cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,053 Documents
PENGGUNAAN METODE MURAJA'AH DALAM PENGUASAAN JUZ AMMA PADA SANTRI PEMULA PONDOK PESANTREN AL ISLAH KALILAWANG GARUNG WONOSOBO Fatkhurrohman; Ahmad Rizal Muzakki; Nova Dwi Riyani; Nurul Inayatiningsih; Erisa Nafidlatussifa
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Muroja’ah dalam pembelajaran tahfidz, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Muroja’ah, serta mengetahui hasil penguasaan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula di Pondok Pesantren Al Islah Kalilawang Garung Wonosobo.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadz/ustadzah tahfidz, serta santri pemula. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Muroja’ah secara terstruktur dan berkelanjutan mampu meningkatkan kelancaran, ketepatan, dan kestabilan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi bimbingan intensif ustadz tahfidz, jadwal Muroja’ah yang teratur, serta lingkungan pesantren yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya adalah kelelahan fisik santri, kejenuhan belajar, dan rendahnya kedisiplinan sebagian santri. Metode Muroja’ah terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula, yang ditandai dengan meningkatnya kelancaran bacaan, berkurangnya kesalahan tajwid, kestabilan hafalan, kedisiplinan santri dalam muroja’ah, serta tercapainya target hafalan yang telah ditetapkan.
Pendidikan Multikultural sebagai Landasan Penguatan Kehidupan Sosial yang Inklusif Yusup Arifin; Saiful Yusuf Darojah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6767

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan pendidikan yang penting dalam mengelola keberagaman sosial, budaya, agama, dan etnis di masyarakat Indonesia yang majemuk. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, tujuan, prinsip, implementasi, serta tantangan pendidikan multikultural sebagai landasan penguatan kehidupan sosial yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis terhadap buku, jurnal ilmiah, dan literatur akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berperan strategis dalam menumbuhkan sikap toleransi, keadilan, kesetaraan, dan penghargaan terhadap perbedaan, khususnya dalam lingkungan pendidikan tinggi. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman pendidik, lemahnya integrasi kurikulum, serta pengaruh sikap eksklusivisme dan globalisasi. Oleh karena itu, pendidikan multikultural perlu diimplementasikan secara sistematis dan berkelanjutan agar mampu membentuk masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban.
MANAJEMEN KEUANGAN SEKOLAH Bq. Widyan Safira; Baiq Raeditia Puspita Ningsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6769

Abstract

Makalah ini membahas manajemen keuangan sekolah yang dikaitkan dengan hasil observasi langsung di SMA Negeri 2 Mataram. Tujuan penulisan adalah untuk memahami konsep, sumber dana, pengelolaan, transparansi, serta akuntabilitas keuangan sekolah dalam praktik nyata. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dengan pihak sekolah guna memperoleh data faktual terkait pengelolaan dana pendidikan. Hasil observasi menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan di SMA Negeri 2 Mataram bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sumbangan pendidikan, yang direncanakan melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Pengelolaan dana dilakukan secara terstruktur, transparan, dan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan, dengan pelaporan yang disesuaikan dengan ketentuan pemerintah. Meskipun demikian, tantangan utama dalam pengelolaan keuangan sekolah terletak pada penyesuaian kebutuhan sekolah yang kompleks dengan keterbatasan anggaran yang tersedia. Secara keseluruhan, manajemen keuangan di SMA Negeri 2 Mataram telah mencerminkan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas, serta mendukung kelancaran kegiatan pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran.
Analisis Efektivitas RPP Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Yeni Suryaningsi; Aryadi Nursantoso; Fadhilah Liridho; Asti Luthfiyani; Mujahid
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6771

