cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,053 Documents
Manfaat Puasa Senin Kamis dalam Pembentukan Karakter Spiritual Santri Podok Pesantren Daarul Musthofa Nguwet, Kranggan, Temanggung Iqbal Bakhits Taufiqurrohman; Siti Suryaningsih; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6712

Abstract

Puasa Senin-Kamis adalah salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki banyak manfaat, baik dalam aspek spiritual, psikologis, maupun pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat manfaat dari puasa Senin-Kamis bagi para santri di Pondok Pesantren Daarul Musthofa Nguwet, Kranggan, Temanggung, terutama dalam membentuk karakter, mengendalikan diri, meningkatkan kecerdasan emosional, serta menjaga kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan data, dilakukan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang melibatkan santri yang selalu menjalani puasa Senin-Kamis serta para pengelola pesantren yang bertugas memberikan bimbingan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menjalani puasa Senin-Kamis secara rutin memberikan dampak positif dalam pengembangan kemampuan mengendalikan diri, mengelola emosi, meningkatkan rasa empati, dan menjaga kesejahteraan mental para santri. Selain itu, puasa juga berfungsi sebagai alat efektif dalam membangun pendidikan spiritual yang mendukung pembentukan karakter secara menyeluruh di lingkungan pesantren. Dengan demikian, puasa Senin-Kamis bukan hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan yang strategis di sekolah berasrama berbasis Islam.
STRATEGI PESANTREN SALAF DALAM MENGGALI INFORMASI MASA KINI Anisa Sholihatun; Alfiatull Laely Lutfiah; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6714

Abstract

Pesantren salaf merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang berperan penting dalam menjaga kontinuitas ilmu-ilmu keislaman klasik melalui metode pembelajaran khas seperti sorogan dan bandongan. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi era Society 5.0, pesantren salaf menghadapi tantangan dalam mempertahankan tradisi keilmuan sambil beradaptasi dengan transformasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dari berbagai sumber ilmiah periode 2017–2025 yang membahas adaptasi pesantren terhadap teknologi modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa walaupun pesantren salaf sering dianggap tertinggal secara teknologi, ia justru memiliki keunggulan dalam melahirkan deep literacy—kemampuan membaca kritis, teliti, dan reflektif. Melalui prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wal akhdzu bi al-jadid al-ashlah, pesantren salaf mengembangkan strategi adaptif berupa penguatan identitas tradisi keilmuan, selektivitas penggunaan teknologi, penguatan SDM, serta pembaruan kurikulum yang tetap berpijak pada kitab kuning. Pendekatan ini menjadikan pesantren salaf bukan sekadar lembaga pelestari tradisi, tetapi juga penjaga etika informasi dan pusat literasi keislaman di era digital.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENANAMKAN NILAI MULTIKULTURAL PADA GENERASI Z Dea Artika Sanri; Lia Amalia; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6715

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang terus meningkat telah mengubah cara berkomunikasi, belajar, dan berinteraksi sosial, terutama pada Generasi Z. Generasi Z tumbuh di tengah era digital, sehingga mereka menggunakan media digital dengan intensitas yang tinggi, baik untuk mendapatkan informasi maupun membangun hubungan sosial. Di samping itu, kondisi masyarakat Indonesia yang beragam membutuhkan penguatan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan empati dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran literasi digital dalam membentuk nilai-nilai multikultural pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam membentuk sikap terbuka, toleran, dan kritis terhadap keberagaman. Namun, ada tantangan seperti ujaran kebencian, prasangka sosial, dan polarisasi identitas yang menghambat penguatan nilai multikultural di ruang digital. Karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat literasi digital yang didasarkan pada nilai-nilai multikultural.
TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA: STUDI LAPANGAN TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA DI DESA BUMIRESO, KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO Tia Hanny Hapsari; Takhta Alfina; Nur Fais; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6716

