cover
Contact Name
Ummu Kalsum
Contact Email
ummu.kalsum@unsulbar.ac.id
Phone
+6282197065979
Journal Mail Official
sipakarayajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H, Talumung, Kab. Majene, Provinsi Sulawesi Barat, 91412
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29633885     DOI : https://doi.org/10.31605/sipakaraya
Core Subject : Education,
SIPAKARAYA merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup sains dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat. Pada dasarnya, jurnal ini bertujuan sebagai media publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini direncanakan terbit secara berkala dua kali dalam setahun yakni bulan Maaret dan September. Silahkan mengakses dan mengikuti Template SIPAKARAYA sebelum submit tulisan. Sipakaraya berasal dari bahasa mandar yang berarti "saling menghargai". Hal ini merupakan salah satu kearifan lokal budaya mandar, provinsi Sulawesi Barat. Filosofi tersebut bermakna bahwa publikasi ilmiah merupakan wujud apresiasi atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh sivitas akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Pendampingan Praktikum Fisika Untuk Menumbuhkan Minat Terhadap Sains pada Peserta Didik MTs DDI Lapeo Lutfin, Nursakinah Annisa; A, Fauziah; Tuada, Rasydah Nur; Sartika, Dewi; Nurlina, Nurlina
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4933

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra MTs DDI Lapeo yaitu banyak peserta didik yang menunjukkan ketertarikan rendah terhadap pelajaran sains, khususnya dalam bidang ilmu fisika. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan minat sains peserta didik MTs DDI Lapeo melalui kegiatan pendampingan praktikum fisika. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs DDI Lapeo, Desa Lapeo Kab. Polewali Mandar Sulawesi Barat pada 06 Juli sampai 06 September 2024 dengan 17 orang peserta yang terdiri dari peserta didik di MTs DDI Lapeo. Pendampingan praktikum fisika yang dilakukan terdiri dari lima unit percobaan yaitu yaitu Suhu dan Kalor, Prinsip Archimedes, Ayunan Sederhana, Usaha Pada Bidang Miring dan Hukum Hooke. Setelah praktikum selesai, peserta didik dilatih untuk mengolah dan menganalisis data hasil praktikum. Selain itu peserta didik diajarkan pentingnya rasa ingin tahu, menghargai data hasil praktikum, berpikir kritis, kreatif, berpikiran terbuka dan kerjasama, ketekunan, dan menumbuhkan sikap peka terhadap lingkungan dalam bereksperimen dan belajar sains. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan praktikum fisika telah berhasil menumbuhkan minat sains peserta didik di MTs DDI lapeo. Pendampingan praktikum berjalan lancar dan peserta didik memberikan respon positif terkait kegiatan praktikum yang dilaksanakan.
Optimalisasi Produk Bioindustri Minyak Kelapa Mandar Sebagai Inisiatif Transformasi Menjadi Produk Ikonik Unggulan Tanah Mandar Rahmah, Mufti Hatur; Nurhidayah, Nurhidayah; Zulkarnaim, Nuralamsah; Novitasari, Eni; Sugiarti, Sugiarti
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4939

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Tulu, Majene, bertujuan mengembangkan nilai tambah produk kelapa lokal Lomo’ Mandar melalui penerapan konsep bioindustri pertanian. Kurangnya optimalisasi potensi kelapa lokal dan terbatasnya jangkauan pasar menjadi dasar perlunya edukasi dan pelatihan bagi petani serta pengrajin setempat. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan kepada petani dan pengrajin lokal mengenai teknik bioindustri yang efisien dan ramah lingkungan, serta strategi pengembangan nilai dan pemasaran produk. Kolaborasi dilakukan bersama kelompok tani setempat yang terlibat secara aktif dalam proses produksi hingga distribusi. Pendekatan yang diterapkan meliputi pelaksanaan workshop, pendampingan intensif, dan simulasi pemasaran berbasis digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan penerapan metode bioindustri, efisiensi proses produksi, serta mutu produk kelapa olahan. Selain itu, terdapat peningkatan kapasitas petani dalam memahami strategi pemasaran produk Lomo’ Mandar. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan potensi integrasi bioindustri sebagai langkah strategis dalam upaya optimalisasi nilai produk ikonik unggulan lokal yaitu minyak kelapa mandar secara berkelanjutan.
Pembangunan Berkelanjutan Melalui Pendidikan Eco-Enzyme: Strategi Hubungan Masyarakat di Kota Bandar Lampung, Indonesia Razak, Razie; Milyani, Tita Melia
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5270

