cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Pemodelan Network Analysis Terhadap Keterjangkauan Aksesibilitas Fasilitas Apotek Di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Maharani Devita Lolyvich; Sari Nova
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterjangkauan fasilitas apotek di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang menggunakan analisis jaringan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas kesehatan serta pola persebaran apotek berdasarkan kondisi jaringan jalan aktual. Data penelitian meliputi jaringan jalan, lokasi apotek, batas administrasi, dan data permukiman yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Analisis dilakukan menggunakan Buffer Analysis serta Network Analysis melalui metode Service Area dan Location Allocation untuk mengidentifikasi jangkauan pelayanan dan efisiensi distribusi fasilitas apotek berdasarkan jaringan jalan aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat keterjangkauan tertinggi berada pada radius 0-300 meter dan mendominasi sebagian besar wilayah penelitian. Sementara itu, wilayah dengan tingkat keterjangkauan rendah masih ditemukan pada bagian timur laut Kelurahan Kurao Pagang, bagian selatan Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh akibat keterbatasan akses jaringan jalan. Persebaran apotek cenderung terpusat pada wilayah dengan kepadatan permukiman tinggi dan akses jalan yang baik. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa keberadaan jaringan jalan sangat memengaruhi efektivitas pelayanan fasilitas kesehatan terhadap masyarakat. Analisis jaringan memberikan gambaran keterjangkauan pelayanan apotek yang lebih realistis dibandingkan metode jarak lurus sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi pemerataan fasilitas kesehatan dan pertimbangan dalam perencanaan lokasi apotek di Kecamatan Nanggalo
Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery dalam Pencegahan Postpartum Blues pada Ibu Nifas di Kecamatan Sibiru-Biru Kabupaten Deli Serdang Ruminta Sirait; Grace Mutiara
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan gangguan mood ringan hingga sedang yang dialami ibu pascapersalinan dengan prevalensi global mencapai 15–80%. Di Indonesia, angka kejadiannya dilaporkan berkisar 50–70%, namun belum banyak intervensi berbasis budaya lokal yang dikembangkan secara sistematis. Cultural Midwifery menawarkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan praktik budaya Batak Toba ke dalam pelayanan kebidanan komunitas, khususnya melalui pemberdayaan keluarga sebagai sistem pendukung utama ibu nifas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terhadap pencegahan postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test post-test control group design. Sampel sebanyak 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen pengukuran postpartum blues menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Intervensi berupa Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery yang dilaksanakan selama 14 hari pascapersalinan meliputi: edukasi keluarga, aktivasi dukungan kultural, pendampingan ritual tradisional, serta pemantauan berkala oleh bidan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Rerata skor EPDS kelompok intervensi menurun secara signifikan dari 10,73 ± 2,41 menjadi 5,17 ± 1,89 (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (11,10 ± 2,28 menjadi 9,87 ± 2,16; p=0,142). Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pascaintervensi (p<0,001). Kejadian postpartum blues pada kelompok intervensi turun dari 73,3% menjadi 13,3%, sedangkan kelompok kontrol tetap tinggi (76,7% menjadi 63,3%). Kesimpulan: Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terbukti efektif dalam mencegah dan menurunkan kejadian postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang.
Pengaruh Pelatihan Selfcare Berbasis Keluarga Terhadap Pola Makan (Nutrisi) Pada Pasien Stroke Di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang Reny Juliana Sihombing; Ristika Julianty Singarimbun
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian dan disabilitas utama di dunia, termasuk Indonesia. Pasien stroke sering mengalami gangguan menelan dan defisit neurologis yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan nutrisi. Selfcare berbasis keluarga diyakini mampu meningkatkan kemandirian pasien dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tujuan: Menganalisis pengaruh pelatihan selfcare berbasis keluarga terhadap pola makan (nutrisi) pada pasien stroke di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi adalah seluruh pasien stroke di Desa Nogo Rejo Kecamatan Galang sebanyak 42 orang. Sampel berjumlah 36 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pelatihan selfcare berbasis keluarga selama 4 minggu (8 sesi). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pola makan tervalidasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pola makan tidak baik (77,8%). Setelah intervensi, mayoritas responden memiliki pola makan baik (83,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan selfcare berbasis keluarga terhadap pola makan pasien stroke. Kesimpulan: Pelatihan selfcare berbasis keluarga secara signifikan meningkatkan pola makan pada pasien stroke. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam layanan kesehatan komunitas dan program rehabilitasi stroke.
Penerapan Model Project-Based Learning pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani untuk Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa Rahmad Hidayat; Muhammad Muhammad; Yunita Asman; Dedi Saputra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi. Pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani, pembelajaran yang masih berpusat pada dosen berpotensi menyebabkan partisipasi mahasiswa belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani di Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Bireuen–Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Data dikumpulkan melalui angket keterlibatan mahasiswa dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan mahasiswa pada aspek perilaku, emosional, dan kognitif setelah penerapan PjBL dengan rata-rata peningkatan sebesar 15,1 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual.
EFEKTIVITAS CHATBOT EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMP DI KOTA MAKASSAR Dia Rejeki Utami; Nuryanti Thahir; Muhammad Syahrul Alam
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12637

