cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,569 Documents
Analisis Yuridis Tindak Pidana Korupsi dalam Penyalahgunaan Dana Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Panca Indra (Studi Putusan Nomor 68/Pid.Sus-Tpk/2025/Pn Sby) Baihaqi Ramadhan; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang berdampak luas terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan nasional, dan kesejahteraan masyarakat karena mengakibatkan kerugian keuangan negara serta menurunkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara. Salah satu bentuk tindak pidana korupsi yang masih sering terjadi adalah penyalahgunaan dana hibah pemerintah daerah yang diberikan kepada kelompok masyarakat. Dana hibah pada dasarnya merupakan bagian dari keuangan negara yang penggunaannya harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaan maupun pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. Salah satu perkara tersebut terdapat dalam Putusan Nomor 68/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby yang mengadili Siti Romzeh selaku Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Panca Indra atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2020 untuk pembangunan jembatan di Desa Banjarbillah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa bersama pihak lain diduga melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan serta penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah sehingga tidak sesuai dengan kondisi pekerjaan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menganalisis pertanggungjawaban pidana terdakwa, serta menganalisis pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 68/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder berupa buku serta jurnal ilmiah, dan bahan hukum tersier yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim menilai terdakwa terbukti memenuhi unsur tindak pidana korupsi berdasarkan alat bukti berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Pertimbangan hukum hakim didasarkan pada adanya keterlibatan terdakwa dalam pengelolaan dana hibah, penandatanganan dokumen pertanggungjawaban, serta ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban dengan kondisi fisik pekerjaan yang dibuktikan melalui pemeriksaan teknis di lapangan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis Hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 serta membebankan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sesuai dengan manfaat yang terbukti diterima oleh terdakwa.
Analisis Pertanggungjawaban Pidana terhadap Penyalahgunaan Fasilitas Kredit Usaha dalam Tindak Pidana Korupsi (Studi Putusan Nomor: 37/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby) Aditya Dwi Prasetyo; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam sektor perbankan merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki dampak serius terhadap stabilitas ekonomi, kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan, dan perlindungan terhadap keuangan negara. Dalam praktiknya, penyalahgunaan fasilitas kredit perbankan sering dilakukan melalui manipulasi administrasi, penggunaan identitas debitur secara tidak sesuai, serta kerja sama antara beberapa pihak untuk memperoleh keuntungan yang bertentangan dengan ketentuan hukum. Salah satu bentuk penyimpangan yang sering terjadi adalah penyalahgunaan fasilitas pembiayaan usaha yang seharusnya ditujukan untuk mendukung pengembangan sektor produktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak pidana korupsi dalam penyaluran fasilitas Kredit BNI Wirausaha (BWU) serta mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku berdasarkan Putusan Nomor: 37/Pid.Sus-TPK/2025/PN Sby. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan terhadap fakta hukum dalam putusan, mekanisme penyaluran kredit, keterlibatan para pihak, serta penerapan hukum pidana korupsi terhadap terdakwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa Dheka Junis Andriantono terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam kegiatan penyaluran fasilitas Kredit BNI Wirausaha yang berkaitan dengan pembiayaan budidaya tebu melalui kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Sinergi Gula Nusantara/Pabrik Gula Semboro, dan KSP Mitra Usaha Mandiri Semboro. Dalam perkara tersebut, Penuntut Umum menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun, pidana denda sebesar Rp1.000.000.000,00, serta pembayaran uang pengganti sebesar Rp42.358.542.350,00.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Korupsi Berbasis Kerugian Ekonomi Negara: Studi Kasus Penyalahgunaan Anggaran Dana Bantuan Sosial di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Pertanggung Jawaban Pidana Korporasi Stanisius Leo; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah pada sektor bantuan sosial merupakan kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara secara materiil, tetapi juga merusak stabilitas perekonomian negara serta hak-hak sosial warga negara. Penelitian ini mengkaji secara mendalam kasus nyata korupsi yang terjadi di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang telah diputus berkekuatan hukum tetap melalui Putusan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 42/Pid.SusTPK/2023/PN.Jkt.Sel. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi yuridis tindak pidana korupsi, unsurunsur hukum yang terpenuhi, dasar hukum yang dilanggar, serta mengkaji mekanisme pertanggungjawaban pidana yang melibatkan unsur individu maupun korporasi dalam pelaksanaan proyek pengadaan barang bantuan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan studi kasus putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan para terdakwa telah memenuhi seluruh unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Dalam putusan tersebut, hakim telah memberikan pertimbangan hukum yang kuat bahwa korporasi dapat dipidana apabila tindak pidana dilakukan oleh pengurus untuk kepentingan korporasi. Analisis terhadap putusan ini menegaskan bahwa kerugian ekonomi negara tidak hanya dihitung dari selisih uang, tetapi juga dari kegagalan pelayanan publik, dan bahwa pertanggungjawaban bersifat ganda serta tanggung renteng antara individu dan badan hukum
