cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
TAFSIR AYAT TENTANG TUJUAN BERNEGARA Haerul Iman; Aldy Ansyah; Arlin Arlin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tujuan bernegara dalam perspektif Islam dan relevansinya dengan konsep ketatanegaraan modern. Negara dipahami sebagai organisasi tertinggi yang lahir dari kebutuhan manusia akan keteraturan, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan. Islam tidak menetapkan bentuk negara tertentu, tetapi memberikan prinsip-prinsip normatif yang harus menjadi dasar penyelenggaraan kekuasaan, seperti keadilan, amanah, kemaslahatan, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif serta analisis normatif terhadap sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuan bernegara menurut perspektif Islam mencakup menjaga ketertiban dan keamanan, menegakkan keadilan, mewujudkan kesejahteraan umum, serta membangun tatanan sosial yang beretika dan bermoral. Prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan tujuan negara dalam sistem ketatanegaraan modern, sehingga menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam bersifat universal dan relevan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman konseptual mengenai tujuan bernegara yang berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.
CRITICAL EPISTEMOLOGY OF CRONE AND COOK’S THOUGHT IN “HAGARISM: THE MAKING OF THE ISLAMIC WORLD” M. Rizqi Aulia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the ideas of Patricia Crone and Michael Cook as presented in their work, “Hagarism: The Making of the Islamic World,” published in 1977. This seminal text introduces a revisionist approach that challenges traditional narratives surrounding the origins of Islam through the utilization of non-Muslim sources and critical methodologies. The study explores the central arguments posited by Crone and Cook regarding the formation of the Islamic world, with a particular emphasis on the complex context of imperial civilization, including the influences of Zoroastrianism, Jewish traditions, Nestorian Christianity, and Roman law. Employing a historical-critical analytical method, this paper also examines the methodological and epistemological implications of their approach to contemporary Islamic historiography. The findings of this study indicate that, while Hagarism provides a significant new perspective, the reliance of Crone and Cook on non-Muslim sources may lead to misunderstandings regarding Islamic history. Furthermore, their work fosters further discourse on acculturation and historical change within the context of Islam's formation, while simultaneously inciting critiques concerning the objectivity and reliability of sources in historical studies.
Pengaruh Penggunaan Media LooseParts Terhadap Kemampuan Pra Membaca Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Miftahul Khoir Pandeglang Banten Nadiatus sa’diah; Uyu Mu’awwanah; Muhiyatul Huliyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing loose parts–based learning media on improving pre-reading skills in children aged 4–5 years. The research employed a quasi-experimental method with a control group pre-test–post-test design. The sample consisted of all students in classes B1 and B2, totaling 30 children. The study was conducted in four sessions: the first for the pre-test, the second and third for the treatment, and the final session for the post-test. The research instrument was a pre-reading skills test consisting of 20 validated items. The results showed that the experimental class, which received learning activities using loose parts media, achieved an average score of 71.96 or 72 percent, categorized as effective. In contrast, the control class, which received conventional learning without treatment, obtained an average score of 32 or 32 percent, categorized as ineffective. Hypothesis testing using the non-parametric Mann–Whitney test yielded a Z value of −4.071 with a significance level of 0.00, which is less than 0.05. Therefore, Ha was accepted and Ho was rejected, indicating that the use of loose parts media has a significant effect on the pre-reading skills of children aged 4–5 years.
PENERAPAN AKAD AKUNTANSI SYARIAH PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) SYARIAH DALAM PENGELOLAAN PEMBIAYAAN Muammar Khaddafi; Santi Santi; Lisa Nurhasanah; Nur Rahma Alfani; Riska Amanda; Kairatun Nabila; Ita Afriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan akad akuntansi syariah pada PT Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah dalam pengelolaan pembiayaan. Kajian difokuskan pada implementasi prinsip syariah, penerapan akad pembiayaan, serta mekanisme pencatatan akuntansi berdasarkan standar akuntansi syariah yang berlaku seperti PSAK Syariah dan standar AAOIFI. BTN Syariah menerapkan berbagai jenis akad pembiayaan, di antaranya murabahah, musyarakah mutanaqisah, mudharabah, dan ijarah, terutama pada produk pembiayaan perumahan dan pembiayaan usaha. Metode pembahasan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penguraian landasan teori, karakteristik akad, serta mekanisme pembiayaan di BTN Syariah mulai dari analisis kelayakan, penentuan akad, penetapan margin atau bagi hasil, hingga proses pembukuan dan pelaporan keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi syariah di BTN Syariah telah berjalan sesuai prinsip syariah dan ketentuan fatwa DSN-MUI, meskipun masih terdapat tantangan seperti risiko pembiayaan bermasalah, kompleksitas pencatatan akuntansi akad, dan keterbatasan pemahaman nasabah serta SDM internal. Penelitian ini merekomendasikan digitalisasi proses akad, peningkatan kompetensi SDM, penguatan sistem pelaporan, serta inovasi produk pembiayaan sebagai langkah untuk mengoptimalkan penerapan akuntansi syariah ke depannya.
