cover
Contact Name
Ummu Kalsum
Contact Email
ummu.kalsum@unsulbar.ac.id
Phone
+6282197065979
Journal Mail Official
sipakarayajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H, Talumung, Kab. Majene, Provinsi Sulawesi Barat, 91412
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29633885     DOI : https://doi.org/10.31605/sipakaraya
Core Subject : Education,
SIPAKARAYA merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup sains dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat. Pada dasarnya, jurnal ini bertujuan sebagai media publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini direncanakan terbit secara berkala dua kali dalam setahun yakni bulan Maaret dan September. Silahkan mengakses dan mengikuti Template SIPAKARAYA sebelum submit tulisan. Sipakaraya berasal dari bahasa mandar yang berarti "saling menghargai". Hal ini merupakan salah satu kearifan lokal budaya mandar, provinsi Sulawesi Barat. Filosofi tersebut bermakna bahwa publikasi ilmiah merupakan wujud apresiasi atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh sivitas akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Pendampingan untuk Optimalisasi Kinerja Proyek Drainase: Produktivitas Alat Berat dan Kontribusi Terhadap Pembangunan Infrastruktur Lendra Lendra; Ruliana Febrianty; Alprido Perdian
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5535

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kerja praktek mahasiswa Teknik Sipil pada proyek pembangunan drainase untuk meningkatkan kompetensi analisis produktivitas alat berat dan berkontribusi pada keberhasilan proyek infrastruktur. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan menggunakan pendekatan pembelajaran eksperiensial melalui orientasi proyek, pendampingan teknis konstruksi, analisis produktivitas alat berat, monitoring berkala, dan penyusunan laporan. Evaluasi pre-post test terhadap empat mahasiswa menunjukkan peningkatan kompetensi rata-rata 68,3%, dengan peningkatan tertinggi pada keterampilan analisis produktivitas (140%). Analisis produktivitas mengungkapkan semua alat berat (excavator standard, excavator long arm, dump truck, concrete mixer, dan concrete truck mixer) mencapai durasi kerja lebih cepat dari jadwal pelaksanaan, mengindikasikan perencanaan optimal. Kontribusi kegiatan meliputi dokumentasi sistematis, analisis terstruktur, dan identifikasi solusi permasalahan teknis. Tantangan utama mencakup koordinasi stakeholder, keterbatasan waktu pendampingan, dan akses data proyek. Pendampingan kerja praktek terbukti efektif meningkatkan kompetensi praktis, soft skills, dan pemahaman industri konstruksi, serta memberikan kontribusi positif terhadap optimalisasi proyek drainase.
Internalisasi Budaya Anti-Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Oleh Tutor Sebaya di Sekolah Mesra Damayanti; Syamsiara Nur; Nurhidayah Nurhidayah; Jirana Jirana; Nurmiati Nurmiati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5544

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 1 Tinambung mengenai nilai-nilai anti-bullying sekaligus membangun layanan konseling sebaya sebagai upaya pencegahan berkelanjutan di sekolah. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan utama, yaitu identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi kegiatan, serta evaluasi hasil. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah, guru BK, dan OSIS, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang meliputi pemberian materi tentang pengertian, bentuk, dan dampak bullying, strategi membangun pribadi anti-bullying, serta pembentukan kelompok konselor sebaya. Selain itu, dilakukan kampanye terbuka dan pemasangan media edukasi berupa poster. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang nilai-nilai anti-bullying, yang tercermin dari respons positif peserta, kemampuan menjawab pertanyaan, serta praktik konseling sederhana yang dilakukan. Evaluasi melalui angket juga memperlihatkan adanya kesadaran baru untuk menolak praktik bullying. Dengan terbentuknya layanan konseling sebaya, kegiatan ini memberikan dampak keberlanjutan bagi sekolah dalam membangun budaya anti-bullying. Program ini membuktikan bahwa pendampingan partisipatif berbasis konseling sebaya dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Inovasi Berkelanjutan Penanganan Pasca Panen Ikan: Penerapan Teknologi Penyimpanan dan Pengering berbasis Efek Rumah Kaca untuk Nelayan Pulau Kosong Jayapura Popi Ida Laila Ayer; Hardi Hamzah; Yane Oktovina Ansanay; Ones Elopere; Rachmadani Octalia Susilowati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5550

Abstract

Nelayan di Pulau Kosong, Kota Jayapura, menghadapi permasalahan serius dalam penanganan pascapanen ikan akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan, ketergantungan pada metode pengeringan tradisional, serta lemahnya manajemen usaha dan akses pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk perikanan dan pendapatan nelayan melalui penerapan teknologi penyimpanan bertenaga surya, sistem pengering berbasis efek rumah kaca, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta strategi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas nelayan dalam pengoperasian teknologi, perbaikan kualitas ikan kering, pengurangan kerugian pascapanen, serta tumbuhnya kesadaran manajemen keuangan dan diversifikasi produk. Program ini juga memperkuat kelembagaan kelompok nelayan dan membuka peluang pengembangan jaringan pemasaran. Dengan demikian, intervensi berbasis teknologi dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung praktik perikanan berkelanjutan di Papua.
Penerapan Teknologi Budidaya Kedelai Desa Binaan Sentra Penghasil Kedelai di Leang-leang Kecamatan Bantimurung Aminah Aminah; Yusriani Yusriani; St. Sabahannur; Marliana S Palad; Abd. Akbar; Muhammad Fadel
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5563

