cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MURID DI KELAS XI SMA NEGERI 7 PEKANBARU Arshi Nur Herdiyanti; Lenny Anwar S; Herdini Herdini
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11590

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning motivation (X1) and interpersonal communication skills (X2) partially and simultaneously on students' chemistry learning outcomes (Y). The method used was a quantitative causal-correlational approach with multiple linear regression analysis. The population included all eleventh-grade students at SMA Negeri 7 Pekanbaru, with a random sample of 144 respondents. Data were collected using Likert-scale closed questionnaires for the independent variables and documentation of odd semester final examination scores for the dependent variable. The partial results indicated that learning motivation significantly affected chemistry learning outcomes with a contribution of 25.3% (p < 0.05). Interpersonal communication skills also showed a significant partial effect, contributing 25.5% (p < 0.05). Simultaneous testing demonstrated that both variables had a positive and significant effect on students' chemistry learning outcomes, as evidenced by Fstatistic = 79.126 > Ftable = 3.06 with a significance level of 0.000 < 0.05. The total coefficient of determination (R Square) revealed that the variation in students' chemistry learning outcomes was determined by learning motivation and interpersonal communication by 52.9%, while the remaining 47.1% was influenced by other factors outside this research model. In conclusion, a strong synergy between internal psychological aspects through motivation and social proficiency in interpersonal communication within the classroom is a vital determinant in optimizing students' academic achievement in chemistry.
Selfcare Agensi pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak Ira Maulani Lubis; Roy Wilson Sihaloho
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12616

Abstract

Latar Belakang: Anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadapi tantangan signifikan dalam mengembangkan kemandirian perawatan diri (selfcare agency). Kemampuan selfcare yang optimal merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup dan partisipasi sosial ABK. Sekolah Luar Biasa (SLB) memegang peran strategis dalam memfasilitasi pengembangan selfcare agency melalui program pendidikan khusus yang terstruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran selfcare agency pada anak berkebutuhan khusus di SLB Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 68 orang tua/wali ABK yang bersekolah di SLB Hamparan Perak. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi menjadi responden (N=68). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Appraisal of Self-Care Agency (ASA-A) yang telah dimodifikasi dan divalidasi sesuai konteks ABK di Indonesia (nilai Content Validity Index/CVI=0,92; Cronbach’s Alpha=0,87). Data dikumpulkan pada 21 Januari–30 April 2025 dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 10–15 tahun (44,1%), berjenis kelamin laki-laki (57,4%), dengan diagnosis tunagrahita (41,2%). Hasil analisis menunjukkan 36 responden (52,9%) memiliki selfcare agency dalam kategori rendah, 22 responden (32,4%) kategori sedang, dan 10 responden (14,7%) kategori tinggi. Komponen yang paling lemah adalah domain estimasi kognitif (52,9% rendah). Kesimpulan: Mayoritas ABK di SLB Hamparan Perak memiliki selfcare agency kategori rendah, terutama pada aspek kemampuan kognitif dalam merencanakan perawatan diri. Intervensi terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan selfcare agency ABK
Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery dalam Pencegahan Postpartum Blues pada Ibu Nifas di Kecamatan Sibiru-Biru Kabupaten Deli Serdang Ruminta Sirait; Grace Mutiara
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12618

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan gangguan mood ringan hingga sedang yang dialami ibu pascapersalinan dengan prevalensi global mencapai 15–80%. Di Indonesia, angka kejadiannya dilaporkan berkisar 50–70%, namun belum banyak intervensi berbasis budaya lokal yang dikembangkan secara sistematis. Cultural Midwifery menawarkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan praktik budaya Batak Toba ke dalam pelayanan kebidanan komunitas, khususnya melalui pemberdayaan keluarga sebagai sistem pendukung utama ibu nifas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terhadap pencegahan postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test post-test control group design. Sampel sebanyak 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen pengukuran postpartum blues menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Intervensi berupa Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery yang dilaksanakan selama 14 hari pascapersalinan meliputi: edukasi keluarga, aktivasi dukungan kultural, pendampingan ritual tradisional, serta pemantauan berkala oleh bidan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Rerata skor EPDS kelompok intervensi menurun secara signifikan dari 10,73 ± 2,41 menjadi 5,17 ± 1,89 (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (11,10 ± 2,28 menjadi 9,87 ± 2,16; p=0,142). Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pascaintervensi (p<0,001). Kejadian postpartum blues pada kelompok intervensi turun dari 73,3% menjadi 13,3%, sedangkan kelompok kontrol tetap tinggi (76,7% menjadi 63,3%). Kesimpulan: Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terbukti efektif dalam mencegah dan menurunkan kejadian postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang.