Abstract

Pernikahan dalam ajaran Islam diposisikan sebagai ibadah yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan, dengan tujuan membentuk rumah tangga yang dilandasi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan. Bagi masyarakat Jawa, pernikahan tidak sekadar dimaknai sebagai penyatuan dua individu secara sah, melainkan juga sebagai peristiwa adat yang mengandung nilai budaya, makna simbolik, serta warisan kearifan lokal yang terus dipertahankan. Rangkaian adat pernikahan Jawa meliputi beberapa prosesi, seperti nontoni, lamaran, siraman, midodareni, akad nikah, hingga panggih, yang hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat. Keberadaan prosesi adat tersebut memunculkan kajian mengenai keselarasan antara praktik budaya dan ketentuan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan adat pernikahan tradisi Jawa dari sudut pandang Islam serta memahami bentuk perpaduan antara nilai budaya Jawa dan ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pelaksanaan upacara pernikahan adat Jawa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kesesuaian adat dengan prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pernikahan Jawa pada umumnya dapat diterima dalam Islam selama tidak mengandung unsur kemusyrikan, kepercayaan mistis, maupun praktik yang bertentangan dengan ajaran akidah dan hukum Islam. Oleh karena itu, pelestarian adat pernikahan Jawa dapat terus dilakukan selama dimaknai sebagai simbol budaya dan diselaraskan dengan nilai-nilai keislaman.
PERAN KELOMPOK GAMELAN TANPO WATON DAN RELEVANSINYA DALAM ISLAM SEBAGAI TRADISI BUDAYA DI WONOSOBO Nadia Dwi Safitri; Shelsabella Qoulan Sadida; Yayu Konita Istiqomah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6717

Abstract

Kelompok Gamelan Tanpo Waton merupakan komunitas seni tradisional yang berkembang di Kabupaten Wonosobo dan berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Gamelan Tanpo Waton serta relevansinya dalam perspektif Islam sebagai tradisi budaya yang hidup di tengah masyarakat Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan anggota kelompok gamelan, serta dokumentasi kegiatan kesenian yang dilaksanakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Gamelan Tanpo Waton berperan sebagai media pelestarian seni gamelan tradisional sekaligus sarana dakwah kultural yang menyampaikan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan humanis. Relevansi kelompok ini dalam Islam tercermin dari muatan pesan moral, spiritual, dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam, seperti nilai keikhlasan, kebersamaan, toleransi, dan akhlak mulia. Keberadaan Kelompok Gamelan Tanpo Waton juga memperlihatkan bahwa Islam dan budaya lokal dapat berjalan secara harmonis tanpa saling menegasikan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa seni gamelan Tanpo Waton memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat Wonosobo.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Dimensi Gotong Royong dalam Kurikulum Merdeka Nai Rahmawati; Asep Tutun Usman; Ja’far Amirudin; Ani Siti Anisah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6743

Abstract

This research is motivated by the existence of the mutual cooperation dimension, which is an important component in improving student attitude education in schools. Judging from how students participate in various activities, especially in the project to strengthen the profile of Pancasila students, it is seen that there are students who are active in P5, but also students who are less active, such as in making products from used goods, and students who are not comfortable with their own groups. The purpose of the study is to describe the implementation of the project to strengthen the profile of Pancasila students (P5) in the mutual cooperation dimension at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Cinisti Garut, for fourth grade students. Describe the development of the mutual cooperation dimension in the implementation of the project to strengthen the profile of Pancasila students for fourth grade students. Describe the inhibiting factors in the development of mutual cooperation attitudes in the implementation of the project to strengthen the profile of Pancasila students for fourth grade students. Describe the solutions sought to overcome obstacles in the implementation of the mutual cooperation dimension in the project to strengthen the profile of Pancasila students for fourth grade students. This study used a qualitative descriptive method with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documents. The results indicate that the Pancasila Student Profile Strengthening Project in the Mutual Cooperation Dimension within the Independent Curriculum at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Cinisti Garut has successfully fostered a spirit of mutual cooperation among students, especially in fourth grade. However, there were obstacles in project implementation; some groups encountered difficulties working in groups. Therefore, the teacher helped students understand and reflect on their work.
Relevansi Pendekatan Gestalt Bagi Konseling Pastoral Kristen Dalam Pendampingan Jemaat Niko Purba; Oloria Malau; Reyno Simatupang; Reja Banjarnahor; Ester Gusseni Purba
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6752

