cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Editorial Address : Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183. Email: sagita_academia@sagita.or.id / futureacademia377@gmail.com
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
ISSN : 3026166X     EISSN : 30257905     DOI : https://doi.org/10.61579/future
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced is an open-access, peer-reviewed journal and is rated according to international publication standards published by Yayasan Sagita Akademia Maju, Indonesia. Future Academia is dedicated to developing studies of academics with multidisciplinary research backed by solid empirical evidence. It is hoped that it will provide a reference and guidance to improve and disseminate scientific knowledge and academic potential. Future Academia is expected to have a positive impact on individuals and society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Rokok Elektrik Di Kalangan mahasiswa Zaklikha, Anggy; Bastian, Farid; Marisa, Nelly
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.617

Abstract

Rokok elektrik yang juga dikenal dengan vape adalah perangkat elektronik yang berfungsi untuk mengubah cairan aerosol yang kemudian dihirup oleh penggunanya. Pengguna rokok elektrik mengklaim bahwa perangkat ini membantu mereka dalam mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Mereka menyakini bahwa rokok elektrik lebih aman dibandingkan rokok tembakau, karena tidak mengandung karbon monoksida dan tar seperti yang ada dalam rokok tembakau. Penelitian ini dilakukan karena perilaku mahasiswa yang masih terbilang mudah untuk terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Alasan lain, karena peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang diduga mempengaruhi para mahasiswa dalam mengkonsumsi rokok elektrik selain dari terbawa oleh lingkungan sekitar. Skripsi ini bertujuan untuk meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan rokok elektrik di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional), melibatkan 96 mahasiswa/mahasiswi yang menjalankan perkuliahan di universitas sekitar Kota Banda Aceh yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025-Juni 2025, data dikumpulkan menggunakan kuesioner online melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penggunaan rokok elektrik yaitu laki-laki (70,8%) dan usia yang paling banyak penggunaan rokok elektrik yaitu 21-25 tahun (49%). Hasil penelitian juga didapatkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan penggunaan rokok elektrik pada mahasiswa adalah faktor lingkungan sosial dengan p-value 0,000. Faktor gaya hidup dengan p-value 0,000 dan faktor perilaku dengan p-value 0,000
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Rafli, Muhammad; Andriaty, Syarifah Nora; Erlina, Rina; Safriza, Satria
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.620

Abstract

Media sosial merupakan media daring yang memungkinkan individu untuk berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan konten seperti blog, forum, serta jejaring sosial yang didukung oleh teknologi multimedia. Penggunaan media sosial memiliki dampak positif maupun negatif terhadap mahasiswa. Dampak positifnya meliputi perluasan jaringan pertemanan dan peningkatan motivasi belajar, sedangkan dampak negatifnya antara lain berkurangnya waktu belajar, gangguan fokus, dan menurunnya semangat akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 150 mahasiswa angkatan 2021–2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan media sosial terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,038 (< 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,029. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berkontribusi sebesar 2,9% terhadap variasi prestasi akademik mahasiswa, sedangkan 97,1% dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, kualitas konten, dan interaksi sosial. Dengan demikian, penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh positif terhadap prestasi akademik apabila dimanfaatkan secara bijak dan proporsional untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Pengaruh Perlakuan Pupuk NPK Mutiara 16.16.16 dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Lobak (Raphanus sativus L.) Girsang, Christin Imelda; Purba, Rosmadelina; Saragih, Handayani; Ryza, Aswa
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dosis pupuk NPK Mutiara 16.16.16 dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman lobak (Raphanus sativus L.). Kegiatan dilaksanakan di Desa Huta Tano, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun (±1.412 mdpl) pada Oktober–Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3×3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah NPK 16.16.16: N1 = 250 kg/ha (25 g/plot), N2 = 300 kg/ha (30 g/plot), N3 = 350 kg/ha (35 g/plot). Faktor kedua adalah pupuk kandang ayam: A1 = 5 ton/ha (0,5 kg/plot), A2 = 10 ton/ha (1,0 kg/plot), A3 = 15 ton/ha (1,5 kg/plot). Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman (3, 5, 7 MST), jumlah daun (5, 7, 9 MST), panjang dan diameter umbi, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Data dianalisis dengan ANOVA RAK faktorial pada α = 5% dan uji lanjut yang sesuai. Hasil menunjukkan bahwa baik NPK 16.16.16 maupun pupuk kandang ayam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan diameter umbi, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Dosis tertinggi NPK (N3: 35 g/plot) secara konsisten menghasilkan nilai pertumbuhan dan hasil paling tinggi; demikian pula dosis tertinggi pupuk kandang ayam (A3: 1,5 kg/plot). Interaksi N×A tidak berpengaruh nyata pada seluruh peubah, meskipun kombinasi N3A3 umumnya memberikan nilai maksimum (misalnya tinggi 7 MST, diameter, dan bobot umbi). Temuan ini menegaskan pentingnya pemupukan berimbang—mengombinasikan sumber hara anorganik dan organik—serta merekomendasikan NPK 35 g/plot dan pupuk kandang ayam 1,5 kg/plot sebagai dosis operasional untuk mengoptimalkan produktivitas lobak pada kondisi agroekologi penelitian.
Unsur Intrinsik dan Nilai Sosiologi Sastra pada Sarkopagus Ompu Domi Raja Nababan Manurung, Yohana Afriani; Damanik, Ramlan; Tampubolon, Flansius; Sinulingga, Jekmen; Purba, Asriaty R
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.654