Kajian Konseptual Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Outcome-Based Education (OBE) Nurhidayat Nurhidayat; Rasti Pebry; Ridwan Idris; Andi Halimah; Rappe Rappe
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Outcome-Based Education (OBE), serta menjelaskan keterkaitan kedua pendekatan tersebut dalam mendukung pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat konseptual. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen lain yang relevan dengan pengembangan kurikulum, KKNI, dan OBE. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai konsep yang terdapat dalam berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI perlu diawali dengan analisis kebutuhan yang mempertimbangkan karakteristik peserta didik, perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan arah kebijakan pendidikan. KKNI berfungsi sebagai acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan, sedangkan OBE menekankan pencapaian kompetensi sebagai fokus utama seluruh proses pembelajaran. Penerapan kedua pendekatan tersebut secara terpadu mampu menghasilkan kurikulum yang lebih sistematis, berorientasi pada capaian pembelajaran, serta mendukung terbentuknya lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, dan karakter Islami. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi KKNI dan OBE merupakan strategi yang relevan dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi. Melalui pendekatan tersebut, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki daya saing, serta tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.
Komunikasi Pariwisata Pengelola Dalam Membangun Branding Destinasi Wisata Danau Biru Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan Kepada Wisatawan Nanda Januarti Effendi; Eraskaita Ginting; Sonia Nurprameswari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi pariwisata berperan penting dalam memperkenalkan destinasi wisata dan membangun branding yang mampu menciptakan citra positif. Destinasi Wisata Danau Biru Indralaya memiliki potensi wisata yang unik, namun masih menghadapi rendahnya tingkat pengenalan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pariwisata yang dilakukan oleh pengelola dalam membangun branding destinasi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima orang pengelola dan lima orang wisatawan. Penelitian ini menggunakan Teori Stimulus–Organism–Response (S-O-R) yang dikemukakan oleh Carl I. Hovland, Irving L. Janis, dan Harold H. Kelley. (1953) sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pariwisata yang di lakukan oleh pengelola melalui promosi, penyampaian informasi yang jelas, dan pelayanan yang baik menjadi stimulus yang membentuk persepsi wisatawan sehingga menghasilkan respons positif berupa meningkatnya minat berkunjung, terbentuknya citra positif destinasi, serta penyebaran informasi melalui media sosial dan word of mouth. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital sebagian wisatawan, keterbatasan fasilitas pada tahap soft opening, serta persepsi negatif yang berkembang di media sosial.
Politik Hukum Pembentukan Peraturan Desa tentang Pelestarian Adat Melayu Mandah di Desa Bidari Tanjung Datuk Kabupaten Indragiri Hilir Aslina Putri; Jamri Jamri; Sasmita Adi Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis politik hukum pembentukan Peraturan Desa tentang pelestarian Adat Melayu Mandah di Desa Bidari Tanjung Datuk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus yang didukung berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adat Melayu Mandah masih eksis sebagai identitas sosial budaya masyarakat, namun belum memperoleh perlindungan hukum secara khusus melalui Peraturan Desa. Belum terbentuknya Peraturan Desa dipengaruhi oleh belum optimalnya prioritas kebijakan desa, keterbatasan kapasitas aparatur desa, rendahnya partisipasi masyarakat, belum terdokumentasinya norma adat secara sistematis, serta pengaruh modernisasi terhadap budaya lokal. Model ideal yang ditawarkan adalah pembentukan Peraturan Desa berbasis landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Peraturan Desa tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, memperkuat kelembagaan adat, melestarikan nilai budaya Melayu Mandah, serta mendukung pembangunan desa berbasis kearifan lokal.
Efektivitas Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa Terhadap Pelaksanaan Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Andi M. Idris; Jamri Jamri; Ali Azhar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The principle of the rule of law under Article 1(3) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia demands an effective supervisory mechanism in governance, including at the village level. The Village Consultative Body (Badan Permusyawaratan Desa/BPD) holds a strategic position as a check-and-balance institution over the village head under Article 55 of Law Number 6 of 2014 on Villages, particularly in overseeing development funded through Village Funds. This study aims to analyze the implementation of the BPD's supervisory function over village development in Pengalehan Keritang Village, Indragiri Hilir Regency, to identify the factors influencing its effectiveness, and to formulate optimization measures. The research employs a normative legal method with a library research approach, using primary, secondary, and tertiary legal materials analyzed descriptively and interpretatively. The findings reveal that although the regulatory framework governing BPD supervision is well established, its implementation in the study location remains suboptimal due to the limited capacity of BPD members, weak coordination with the village government, low community participation, and insufficient budget transparency. This gap between norms and practice undermines the accountability of village development. Optimization is recommended through capacity building for BPD members, strengthened institutional communication, digitalization of budget information, and enhanced community participation to achieve good governance at the village level.