Abstract

This community service program aimed to apply research findings in the food sector to ensure soybean availability, enhance community independence and welfare, expand farmers’ knowledge of standardized soybean cultivation, and raise awareness of the nutritional importance of soybean milk in preventing stunting. The activity was carried out on September 10, 2025, in Leang-leang Village, Bantimurung District, Maros Regency, South Sulawesi, through counseling and technology guidance. The partners’ main problems included limited knowledge of cultivation, excessive use of chemical fertilizers, inefficient fertilization, repeated use of farm-saved seeds, limited capacity in seed production, and the inability to process harvests into value-added products. The results showed improved knowledge and skills of the Siparingerrang and Borongpaoe farmer groups in standardized soybean cultivation. Partners received a seed sorting machine to separate large and small seeds, as well as a push-type planter with 12 holes to increase efficiency. In addition, product diversification such as soybean milk, soybean flour, and tempe/tofu chips has the potential to increase farmers’ income and strengthen community food security.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sulawesi Barat Melalui Optimalisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam Pengembangan Dodol Jewawut Berbasis Kearifan Lokal Ramlah Ramlah; Yusrianto Nasir; Nurman Nurman; Syamsiara Nur; Musriani Musriani; Rahmawati Rahmawati; Nurfiana Abdullah; Rifca Farih Azizah; Rasydah Nur Tuada
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5577

Abstract

Sulawesi Barat yang ditetapkan sebagai daerah otonom pada tahun 2004 menyimpan kekayaan sumber daya alam yang beraneka ragam dengan karakteristik geografis yang unik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Sulawesi Barat melalui optimalisasi peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera dalam pengembangan produk dodol jewawut berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan lima tahap: (1) identifikasi dan analisis situasi awal melalui survei dan focus group discussion (FGD), (2) pelaksanaan pelatihan pembuatan dodol jewawut, (3) pendampingan intensif dalam produksi dan pemasaran, (4) monitoring dan evaluasi, dan (5) keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan melibatkan 26 anggota KWT Sejahtera. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam pengolahan jewawut menjadi dodol, peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 95%, dan terciptanya 3 varian produk dodol jewawut yaitu original, pandan, dan buah naga dengan kemasan menarik. Program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelompok KWT dan melestarikan tanaman pangan lokal jewawut sebagai warisan budaya.
Fisika Dekat Kita: Permainan Tradisional Mamasa sebagai Media Edukasi Interaktif Nursakinah Annisa Lutfin; Dewi Sartika; Aulia Rahmadhani; Farhanuddin Farhanuddin
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5585

Abstract

Fisika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi siswa, terutama karena pendekatan pembelajaran yang cenderung teoritis dan minimnya keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menjadi tantangan serius untuk menumbuhkan minat belajar fisika. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengatasi stigma negatif tersebut pada siswa SMAN 1 Mamasa melalui pendekatan yang memadukan kearifan lokal dan teknologi. Kegiatan PkM ini menerapkan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch dengan simulasi permainan tradisional Mamasa untuk menjembatani kesenjangan antara konsep fisika yang abstrak dan realitas budaya. Keberhasilan program dievaluasi melalui angket kepuasan peserta dan analisis N-Gain untuk mengukur perubahan sikap siswa. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi pada aspek materi, partisipasi, dan pelayanan, dengan mayoritas siswa menyatakan puas. Selain itu, analisis N-Gain menunjukkan adanya peningkatan sikap positif siswa terhadap fisika, yang membuktikan bahwa program ini efektif. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran fisika tidak harus terbatas pada ruang kelas, melainkan dapat menjadi lebih relevan dan menyenangkan melalui model yang kontekstual dan berbasis budaya. Pendekatan ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.
Produksi Eco-Packaging dari Serat Limbah Pelepah Pisang Loka Pere Melalui Pemberdayaan KWT Bura Asso Desa Adolang untuk Mendukung Ekonomi Sirkular dan Pengurangan Sampah Plastik Mufti Hatur Rahmah; M. Irfan; Wulan Ayuandiani
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5598

