cover
Contact Name
Antuni Wiyarsi
Contact Email
jrpk@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jrpk@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
ISSN : -     EISSN : 30326885     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia (JRPK) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dalam bidang pembelajaran kimia. Prosedur penerbitan jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh COPE (Committee on Publication Ethics). Ruang lingkup jurnal ini meliputi hasil penelitian pembelajaran kimia dalam bidang kurikulum kimia sekolah menengah (SMA, MA dan SMK), strategi pembelajaran kimia, integrasi teknologi dalam pembelajaran kimia, penilaian pembelajaran kimia, media dan sumber pembelajaran kimia, serta pembelajaran kimia untuk masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 114 Documents
PENGARUH PENERAPAN PRE-LECTURE QUIZ (PLQ) PADA PEMBELAJARAN KIMIA TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA N 1 KALASAN KELAS XI TAHUN AJARAN 2015/2016 Giyas Idayu; A.K Prodjosantoso A.K Prodjosantoso
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 No 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v6i1.6172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknyaperbedaan motivasi dan prestasi belajar kimia siswa yangmengikuti pembelajaran dengan penerapan PLQ dengan siswayang mengikuti pembelajaran tanpa penerapan PLQ dengantaraf signifikansi 5% di kelas XI SMA N 1 Kalasan tahun ajaran2015/2016 jika pengetahuan awal siswa dikendalikan secarastatistikPenelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengandesain quasi experiment yakni Non-Equivalent Group Designdengan satu faktor, dua sampel dan satu kovariabel. Populasipenelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI semester 2 SMA N1 Kalasan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 136 siswayang terbagi dalam lima kelas. Sampel penelitian ini berjumlah53 siswa yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas eksperimenyang melaksanakan pembelajaran dengan penerapan PLQ (A1)dan kelas kontrol yang melaksanakan pembelajaran tanpapenerapan PLQ (A2). Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini berupa instrumen perlakuan dan instrumenpengambilan data. Instrumen perlakuan meliputi RencanaPelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan soal PLQ untuk materiasam basa, sedangkan instrumen pengambilan data meliputi soalprestasi belajar kimia dan angket motivasi belajar kimia yangdiisi oleh peserta didik. Uji teknik analisis data untuk ujipersyaratan hipotesis digunakan uji normalitas dan homogenitas.Pengujian hipotesis menggunakan uji Mankova.Berdasarkanhasil penelitian diperoleh bahwa terdapat perbedaan motivasidan prestasi belajar kimia siswa antara kelas eksperimen dankelas kontrol apabila data pengetahuan awal dikendalikan.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan PLQdapat dikatakan berpengaruh dalam upaya meningkatkanmotivasi prestasi belajar kimia siswa.
PENGEMBANGAN SS-CHEM (SHORT STORY CHEMISTRY) SEBAGAI BUKU PENUNJANG KIMIA SMA/MA KELAS X SEMESTER 1 Dewi Masitoh Dewi Masitoh; Amanatie Amanatie
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Volume 5, No 3, Edisi 3 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v5i3.3778

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan di bidang pendidikan kimia. Tujuan penelitian ini adalah (1) menyusun produk SS-Chem (Short Story Chemistry) yang layak sebagai buku penunjang dalam pembelajaran kimia SMA/ MA kelas X semester 1, (2) mengetahui kualitas produk SS-Chem (Short Story Chemistry) sebagai buku penunjang dalam pembelajaran kimia SMA/ MA kelas X semester 1, dilihat dari kriteria penyusunan media cetak yang baik ditinjau dari aspek kebenaran konsep, kedalaman konsep, pendekatan penulisan, keluasan konsep, keterlaksanaan, kebahasaan, tampilan menyeluruh, dan anatomi cerpen.Penelitian ini menggunakan model pengembangan prosedural, yaitu tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, dan analisis data. Produk awal SS-Chem (Short Story Chemistry) ditinjau serta mendapat masukan dan sarak dari ahli materi dan peer reviewer. Produk yang direvisi kemudian dinilai oleh 5 guru kimia SMA/ MA di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai reviewer. Kualitas produk SS-Chem (Short Story Chemistry) ditentukan oleh kualitas semua aspek penilaian dari reviewer menggunakan instrumen penilaian berupa angket dengan skala Likert.Hasil penelitian pengembangan ini adalah produk media pembelajaran kimia SMA/ MA melalui SS-Chem (Short Story Chemistry) sebagai buku penunjang kelas X semester 1. Produk ini terdiri atas 3 materi pokok yaitu struktur atom, sistem periodik unsur, dan ikatan kimia. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa buku memiliki kualitas sangat baik (SB) dengan skor rata-rata 118 dari skor maksimal 140. Dengandemikian buku ini layak sebagai buku penunjang belajar kimia secara mandiri bagi peserta didik. Review ahli bahasa/ ahli media yang relevan diperlukan untuk meningkatkan penilaian produk yang sejenis.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KIMIA KELAS XI SMA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SESUAI KURIKULUM MERDEKA Nadhifa, Essa Rahma
