cover
Contact Name
La Ode Alifariki
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Pelangi Residence, Anduonohu, Poasia, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo
ISSN : -     EISSN : 29617200     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Meambo, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Edukasi Pemanfaatan Ekstrak Bunga Telang dan Bunga Melati sebagai Biolarvisida untuk Mengurangi Kontak dengan Nyamuk Aedes aegypti Yauwan Tobing Lukiyono; Ersalina Nidianti; Muhammad Afwan Romdloni; Friska Ayu; Giftania Wardani Sudjarwo
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.186

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemis di Indonesia dengan insidensi yang terus meningkat. Upaya pengendalian vektor dengan insektisida kimia berisiko menimbulkan resistensi dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan alternatif alami berbasis tumbuhan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang pemanfaatan kombinasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) dan melati (Jasminum sambac) sebagai biolarvisida ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Universiti Putra Malaysia (UPM) pada tahun 2025 melalui tahapan persiapan (persiapan materi, pemilihan pembicara, dan registrasi peserta), pelaksanaan (seminar, diskusi interaktif, dan demonstrasi sederhana), serta evaluasi (peserta mengisi Google Form). Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dengan lebih dari 80% peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, penyampaian jelas, dan pelaksanaan lancar. Edukasi ini tidak hanya menambah wawasan tentang inovasi pengendalian vektor berbasis tumbuhan tetapi juga memperkuat kolaborasi akademik internasional. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang biolarvisida alami dan berpotensi dikembangkan sebagai strategi berkelanjutan dalam pengendalian vektor.
Pemanfaatan Aplikasi Si-Gusti Dalam Monitoring Tumbuh Kembang dan Penyuluhan Serta Konseling Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kebon Kopi Kota Jambi Handayani, Gusti Lestari; Vivianti Dewi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.187

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran orang tua balita serta tenaga kesehatan dalam memantau tumbuh kembang anak melalui pemanfaatan aplikasi SI-GUSTI di wilayah kerja Puskesmas Kebon Kopi Kota Jambi. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan terdiri dari sosialisasi aplikasi, pelatihan monitoring tumbuh kembang, serta penyuluhan dan konseling berbasis aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital dan kemampuan orang tua dalam menginput serta membaca grafik pertumbuhan, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar ±30%. Sebanyak 80% orang tua mampu menggunakan aplikasi secara mandiri, sedangkan 75% aktif berpartisipasi dalam sesi konseling. Selain itu, aplikasi SI-GUSTI terbukti mendorong perubahan perilaku positif, seperti kebiasaan lebih rutin membawa anak ke Posyandu dan melakukan stimulasi tumbuh kembang di rumah. kesimpulan pengabdian bahwa pemanfaatan aplikasi SI-GUSTI di wilayah kerja Puskesmas Kebon Kopi berhasil meningkatkan literasi digital orang tua dan tenaga kesehatan, serta pemahaman orang tua dalam membaca grafik pertumbuhan balita. Aplikasi ini juga mendorong perubahan perilaku positif, seperti lebih rutin membawa anak ke Posyandu dan lebih aktif melakukan stimulasi tumbuh kembang di rumah.  
Pemanfaatan Modul Pengasuhan Positif (Modifikasi Triple-P) dan Skrining Perkembangan Anak Melalui Parent Evaluation Developmental Status Monalisa; Nur Insani; Reta Renylda
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.188

Abstract

Masa usia dini merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan. Namun, masih banyak orang tua yang belum memahami pentingnya pola pengasuhan positif dan belum optimal dalam melakukan deteksi dini perkembangan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengasuhan positif, melaksanakan skrining perkembangan anak usia dini menggunakan instrumen Parents’ Evaluation of Developmental Status (PEDS), serta menyusun rencana tindak lanjut program secara berkesinambungan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, dengan melibatkan 150 ibu balita, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta perangkat desa. Metode pelaksanaan meliputi edukasi pengasuhan positif berbasis Modifikasi Positive Parenting Program (Triple-P), pembentukan kelompok orang tua pendukung, pelatihan tenaga kesehatan mengenai penggunaan PEDS, dan pelaksanaan skrining perkembangan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu, terbukti dari perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Sebagian besar anak (90.8%) berada pada kategori risiko rendah, sedangkan 9.2% anak berada pada risiko sedang, terutama pada aspek bahasa, perilaku, dan motorik halus. Kesimpulan pengabdian bahwa berhasil meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengasuhan positif, melaksanakan skrining perkembangan anak usia dini dengan PEDS, serta menyusun rencana tindak lanjut program secara berkesinambungan.
Aktivasi Edukasi Interaktif Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Aplikasi Eduwhap Pada Lansia di Wilayah Kelurahan Abeli Susanty, Sri; Ashaeryanto; Jamaluddin; Waode Sitti Asfiah Udu; La Rangki; Pranita Aritrina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.190