Analisis Perbuatan Melawan Hukum dalam Sengketa Kepemilikan Tanah Akibat Tumpang Tindih Sertifikat Hak Milik, Study Putusan No. 12/G/2023 PTUN PBR Fitra Fitra; Darmiwati Darmiwati; Bambang Sasmita Adi Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Land plays a strategic role in social, economic, and legal life, yet the certification system intended to guarantee legal certainty often fails in practice, as reflected in the persistent occurrence of overlapping land title certificates issued by land administration offices. This study examines Decision No. 12/G/2023/PTUN.PBR, in which three overlapping Sertifikat Hak Milik (SHM) were issued by the Pekanbaru Land Office, triggering a dispute over alleged detournement de pouvoir. The research aims to analyze the form of unlawful acts (perbuatan melawan hukum) in the issuance of overlapping certificates, examine the shifting judicial reasoning across the first-instance, appellate, and cassation levels, and formulate an appropriate model of legal accountability for the resulting material and immaterial losses. Using a normative juridical method with statutory and case approaches, the study relies on secondary legal materials analyzed qualitatively and deductively. The findings reveal that administrative negligence in verifying physical and juridical land data violated the principle of AUPB (asas kecermatan), fulfilling the elements of Article 1365 of the Civil Code, although the Supreme Court ultimately dismissed the case on absolute competence grounds. The study concludes that administrative remedies alone are insufficient to restore civil losses, recommending a clearer jurisdictional framework and a concrete compensation mechanism, alongside parallel civil litigation as an alternative recovery path.
Persepsi Mahasiswa PTN Surabaya Terhadap Performa Kinerja DPR Periode 2024-2029 Elvina Damayanti; Muhammad Turhan Yani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi publik terhadap performa kinerja lembaga negara adalah indikator penting untuk menilai seberapa baik demokrasi, tata kelola negara dan legitimasi politik. Mahasiswa memiliki kemampuan juga pengetahuan tentang sistem kenegaraan yang kuat, akses yang luas ke informasi melalui media digital dan kemampuan untuk menyampaikan opini publik, baik secara offline maupun online sebagai kelompok demografi yang relatif muda, terdidik, dan sering berpartisipasi dalam ruang publik. Dewan perwakilan rakyat memiliki peran kunci dalam membetuk opini-opini publik, termasuk persepsi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kinerja DPR secara keseluruan melalui indikator transparansi, akuntabilitas, efektivitas, responsivitas dan integritas. Metode analisis kuantitatif deskripsi dengan mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan di UNESA, UNAIR, dan UPV “Vetaran” JATIM sebagai populasi dalam penelitian sebanyak 399 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan google formulir. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai persepsi mahasiswa terhadap performan kinerja DPR cenderung pada kategori kurang memuaskan dengan 220 responden 55%. Respon kurang memuaskan yang dirasakan responden disetiap indikator menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami fungsi dan peran DPR sebagai lembaga legislatif, tetapi juga mampu menilai sejauh mana pelaksanaan tugas tersebut sesuai dengan harapan publik. Anggota DPR diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerjanya, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, efektivitas, respondivitas dan integritas.
The Impact of Pocket Money Management and QRIS Usage on Gen Z Consumptive Behavior: Evidence from Universitas Negeri Surabaya Orlando Al Wahab Riskiyanto; Suci Rohayati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study purpose was to analyze the partial and simultaneous effects of pocket money management and the use of QRIS digital payments on the consumptive behavior of Generation Z students in the Accounting Education Study Program, class of 2022, Universitas Negeri Surabaya. This research utilized a quantitative approach with an explanatory method. The sampling technique used was saturated sampling involving a total of 109 student respondents. Primary data were collected through the distribution of Likert-scale questionnaires. The collected data were then analyzed using classical assumption tests, hypothesis testing (t-test and F-test), and multiple linear regression analysis. The results proved that there is a negative and significant partial effect of pocket money management on consumptive behavior, indicated by a significance value of 0.000. Additionally, there is a negative and significant partial effect of using QRIS digital payments on consumptive behavior, which also showed a significance value of 0.000. The multiple linear regression analysis demonstrated that pocket money management and the use of QRIS digital payments simultaneously have a significant effect on student consumptive behavior. Furthermore, the adjusted R Square value indicates that these two independent variables can explain 20.1% of the variance in the students' consumptive behavior. The better the planning and management of pocket money, the lower the level of consumptive behavior among students. Furthermore, rather than increasing spending, the wise and monitored use of the QRIS system serves as an instrument of self-control capable of suppressing impulsive shopping habits.