Analisis Yuridis Tindak Pidana Korupsi dalam Pemberian Fasilitas Kredit Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Kepanjen (Studi Putusan Nomor 120/Pid.Sus-TPK/2024/PN Sby) Rizky Aliyun Karim; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi dalam sektor perbankan merupakan salah satu bentuk kejahatan yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan negara apabila pemberian fasilitas kredit dilakukan dengan menyimpangi ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku. Putusan Nomor 120/Pid.Sus-TPK/2024/PN Sby merupakan salah satu perkara tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pemberian fasilitas kredit pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Cabang Kepanjen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan unsur-unsur tindak pidana korupsi terhadap perbuatan terdakwa serta menganalisis pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum primer yang digunakan berupa Putusan Nomor 120/Pid.Sus-TPK/2024/PN Sby, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primair karena seluruh unsur tindak pidana yang didakwakan telah terpenuhi berdasarkan alat bukti yang sah, keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, keterangan terdakwa, serta fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Pertimbangan hukum Majelis Hakim didasarkan pada adanya penyimpangan dalam proses pemberian fasilitas kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku sehingga mengakibatkan terpenuhinya unsur tindak pidana sebagaimana didakwakan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis Hakim menjatuhkan pidana pokok dan pidana tambahan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Pengaruh Variasi Produk dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian pada Toko Ameera ATK Bonen Kabupaten Tangerang Gita Amelia; Sunanto Sunanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Variasi Produk dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian pada Toko Ameera ATK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan Asosiatif dimana data berupa kuesioner dan diolah dengan menggunakan SPSS 26.0. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Toko Ameera ATK dengan jumlah sampel 96 responden menggunakan teknik accidental sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel Variasi Produk secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian hal ini dibuktikan dengan persamaan regresi Y = 25,458 + 0,771 . nilai t hitung dari variabel Variasi Produk adalah 1,155 lebih kecil dari t tabel sebesar 1,661 dengan tingkat signifikan 0,251 lebih besar dari 0,05. Sedangkan variabel Lokasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian hal ini dibuktikan dengan nilai persamaan regresi Y = 8,392 + 1,012 . nilai t hitung dari variabel Lokasi adalah 14,241 lebih besar dari t tabel sebesar 1,661 dengan tingkat signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05. Diperoleh persamaan regresi Y = 8,051 + 0,082 + 0,959  nilai koefisien korelasi (R) 0,801 yang berarti antar variabel Variasi Produk dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian sangat kuat diketahui nilai koefisien determinasi (KD) = () × 100% diperoleh dari R yaitu KD = 0,816 × 100%  = 81,6% diketahui nilai Fhitung sebesar 212,218 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 sedangkan nilai Ftabel pada tingkat signifikansi 0,05 dengan df 1 (jumlah variabel - 1) 3-1 = 2 dan df 2 (n-k-1) atau 96-2-1 = 93 diperoleh nilai Ftabel 3,904 jadi dapat disimpulkan bahwa Fhitung > Ftabel (212,218 > 3,904) dan signifikansi < 0,05 (0,00 < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Variasi Produk dan Lokasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian.
Pengaruh Promosi Penjualan dan Diskon Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Followers Roti’o di Sosial Media Tiktok Nur Sita Maharani; Darma Wijaya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi penjualan dan diskon harga terhadap keputusan pembelian pada followers Roti’O di sosial media TikTok. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan media sosial, khususnya TikTok, yang semakin banyak digunakan sebagai sarana pemasaran digital oleh perusahaan untuk menarik perhatian konsumen melalui berbagai strategi promosi dan pemberian diskon harga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 96 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi dengan bantuan software IBM SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian, promosi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,711. Diskon harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,035. Secara simultan, promosi penjualan dan diskon harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung sebesar 6,466. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,122 yang berarti bahwa promosi penjualan dan diskon harga memberikan pengaruh sebesar 12,2% terhadap keputusan pembelian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, promosi penjualan dan diskon harga menjadi faktor yang dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen pada followers Roti O di sosial media TikTok.
Kurikulum Nasional Dan Kurikulum PAI Nur Amri Ramadhan Abd.Gani; Muh.Akbar; Rukaeni Rukaeni; Sumiati Sumiati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman dalam mencapai tujuan pembelajaran. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep Kurikulum Nasional dan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), model-model pengembangan kurikulum, serta kontekstualisasi penerapannya dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pembahasan dilakukan menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur, peraturan, dan referensi ilmiah yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Nasional berperan sebagai acuan dalam mewujudkan standar pendidikan yang bermutu, sedangkan Kurikulum PAI berfungsi mengembangkan kompetensi spiritual, moral, dan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Islam. Pengembangan kurikulum memerlukan model yang sistematis dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Dalam implementasinya, Kurikulum PAI perlu dikontekstualisasikan melalui integrasi nilai-nilai keislaman dengan Profil Pelajar Pancasila, pembelajaran yang kontekstual, penguatan moderasi beragama, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, sinergi antara Kurikulum Nasional dan Kurikulum PAI diharapkan mampu menghasilkan peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, kompeten, dan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas keislaman dan kebangsaan.
