cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Gambaran Konsep Diri pada Klien Gangren Diabetik di Klinik Spesialis Luka Diabetes Diahel Kota Makassar - Idris; Andi Ernawati; Muhammad Arif Mansur; Salki Sasmita
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komplikasi ulkus diabetikum dapat menimbulkan efek pada konsep diri penderita diabetesmellitus. Derajat IV dan V ulkus diabetikum ditadai dengan adanya gangren. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui gambaran konsep diri pada klien gangren diabetik di klinik spesialis luka diabetesDiahel kota Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakanrancangan penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik accidentalsampling yang berjumlah 5 responden. Alat ukur berupa kuesioner. Pada penelitian ini diperolehbahwa dari keseluruhan responden tersebut memiliki konsep diri yang positif yaitu 5 responden(100%). Seluruh responden tersebut juga memiliki komponen konsep diri yakni citra tubuh, ideal diri,harga diri, identitas diri, dan peran diri yang masing-masing positif (100%). Kata Kunci : konsep diri, gangren, diabetes mellitus.
Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepercayaan Penggunaan EKinerja Pada Universitas Bung Hatta Dengan Menggunakan Model Technology Accaptance Model Ice Kamela; Zeshasina Rosha; Rika Desiyanti; Afifah Windi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Teknologi Informasi yang berkembang begitu pesat sangat diperlukan pada saat ini. Dengansemakin populernya jaringan internet, ponsel pintar dan internet yang semakin luas dengan biaya yangsemakin relatif murah, dengan berbagai macam aplikasi perangkat keras (hardware), perangkat lunak(software) yang dapat digunakan untuk mendukung aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Yangdapat menjadikan budaya dari kehidupan kegiatan modern yang tak dipisahkan terhadap manusia tersebut.Universitas Bung Hatta telah menerapkan E-kinerja dosen tetapnya untuk mendapatkan informasi secaracepat, akurat dan up to date secara elektronik, Penelitian ini berguna untuk mengukur aplikasi e-kinerjadosen dengan menggunakan komputer serta pengukuran konstruk kemampuan menggunakan komputer,sikap, minat, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, dan penggunaan perangkat yangsepatutnya  aplikasi e-kinerja dosen, menggunakan data primer kepada 95 orang dosen tetap dengan caramengedarkan kuestioner. Hasil pengolahan data dengan menggunakan Smart PLS mendapatkan hasilbahwa kemampuan dosen dalam menggunakan komputer berpengaruh positif dan signifikan terhadappersepsi kemudahan didalam menggunakan komputer. Sedangkan  Persepsi kemudahan dalammenggunakan komputer dan persepsi kegunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikappengguna. Sikap pengguna komputer  berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat perilakumenggunakan komputer. Minat perilaku menggunakan komputer  berpengaruh positif dan signifikanterhadap penggunaan sepatutnya. Tidak ada pengaruh kemampuan menggunakan komputer terhadappersepsi kegunaan aplikasi e-kinerja dosen. Kata Kunci : E-kinerja, Technology Accaptance Model, Dosen.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS Fifi Hidayah; Susilo Rini; Arlyana Hikmanti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2020 yaitu 4.627 kasus. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2019 yaitu 4.221 kasus (Kemenkes RI, 2021). Diperkirakan sekitar 60% kematian ibu di Indonesia terjadi pada masa nifas atau postpartum. Sekitar 50% kematian terjadi pada 24 jam pertama, terutama pada 6 jam pertama setelah persalinan (6 jam postpartum). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2019 terjadi penurunan angka kematian ibu menjadi 76,9 per 100.000 kelahiran hidup. Kabupaten/kota dengan jumlah angka kematian ibu tertinggi di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Brebes sebanyak 37 kasus, Kabupaten Grobogan 36 kasus, dan Kabupaten Banjarnegara dengan 22 kasus. Cakupan kunjungan nifas di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2018. Cakupan kunjungan nifas pada tahun 2019 yakni 98,41% sedangkan pada tahun 2018 sebesar 98,03%.Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Banjarnegara tahun 2019 adalah 139,83/100.000 kelahiran hidup dimana secara absolut dihitung dari jumlah kematian ibu sebesar 22 kasus dengan jumlah kelahiran hidup sebesar 15.733 bayi lahir hidup. 