Tradisi Rewang Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Transmigran di Piruko Kabupaten Dharmasraya Alfia Khairani; Nofri Yuhelman; Annisa Febriana Yasmin; Husuatun Nisa; Tifa Andriani; Wulan Fitrianingsih
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi rewang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Jawa yang hingga kini masih hidup dan berkembang di Piruko, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Di tengah arus modernisasi dan budaya instan, rewang tetap menjadi ruang sosial yang menghidupkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa saling peduli antarwarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna, pelaksanaan, serta nilai-nilai sosial yang terkandung dalam tradisi rewang yang dikenal dengan istilah lir gumanti (bergilir dan berganti). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rewang bukan hanya bentuk bantuan dalam hajatan, tetapi juga sistem sosial yang terorganisir, diwariskan lintas generasi, dan menjadi perekat identitas budaya masyarakat Jawa di tanah rantau. Rewang menjadi bukti bahwa kearifan lokal mampu bertahan, beradaptasi, dan tetap relevan dalam kehidupan masyarakat masa kini.
Perlindungan Hukum Terhadap Kreditur Dalam Pelaksanaan Jaminan pada Perjanjian Kredit di Indonesia Fidelis Kevin Yudhistira; Ester Piskah; Yanuarius Pratama Hamput; Bunga Tiara; Jerry Indrawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan hukum bagi kreditur sekaligus menegakkan jaminan dalam perjanjian kredit memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan memastikan kepercayaan masyarakat terhadap entitas keuangan. Kajian ini berupaya mengkaji jenis dan landasan perlindungan hukum bagi kreditor, menemukan hambatan dalam penerapannya, dan mengusulkan langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi perlindungan hukum di Indonesia. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan hukum normatif yang dipadukan dengan kajian pustaka, dengan konsentrasi pada kajian undang-undang seperti KUH Perdata, Undang-Undang Hak Tanggungan, dan Undang-Undang Jaminan Fidusia. Temuan menunjukkan bahwa meskipun terdapat kerangka hukum mengenai jaminan, keberhasilan implementasi masih menghadapi tantangan seperti tertundanya pelaksanaan, peraturan yang bertentangan, dan kurangnya kolaborasi antar lembaga. Untuk mengatasi permasalahan ini, terdapat kebutuhan untuk merevisi undang-undang yang ada, memperkuat kerangka administratif, dan meningkatkan tingkat keterampilan aparat penegak hukum. Selain itu, pembentukan peraturan mengenai penjaminan digital juga penting untuk mengimbangi kemajuan teknologi keuangan. Dengan melakukan tindakan tersebut diharapkan dapat tercapai perlindungan hukum yang efektif bagi kreditur dan memberikan kepastian hukum yang berkeadilan
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Cindy Rachma Yuniza; Femy Nabilla; Annisa Aulia Putri; Dinda Mellasari; Risfa Putri Utami; Randi Purnama Putra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan serius yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, terutama pada masa balita, dengan dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, kognitif, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan stunting pada balita di Nagari Kampung Dalam, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional dan analisis deskriptif melalui teknik Structural Equation Modeling (SEM). Sampel sebanyak 100 ibu yang memiliki balita dipilih menggunakan teknik random sampling. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan ibu, self-efficacy, status sosial ekonomi, konsumsi ASI eksklusif, pola asuh makan, dan utilisasi pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel tersebut berkontribusi secara signifikan terhadap pencegahan stunting, dengan kontribusi terbesar berasal dari faktor sosial ekonomi (24,2%), disusul oleh pengetahuan (23,3%) dan pola asuh makan (13,5%). Selain itu, intervensi edukatif berbasis media visual “Piramida 3 Sisi” terbukti mampu meningkatkan self-efficacy ibu dalam pengasuhan, sebagaimana ditunjukkan oleh uji Paired Sample t-Test yang signifikan (p=0,009). Kesimpulannya, peningkatan kapasitas pengasuhan melalui edukasi dan penguatan faktor psikososial ibu sangat berperan dalam pencegahan stunting secara holistik dan berkelanjutan.
