cover
Contact Name
Widia
Contact Email
jurnalpendikbud@gmail.com
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
widia@habi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 30316421     EISSN : 3031643X     DOI : https://doi.org/10.56842/jpk
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan memuat hasil belajar dan pembelajaran, kajian konseptual dan hasil penelitian tentang Pendidikan dan Kebudayaan yang ada Sekolah dan Masyarakat pada umumnya yang dapat memberikan khasanah keilmuan. Jurnal ini terbit 4 kali dalam 1 tahun. Journal Title : JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan ISSN : 3031-643X (online) & 3031-6421 (cetak) DOI Prefix : 10.56842 Editor in Chief : Widia Publisher : STKIP Harapan Bima Frequency : Terbit 4 kali dalam satu tahun (Januari, April, Juli and Oktober)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
Identifikasi Pengalaman Bystander pada Peristiwa Bullying di Sekolah Najiba, Najiba; Saryuti, Saryuti; Astuti, Andi Esti Emalia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.411

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman siswa sebagai bystander dalam peristiwa bullying di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tiga siswa yang pernah menjadi bystander. Tahapan penelitian meliputi deskripsi pengalaman, analisis horizontalization, dan pemaknaan pernyataan dari responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para bystander merasakan ketakutan dan keprihatinan saat menyaksikan bullying, dengan respon yang bervariasi antara aktif dan pasif. Bystander aktif cenderung melaporkan kejadian kepada guru, sementara bystander pasif merasa terintimidasi untuk bertindak. Pembahasan mengungkap pentingnya peran bystander dalam mempengaruhi perilaku bullying, serta perlunya dukungan dari guru dan lingkungan sekolah untuk menciptakan iklim yang lebih aman. Kesimpulannya, pengalaman bystander sangat kompleks dan dipengaruhi oleh hubungan sosial dengan korban dan pelaku. Komitmen dari bystander untuk melaporkan bullying merupakan langkah penting dalam mengurangi kasus bullying di sekolah. Upaya kolaboratif antara siswa, guru, dan orang tua sangat diperlukan untuk memberantas bullying secara efektif.
Resistensi Sehari-Hari Guru Madrasah ITH Di Desa Ranupani Fadli, Muhammad Hafidh
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.440

Abstract

Penggunaan Buku Cerita Rakyat Menggunakan Bahasa Ibu dalam Keterampilan Berbicara Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri I Soa Bili, Orance; Suparmi, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 1, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v1i4.391

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi manusia yang digunakan secara lisan maupun tertulis. Tujuan pengajaran Bahasa Indonesia adalah agar siswa dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar, sesuai dengan kaidah yang berlaku yang mencakup keterampilan berbicara yang santun, tidak menyinggung perasaan lawan bicara, dan menciptakan komunikasi yang efektif serta harmonis. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan buku cerita rakyat yang menggunakan bahasa ibu di SMP Negeri I Soa. Penggunaan Bahasa Ibu dalam cerita rakyat Dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, serta memudahkan siswa dalam mengungkapkan ide dan pendapat siswa secara lisan ataupun tertulis.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan disekolah selama penelitian. Penelitian despriktif ini digunakan untuk memaparakn hasil secara sistematis tentang pelaksaan pembuatan buku cerita rakyat berbasis bahasa ibu di sekolah. pembelajaran bahasa Indonesia siswa terlihat lebih nyaman menggunakan bahasa ibu (bahasa wue dan bahasa pona) sebab siswa menganggap bahasa Ibu lebih dipahami dan di mengerti. Hasil penelitian di SMP Negeri I Soa menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita rakyat berbahasa ibu efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Melalui pendekatan ini, siswa menjadi lebih percaya diri dan aktif dalam berbicara, serta lebih menghargai Budaya Lokal mereka.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Afektif Anak Usia Dini: Kajian Literatur Maimuna, Siti; Usriyah, Lailatul; Muallimin, Muallimin
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.425