0,93%nya disumbang oleh puskesmas banjarnegara 2,berapa kasus diakibatkan oleh perdarahan postpartum, infeksi masa nifas, lochea yang berbau busuk, subinvolusi uterus, nyeri pada perut dan pelvis, pusing danlemas yang berlebihan disertai sakit kepala, nyeri epigastrik dan penglihatan kabur, suhu tubuh > 38° C, infeksi pada payudara, pembengkakan pada wajah maupun ekstremitas dan infeksi salurankemih (Mutiarasari & Sawitri, 2014). Dan keluhan tersebut dapat dicegah dengan salah satu cara pijat oxytosin pada ibu nifas yang selain dapat melancarkan produksi ASI juga dapat mencegah perdarahan oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan asuhan kebidanan pada Ibu Nifas Ny.S Umur 28 Tahun P2 A0 Ah1 6 Jam Post Partum Di Puskesmas Banjarnegara 2 Tahun 2022.Kata Kunci : nifas, persalinan, fisiologis, oksitosin,pijat
Alat Hidroponik Sistem Wick Sebagai Teknologi Tepat Guna Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Rina Mahmudati; M Furqon Hakim
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan tingkat kepadatan penduduk relatif pesat pada perkembangan perkotaan diIndonesia, mengakibatkan hilangnya lahan pertanian karena terkonversi menjadi pabrik,perkantoran, dan pemukiman, sehingga memunculkan kerawanan pangan yang dialami masyarakatsecara luas, khususnya Kelurahan Mlipak Wonosobo. Berbagai upaya pemenuhan kebutuhanpangan mendapatkan banyak hambatan akibat perubahan kondisi lingkungan yang tidak stabil,perubahan iklim, dan gagal panen akibat serangan hama dan penyakit tanaman. Teknologihidroponik sistem wick adalah inovasi dalam budidaya tanaman tanpa media tanah namunmemanfaatkan nutrisi, air, serta media berpori sebagai wadah tanam. Metode yang digunakanadalah ialah rancang bangun alat hidroponik dan substitusi-iptek. Metode rancang bangundigunakan sebagai dasar pembuatan alat hidroponik. Hasil dari kegiatan ini terciptanya alathidroponik sistem wick berkapasitas 22 liter dengan penutup yang terbuat dari plastik danterdapat lubang tanam sebanyak 18 buah dengan diameter 7 cm. Media tanam denganmenggunakan rockwool berdimensi 2 cm x 2 cm x 2 cm. Hasil uji kinerja menunjukkan bahwahidroponik sistem wick memiliki rerata tinggi tanaman 8,7 cm lebih tinggi konvensional, dan reratajumlah daun lebih unggul sebesar 5,55. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan TTG berupa alathidroponik sistem wick dapat dijadikan Langkah untuk mewujudkan ketahanan pangan secaramandiri dan optimalisasi bertani di lahan yang sempit.Kata Kunci : hidroponik, wick, ketahanan pangan
Aplikasi Absensi Karyawan Menggunakan Metode Lock GPS Di PTPN VII Unit Betung Aisyah Putri Lestari; Ruliansyah Ruliansyah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi dan website merupakan beberapa contoh dari teknologi yang sangat membantu manusia dalam mengerjakan beberapa pekerjaannya. Absensi karyawan adalah bukti dari kehadiran karyawan dalam berbagai kegiatan. Dimana absensi dapat memonotoring proses kerja dari karyawan perusahaan, di instansi PTPN VII Unit Betung, absensi kehadiran sangat penting karena akan berpengaruh terhadap penilaian kinerja dan gaji karyawan. Berdasarkan observasi yang dilakukan di PTPN VII Unit Betung terdapat salah satu permasalahan yaitu proses absensi yang masih dilakukan secara manual dengan menggunakan kertas absen yang telah disediakan. Cara tersebut kurang efektif karena akan kesulitan dalam pencarian data dan dapat terjadinya manipulasi absensi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi absensi karyawan yang akan mencatat data dan daftar kehadiran karyawan, waktu kedatangan, dan waktu pulang yang akan mempermudah dalam mengontrol absensi karyawan agar menghasilkan karyawan yang disiplin dan bertanggung jawab dalam bekerja. Aplikasi yang dibangun menggunakan metode lock GPS digunakan untuk membatasi wilayah akses penggunaan sistemdalam melakukan kendali sistem absensi karyawan. Sistem yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database My Sql serta menggunakan system flow absensi. Output yang dihasilkan adalah aplikasi absensi karyawan dengan menggunakan fitur GPS pegawai dapatmelakukan absensi langsung melalui ponsel diwilayah kerjanya dengan radius yang telah ditentukan. Dengan dbuatnya aplikasi ini diharapkan dapat membantu karyawan dalam melakukan absensi. Kata Kunci : Aplikasi, Absensi, GPS, Karyawan, PTPN VII.