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v9i1.19891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelayakan LKPD kimia kelas XI SMA berbasis PBL sesuai kurikulum merdeka berdasarkan penilaian guru, serta respon dan keterbacaan LKPD berdasarkan respon peserta didik. Pengembangan LKPD dilakukan dengan model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (desain), pengembangan (develop), dan penyebarluasan (disseminate). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket terbuka, lembar tinjauan peer reviewer, lembar validasi ahli pembelajaran kimia, angket kelayakan guru, dan angket respon dan keterbacaan peserta didik. Uji kelayakan LKPD dilakukan oleh 5 guru kimia SMA serta uji respon dan keterbacaan dilakukan oleh 24 siswa kelas XI MIPA. Hasil pengembangan berupa buku cetak dengan sintaks model pembelajaran PBL yang terdiri dari sembilan kegiatan belajar pada lima materi kimia meliputi perhitungan kimia, ikatan kimia, termokimia, laju reaksi dan kesetimbangan kimia. Uji kelayakan menunjukkan skor rata-rata sebesar 92 dari 105 dan persentase ideal 87,6% termasuk dalam kategori “sangat baik”. Adapun hasil uji respon dan keterbacaan siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 67 dari 75 dan persentase ideal sebesar 89% termasuk dalam kategori “sangat baik”.
PENGEMBANGAN ENSIKLOPEDIA LAJU REAKSI DALAM BENTUK WEBSITE BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI UNTUK SMA/MA Suasti Ayu Triwijiastuti; Hari Sutrisno
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v7i3.13368

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik website sebagai hasil pengembangan, danmengetahui kualitas website ensiklopedia laju reaksi tersebut berdasarkan penilaian guru kimia dan siswa.Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan model prosedural. Prosedur dalam penelitianpengembangan ini mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, andEvaluation), tetapi peneliti membatasi hanya sampai tahap keempat, yaitu tahap implementasi. WebsiteEnsiklopedia Laju Reaksi Berbasis Multipel Representasi yang dikembangkan memiliki karakteristik (1)dapat diakses secara online dengan alamat website www.lajureaksi.web.id; (2) materi laju reaksi yangdisajikan melibatkan representasi dalam kimia; (3) memiliki menu utama, yaitu home, video, tokoh kimia,info kimia, soal evaluasi, referensi, dan profil. Berdasarkan penilaian guru, website ini memiliki kualitasSangat Baik (SB) dengan rerata skor 119,8 dan presentase keidealan 92,15%. Hasil penilaian siswamemperoleh rerata skor 111,05. Skor termasuk dalam kategori Sangat Baik (SB) dengan presentasekeidealan 85,42%. Penilaian kualitas website mencakup aspek kelayakan materi, kelayakan penyajian,kelayakan bahasa, kelayakan gambar, tampilan dan kemudahan penggunaan website, serta muatanrepresentasi (makroskopik, mikroskopik, simbolik, dan matematik).Kata kunci: ensiklopedia, laju reaksi, multipel representasi, website
PENGARUH PENERAPAN VIRTUAL LABORATORY TERHADAP KEMAMPUAN INVESTIGASI DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Sarah Sarah; Regina Tutik Padmaningrum
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v7i5.13379

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui perbedaan pada kemampuan investigasi dan prestasi belajar kimia peserta didik setelahmengikuti pembelajaran dengan menggunakan praktikum berbasis virtual laboratory. Desainpenelitian ini adalah true experimental design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didikkelas XI IPA semester 2 yang berjumlah 85 peserta didik. Sampel yang digunakan pada penelitianberjumlah 56 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling.Instrumen penelitian berupa angket dan lembar portofolio untuk mengukur kemampuan investigasi,sedangkan soal prestasi belajar kimia digunakan untuk mengukur prestasi belajar kimia pesertadidik. Teknik analisis data dilakukan dengan uji MANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwatidak ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan investigasi dan prestasi belajar kimia antarapeserta didik kelas XI IPA di MAN II Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018 yang mengikuti kegiatanpraktikum berbasis virtual lab dengan peserta didik yang mengikuti kegiatan praktikum berbasisreal lab.Kata kunci: Virtual Laboratory, kemampuan investigasi, prestasi belajar kimia.