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pembelajaran pascapandemi serta kebutuhan peserta didik di era abad ke-21. Salah satu aspek penting dalam implementasi kurikulum ini adalah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang efektif, khususnya pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RPP Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, ditinjau dari kesesuaian struktur, implementasi langkah pembelajaran, pelaksanaan asesmen, serta persepsi guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru Sekolah Dasar yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen RPP, wawancara semi-terstruktur, dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum RPP Kurikulum Merdeka telah disusun sesuai dengan prinsip kurikulum dan mampu mendorong pembelajaran matematika yang lebih aktif dan kontekstual. Namun demikian, masih ditemukan kendala dalam perumusan tujuan pembelajaran yang spesifik, penerapan pembelajaran diferensiatif, serta pengembangan asesmen yang bersifat holistik. Guru menilai RPP Kurikulum Merdeka lebih fleksibel, tetapi tetap memerlukan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya lebih optimal. Dengan demikian, RPP Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika apabila didukung oleh peningkatan kompetensi guru dan pengembangan perangkat ajar yang selaras dengan capaian pembelajaran.
Kompetensi Profesional Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran Diferensiasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Penelitian Kualitatif di Kelas V SDIT Atikah Musaddad Garut) Elis Parida; Iis Komariah; Ade Holis; Masripah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6773

Abstract

This study aims to explore teachers' professional competencies in developing differentiated learning in fifth-grade Indonesian language at SDIT Atikah Musaddad. The findings highlight several crucial aspects of teacher competency in developing differentiated learning, including the ability to adapt learning materials to students' needs, the use of diverse assessment strategies, and skills in managing inclusive classroom interactions. The research method used was a qualitative approach with a case study as the primary design. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with Indonesian language teachers, and analysis of lesson plan documents and teaching materials. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques to identify differentiation practices implemented by teachers in teaching Indonesian language. The implications of this study are the importance of teacher professional development at SDIT Atikah Musaddad, with an emphasis on the application of differentiation practices to facilitate more effective and inclusive learning in the context of fifth-grade Indonesian language classes. Thus, this research is expected to provide valuable insights for curriculum development and teacher training to improve Indonesian language learning outcomes at the elementary school level.
PSYCOLOGYCAL MATHEMATIC LEARNING Ahmat Miftahudin; Fanisha Cahya Saputri; Fuada, Faridatul; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep konservasi berat, jumlah, dan volume pada siswa kelas II SD Negeri 2 Bejiarum melalui kegiatan praktik konkret. Subjek penelitian adalah siswa yang berada pada tahap operasional konkret, di mana mereka mulai berpikir logis namun masih bergantung pada benda nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian melibatkan tiga skenario praktik: perbandingan berat koin dan kapas, jumlah permen dengan manipulasi jarak, serta volume air dalam wadah berbeda bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya siswa cenderung menilai suatu besaran berdasarkan tampilan visual atau persepsi fisik semata. Namun, melalui keterlibatan langsung dalam praktik konkret, siswa mulai menyadari kesalahan persepsi mereka dan membangun pemahaman yang lebih bermakna mengenai konsep konservasi. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman konkret efektif dalam membantu perkembangan kognitif siswa sesuai dengan teori Piaget dan Bruner.  
PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM Mahfudh, Anwas; Dinazad Maryam Tsabita; Wulan Rifandina; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6775

Abstract

Pendekatan hermeneutika dalam studi pendidikan Islam merupakan respon metodologis terhadap kebutuhan pemahaman teks-teks keislaman yang relevan dengan dinamika sosial dan pendidikan kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi hermeneutika sebagai kerangka epistemologis dalam pendidikan Islam, mengkaji integrasinya dengan metodologi tafsir Al-Qur’an, serta menelaah implikasinya terhadap praktik pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui telaah kritis terhadap literatur hermeneutika Barat, tradisi tafsir Islam, serta pemikiran cendekiawan Muslim dan sarjana Indonesia. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi dan deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika dapat berfungsi sebagai pendekatan metodologis yang membantu proses pemaknaan teks keagamaan secara kontekstual, dialogis, dan reflektif dalam pendidikan Islam, selama ditempatkan secara proporsional dan tidak menggantikan metodologi tafsir klasik. Integrasi hermeneutika dengan pendidikan Islam berkontribusi pada pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih kritis serta berorientasi pada internalisasi nilai-nilai keislaman. Namun demikian, penerapan hermeneutika juga menuntut kehati-hatian epistemologis agar tidak terjebak pada relativisme makna dan penetrasi paradigma liberal yang berpotensi melemahkan otoritas wahyu. Dengan demikian, pendekatan hermeneutika dalam studi pendidikan Islam perlu diarahkan sebagai instrumen ilmiah untuk memperkuat pemahaman keagamaan yang normatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Hubungan Akhlak Terhadap Diri Sendiri Dengan Perilaku Menyimpang Remaja: Kajian Literatur Pendidikan Islam Muti Kurniati; Alisa Qotrunada; Ahmad Nasir; Nur Hidayah; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6776