UNJUK KERJA PENGERING TYPE RAK PADA PENGERINGAN BUMBU MASAK SEBAGUNA DI KABUPATEN PATI Edy Supriyo; Isti Pudjihastuti; Ireng Sigit. A
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pengeringan merupakan metode alternatif yang sangat menjanjikan dalam menjaga dayasimpan yang lebih lama, Salah satu jenis pengering yang direkayan dalam pengeringan Bumbumasak yaitu type Rak atau Tray Dryer dengan 6 rak yang di pasang secara bertingkat denganmenggunakan panas dari kompor gas, gas panas  masuk ke pengering ditarik oleh blower yang ada diatas pengering Pengering merupakan ruang tertutup,teknologi pengering ini cocok digunakan untukproses pengeringan bumbu masak dan bahan yang lainnya mudah sensitif terhadap panas dan bahanyang mudah berjamur. Bumbu masak diletakan pad arak-rak pada temperature optimum 60o C,selama 4 jam dapat menurunkan kadar air dari 36 % menjadi 9,68%, sedangkan pelarutan musukdalam  air tanpa pemanasan atau suhu 28oC larut 28,86 % dalam 15 5 menit, sedangkan setelahdipanasi sampai suhu 50oC bumbu masak langsung larut.. Pengering type rak ini sebagai pengeringalternatif apa UMKM di Kabupaten Pati jika musim penghujan tiba. Kata kunci : Ujuk kerja Pengering type rak
Workshop Edukasi Pembuatan Eco-Enzyme serta Pupuk Organik pada Kelompok Ternak dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK ) di Desa Candirejo, Ngrendeng, Gadungan – Blitar Sruti Listra Adrenalin; Viski Fitri Hendrawan; Fidi Nur Aini E.P.D; Siska Aditya; Nurul Luthfiana; Intan Firdha Olien N. A. I.
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran limbah di lingkungan menjadi salah satu persoalan yang sering dihadapi oleh masyarakat.Pengolahan limbah menajdi eco-enzyme dan pupuk organik menjadi alternatif untuk mengurangi dampaklimbah terhadap lingkungan sekitar. Eco-enzyme merupakan hasil dari fermentasi limbah dapur organikseperti kulit buah-buahan dan sayuran, dengan ditambah gula, dan air. Sedangkan bahan-bahan organikseperti sisa tumbuhan dan kotoran hewan dapat diolah menjadi pupuk organik padat dan cair yang dapatdimanfaatkan pada sektor pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihantentang pembuatan eco-enzyme dan pupuk organik kepada kelompok ternak dan Pembinaan KesejahteraanKeluarga (PKK) di desa Candirejo, Ngrendeng, dan Gadungan yang berada di wilayah Kabupaten Blitar.Berdasarkan hasil evaluasi pengetahuan pretes dan postes, diketahui bahwa terjadi peningkatan rata-ratanilai dari 51.25/100 menjadi 88 /100 di desa Candirejo. Di Desa Ngrendeng 56.92/100 menjadi 74.61/100dan di Desa Gadungan 57.6/100 menjadi 82.4/100. Kata Kunci: Limbah, Eco-Enzyme, Pupuk Organik, Kabupaten Blitar.