Abstract

Masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku sehat, seperti manajemen minum obat dan pola hidup sehat, berpotensi meningkatkan risiko penyakit dan menurunkan kualitas hidup. Intervensi edukatif yang terarah diperlukan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan praktik kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan praktik masyarakat terkait perilaku sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tim pengabdi yang terdiri dari dosen Fakultas Kedokteran dibantu mahasiswa melaksanakan kegiatan PKM di Balai Desa/Kelurahan. Kegiatan meliputi pra pelaksanaan (identifikasi masalah, perencanaan, koordinasi, dan sosialisasi), pelaksanaan (penyuluhan, demonstrasi praktik, pembinaan perilaku, dan pendampingan individual), evaluasi (kuesioner dan observasi perilaku), serta monitoring selama tiga bulan pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik sehat masyarakat. Keberhasilan ini didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, dukungan tokoh masyarakat, dan penggunaan media edukatif yang sesuai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan sarana, yang diatasi melalui pendampingan intensif dan fleksibilitas jadwal kegiatan. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat masyarakat serta memberikan pengalaman pembelajaran berharga bagi mahasiswa.
Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Dalam Mencegah Penyakit Cacingan Pada Anak Melalui Penyuluhan di SDN 2 Bokori Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Ruslan Madjid; Yusuf Sabilu; Susanty, Sri; Annisa Qoriyah Nur Ramadhany. S; Rahma Fanti; Sitti Marzuqoh Aidah B
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.191

Abstract

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang rentan terinfeksi akibat kebersihan diri dan lingkungan yang kurang baik. Infeksi cacing dapat berdampak pada gizi, tumbuh kembang, hingga konsentrasi belajar anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa SDN 2 Bokori dalam pencegahan penyakit cacingan melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif dengan media visual, animasi, diskusi, dan kuis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan antusiasme siswa. Sebanyak 55 siswa mengikuti kegiatan, terlihat aktif dalam diskusi, mampu menjawab pertanyaan, serta melakukan praktik sederhana seperti mencuci tangan dengan benar. Meskipun ada kendala berupa sebagian siswa yang tidak hadir dan beberapa masih malu menjawab, kegiatan ini berjalan dengan baik dan efektif meningkatkan kesadaran siswa. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak sekolah dalam mencegah cacingan.
Edukasi Kesehatan dan Skrining Penyakit Rheumatoid Arthritis pada Masyarakat Desa Lampah, Kabupaten Gresik Ersalina Nidianti; Suprapto Maat
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.192

Abstract

Prevalensi penyakit sendi berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan di Indonesia sebesar 11.9 % dan berdasarkan diagnosis atau gejala sebesar 24.7%. Jika dilihat dari karakteristik umur, prevalensi tertinggi pada umur ≥ 75 tahun (54.8%). Penderita wanita lebih banyak (27.5%) dibandingkan dengan pria (21.8%). Berdasarkan angka kejadian kasus di atas maka perlunya edukasi kesehatan tentang penyakit Rheumatoid Arthritis untuk memberikan penambahan informasi terutama pada penderita Rheumatoid Arthritis yang terjadi pada masyarakat Lampah, Gresik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Lampah Gresik. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah edukasi kepada masyarakat tentang penyakit Rheumatoid Arthritis (konsep, gejala klinis, pengobatan dan pencegahan). Langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu: Survey Lokasi Mitra, Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan (Edukasi penyakit Rheumatoid Arthritis), dan Skrining penyakit Rheumatoid Arthritis, Evaluasi Kegiatan serta Penutupan. Hasil 60% responden berjenis kelamin wanita dan 40% responden berjenis kelamin pria. Pengetahuan tentang penyakit Rheumatoid Arthritis Ya 50% dan Tidak 50%, Sering mengalami Nyeri Sendi, Kaku Sendi, Kelelahan Ya 65%, dan Tidak 35%. Terjadi peningkatan pengetahuan dari 50% menjadi 80%. Kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terutama pada penderita Rheumatoid Arthritis yang terjadi pada masyarakat Lampah, Kabupaten Gresik.
Penguatan Kapasitas Produksi Teknologi Akuaponik pada Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) Barakati di Kelurahan Mokoau Kota Kendari Nadia, La Ode Abdul Rajab; Salwiyah; Zubaydah, Wa Ode Sitti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.194