METODOLOGI TRANSFORMASI DALAM TASAWUF: KAJIAN ATAS PRAKTIK DAN TUJUAN SPIRITUAL Ade Kosasi; Suadi Sa’ad; Sholahuddin Al Ayubi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf merupakan dimensi spiritual Islam yang berorientasi pada penyucian jiwa dan pencapaian kedekatan dengan Allah melalui proses transformasi batin. Penelitian ini mengkaji metodologi transformasi dalam tasawuf dengan fokus pada praktik dan tujuan spiritual yang berkembang dari masa klasik hingga modern. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai sumber primer dan sekunder seperti karya klasik para sufi dan kajian kontemporer mengenai sufisme modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi transformasi dalam tasawuf melibatkan tahapan takhalli (pembersihan diri), tahalli (penghiasan diri dengan akhlak mulia), dan tajalli (penyingkapan cahaya Ilahi), yang diimplementasikan melalui praktik dzikir, mujahadah, dan bimbingan mursyid. Dalam konteks modern, tasawuf mengalami perluasan fungsi, tidak hanya sebagai sarana spiritual, tetapi juga sebagai terapi psikologis dan sosial. Praktik sufistik seperti dzikir dan muraqabah kini diintegrasikan dengan pendekatan mindfulness dan psikoterapi Islam. Selain itu, kemunculan tasawuf digital menunjukkan bahwa nilai-nilai sufistik dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan esensinya. Dengan demikian, metodologi transformasi tasawuf menjadi sarana penting dalam membangun keseimbangan spiritual, moral, dan sosial manusia modern, sekaligus menjaga kontinuitas ajaran Islam yang berorientasi pada kesadaran ilahiah dan pembentukan insan kamil.
Perancangan Sistem Aplikasi Pengaduan Masyarakat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Asahan Nurul Natasya; Zunaida Sitorus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan aplikasi pengaduan masyarakat berbasis web yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan ketepatan penanganan pengaduan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Asahan. Metode penelitian meliputi observasi, studi pustaka, dan pemodelan sistem menggunakan UML. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu memperbaiki alur pengiriman, verifikasi, dan tindak lanjut pengaduan, sehingga mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
RELASI AGAMA DAN POLITIK LOKAL: KAJIAN DAKWAH BIL HIKMAH Andi Hadi Ibrahim Baso; Musafir Pababari; Nila Sastrawati; Hasan bin Juhanis
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi variasi interpretasi dan implementasi da'wah bil hikmah (berdakwah dengan hikmah/bijaksana) oleh organisasi-organisasi Islam di Sulawesi Selatan, dengan mengkaji keterkaitan antara konsep teologis, strategi dakwah, dan praktik politik lokal. Secara historis, Islamisasi di Sulawesi Selatan sejak abad ke-17 melibatkan akulturasi budaya yang damai, mengintegrasikan ajaran Islam (sara') dengan adat istiadat setempat (pangadereng) untuk menciptakan identitas budaya hibrida di mana keduanya memiliki kedudukan yang setara. Hal ini melahirkan karakteristik sosiologis yang akomodatif, serta menumbuhkan model Islam yang menghormati tradisi. Era Reformasi pasca-1998 semakin mendorong identitas politik Islam, menjadikan Sulawesi Selatan sebagai pusat mobilisasi politik Islam yang dinamis, terutama melalui Komite Persiapan Penegakan Syariat Islam (KPPSI). Aliansi organisasi Islam, aktivis, dan tokoh masyarakat ini bertujuan untuk memformalkan syariat Islam ke dalam kebijakan publik melalui jalur konstitusional, yang secara signifikan memengaruhi wacana politik lokal dan mengonsolidasikan kelompok-kelompok Islam. Metodologi penelitian ini bersifat kualitatif, dengan menganalisis narasi yang ada dan catatan sejarah dari teks yang tersedia untuk memahami bagaimana organisasi yang berbeda seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah (WI), Hidayatullah, Pesantren Darul Istiqamah, dan Jamaah An-Nadzir menavigasi lanskap politik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa da'wah bil hikmah diterapkan secara beragam berdasarkan faktor teologis, historis, dan sosiologis, yang memengaruhi keterlibatan politik mereka mulai dari partisipasi tinggi (NU, WI), moderat (Muhammadiyah), hingga partisipasi rendah atau simbolis (Hidayatullah, Darul Istiqamah, An-Nadzir). Pendekatan yang bervariasi ini membentuk konfigurasi politik dan dinamika sosial-keagamaan di wilayah tersebut, yang menunjukkan hubungan harmonis sekaligus kompetitif di antara kekuatan-kekuatan Islam.