cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,735 Documents
Penggunaan Media Dinding Kata dalam Meningkatkan Kemampuan Menyusun Kalimat Sederhana pada Siswa Kelas II SDN 295 Pulo Padang Kabupaten Mandailing Natal Nurhalimah Nurhalimah; Nursyaidah Nursyaidah; Anita Angraini Lubis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14510

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II SDN 295 Pulo Padang dalam menyusun kalimat sederhana akibat pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana melalui penggunaan media dinding kata. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas II SDN 295 Pulo Padang yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa, ditandai dengan persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 23,81% pada pra siklus menjadi 52,38% pada siklus I dan 85,71% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 45,71 menjadi 65,71 dan 85,71. Selain itu, aktivitas siswa meningkat dari 62,90% menjadi 85,09% dan aktivitas guru dari 64,70% menjadi 88,23%. Dengan demikian, media dinding kata terbukti efektif meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana siswa.
Hukum Progresif :Pembaharuan Hukum, Dalam Penerapan Dan Penegakan Hukum Insan Nur Rahmanda Putra; Eka Wati; Olga Luthfia Andani; Adi Gunawan GN; Elviandri Elviandri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum yang ada di Indonesia sebagian besar masih didominasi oleh warisan hukum kolonial melalui produk-produknya yang sekarang berlaku dengan berbagai modifikasi. Untuk keluar dari situasi hukum yang merosot di Indonesia, maka harus ada pembebasan diri dari cara kerja mazhab konvensional yang diwarisi oleh hukum positif dengan semua doktrin dan prosedurnya yang sepenuhnya memihak keadilan prosedural formal yang melahirkan keadilan formal yang tidak substansial. Studi ini mencoba membahas apa yang disebut hukum progresif, pemikiran hukum yang diperkenalkan oleh Satjipto Raharjo. Perspektif hukum progresif menekankan penemuan hukum sebagai upaya untuk mengeksplorasi nilai-nilai kehidupan masyarakat. Kami berpendapat bahwa perspektif ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dalam penelitian ini penulis ingin membahas tentang pemahaman hukum progresif di Indonesia dan relevansi hukum progresif dengan alasan hukum untuk Hakim. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif yang berfokus pada literatur atau data penelitian yang disebut data sekunder. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membawa kegunaan atau kontribusi teoritis dalam hal berpikir, sebagai kontribusi terhadap pemikiran dan upaya untuk mengembangkan ilmu hukum.
Problematika Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Papua Dalam Perspektif Hukum Pemerintahan Daerah Alfred Djitmau
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14513

Abstract

Kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan bentuk desentralisasi asimetris yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Provinsi Papua dan Papua Barat sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan pengakuan terhadap kekhususan sosial, budaya, dan politik masyarakat Papua. Kebijakan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua yang kemudian mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021. Meskipun secara normatif kebijakan tersebut memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah, implementasinya masih menghadapi berbagai problematika dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi kebijakan Otonomi Khusus Papua dalam perspektif hukum pemerintahan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Otonomi Khusus Papua masih menghadapi beberapa kendala utama, antara lain ketidakjelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, keterbatasan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta belum optimalnya pengelolaan dana Otonomi Khusus dalam mendorong pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta optimalisasi sistem pengawasan agar kebijakan Otonomi Khusus Papua dapat berjalan secara efektif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Yuridis Pelaksanaan Otonomi Khusus Papua Pasca Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 Sudiono Sudiono
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14514