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui edukasi eco-enzyme dan strategi komunikasi kehumasan berbasis komunitas di Kota Bandar Lampung. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi warga dalam pengelolaan sampah, serta tingginya potensi pencemaran lingkungan akibat limbah organik rumah tangga. Melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif, program ini dilaksanakan dalam dua sesi utama: edukasi kehumasan berbasis nilai budaya dan pelatihan pembuatan eco-enzyme. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, coaching, penyebaran modul digital, serta pemanfaatan media sosial untuk kampanye lingkungan. Komunitas yang dilibatkan meliputi Yayasan Nabbay Hanggum, ibu-ibu pengajian, mahasiswa, dan dosen. Pendekatan digital storytelling digunakan untuk memperkuat narasi publik dan keterlibatan emosional masyarakat terhadap isu lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi lingkungan, partisipasi aktif komunitas dalam daur ulang sampah, serta munculnya inisiatif kewirausahaan berbasis eco-enzyme. Umpan balik peserta menunjukkan tingkat kepuasan tinggi, di mana 90% menyatakan kegiatan ini relevan, mudah dipahami, dan perlu dilanjutkan. Pembahasan menunjukkan bahwa integrasi antara pendidikan, teknologi digital, budaya lokal, dan kemitraan stakeholder efektif mendorong transformasi sosial dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4, 11, 12, dan 13).Kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai model pengabdian masyarakat berbasis komunikasi strategis dan pelibatan komunitas yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Tahu Tuna di Koya Timur Paulangan, Yunus P.; Rumahorbo, Basa T.; Tuhumena, Lolita; Paranoan, Nicea Roona; Hamzah, Hardi; Appa, Felycitae Ekalaya; Bakri, Nur Fadilah
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5313

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi istri nelayan di Koya Timur melalui pelatihan pembuatan tahu tuna sebagai produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta dilibatkan secara aktif dalam praktik pembuatan tahu tuna, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga pengukusan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 51,8 dan post-test 82,9, serta N-gain sebesar 64,6 yang termasuk kategori cukup efektif. Produk tahu tuna yang dihasilkan dinilai bergizi tinggi, bercita rasa baik, serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis potensi lokal.Secara keilmuan, kegiatan ini memberikan kontribusi pada literatur pemberdayaan perempuan di sektor perikanan, khususnya dalam konteks diversifikasi produk berbasis ikan yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah tersedianya model pelatihan sederhana dan aplikatif yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain dengan karakteristik serupa.
Diversifikasi Olahan Ikan Louhan Sentani: Pembuatan Nugget Ikan Louhan di Pondok Pesantren Al-Manshurin Jenmau, Irja Sepriyanto; Haryati, Kristina
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5334

Abstract

Diversifikasi adalah proses yang dilakukan untuk menciptakan variasi produk olahan dengan menggunakan teknik pengolahan yang sesuai. Salah satu ikan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan manjadi produk olahan yaitu Ikan louhan Sentani adalah ikan pemangsa yang dapat ditemukan di Danau Sentani. Ikan ini membahayakan kelangsungan hidup ikan-ikan yang hanya dapat ditemukan di Danau Sentani. Dengan mengolah ikan tersebut menjadi produk, maka dapat mengurangi jumlah ikan tersebut. Diversifikasi produk olahan ikan louhan mencakup berbagai jenis makanan, seperti bakso, kerupuk, nugget, dan jenis olahan lainnya. Nugget adalah produk olahan ikan yang dibuat dari campuran daging ikan yang dihancurkan, tepung dan bahan lainnya, lalu dilapisi dengan tepung sebagai pengikat. Mitra dalam kegiatan pengabdian adalah para ibu di Pondok Pesantren Al-Manshurin di Waena, yang belum memiliki kreativitas dalam mengolah ikan menjadi berbagai produk. Oleh karena itu, solusi yang diberikan adalah dengan mengadakan pelatihan untuk membuat nugget dari ikan louhan. Oleh karena itu, solusi yang diberikan adalah pelatihan untuk membuat nugget dari ikan louhan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di Pondok Pesantren Al-Manshurin yang terletak di Waena, Kota Jayapura. Metode yang diterapkan adalah melalui sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 20 orang peserta. Kegiatan yang dilaksanakan menghasilkan bahwa para ibu di Pondok Pesantren Al-Manshurin memperoleh keterampilan baru dalam membuat nugget dari ikan louhan.
Pendampingan Guru Sekolah Menengah dalam Penerapan ICT untuk Asesmen Pembelajaran Dahlan, Jarnawi Afgani; Kusumah, Yaya Sukjaya; Monariska, Erma; Jalal, Ariyanti; Maknun, Churun Lu'lu'il; Ernawati; Ikram, Fadhil Zil; Panjaitan, M. Azhari; Tupamahu, Pieter Z.; Silitonga, R. H. Yanti
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5428