Abstract

Lingkungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam perkembangan literasi anak usia dini. Orang tua sebagai anggota utama keluarga mempunyai peranan penting dalam menanamkan literasi pada anak sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga khususnya peran orang tua terhadap perkembangan literasi anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu studi literatur dengan mengumpulkan data dari artikel-artikel terkait selama sepuluh tahun terakhir. Mengumpulkan dan menganalisis data yang bersumber dari buku, majalah, surat kabar dan karya ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pendidikan anak usia dini mempunyai peranan penting dalam perkembangan sepanjang hayat, dan lingkungan keluarga khususnya peran orang tua merupakan faktor kunci dalam perkembangan afektif anak. Faktor lingkungan keluarga yang mempengaruhi perkembangan afektif anak meliputi interaksi antara orang tua dan anak, praktik kesopanan dalam berbicara, lingkungan fisik yang mendukung perkembangan anak, dan suasana emosional di rumah.
Pelaksanaan Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Soa Eje, Antonia Karolina; Suparmi, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 1, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v1i4.392

Abstract

Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan bertujuan menggambarkan dan menganalisis fenomena yang terjadi di lapangan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di SMPN 1 Soa, Desa Wue, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji pentingnya penerapan literasi digital dalam mendukung perkembangan siswa dalam proses pembelajaran. Literasi digital, dalam konteks penelitian ini, merujuk pada kemampuan siswa untuk menggunakan teknologi informasi secara efektif dalam mencari, memilih, dan memanfaatkan informasi untuk pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 29 siswa kelas VIII sebagai partisipan. Literasi digital dianggap sangat penting dalam dunia pendidikan saat ini, karena teknologi informasi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan literasi baca tulis dan literasi digital di SMPN 1 Soa dan membandingkan efektivitas keduanya. Literasi diterapkan dalam tiga tahap: pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran, yang dilaksanakan dari Senin hingga Kamis, serta kegiatan literasi setiap Jumat sebelum pembelajaran dimulai. Hasil perbandingan efektivitas literasi baca tulis dan literasi digital di SMPN 1 Soa menunjukkan bahwa keduanya mendukung pengembangan literasi siswa. Efektivitas literasi baca tulis dan literasi digital memiliki kelebihan dan kekurangan, kedua jenis literasi ini saling berkaitan dan berkontribusi positif terhadap kemampuan literasi siswa
Batik sebagai Representasi Identitas Nasional dalam Perspektif Gen Z Azizah, Elvin Nur; Erlando, Erick; Nadiroh, Eva Luthfiyyatun; Anindya, Fauziah Dian; Samudro, Haryo Bayu; Turhadi, Hayana Qanitah
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.408

Abstract

Generasi Z (Gen Z) adalah kelompok individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 dan tumbuh dalam era digital yang penuh dengan kemajuan teknologi seperti internet, smartphone, dan media sosial, sehingga dijuluki sebagai digital natives. Batik adalah warisan budaya Indonesia sejak abad ke-16 berupa karya seni rupa terapan kain bercorak yang ditorehkan lilin malam. Generasi Z yang hidup pada masa modern memerlukan pemahaman mengenai batik sebagai salah satu kekayaan bangsa. Selain itu, tren batik modern yang terus menginvasi kalangan generasi muda menyebabkan banyaknya permasalahan yang positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat pemakaian batik dan perspektif generasi Z terhadap pemakaian batik di lingkungan kampus sebagai representasi cinta tanah air dan menjaga identitas nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada generasi Z pada universitas di seluruh Indonesia. Tujuan kuesioner ini untuk mengetahui minat pemakaian batik, pandangan terhadap tren batik modern, dan batik sebagai representasi cinta tanah air. Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyukai tren batik modern dan memiliki minat besar dalam pemakaiannya di kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Penggunaan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Faisal, Muhammad; Ramdhani, Lisda; Hardyanti, Hardyanti
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 1, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v1i4.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 siswa kelompok eksperimen yang menggunakan media animasi dalam pembelajaran dan 30 siswa untuk kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan kuesioner motivasi belajar dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan motivasi siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penggunaan media animasi terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep yang kompleks melalui visualisasi yang menarik, serta meningkatkan motivasi intrinsik mereka. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media animasi sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Inpres Lara Kabupaten Bima Atmaja, Jessy Parmawati; Firmansah, Firmansah
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.431