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan akhlak terhadap diri sendiri dengan perilaku menyimpang remaja dalam kerangka Pendidikan Islam. Latar belakang masalah mencakup kerentanan remaja terhadap penyimpangan seperti penyalahgunaan narkoba, judi, dan kekerasan akibat pelemahan kontrol diri dan kesadaran moral. Tujuan penelitian adalah mengintegrasikan konsep akhlak Islam yang mencakup pemeliharaan fisik, mental, kehormatan, waktu, serta taubat melalui muraqabah dan muhasabah dengan faktor penyebab perilaku menyimpang, baik internal (kontrol diri lemah, kurang pemahaman agama) maupun eksternal (keluarga, teman sebaya, media). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui library research dengan sumber pustaka berupa buku, jurnal, dan artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak terhadap diri sendiri berfungsi sebagai benteng preventif terhadap perilaku menyimpang, yang diperkuat oleh pendidikan akhlak terpadu di keluarga, sekolah (melalui guru agama sebagai panutan), dan masyarakat. Kesimpulan menyatakan bahwa Pendidikan Islam efektif membentuk karakter remaja berakhlak mulia untuk mencegah penyimpangan.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Amaliyah, Zulvika; Ahmad Faid Muzakky; Sinta Fatimah; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6777

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang utuh dan berakhlak mulia. Artikel ini membahas pendidikan karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, dengan fokus pada landasan filosofis, strategi pembentukan karakter, dan relevansinya dalam konteks pendidikan modern di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, mengkaji literatur primer dan sekunder terkait filsafat pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Islam menekankan pembentukan manusia yang holistik, meliputi aspek kognitif, afektif, sosial, dan spiritual, dengan nilai-nilai utama seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, empati, dan ketaatan pada norma agama. Strategi pembentukan karakter dilakukan melalui teladan, pembiasaan, dan pendidikan nilai secara sistematis dan berkelanjutan, sehingga siswa tidak hanya memahami nilai-nilai moral tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pendidikan karakter berbasis filsafat Islam terbukti relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, karena mampu menyiapkan generasi yang cerdas, tangguh secara moral, dan memiliki kesadaran sosial dan spiritual yang tinggi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter Islam memberikan fondasi teoretis dan praktis untuk membentuk individu yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia, siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
INOVASI PENGEMBANGAN BUDAYA DAN SENI ISLAMI DALAM PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 GARUNG ERA DIGITAL Muhamad Subagio; Alvian Ramadhan; Riva Azahra, Yuan; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6784

Abstract

Era digital membawa tantangan serius bagi Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama Dalam pembentukan karakter dan internalisasi nilai di tengah derasnya arus informasi Yang tidak terfilter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pengembangan seni dan budaya Islami sebagai strategi PAI yang kontekstual dan Efektif dalam penguatan karakter serta identitas keislaman peserta didik di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini Berlokasi di SMP Negeri  Garung. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan Observasi terhadap pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan seni Islami (seperti hadroh dan kaligrafi) yang diintegrasikan dengan Inovasi digital (pemanfaatan aplikasi desain dan media sosial seperti YouTube, TikTok, Dan Instagram) merupakan strategi yang efektif untuk mengimbangi konten negatif Dan mendorong siswa menjadi kreator konten positif. Meskipun menghadapi Tantangan berupa rendahnya partisipasi siswa dalam penjaringan bakat digital, Pendekatan persuasif, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan institusional Terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi siswa. Kesimpulannya, Integrasi seni Islami dan media digital adalah langkah strategis untuk menanamkan Nilai-nilai Islam secara bermakna dan relevan dengan karakter generasi digital.

Page 96 of 106 | Total Record : 1053