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Adolang bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bura Asso melalui pelatihan produksi eco-packaging berbasis serat limbah pelepah pisang Loka Pere. Pelatihan ini bertujuan mengatasi masalah peningkatan konsumsi plastik sekali pakai yang berdampak negatif pada lingkungan, dengan mengubah limbah pelepah pisang yang selama ini tidak dimanfaatkan menjadi produk ramah lingkungan sebagai alternatif kemasan plastik. Kegiatan ini mengajarkan teknik pengolahan pelepah pisang menjadi serat dan produk eco-packaging seperti eco-box, eco-paperbag, dan eco-book, serta memberikan pengetahuan tentang pemasaran digital untuk memperkenalkan produk ke pasar. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, berlangsung selama 3 bulan, dan melibatkan 25 peserta dari anggota KWT Bura Asso. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa 96% peserta merasa lebih siap untuk memproduksi eco-packaging secara mandiri, dan 80% peserta mengaku dapat mengoperasikan media sosial untuk memasarkan produk mereka. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis dalam pengolahan pelepah pisang serta pemahaman tentang keberlanjutan dan pengurangan konsumsi plastik. Namun, beberapa peserta mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan pelatihan lanjutan untuk memperdalam keterampilan dalam pembuatan produk eco-packaging lainnya. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan sampah plastik di komunitas, meskipun peningkatan durasi pelatihan dan sesi lanjutan diharapkan untuk mengoptimalkan hasilnya.
Inovasi Permen Pakan Ternak Berbasis Limbah Perikanan sebagai Bahan Pakan Lokal dan Berkelanjutan Adli Ermanda; Andi Sukma Indah; Nurfadillah Nurfadillah; Riskayanti Riskayanti; Rani Juita; Miranda Miranda; Lajuk Arif. A; Muhammad Yunus Triady
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5627

Abstract

Ketersediaan pakan merupakan salah satu kendala utama dalam pengembangan peternakan kambing rakyat di wilayah pesisir, yang memicu penurunan populasi ternak secara signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas 15 anggota Kelompok Tani Ternak Milenial (KATEME) di Kelurahan Lalampanua, Kabupaten Majene, melalui pemanfaatan limbah perikanan sebagai pakan alternatif berwujud permen ternak. Metode pelaksanaan program mencakup tahapan survei lapangan, wawancara, penyuluhan inovasi pakan, serta praktik langsung pembuatan permen ternak. Pemahaman peserta diukur secara kuantitatif melalui instrumen kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada rata-rata skor pengetahuan peserta, dari 49 pada pre-test menjadi 75 pada post-test. Peningkatan paling drastis terlihat pada pemahaman tentang pemanfaatan hasil laut (dari 22 menjadi 80), pengetahuan tentang permen ternak (dari 22 menjadi 67), dan keterampilan teknis cara pembuatannya (dari 11 menjadi 53). Inovasi permen ternak berbasis limbah perikanan ini terbukti efektif sebagai solusi penyediaan pakan tambahan yang bernutrisi dan praktis, sehingga mendukung prinsip keberlanjutan peternakan.
Pemberdayaan Lembaga PAUD dalam Penguatan Kurikulum Siaga Bencana Berbasis Kearifan Lokal di TK Negeri Pembina Kabupaten Majene, Sulawesi Barat Hajati, Kartika; Baktiar, Muflihah; Irmawati, Irmawati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5671

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dalam memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana alam melalui kurikulum siaga bencana berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali kebutuhan pelatihan, serta uji coba kurikulum di sekolah mitra, pengembangan materi pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan uji coba kurikulum di sekolah mitra denga peserta sebanyak 20 guru dan 10 orang tua siswa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 85% peserta merasa materi pelatihan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sementara 90% peserta menilai penyampaian materi sangat jelas dan mudah dipahami. Namun, sebagian besar peserta (75%) menginginkan pelatihan lanjutan yang lebih berfokus pada simulasi kebencanaan, dan 70% merasa durasi pelatihan terlalu singkat, dengan harapan agar durasi pelatihan diperpanjang untuk mendalami materi lebih dalam.
Pelatihan Digitalisasi Perpustakaan Desa Tondok Bakaru Kabupaten Mamasa Untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Sutrisno Sutrisno; Bilferi Hutapea; Musdar M; Vimkarlin Vimkarlin; Nur Afni; Nur Aulia
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.5780

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan digitalisasi terhadap perpustakaan desa di Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa melalui pelatihan digitalisasi kepada pengelola perpustakaan desa untuk meningkatkan literasi dan numerasi di desa Tondok Bakaru. Metode Pelaksanaan pengabdian terdiri dari empat tahapan yaitu: 1) Tahapan persiapan yang mencakup survei dan analisis kebutuhan, 2) Tahapan Pelaksanaan yang mencakup pelatihan penggunaan aplikasi perpustakaan digital (SLiMS) kepada pengelola perpsutakaan, digitalisasi koleksi buku, 3) Tahapan evaluasi yang mencakup penilaian literasi dan numerasi, dan 4) Tahapan pendampingan mencakup digitalisasi seluruh koleksi buku serta penggunaan system yang berjalan secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah digitalisasi perpsutakaan desa mampu meningkatkan literasi dan numerasi anak usia Sekolah Dasar.