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu Apakah kompetensi pedagogik guru berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SD Inpres Lara Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post fakto karena fakta yang dikumpulkan sudah ada sebelumnya, dan yang akan diselidiki adalah efektivitas antara variabel. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 1V dan kelas V beserta guru kelas IV dan kelas V SD Inpres Lara Kabupaten Bima. Teknik dalam pengambilan sampel dari populasi adalah purposive sampling, dimana data diambil melalui observasi non partisipan, angket atau kuesioner dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa kelas IV dan kelas V SD Inpres Lara Kabupaten Bima dimana nilai r Hitung yang diperoleh 64,52 dengan frekuensi df = 59-1= 58, pada taraf koefisien determinasi 0,04% diperoleh r Table = 0,2441. Jadi, r Hitungr tabel atau hipotesis nol (H0) kompetensi pedagogik guru tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SD Inpres Lara Kabupaten Bima ditolak dan hipotesis alternative (H1) kompetensi pedagogik guru berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SD Inpres Lara Kabupaten Bima diterima. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi pedagogik guru efektif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. 
Dampak Pelestarian Keanekaragaman Hayati Terhadap Lingkungan Hidup di Daerah Bima Rahmaniya, Nita; Islamiah, Muarif; Wardatunnissa, Yeni; Rostati, Rostati
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 1, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v1i4.397

Abstract

Tingkat keanekaragaman hayati Indonesia yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor daya dukung lingkungan (carrying capacity). Secara umum dalam hal ini flora dan fauna yang langka/dilindungi termasuk yang bernilai ekonomis tinggi. Kabupaten Bima terdiri atas 315,96 Km2 atau 7,22 persen lahan sawah dan 4.058,69 Km2 atau 92,78 persen lahan bukan sawah. Luas lahan sawah ini meningkat sebanyak 8,53 km2 jika dibandingkan tahun 2008 yang luasnya 307,43 Km2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pelestarian keanekaragaman hayati terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Bima. Metode pada penelitian ini adalah menggunakan tiga macam cara yaitu : observasi partisipatif, wawancara tak terstruktur dan studi dokumentasi serta data-data lain yang relevan. Lokasi penelitian ini di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Hasil pada penelitian ini adalah Keanekaragaman hayati di Kabupaten Bima mungkin tidak dapat memberi gambaran secara utuh dan mendalam tentang kondisi keanekaragaman hayati di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Secara umum dalam hal ini flora dan fauna yang langka/dilindungi termasuk yang bernilai ekonomis tinggi, kondisi biodiversity beberapa kecamatan yang telah dikaji oleh berbagai pihak sangat lah penting karena saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya.
Kajian Bentuk, Nilai dan Makna Simbolik Sampari Pusaka Peninggalan Raja-raja Bima di Museum Asi Mbojo Nusa Tenggara Barat Supryanto, Try; Yuningsih, Yuyun; Muhadi, Muhadi; Fitriani, Ainun
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 01 (2025): Januari 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i01.470

Abstract

Penelitian kajian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bentuk dan ukuran sampari pusaka peninggalan raja-raja Bima di Museum Asi Mbojo Nusa Tenggara Barat. (2) mengetahui nilai-nilai yang terkandung didalam sampari pusaka peninggalan raja-raja Bima di Museum Asi Mbojo Nusa Tenggara Barat. (3) mengetahui dan mendeskripsikan makna simbolik sampari pusaka peninggalan raja-raja Bima di Museum Asi Mbojo Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang datanya bersifat kualitatif dengan taraf deskriptif karena data yang terkumpul berbentuk kata-kata dan gambar. Subjek penelitian kepala Museum dan Budayawan Bima. pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi langsung yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk selanjutnya dibuat kesimpulan. Hasil dari analisis tersebut menunjukan bahwa kajian bentuk, sampari Bima secara umum mempunyai gagang yang berbentuk manusia yaitu ukiran sang Bima, dan hiasan motif bunga samobo dan bunga satako, terdapat empat nilai yang terkandung dalam sampari yaitu nilai sosial, nilai agama, nilai edukasi dan nilai estetikanya. Makna simbolik pada sampari pusaka peninggalan raja-raja bima di Museum Asi Mbojo Nusa Tenggara Barat adalah sebagai lambang kewibawaan seorang raja, simbol kekuasaan, identitas serta tingkat dalam strata sosial kerajaan Bima.