cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,009 Documents
Kesalahan Penggunaan Kalimat Efektif dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Zainal Arif; Muhammad Alvian; Agung Pranata Kadiatmaja
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fenomena ketidakefektifan kalimat dalam karya tulis ilmiah mahasiswa dengan fokus pada aspek gramatikal dan semantis. Ketidakefektifan bahasa dalam ranah akademik sering kali menghambat diseminasi gagasan secara presisi dan objektif. Melalui metode studi analisis dokumen terhadap makalah mahasiswa, penelitian ini mengevaluasi enam parameter utama keefektifan kalimat, yaitu kesatuan, kelogisan, kehematan, kepaduan, ketepatan ejaan, dan ketepatan pemilihan kata (diksi). Temuan penelitian menunjukkan adanya deviasi mendasar pada struktur sintaksis yang menyebabkan kaburnya gagasan pokok, redundansi preposisi, serta inkonsistensi paralelisme bentuk kata. Selain itu, ditemukan penggunaan diksi yang bersifat negatif-defensif serta kesalahan penerapan tanda baca yang memicu ambiguitas makna. Hasil analisis ini menegaskan bahwa penguasaan kalimat efektif yang bersifat afirmatif, logis, dan hemat merupakan prasyarat mutlak dalam meningkatkan kualitas serta otoritas ilmiah tulisan mahasiswa. Sebagai solusi praktis, penelitian ini menyertakan rekonstruksi kalimat berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI/EYD) guna memberikan referensi aplikatif bagi peningkatan literasi akademik di perguruan tinggi.
Pendekatan Transdisipliner terhadap Ketergantungan Gadget pada Remaja dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Sosial Annisa Anastasya Ramadhani; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan gadget pada remaja semakin meningkat seiring intensitas penggunaan dalam kehidupan sehari-hari yang tidak hanya terbatas pada komunikasi, tetapi juga mencakup hiburan dan interaksi sosial. Kondisi ini berpengaruh terhadap perilaku sosial remaja, terutama dalam pola interaksi dan keterlibatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketergantungan gadget pada remaja serta pengaruhnya terhadap perilaku sosial melalui pendekatan transdisipliner. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) yang bersumber dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengelompokkan informasi, kemudian dianalisis dengan menghubungkan temuan dari berbagai literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketergantungan gadget ditandai dengan kesulitan mengontrol penggunaan dan pola penggunaan yang berulang. Dari perspektif sosiologi, penggunaan gadget berkaitan dengan berkurangnya interaksi langsung. Dari perspektif antropologi, penggunaan gadget membentuk kebiasaan dalam kelompok sebaya. Dari perspektif psikologi, ketergantungan gadget berkaitan dengan rendahnya kontrol diri. Kondisi ini berdampak pada perubahan perilaku sosial remaja, terutama dalam pola interaksi sehari-hari.
Analisis Komunikasi Keluarga dalam Kasus Perselingkuhan di Keluharan Mannanti Kabupaten Sinjai Rasmiati Rasmiati; Meisil B. Wulur; Ahmad Muntazar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola komunikasi dalam keluarga yang terlibat dalam kasus perselingkuhan, termasuk bagaimana anggota keluarga berinteraksi dan menyampaikan perasaan mereka. Menganalisi bagaiman komunikasi yang tidak efektif dan efektif sangat mempengaruhi proses penyelesaian masalah setelah terjadinya kasus perselingkuhan. Memberikan rekomendasi tentang strategi komunikasi yang dapat membantu keluarga menghadapi dan mengatasi masalah perselingkuhan dengan lebih baik.  Mengetahui dampak perselingkuhan terhadap komunikasi antar anggota keluarga, termasuk perubahan dalam cara berkomunikasi, konflik yang muncul, dan upaya pemulihan hubungan. Penelitian ini menggunakan metode analisi kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yaitu dengan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada istri-istri yang telah mengalami kasus perselingkuhan di Kelurahan Mannanti. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang tidak efektif, seperti komunikasi yang penuh konflik, kurangnya keterbukaan, ketidak jujuran, menjadi faktor pemicu terjadinya perselingkuhan. Mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada terjadinya perselingkuhan, seperti ketidakpuasan emosional dalam hubungan, kurangnya komunikasi tentang kebutuhan dan harapan, atau faktor eksternal seperti stres akibat pekerjaan. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana setiap anggota keluarga memandang perselingkuhan dan dampaknya. Misal, pasangan yang berselingkuh mungkin memiliki alasan tertentu yang mereka anggap valid, sementara pasangan yang dihianati mungkin merasa sangat terluka dan kecewa.