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), khususnya dalam kegiatan evaluasi dan asesmen pembelajaran oleh guru di sekolah mitra. Permasalahan ini dapat ditinjau dari dua aspek utama, yaitu keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan platform digital untuk evaluasi dan asesmen, serta belum dikenalnya potensi kecerdasan buatan (AI) dalam menunjang penilaian pembelajaran yang efektif dan efisien. Melalui kegiatan pengabdian berupa pendampingan atau pelatihan ini, diharapkan para guru di sekolah mitra tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang pentingnya integrasi teknologi dalam evaluasi dan asesmen pembelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk menerapkannya secara langsung dalam konteks kelas mereka masing-masing. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara hybrid yang berpusat di SMK TIK Al-Islam Purwakarta. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 dengan 27 guru yang mengikuti kegiatan. Adapun guru-guru yang mengikuti kegiatan ini berasal dari tiga sekolah yaitu SMA Al Jundiyah, SMA Dzakiyun 2, dan SMK TIK Al Islam. Hasil pelaksanaan serta evaluasi terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa indikator keberhasilan kegiatan pengabdian, yaitu materi, narasumber, pelaksanaan kegiata, serta dampak manfaat, sudah terpenuhi sehingga kegiatan pendampingan atau pelatihan terkait pemanfaatan ICT dalam asesmen pembelajaran dapat dikatakan sukses dan berhasil. Kegiatan pendampingan atau pelatihan berhasil dalam menambah wawasan dan pengetahuan serta keterampilan terkait ICT dalam Pendidikan, utamanya mengenai pemanfaatannya dalam asesmen pembelajaran. Selain itu, para responden juga memberikan komentar yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan berharap kegiatannya dapat dilaksanakan secara berkala.
Tranformasi Kearifan Lokal Kelapa (Cocos Nucifera) dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Menjadi Pangan Fungsional Sebagai Bentuk Kemandirian Pangan Sinaga, Ego Srivajawaty; Tartillah, Baiq Amarwati; Sari, Wahyu Kumala; Sari, Dian Devita; Lestari, Nadwi; Rusniawati, Rusniawati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5429

Abstract

Pemahaman perempuan muda mengenai kewirausahaan serta pemanfaatan sumber daya lokal, khususnya kelapa dan daun kelor, di Papua. Kedua komoditas ini tersedia melimpah, tetapi belum banyak dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Oleh sebab itu, kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota Nasyiatul Aisyiyah (NA) melalui seminar kewirausahaan, penyampaian materi Good Manufacturing Practices (GMP) dan produk halal, serta pelatihan praktik pembuatan pangan fungsional berbasis kelapa dan kelor, seperti kue pancong, wingko babat, cookies kelapa, dan kue akar kelapa. Metode yang diterapkan berupa pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan difusi ipteks sehingga peserta tidak hanya memperoleh teori tetapi juga keterampilan teknis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dalam aspek sosial kemasyarakatan dan manajerial, yang berdampak pada tumbuhnya kesadaran kewirausahaan, penguatan industri kreatif lokal, serta peran aktif perempuan dalam mendukung kemandirian pangan. Program ini juga selaras dengan Asta Cita nasional, terutama dalam mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan kualitas SDM. Lebih jauh, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya kesetaraan gender (SDG 5) dan pengentasan kemiskinan (SDG 1). Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya memberi manfaat individual, tetapi juga memperkokoh fondasi sosial-ekonomi berbasis potensi lokal Papua.
Penguatan Literasi Lingkungan bagi Masyarakat di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa Fausan, Muhammad Mifta; Pujiastuti, Indah Panca; Nasir, Yusrianto
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5433