Abstract

Pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan salah satu bentuk kebijakan desentralisasi asimetris yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan pengakuan terhadap kekhususan kondisi sosial, budaya, serta politik masyarakat Papua. Perubahan kedua Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 menjadi langkah penting dalam memperkuat kerangka hukum pelaksanaan Otonomi Khusus Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kerangka hukum Otonomi Khusus Papua serta mengkaji berbagai permasalahan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 memberikan penguatan terhadap kewenangan pemerintah daerah, perlindungan terhadap hak-hak Orang Asli Papua, serta penguatan kelembagaan dalam pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus Papua. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta efektivitas pengelolaan dana Otonomi Khusus. Oleh karena itu diperlukan penguatan tata kelola pemerintahan daerah serta peningkatan kapasitas kelembagaan agar tujuan kebijakan Otonomi Khusus Papua dapat tercapai secara optimal.
Pengaruh Customer Experience, Kualitas Pelayanan Digital Dan Customer Trust Terhadapa Loyalitas Pengguna Bus Rosalia Indah Asmita Maharani; Fatimah Fatimah; Pradya Ayu Dewanti; Yohanita Yohanita; Riska Fii Ahsani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer experience, kualitas pelayanan digital, dan customer trust terhadap loyalitas pelanggan Bus Rosalia Indah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna Bus Rosalia Indah, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer experience, kualitas pelayanan digital, dan customer trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan Bus Rosalia Indah. Variabel customer trust merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, diikuti oleh kualitas pelayanan digital dan customer experience. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,884 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan loyalitas pelanggan sebesar 88,4%, sedangkan sisanya sebesar 11,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengalaman pelanggan, optimalisasi kualitas pelayanan digital, serta pemeliharaan kepercayaan pelanggan menjadi strategi penting dalam membangun loyalitas pelanggan pada perusahaan transportasi darat. Oleh karena itu, Bus Rosalia Indah perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat layanan digital, serta menjaga kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang aman, responsif, dan bertanggung jawab. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi loyalitas pelanggan agar diperoleh model penelitian yang lebih komprehensif.
Pengaruh Faktor Internal Perbankan Terhadap Profitabilitas Bank BUMN Di Indonesia Muhammad Faisal Akuan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal perbankan terhadap profitabilitas bank BUMN di Indonesia periode 2011–2024. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas bank yang diproksikan dengan Net Interest Margin (NIM), sedangkan variabel independen meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), ukuran bank (SIZE), dan kepemilikan saham pemerintah (GOV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel, serta teknik purposive sampling pada bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank, sedangkan NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, variabel LDR dan kepemilikan pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank. Ukuran bank menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan permodalan dan kualitas aset merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja profitabilitas bank, khususnya pada bank BUMN di Indonesia. Oleh karena itu, bank diharapkan mampu menjaga tingkat kecukupan modal serta mengendalikan risiko kredit untuk meningkatkan kinerja keuangan secara optimal.
Normalisasi Kekerasan Seksual Digital di Perguruan Tinggi dalam Perspektif Pasal 14 UU TPKS Qory Daffa Wanikmah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE) di lingkungan perguruan tinggi kini bertransformasi menjadi ancaman nyata seiring bergesernya ruang interaksi informal mahasiswa ke ranah siber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik yuridis kasus KSBE massal di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) pada tahun 2026, serta menguji batas aplikabilitas Pasal 14 UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) terhadap sanksi administratif berdasarkan Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data sekunder dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui penalaran hukum deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan objektifikasi seksual verbal dalam grup percakapan digital mahasiswa secara materiil telah memenuhi unsur pidana Pasal 14 UU TPKS. Namun, penegakan hukumnya mengalami hambatan sosiologis berupa normalisasi rape culture dan runtuhnya kontrol sosial informal lingkungan terdekat pelaku. Lebih lanjut, ditemukan celah struktural di mana perguruan tinggi cenderung menghentikan penyelesaian kasus hanya pada ranah disiplin internal (skorsing) demi menjaga reputasi institusi, yang berimplikasi pada reduksi hak korban atas keadilan hukum substantif dan melanggengkan impunitas penal bagi pelaku. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi regulasi yang memandatkan kewajiban koordinasi antara Satgas PPK dengan aparat penegak hukum.
DAMPAK FANATISME PENGGEMAR K-POP TERHADAP PERILAKU BULLYING ANTAR ANGGOTA KELOMPOK Santoso Santoso
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14519