Meningkatkan Literasi Sains Mahasiswa Biologi melalui Penguatan Kemampuan Membaca Kritis Teks Akademik Berbahasa Indonesia Sri Maithily; Aprilia Amanda; Pabeyola Helena; Ika Febriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sains adalah kemampuan dasar bagi mahasiswa Biologi untuk menganalisis dan menerapkan konsep ilmiah dalam konteks di zaman informasi yang terbuka. Akan tetapi, banyak mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami inti literatur ilmiah disebabkan oleh kurangnya kemampuan membaca analitis terhadap teks akademik berbahasa Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas strategi pengembangan kemampuan membaca kritis teks akademik dalam meningkatkan literasi sains pada mahasiswa. Metode penelitian dilakukan dengan menganalisis struktur teks akademik secara menyeluruh untuk menginterpretasikan hasil laboratorium dan merakit sintesis materi yang konsisten. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca kritis melalui analisis bahasa yang teliti dapat mendukung mahasiswa dalam mengikuti perkembangan pembuktian empiris dalam teks-teks ilmiah. Mahasiswa yang menguasai berbagai jenis bahasa Indonesia ilmiah akan lebih mampu mendalami ilmu biologi dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam diskusi ilmiah global. Keterampilan ini menjadi alat penting dalam menghubungkan kesenjangan pemahaman teks yang selama ini menghalangi optimalisasi literasi sains di Universitas Negeri Medan.
Analisis Yuridis Perbandingan Penerapan Pasal 2 dan Pasal 3 dalam Tindak Pidana Korupsi Dana Desa (Studi Putusan Nomor 42/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smg) Abdul Hafidz Anggara; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak signifikan terhadap keuangan negara serta menghambat pembangunan, termasuk dalam pengelolaan Dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara ketentuan hukum dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dengan penerapannya dalam Putusan Nomor 42/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smg. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara norma hukum dan praktik penegakan hukum, dimana fakta hukum dalam putusan tersebut menunjukkan terpenuhinya unsur perbuatan melawan hukum dan kerugian negara, namun hakim hanya menerapkan Pasal 3 dan tidak menerapkan Pasal 2. Ketidaksesuaian ini dipengaruhi oleh perbedaan interpretasi hakim, kompleksitas pembuktian, serta kecenderungan penggunaan pasal yang lebih mudah dibuktikan. Dampak yang ditimbulkan meliputi ketidakpastian hukum, melemahnya efek jera, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi dalam penerapan hukum guna mewujudkan penegakan hukum yang adil dan efektif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Analisis Ketidaksesuaian Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Korupsi dalam Penyalahgunaan Fasilitas Kredit (Studi Putusan Nomor 14/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Srg) Tri Puji Hasmanto; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memberikan dampak besar terhadap kerugian keuangan negara serta menghambat pembangunan nasional. Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaksesuaian antara ketentuan hukum dengan penerapannya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan studi kasus Putusan Nomor 14/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Srg. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara tersebut terdapat indikasi ketidaksesuaian antara ketentuan hukum dengan penerapannya, khususnya terkait pemenuhan unsur tindak pidana korupsi dan prinsip kehati-hatian perbankan. Faktor penyebabnya antara lain kompleksitas pembuktian, keterlibatan beberapa pihak, serta pertimbangan hakim. Dampak yang ditimbulkan antara lain menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum serta tidak optimalnya efek jera bagi pelaku. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi dan ketegasan dalam penegakan hukum guna mewujudkan keadilan.