Abstract

Environmental literacy is a cornerstone in fostering community awareness of the importance of preserving nature. Tondok Bakaru Village faces challenges due to limited environmental literacy among its residents. This community service program aimed to enhance environmental literacy through a comprehensive educational initiative. The implementation method consisted of three stages: planning, program execution, and evaluation. The program was conducted from December 2024 to February 2025, involving 29 participants from the Tondok Bakaru Village community. The material covered includes the concept of environmental literacy, its significance, dimensions of environmental literacy, and strategies for developing environmental literacy within the community. Evaluation results demonstrate significant improvements in three aspects of environmental literacy, with average scores of 70 for environmental knowledge, 74 for environmental attitudes, and 80 for environmental behavior. Participant satisfaction questionnaires yielded an average score above 4.83 on a 5-point scale, indicating the program's success in enhancing understanding and motivating the community to adopt environmentally friendly practices.
Geofisika Pertanian: Penerapan Geolistrik Pada Daerah Pertanian Solusi Permsalahan Gagal Panen Petani di Arso Hamzah, Hardi; Rahman, Rahman; Janah, Tiyas Nur; Maulana, Ahmad Rezaldi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5452

Abstract

Gagal panen merupakan masalah serius yang dihadapi petani di berbagai daerah pertanian, salah satunya kelompok tani kampung wiantre. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan petani dalam mengetahui kondisi tanah secara detail, termasuk tingkat kelembaban dan nutrisi tanah yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Dengan kurangnya informasi ini, petani sulit untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan lahan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan teknologi geolistrik dalam pertanian guna memberikan solusi bagi permasalahan gagal panen yang dihadapi oleh petani. Melalui penggunaan metode geolistrik, diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi tanah secara mendalam, sehingga petani dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko gagal panen. Metode yang akan digunakan meliputi survei lapangan untuk pemetaan area pertanian, pengambilan data geolistrik menggunakan perangkat khusus, analisis data untuk menginterpretasikan kondisi tanah, dan penyusunan rekomendasi untuk pengelolaan lahan berdasarkan informasi yang diperoleh. Kolaborasi dengan kelompok tani dan ahli geolistrik akan dilakukan untuk memastikan keberhasilan implementasi teknologi ini dan memaksimalkan manfaatnya bagi petani. Diharapkan bahwa implementasi teknologi geolistrik ini akan membantu petani untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko gagal panen. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan pemahaman petani tentang kondisi tanah dan air tanah di lahan pertanian mereka, sehingga para petani dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam manajemen pertanian mereka.
Optimalisasi Literasi Digital Berbasis Budaya Anak Pesisir Mandar Melalui Rubah (Rumah Baca Harapan) Sahabat Pulau Hustiana, Hustiana; Fajriani, Fajriani; Rafiqa, Rafiqa; Ahyadi, Ahyadi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5453

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi digital berbasis budaya lokal bagi anak-anak pesisir Mandar melalui kemitraan dengan Rumah Baca Harapan (RubaH) Sahabat Pulau. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari masih rendahnya keterampilan literasi digital anak-anak pesisir serta keterbatasan relawan dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2025 di SDN 32 Barane, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan peserta sebanyak 16 relawan RubaH. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, pelatihan literasi digital dasar, penyusunan konten digital berbasis budaya Mandar, diskusi partisipatif, serta evaluasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman relawan tentang penggunaan perangkat digital, etika bermedia, dan integrasi budaya lokal dalam konten pembelajaran. Selain itu, seluruh responden memberikan tanggapan positif terhadap relevansi materi, metode penyampaian, dan kebermanfaatan kegiatan. Program ini terbukti mampu meningkatkan kapasitas relawan sebagai agen literasi digital sekaligus memperkuat peran rumah baca sebagai pusat pembelajaran alternatif. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi pada terciptanya model literasi digital berbasis budaya lokal yang kontekstual, relevan, dan berkelanjutan bagi pengembangan literasi anak-anak pesisir Mandar.