Abstract

Dalam konteks Gereja Kristen, pendekatan Gestalt memiliki peran penting dalam pelayanan konseling pastoral. Konseling pastoral tidak hanya berfokus pada pemberian nasihat, tetapi juga membantu jemaat memahami pengalaman hidup, perasaan, dan relasi mereka secara utuh. Mengingat jemaat berasal dari latar belakang yang beragam, konflik dan dinamika relasi sering kali tidak terhindarkan. Melalui pendekatan Gestalt, jemaat diajak untuk meningkatkan kesadaran diri, menghayati pengalaman saat ini, serta bertanggung jawab atas kehidupannya. Hal ini sejalan dengan tujuan konseling pastoral, yaitu membentuk pribadi yang matang secara emosional dan rohani. Berdasarkan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, pendekatan Gestalt terbukti memberikan kontribusi positif dalam konseling pastoral Kristen. Pendekatan ini membantu jemaat mengenali dan menerima diri, membangun relasi yang sehat, serta bertumbuh dalam kematangan emosional dan rohani. Pendekatan Gestalt relevan diterapkan secara kritis dan bertanggung jawab dengan berlandaskan nilai kasih, penghargaan terhadap sesama, dan pemulihan dalam Kristus.
PENGARUH KUALITAS ADMINISTRASI TATA USAHA TERHADAP LAYANAN PENDIDIKAN DI MAN 2 MODEL MEDAN Rheina Sayla; Dinda Putri; M. Yasir Ardiansyah; Abdul Fattah Nasution
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6756

Abstract

The quality of administrative services plays an important role in supporting the effectiveness of educational services in formal educational institutions. Well-organized administration contributes to the smooth learning process, user satisfaction, and overall institutional quality improvement. This study aims to analyze the effect of administrative service quality on educational services at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan. A quantitative approach with a correlational method was employed involving 21 respondents consisting of teachers and educational staff. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire and analyzed through validity, reliability, normality, homogeneity, and t-tests using SPSS. The results indicate that the research instruments were valid and reliable, the data were normally distributed and homogeneous, and there was a significant effect of administrative service quality on educational services, with a significance value of 0.000 (<0.05). These findings confirm that improving administrative service quality directly contributes to enhancing educational service quality.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SMP AL-WASHLIYAH 5 HAMPARAN PERAK Ariana; Rahmatun Nisa; Fikri Hamdi Siregar; Abdul Fattah Nasution
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6757

Abstract

This study aims to analyze the influence of the principal’s leadership style on teachers’ work motivation at SMP Al-Washliyah 5 Hamparan Perak. The principal’s leadership plays a strategic role in directing, motivating, and creating a conducive working environment to support teachers in performing their professional duties effectively. Teachers’ work motivation is a crucial factor affecting their performance, commitment, and professionalism in the teaching and learning process. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to teachers as respondents and analyzed using inferential statistical techniques. The results indicate that the principal’s leadership style has a significant effect on teachers’ work motivation. These findings suggest that the more effective the leadership style applied by the principal, the higher the level of teachers’ work motivation in carrying out their responsibilities. Therefore, principals are expected to implement appropriate, participative, and human-resource-oriented leadership styles to enhance teachers’ motivation and improve the quality of education in schools.
Penerapan Strategi Marketing Mix 4P pada Pelaku Usaha UMKM Es Teh Jumbo Aditya Ramadhan; Andika; Vira Sasmita; zainarti
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6758

Abstract

This study aims to provide an in-depth analysis of the implementation of the 4P Marketing Mix strategy within Es Teh Jumbo, an MSME beverage business that has grown rapidly as a popular and affordable contemporary drink. The research focuses on how the business manages product quality, determines competitive pricing, selects strategic locations, and carries out promotional activities both directly and through digital platforms. A qualitative descriptive approach was used, employing data collection techniques such as field observation, interviews with business owners and consumers, and supportin documentationn.  The findings reveal that the product strategy emphasizes offering large-sized tea beverages with a variety of flavors  that cater to consumer preferences. The pricing strategy is designed to remain accessible for students and the general public, making the product more appealing. The business is strategically located in crowded areas that facilitate easy customer access. Meanwhile, promotional efforts rely mainly on social media and word-of-mouth, which indicates that the promotional aspect is not yet fully optimal. Overall, the study concludes that the application of the 4P Marketing Mix contributes positively to increasing consumer interest and sustaining the business growth of Es Teh Jumbo, although further improvements are needed, especially in enhancing digital promotional strategies.  

Page 95 of 106 | Total Record : 1053