Pengaruh Penerapan Metode Eksperimen Berbasis Problem Based Learning terhadap Sikap Ilmiah dan Prestasi Belajar Kimia Anggraeni Wulandari; Eli Rohaeti
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 No 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v6i1.6167

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan signifikanantara sikap ilmiah dan prestasi belajar kimia dengan dan tanpa metodeeksperimen berbasis PBL. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IPASMAN 1 Depok tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan melaluiteknik purposive sampling. Satu kelas sebagai kelas eksperimen mengikutipembelajaran kimia metode eksperimen berbasis PBL dan satu kelas sebagai kelaskontrol mengikuti pembelajaran kimia dengan metode eksperimen berbasisEksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi (EEK). Data dianalisis menggunakan uji-tberpasangan, uji-t independen dan uji anakova. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ada perbedaan sikap ilmiah peserta didik sebelum dan sesudah mengikutimetode eksperimen berbasis PBL, namun tidak ada perbedaan yang signifikanantara sikap ilmiah peserta didik kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Prestasibelajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol juga tidak menunjukkanperbedaan yang signifikan apabila pengetahuan awal dikendalikan secara statistik.
PERBANDINGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI SEMESTER II SMAN 11 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN BAMBOO DANCING Mariska Diah Kusumasari; Sunarto Sunarto
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, No 2, Edisi 2 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v5i2.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) ada tidaknya perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia peserta didik sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match , (2) ada tidaknya perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia peserta didik sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing, (3) ada tidaknya perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan Bamboo Dancing, (4) ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada prestasi belajar kimia peserta didik yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan Bamboo Dancing, apabila pengetahuan awal dikendalikan secara statistik.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain dua faktor dua sampel dan satu kovariabel. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMA N 11 Yogyakarta kelas XI IPA. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi, dokumentasi dan ulangan harian. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hasil penelitian adalah uji-t sama subjek untuk mengetahui perbedaaan motivasi kelas Make a Match dan Bamboo Dancing, uji-t beda subjek untuk mengetahui perbedaan motivasi antar kelas Make a Match dan Bamboo Dancing dan uji anakova untuk mengetahui perbedaan prestasi antar kelas Make a Match dan Bamboo Dancing apabila pengetahuan awal dikendalikan secara statistik.Berdasarkan penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia peserta didik sebelum dan setelah diberi model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match , (2) ada perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia peserta didik sebelum dan setelah diberi model pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing, (3) tidak ada perbedaan signifikan pada motivasi belajar kimia antara peserta didik yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan Bamboo Dancing, (4) ada perbedaan yang signifikan pada prestasi belajar kimia peserta didik yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan Bamboo Dancing.