Abstract

Akuaponik adalah solusi budidaya ikan bagi masyarakat karena mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem, memanfaatkan limbah ikan sebagai nutrisi tanaman dan mengurangi penggunaan air serta efisiensi lahan budidaya. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi budidaya ikan  Pokdakan Barakati dengan sistem akuaponik dan penguatan bisnis sehingga tercipta keberlanjutan usaha dan kemandirian pangan. Kegiatan ini mencakup beberapa tahap, yaitu  bimbingan teknis, pendampingan teknis pembuatan akuaponik, pendampingan produksi, penguatan kapasitas bisnis Pokdakan Barakati dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, bimbingan teknis, praktek dan pendampingan lapangan, yang melibatkan semua anggota Pokdakan Barakati. Hasil program PKM ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Barakati dalam aplikasi akuaponik pada kolam budidaya, anggota Pokdakan telah memproduksi 3000 ekor ikan lele dan 9000 ekor ikan nila, serta memproduksi tanaman kangkung dan juga tanaman pakchoy, telah diaplikasikan sistem pembayaran Qris pada unit bisnis Pokdakan Barakati, serta pengelolaan usaha kelompok yang produktif. Sebagai kesimpulan, terlihat antusiasme tinggi dari anggota Pokdakan Barakati untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi akuaponik ini, meningkatkan produksi ikan dan tanaman serta menciptakan bisnis kekinian yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di lokasi budidaya yang lain
Penerapan Model Empowering Housewive Melalui Inovasi Olahan Herbal: Daun Saga Sebagai Alternatif Obat Batuk Alami Untuk Anak di Kelurahan Margasari Kusumastuti, Nurry; Lastri Mei Winarni; M. Martono Diel
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.195

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Margasari, Kota Tangerang memiliki tingkat urbanisasi tinggi dan terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT). Analisis situasi menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat herbal yang aman dan efektif, keterbatasan pengetahuan, serta keterampilan KWT dalam pengolahan tanaman herbal, ketergantungan ekonomi pada pendapatan suami, dan minimnya legalitas, serta dukungan pemerintah bagi produk herbal berbasis rumah tangga. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas dan kemandirian KWT melalui pelatihan teknis pengolahan daun saga menjadi produk herbal alternatif obat batuk alami untuk anak, sekaligus membangun jiwa teknopreneur ibu rumah tangga. Metode pelaksanaannya, meliputi mengadakan workshop bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) mengenai teknis pembuatan sirup daun saga dan teknopreneur untuk keberlanjutan program, menyediakan alat-alat teknologi tepat guna (TTG) untuk produksi ekstrak daun saga, pendampingan pembuatan merk dagang dan kemasan, hingga perijinan PIRT, pengujian laboratorium untuk memastikan standar mutu dan keamanan produk, serta mendorong KWT dalam pemasaran e-commerce (shopee, tokopedia, dan tiktok). Hasil awal menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah, serta mengemas produk herbal yang higienis dan bernilai jual. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga dan memperluas pemanfaatan lahan pekarangan. Kesimpulan pengabdian ini memanfaatkan produk herbal daun saga melalui penerapan model pemberdayaan berbasis inovasi herbal yang mampu menjadi solusi peningkatan kesehatan keluarga sekaligus ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Bajo Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Syahrun; Alias; Bainudin; Hasdairta Laniampe; Sarniati Nuru
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.205

Abstract

Masyarakat Bajo di Desa Leppe, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe menghadapi kerentanan ekonomi akibat ketergantungan pada hasil tangkapan melaut. Kondisi ini menuntut adanya strategi pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga identitas budaya maritim. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Bajo melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif meliputi sosialisasi, pelatihan penguatan ekonomi kreatif berupa pengolahan hasil laut, pelatihan pemberdayaan masyarakat dengan diversifikasi produk berbasis potensi lokal, serta pengenalan pemasaran digital menggunakan WhatsApp Business dan Facebook, dan tahap akhir berupa monitoring dan evaluasi dilaksanakan melalui observasi lapangan dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam mengolah hasil laut, munculnya kesadaran baru mengenai pentingnya pelestarian budaya maritim, serta penguatan solidaritas sosial melalui kerja kolektif. Ibu rumah tangga mulai berani memasarkan produk olahan, pemuda berinisiatif mengembangkan pemasaran digital, dan kelompok nelayan terdorong untuk memperkuat kelembagaan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan ekonomi kreatif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bajo sekaligus memperkuat identitas budaya maritim. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan dukungan kelembagaan agar program dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran Inovatif dalam Peningkatan Kemampuan Menulis Iklan Alias; Muh. Al Kausar; Ahmat Keke; Lestariwati; Taufiq Said; Karoluslina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.207

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Hal ini diperlukan sebagai upaya pengembangan keterampilan menulis kreatif di kalangan mahasiswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis iklan mahasiswa melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo, selama dua minggu pada semester genap tahun akademik 2024/2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based participatory learning yang melibatkan 25 mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek struktur penulisan, kreativitas ide, dan kejelasan pesan iklan. Mahasiswa juga menunjukkan perubahan sikap terhadap teknologi dengan munculnya kesadaran baru akan pentingnya literasi digital dan kolaborasi dalam pembelajaran. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemanfaatan AI mampu memperkuat kompetensi menulis iklan mahasiswa sekaligus mendorong transformasi pola pikir menuju pembelajaran yang adaptif dan inovatif di era digital.