Pendekatan Multi-disipliner, Inter-disipliner, dan Trans-disipliner Partalian Siregar; Amril M
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji penerapan pendekatan multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner dalam upaya mengintegrasikan agama dengan sains. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan, yakni penelitian yang memanfaatkan sumber-sumber utama berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Fokus penelitian ini terletak pada munculnya beragam persoalan seiring perkembangan zaman, yang penyelesaiannya dapat dilakukan dengan menggunakan beragam pendekatan, khususnya pendekatan multi, inter, dan transdisipliner dalam konteks integrasi agama dan sains. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga pendekatan tersebut berpotensi melahirkan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam, sekaligus menawarkan solusi holistik bagi permasalahan kompleks di era sekarang.
Analisis Implementasi Regulasi dan Transparansi Proses Penganggaran APBKal pada Kalurahan Sendangadi Tahun 2025 Ni Luh Gede Mertari Apta Daivi; Syifa Salsabela Apriyadi; Ananda Aliyah Salsabila; Farah Dhia Afandi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of regulations and transparency in the preparation of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBKal) for Fiscal Year 2025 in Sendangadi Village, Sleman Regency. The study used a qualitative approach with descriptive analytical methods through document studies and interviews with key informants. The results of the study indicate that administratively, the preparation of the APBKal has complied with applicable provisions and has been able to reflect the principles of collaborative governance through a participatory Musrenbangkap mechanism involving the village government, the BPKal, and the community. Transparency in financial management has also been realized through the provision of budget information openly to the public. However, there is a gap between budget planning and implementation, which is influenced by central government policy intervention and suboptimal budget absorption, reflected in the high SILPA (Silpa). This condition indicates the need to improve synchronization between top-down policies and bottom-up needs, to support adaptive policy implementation. Overall, the implementation of regulations and transparency in the preparation of the APBKal in Sendangadi Village has been running well, but still requires optimization in the effectiveness of budget planning and implementation.  
Model Collaborative Governance dan Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia Raudhatul Jannah; Fatiyyatul Awfar; Afrijal Afrijal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model collaborative governance merupakan pendekatan tata kelola yang menekankan kerja sama antara pemerintah lembaga penyelenggara pemilu partai politik organisasi masyarakat dan masyarakat luas dalam proses penyelenggaraan pemilu. Pendekatan ini dianggap penting untuk memperkuat kualitas demokrasi serta meningkatkan transparansi akuntabilitas dan partisipasi publik dalam setiap tahapan pemilu di Indonesia. Melalui kerja sama yang terbuka dan partisipatif berbagai pihak dapat berperan dalam menjaga integritas pemilu serta memastikan proses pemilihan berjalan secara jujur adil dan demokratis. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan cara menganalisis berbagai teori serta membandingkan sumber ilmiah yang membahas konsep collaborative governance dan praktik penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana pola kerja sama antar lembaga dan masyarakat dapat mendukung penyelenggaraan pemilu yang lebih efektif dan demokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model collaborative governance dalam penyelenggaraan pemilu dapat memperkuat koordinasi antar lembaga meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilu. Dengan adanya kolaborasi antara penyelenggara pemilu pemerintah partai politik dan masyarakat diharapkan proses pemilu di Indonesia dapat berjalan lebih transparan, akuntabel serta mampu memperkuat kualitas demokrasi.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Modern Falikhah Ramdani; Dhiyaul Millah; Ikha Solekha; Raudina Rihhadatul Áisy; Yuyun Rohmatul Uyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan penting dalam membuat pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan fleksibel. Teknologi juga membantu memperluas akses belajar, meningkatkan motivasi siswa, serta memudahkan guru dalam mengajar dan mengevaluasi. Namun, penggunaan teknologi juga memiliki tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya kemampuan guru, dan dampak negatif bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang bijak, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan dari berbagai pihak agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pendidikan.