PENGEMBANGAN MONOGRAF “AUGMENTED CHEMISTRY ALDEHIDA & KETON” BERILUSTRASI 3 DIMENSI (3D) SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN KIMIA Damayanti, Latifah Adelina; Ikhsan, Jaslin
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Riset Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v9i1.4570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan monograf “Augmented Chemistry Aldehida Keton” berilustrasi 3 Dimensi (3D) sebagai suplemen pembelajaran Kimia serta menentukan kualitas monograf berdasarkan penilaian lima guru kimia SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Produk awal ditinjau oleh dosen pembimbing, satu orang ahli materi, satu orang ahli media, dan tiga peer reviewer. Kualitas monograf dinilai menggunakan instrumen yang terdiri dari 5 aspek penilaian, yaitu aspek kelayakan isi/materi, penyajian, bahasa dan gambar, kegrafikaan, serta rekayasa perangkat lunak. Data yang diperoleh berupa data kualitatif yang kemudian dikonversi menjadi data kuantitatif untuk menentukan kualitas monograf yang dikembangkan. Hasil penelitian berupa monograf berjudul “Augmented Chemistry Aldehida Keton” dengan ilustrasi 3D dan berbasis Augmented Reality yang dilengkapi dengan marker. Berdasarkan penilaian kelima reviewer, buku pengayaan ini mempunyai kualitas sangat baik sehingga layak digunakan sebagai sumber  belajar kimia.
PENGARUH MODEL CHEMISTRY OUTDOOR ACTIVITY PADA PEMBELAJARAN LARUTAN ASAM DAN BASA TERHADAP KETERAMPILAN KERJA SAMA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA Faiz Amrillah Muhadir; Indyah Sulistyo Arty
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v7i2.13363

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan keterampilan kerja sama siswa kelas XI SMA yangmengikuti pembelajaran dengan model Chemistry Outdoor Activity, (2) menganalisis perbedaan antara prestasibelajar kimia siswa kelas XI SMA sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan model Chemistry OutdoorActivity. Penelitian ini merupakan penelitian di bidang pendidikan kimia menggunakan desain penelitian preexperimental design dengan jenis pretest and posttest one group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XIIPA semester 2 SMAN 1 Tempel Kabupaten Sleman tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 56 orang. Selanjutnyasampel ditentukan dengan teknik sampling jenuh, yaitu jika seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampelsebanyak 56 orang. Materi kimia yang digunakan dalam penelitian adalah larutan asam dan basa. Datadikumpulkan dengan observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, uji-t, dan N-Gain. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa: (1) keterampilan kerja sama siswa kelas XI SMA yang mengikuti pembelajarandengan model Chemistry Outdoor Activity termasuk dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor seluruh aspekadalah 13,78, (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar kimia siswa kelas XI SMA sebelum dansesudah mengikuti pembelajaran dengan model Chemistry Outdoor Activity berupa peningkatan prestasi belajardalam kategori rendah (N-Gain = 0,27; t = -11,717; p = 0,000).Kata kunci: Chemistry Outdoor Activity, keterampilan kerja sama, prestasi belajar, pre experimental design.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DENGAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP MOTIVASI DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI 1 PUNDONG, KABUPATEN BANTUL TAHUN AJARAN 2015/2016 Maria Palma Permatasari; Endang Dwi Siswani
Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Vol 5, No 4 (2016): Volume 5, No 4 Edisi 4 Tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpk.v5i4.3834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan metode konvensional dan pembelajaran kooperatif tipe NHT ditinjau dari motivasi dan pemahaman peserta didik. Pengetahuan awal peserta didik dikendalikan secara statistik.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Banyaknya populasi penelitian ini yaitu 77 peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pundong. Teknik sampling dilakukan dengan purpossive sampling dan diperoleh sampel penelitian ini sebanyak 50 peserta didik; 25 peserta didik di kelas eksperimen dan 25 peserta didik di kelas kontrol. Data yang diperoleh yaitu data pengetahuan awal kimia, data motivasi belajar (awal dan akhir), dan data soal tes pemahaman belajar peserta didik. Semua data diuji prasyarat hipotesis yaitu uji normalitas dan homogenitas. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t sama subjek, uji-t beda subjek, dan uji t test. Hasil uji-t sama subjek kelas NHT diperoleh t0= 2,91103. Hasil uji-t beda subjek t0= 3,385. Hasil uji t test diperoleh t0= 4,5.Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar sebelum dan setelah pembelajaran yaitu terdapat peningkatan motivasi belajar kimia pada peserta didik yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe NHT, ada perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar kimia antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode konvensional dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan ada perbedaan yang signifikan pada pemahaman belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode konvensional dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together, jika pengetahuan awal dikendalikan secara statistik.

Page 5 of 12 | Total Record : 114