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a major public health problem that may affect growth, academic performance, reproductive health, and future maternal outcomes. Digital health technologies, including chatbots, have emerged as innovative educational tools because they provide interactive, accessible, and personalized health information. Recent evidence indicates that chatbot-based health education effectively improves adolescents' knowledge and attitudes toward reproductive health and anemia prevention. This study aimed to determine the effectiveness of a reproductive health education chatbot on knowledge and attitudes regarding anemia prevention among junior high school girls in Makassar City. A quantitative pre-experimental one group pretest-posttest design was employed involving 60 female students selected using purposive sampling. Data were collected using knowledge questionnaires, attitude questionnaires, and chatbot utilization records. Data analysis included descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, and Paired Sample t-Test. The findings demonstrated that the mean knowledge score increased from 63.42 ± 9.85 to 84.27 ± 7.31, while the mean attitude score improved from 65.18 ± 8.92 to 86.14 ± 6.75. Paired Sample t-Test revealed a statistically significant difference (p = 0.001). Therefore, chatbot-based reproductive health education is effective in improving knowledge and attitudes toward anemia prevention among adolescent girls.
Pengaruh Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Di PT Adi Satria Abadi Muhammad Agil Ibnuzaki; Ferida Yuamita
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan di PT Adi Satria Abadi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan bagian produksi PT Adi Satria Abadi yang berjumlah 54 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data menggunakan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel K3 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,927 (> 0,05). Sementara itu, variabel lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Variabel lingkungan kerja fisik merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja karyawan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,673. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa K3 dan lingkungan kerja fisik secara simultan memengaruhi kinerja karyawan sebesar 65,6%, sedangkan sisanya 34,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan kondisi lingkungan kerja fisik seperti pencahayaan, suhu ruangan, kebersihan, tata letak fasilitas kerja, dan kondisi peralatan kerja dapat meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.
Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, dan Digitalisasi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Medan Utara Mega Hasibuan; Retno Nela Simanjuntak; Fachrun Nissa; Nirma Rosalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan digitalisasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Medan Utara. UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, namun kepatuhan pajaknya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman terhadap aturan perpajakan, rendahnya kesadaran memenuhi kewajiban pajak, serta belum optimalnya pemanfaatan layanan pajak digital. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah wajib pajak UMKM yang menjalankan usaha di wilayah Medan Utara. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilik atau pengelola UMKM yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan pernah menggunakan layanan perpajakan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Kesadaran wajib pajak juga mendorong kepatuhan karena wajib pajak yang memiliki kesadaran tinggi cenderung lebih bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Digitalisasi pajak turut mendukung kepatuhan melalui kemudahan pelaporan, pembayaran, dan akses informasi pajak. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Medan Utara. Kesimpulan. Peningkatan kepatuhan wajib pajak UMKM perlu dilakukan melalui edukasi perpajakan, penguatan kesadaran wajib pajak, serta optimalisasi layanan pajak digital yang mudah diakses.
Pengaruh Pengetahuan Akuntansi dan Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM di Medan Marelan Mega Hasibuan; Fachrun Nissa; Nirma Rosalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Medan Marelan. Laporan keuangan memiliki peran penting bagi UMKM karena menjadi dasar dalam menilai kondisi usaha, mengontrol arus kas, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum menyusun laporan keuangan secara teratur karena keterbatasan pemahaman akuntansi dan belum optimalnya pemanfaatan sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM di Kecamatan Medan Marelan. Teknik analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap penyusunan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap penyusunan laporan keuangan. Semakin baik pemahaman pelaku UMKM mengenai pencatatan transaksi, pengelompokan akun, dan penyajian laporan keuangan, maka semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyusun laporan keuangan. Selain itu, penggunaan sistem informasi akuntansi juga berpengaruh positif terhadap penyusunan laporan keuangan karena dapat membantu proses pencatatan, pengolahan, dan penyajian data keuangan secara lebih efektif dan akurat. Secara simultan, pengetahuan akuntansi dan penggunaan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Medan Marelan.
Pengembangan Mi Kering Tepung Ubi Jalar Oranye (Ipomoea batatas L.) dengan Penambahan Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Ratih Purwasih; Arum Dwi Agustin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan ubi jalar oranye (Ipomoea batatas L.) dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi peningkatan impor gandum sekaligus potensi alam yang melimpah namun belum digunakan secara maksimal. Ubi jalar oranye mengandung karbohidrat, free gluten dan beta karoten yang cukup tinggi. Selain itu juga memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Tanaman lain yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dari senyawa antosianin yaitu bunga telang (Clitoria ternatea L.) sehingga dapat dikombinasi menjadi olahan mi kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu, kadar beta karoten dan aktivitas antioksidan pada mi kering tepung ubi jalar oranye dengan penambahan bunga telang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengujian yang dilakukan meliputi organoleptik, kadar air, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kualitatif dan kuantitatif beta karoten serta aktivitas antioksidan mi kering. Hasil uji organoleptik mi kering yaitu memiliki warna biru kehitaman, aroma khas ubi, dan memiliki rasa gurih. F3 memiliki warna paling gelap. Kadar air terendah ditunjukkan oleh F3 sebesar 5,31 ± 0,11% dan kadar abu tidak larut asam tertinggi ditunjukkan oleh F3 sebesar 0,067±0,0026%. Mi kering semua formula telah memenuhi syarat mutu sesuai dengan SNI 8217:2015 dan positif mengandung beta karoten. Kadar beta karoten pada mi kering diuji menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan F3 memiliki kadar beta karoten paling tinggi sebesar 0,1154 ± 0,0006 mg/g serta aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 62,5 ppm dengan kategori kuat.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien Cemas di Ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun Nadista RAR; Istianah Istianah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.9211

Abstract

Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas di Ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun sebanyak 30 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap dalam kategori rendah, yaitu 22 orang (73,3%), kategori sedang 7 orang (23,3%), dan kategori tinggi 1 orang (3,3%). Pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas juga sebagian besar berada pada kategori kurang, yaitu 21 orang (70,0%), kategori cukup 8 orang (26,7%), dan kategori baik 1 orang (3,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas di Ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan. Pengetahuan dan sikap perawat berhubungan signifikan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas. Semakin baik pengetahuan dan sikap perawat, semakin baik pula pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi perawat melalui pelatihan dan pendekatan keperawatan holistik.