Abstract

Fenomena fanatisme di kalangan penggemar K-Pop semakin meningkat seiring dengan berkembangnya penggunaan platform media sosial. Keterikatan yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya cyberbullying di antara anggota fandom, melalui perseteruan antar penggemar, komentar kasar, penghinaan, serta penyebaran informasi negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh fanatisme terhadap tindakan cyberbullying di komunitas K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah penggemar K-Pop yang aktif berinteraksi di media sosial seperti X (Twitter), Instagram, dan TikTok. Data dikumpulkan melalui pengamatan aktivitas di media sosial, serta dokumentasi berupa tangkapan layar dari komentar dan percakapan yang berhubungan dengan perundungan siber. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat fanatisme yang tinggi membuat penggemar memiliki keterikatan emosional yang kuat terhadap idola mereka, sehingga kritik yang ditujukan kepada idola dilihat sebagai ancaman terhadap identitas komunitas. Hal ini kemudian memicu perilaku agresif yang berupa serangan verbal baik secara langsung maupun tidak langsung di media sosial. Cyberbullying yang terjadi membawa dampak buruk bagi korban, seperti stres, kecemasan, rasa rendah diri, serta terganggunya hubungan sosial dalam komunitas fandom. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fanatisme yang tidak terkontrol dalam komunitas K-Pop dapat memicu perilaku cyberbullying dan menciptakan konflik sosial di ruang digital. Oleh karena itu, penting untuk mengambil kesadaran dan mengendalikan diri saat berinteraksi di media sosial agar hubungan antar penggemar tetap sehat dan harmonis.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA DALAM MENDUKUNG EFISIENSI OPERASIONAL: STUDI KASUS PADA RUMAH MAKAN SRI WANGI KOTA GORONTALO Aisa Rahayu Ismail; Inggik Ayu; Rosita Naswa; Dwiputri Rianty Azhari; Moh. Fadly Halid
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14520

Abstract

Pengelolaan biaya tenaga kerja yang tidak sistematis pada usaha kuliner skala kecil dapat menjadi penghambat tercapainya efisiensi operasional yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akuntansi biaya tenaga kerja pada Rumah Makan Sri Wangi, Kota Gorontalo, melalui klasifikasi biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung sebagai instrumen pengendalian biaya sekaligus dasar pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam karyawan yang dimiliki, dua orang karyawan bagian dapur diklasifikasikan sebagai tenaga kerja langsung dengan total Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) sebesar Rp2.000.000 per bulan, sedangkan empat orang karyawan lainnya yang terdiri atas dua pelayan, satu kasir, dan satu petugas kebersihan diklasifikasikan sebagai tenaga kerja tidak langsung dengan total Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung (BTKTL) sebesar Rp4.000.000 per bulan. Secara keseluruhan, total biaya tenaga kerja Rumah Makan Sri Wangi mencapai Rp6.000.000 per bulan dengan skema gaji tetap sebesar Rp1.000.000 per orang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa klasifikasi biaya tenaga kerja yang tepat antara biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung memberikan landasan informasi yang lebih akurat bagi pemilik usaha dalam mengevaluasi struktur tenaga kerja, mengendalikan pengeluaran, dan mendorong efisiensi operasional.
PENERAPAN JURNAL REFLEKSI HARIAN UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DAN HASIL BELAJAR SISWA SD Zahra Althafia Yuna; Fitria Kusuma Fadhilla
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan jurnal refleksi harian dalam meningkatkan kesadaran belajar dan hasil belajar siswa sekolah dasar melalui studi kepustakaan. Kesadaran belajar merupakan kemampuan siswa dalam memahami proses belajar yang dijalani, mengenali kekuatan dan kelemahan diri, serta mengambil langkah perbaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kesadaran tersebut adalah melalui penggunaan jurnal refleksi harian. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, artikel penelitian, buku, dan dokumen akademik yang relevan terbit pada periode 2022–2026. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, seleksi, dan kajian terhadap literatur yang berkaitan dengan jurnal refleksi harian, kesadaran belajar, dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan jurnal refleksi harian dapat membantu siswa mengenali pengalaman belajar yang telah dilalui, memahami kesulitan yang dihadapi, serta mengembangkan kemampuan mengevaluasi diri secara berkelanjutan. Kegiatan refleksi yang dilakukan secara rutin mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan membantu mereka membangun kebiasaan belajar yang lebih terarah. Berbagai penelitian juga menunjukkan adanya hubungan positif antara penggunaan jurnal refleksi harian dengan peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, jurnal refleksi harian dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mendukung perkembangan kesadaran belajar dan pencapaian hasil belajar siswa sekolah dasar.