Gambaran Jumlah Leukosit Pada Pasien Anak Demam Tifoid di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang Fitri Nurul Aeni; Ragil Saptaningtyas
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit sistemik yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi maupunSalmonella paratyphi. Bakteri Salmonella typhi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minumanyang terkontaminasi, baik pada waktu memasak ataupun melalui tangan atau alat masak yang kurang bersih.Bakteri Salmonella typhi diserap oleh usus halus yang masuk bersama makanan, kemudian menyebar kesemua organ tubuh, terutama hati dan limpa yang berakibat terjadinya pembengkakan dan rasa nyeri. Tandadan gejala yang sering dialami pada umumnya yaitu demam dan diare. Pemeriksaan penunjang untukmendiagnosis demam tifoid salah satunya dengan melihat jumlah leukosit, apabila jumlah leukosit menurunmaka arah demam tifoid terlihat jelas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jumlah leukositpada pasien anak demam tifoid di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian observasional deskriptif, melalui pendekatan cross-sectional menggunakandata sekunder. Hasil Penelitian pada pasien anak demam tifoid rata- rata mengalami leukopenia sebanyak23 anak (38.3%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar menyerang laki-laki sebanyak 33 anak (55%),dan berdasarkan tingkat demam terbanyak pada kondisi subfebris sebanyak 55 anak (91.7%). Kata Kunci : Jumlah Leukosit, Pasien anak, Demam Tifoid
Pemanfaatan Sari Kunyit Asam Untuk Meningkatkan Karakteristik Fisik, Vitamin C Dan Sensori Permen Jelly Labu Siam Indy Rizki Agustin; Nurrahman Nurrahman; Siti Aminah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labu siam merupakan bahan lokal yang memiliki komoditas melimpah. Beberapa penelitian sudah meneliti tentang pembuatan permen labu siam tetapi masih ada kelemahan, sehingga perlu ditambahkan bahan lain untuk memperbaiki cita rasa permen jelly. Sari kunyit asam merupakanbahan lokal yang berpotensi memiliki warna dan kandungan gizi. Penambahan sari kunyit asam pada permen jelly labu siam selain meningkatkan komponen gizi juga dapat memberikan warna dan rasayang enak karena mengandung kurkuminoid dan tumerin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan sari kunyit asam terhadap total padatan terlarut, kekenyalan (springiness), vitamin C dan sensori pada permen jelly labu siam. Pembuatan permen jelly labu siam diawali dengan membuat bubur labu siam ,sari kunyit asam dan pembuatan permen jelly labu siam dengan penambahan sari kunyit asam (0, 10, 20, 30, dan 40%). Analisis yang dilakukan meliputi: totalpadatan terlarut, kekenyalan (springiness), vitamin C dan karakteristik sensori. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari kunyit asam berpengaruh nyata terhadap total padatan terlarut, kekenyalan (springiness), vitamin C, aroma, tekstur, rasa dan warna. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan sari kunyit asam 20%.Kata kunci : Labu siam, kunyit asam, permen jelly, vitamin C, kekenyalan
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SERBUK BIJI KELOR/TiO₂ DAN ARANG AKTIF BIJI KELOR/TiO₂ TERHADAP PENURUNAN KADAR Mn (II) DALAM AIR Yayan Atikasari; Debby Permata Sari; Ana Hidayati Mukaromah; Fandhi Adi Wardoyo
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mn (II) merupakan ion dari logam yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia tetapi dalam jumlah yang sedikit. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010 menetapkan kadar logam mangan dalam air minum maksimum 0,4 mg/L. Air yang mengandungkadar ion Mn(II) yang melebihi ambang batas akan berwarna kuningan kecoklatan dan air yang mengadung Mn(II) lebihi ambang batas dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci baju akan mengakibatkan baju yang berwarna putih akan meninggalkan noda berwarna kuning dan jika dikonsumsi akan berhaya bagi tubuh. Mn(II) yang melebihi ambang batas dalam tubuh akan mengakibatkan efek-efek yang berbahaya bagi tubuh, misalnya neorotoksik, serangan jantung, gangguan pembuluh darah bahkan kanker hati dalam jangka waktu yang lama berpotensi menjadi impoten. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas penggunaan serbuk biji kelor/TiO₂ dan arang aktif biji kelor/TiO₂ terhadap penurunan kadar Mn(II) dalam air. Objekpenelitian menggunakan sampel Mn(II) artifisial yang direndam menggunakan sampel serbuk biji kelor/TiO₂ dan arang aktif biji kelor/TiO₂ dengan perbandingan massa TiO₂ 1; 3; 5; 7; 9gram dan dilakukan penyinaran UV selama 30 menit. Penelitian ini diperoleh Mn(II) awal yaitu 49,71 ppm dan penurunan kadar Mn(II) tersebar dengan perbandingan 1 dengan sampel serbuk biji kelor/TiO₂ sebesar 34,51ppm dengan persentase sebesar 30,59%, sedangkan hasil penelitian penurunan kadar Mn(II) yang menggunakan arang aktif biji kelor/TiO₂ terkecil pada perbandingan 1 gram sebesar 21,37ppm dengan persentase penurunan 57,02%. Dalam hal ini adanya pengaruh variasi perbandingan massa serbuk biji kelor/TiO₂ dan arang aktif biji kelor/TiO₂ terhadap penurunan Mn(II) dalam air.Kata Kunci: Mn(II), Serbuk Biji Kelor, Arang Aktif Biji Kelor, TiO₂