Pengaruh Permainan Edukatif Puzzle terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Al-Wardah Pandeglang Hernisyah Hernisyah; Yahdinil Firda Nadhirah; Wulan Fauzia; Umayah Umayah; Muhiyatul Huliyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek penting yang harus distimulasi sejak usia dini karena berperan dalam kemampuan anak untuk berpikir logis, mengenal pola, berhitung, dan menyelesaikan masalah sederhana. Berdasarkan hasil observasi awal di RA Al-Wardah Pandeglang, ditemukan bahwa sebagian anak usia 5-6 tahun masih memiliki perkembangan kognitif yang belum optimal, seperti belum lancar dalam menyebutkan dan menghitung bilangan 1-10, serta kesulitan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda. Kondisi ini menunjukkan perlunya stimulasi melalui metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, salah satunya adalah permainan edukatif puzzle. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA al-wardah pandeglang, untuk mendeskripsikan bagaimana permainan edukatif puzzle di RA al-wardah pandeglang, dan untuk mendeskripsikan pengaruh permainan edukatif puzzle terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA al-wardah pandeglang. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pre eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan uji pretest posttest. Pada penelitian ini yang menjadi subjek adalah kelompok B RA al-wardah pandeglang. kelas B2 sebagai kelas eksperimen tidak ada pembanding one group pretest posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis inferensial uji normalitas (uji shapiro-wilk). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil SPSS versi 25, uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test diperoleh t-hitung sebesar -13.817 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Maka berdasarkan kriteria uji dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat pengaruh permainan edukatif puzzle terhadap kemampuan kognitif anak. Hal ini juga dibuktikan hasil perhitungan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa nilai cohen’s d adalah sebesar 1,50 termasuk dalam kategori pengaruh sangat besar.
Pengaruh Relaksasi Nafas Dalam terhadap Perilaku Kekerasan pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2025 Intan Idtra Yani; Silvia Intan Suri; Engla Rati Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kekerasan pada penderita gangguan jiwa merupakan kondisi yang serius yang dapat mengancam jiwa baik orang lain maupun dirinya sendiri, sehingga dibutuhkan upaya yang komprehensif untuk pengendalian dan pencegahan perilaku kekerasan pada penderita. Sekitar 35% pasien gangguan jiwa di Indonesia merupakan kelompok yang menunjukkan perilaku kekerasan. Begitu juga di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin sebagai satu-satunya Puskemas yang melaporkan pasien gangguan jiwa dengan perilaku kekerasan di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa di wilayah kerja Puskemas Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan pendekatan one group pre test post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien gangguan jiwa dengan perilaku kekerasan yaitu sebanyak 16 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan besaran sampel sebanyak 16 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen RUFA perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum rata-rata skor RUFA perilaku kekerasan responden adalah 8,81 dan setelah intervensi turun menjadi 6,37. Terdapat perbedaan rata-rata perilaku kekerasan antara sebelum dan sesudah intervensi dengan beda rata-rata 2,44 dan p value = 0,000 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa pemberian relaksasi nafas dalam berpengaruh signifikan terhadap penurunan perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak terutama petugas kesehatan dan anggota keluarga untuk dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam untuk meredakan marah dan menekan frekuensi perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa.
Kepastian Hukum terhadap Kreditor (Lessor) dalam Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Liberty Jonas Aruan; Gatut Hendrotriwidodo; Ahmad Muliadi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pelaksanaan eksekusi oleh kreditor atau lessor terhadap objek jaminan fidusia serta kepastian hukum bagi kreditor dalam melakukan eksekusi pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan konstruksi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia oleh kreditor tidak dapat lagi dilakukan secara sepihak apabila debitur tidak mengakui adanya wanprestasi atau menolak menyerahkan objek jaminan secara sukarela. Kreditor tetap memiliki kewenangan eksekutorial berdasarkan sertifikat jaminan fidusia, tetapi kewenangan tersebut harus dijalankan sesuai syarat konstitusional yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Apabila terdapat kesepakatan mengenai cidera janji dan debitur menyerahkan objek jaminan secara sukarela, kreditor dapat melakukan eksekusi secara langsung. Namun, apabila terdapat keberatan dari debitur, eksekusi harus dilakukan melalui pengadilan negeri. Dengan demikian, kepastian hukum bagi kreditor tetap terjamin, tetapi pelaksanaannya berubah dari eksekusi sepihak menjadi eksekusi yang berbasis prosedur hukum, keseimbangan kepentingan, dan perlindungan hak para pihak.