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Sekolah Menengah Fitriani, Afifah; Febita, Disyah; Sari, Kiki Widya; Anggraini, R.A. Lia; Rosa, Raynisa Gildasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9429

Abstract

Secondary education is required to equip students with 21st-century competencies through student-centered leraning approaches. One instructional model considered relevant to these demands is Project-Based Learning (PjBL). Although the effectiveness of PjBL on learning outcomes has been widely examined, studies that comprehensively describe its implementation ini secondary schools, particularly from an educational management perspective, remain limited. This study aims to analyze and synthesize research findings related to the implementation of PjBL ini secondary education, focusing on planning, organizing, implementation, evalutation, as well as supporting and inhibiting factors. This study employed a qualitative approach using a literature review method, analyzing relevant national accredited and internationally reputable journal articles published within the last five years. The findings indicate that successful PjBL implementation is determined by systematic project planning, effective learning organization, the teacher’s role as a facilitator, and the application of continuous authentic assessment. Key supporting factors include teachers pedagogical competence and school management support, while limited instructional time and variations in teachers understanding of PjBL remain major challenges. Therefore, the implementation of PjBL in secondary schools requires well planned and sustainable instructional management to escure and consistent practice.