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam Sarkopagus Ompu Domi Raja Nababan serta nilai-nilai sosiologis sastra yang terkandung di dalamnya. Teori yang digunakan untuk meneliti unsur intrinsik dan nilai sosiologis sastra yang dikemukakan oleh Semi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan informan kunci di Desa Tipang, dan dokumentasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda tersebut memiliki unsur yang terdiri atas: tema tentang penghormatan kepada leluhur dan pelestarian budaya; alur campuran yang menggabungkan peristiwa masa lalu dan masa kini; tokoh-tokoh yang mencerminkan sifat kepemimpinan, solidaritas, dan kepatuhan adat; latar tempat di Desa Tipang dengan latar waktu dari masa leluhur hingga sekarang; sudut pandang orang ketiga; serta amanat yang menekankan pentingnya persatuan dan penghargaan terhadap warisan budaya. Nilai-nilai sosiologi sastra yang ditemukan meliputi nilai tanggung jawab, tolong menolong, kesetiaan, solidaritas sosial, dan religiusitas dan hubungan dengan leluhur.
Evaluasi Kurikulum Merdeka di SDN 156 Palembang: Harapan, Tantangan, dan Realitas Sofiana, Ayun; Lubis, Elfira Rossa; Agustina, Keyla; Abdurrahmansyah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.674

Abstract

This study discusses the evaluation of the implementation of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) at SDN 156 Palembang, one of the public elementary schools that adopted the new curriculum. The purpose of this research is to analyze the effectiveness of the curriculum implementation and to understand teachers’ and students’ perceptions toward it. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collected through direct interviews with one teacher and two fourth-grade students. The findings indicate that the Independent Curriculum has brought positive changes to the learning process, especially in creating a more interactive and student-centered classroom environment. Teachers have started applying various methods such as Project-Based Learning (PBL), group discussions, and audiovisual media to encourage student participation and learning motivation. However, limited facilities, insufficient digital tools, and the need for teacher readiness remain major challenges. Overall, the Independent Curriculum has great potential to improve learning quality if supported by continuous teacher training and adequate educational infrastructure.
Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya Hafni, Rahmah; Elmiyati; Aslinar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.675

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kondisi dimana seseorang dalam keadaan fisik, mental dan sosial yang baik terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan reproduksi dan cara kerjanya. Kesehatan reproduksi pada remaja lebih mudah terpengaruh oleh berbagai jenis penyakit khususnya infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual dikarenakan adanya kombinasi beberapa faktor resiko seperti perilaku biologi, lingkungan, dan budaya pada remaja. Pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi meliputi berbagai pengetahuan tidak hanya definisinya saja namun pengetahuan lain yang menunjang informasi kesehatan reproduksi yang lebih luas.Penelitian ini bertujuan untuk memberi informasi gambaran pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada penelitian populasi yang diambil adalah siswa dan siswa kelas X-XI dengan sampel 161 responden. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kategori baik >76-100%, kategori sedang 60-75%, kategori kurang <60%. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasilnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dalam kategori baik meliputi pengetahuan mengenai definisi kesehatan reproduksi berjumlah 95 orang (59%), pengetahuan masa pubertas 102 orang (63,4%), pengetahuan mengenai penyakit menular seksual berjumlah 84 orang (52,2%), pengetahuan kehamilan yang tidak diinginkan berjumlah 93 orang (58,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa siswa dan siswi SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya memiliki pengetahuan yang baik terhadap kesehatan reproduksi.
Praktik Kurikulum Merdeka Dan Implikasinya Terhadap Biaya Pendidikan: Perspektif Kepala Sekolah,Guru, dan Wali Murid SD Tulus Bakti Palembang Nofiani, Julia; Saputri , Arliani; Aisa; Abdurrahmansyah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.686

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengulas penerapan Kurikulum Merdeka serta dampaknya terhadap biaya pendidikan di SD Tulus Bakti Palembang dengan menitikberatkan pada pandangan kepala sekolah, guru, dan orang tua murid. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan dinamika pelaksanaan kurikulum, strategi penyesuaian sekolah, serta konsekuensi finansial yang timbul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memandang Kurikulum Merdeka sebagai ruang untuk memperluas inovasi pembelajaran, meskipun menuntut penataan ulang anggaran dan tata kelola sekolah. Guru menilai pembelajaran menjadi lebih kreatif dan relevan dengan kehidupan nyata, tetapi membutuhkan biaya tambahan untuk penyediaan media, fasilitas, serta pelatihan profesional. Sementara itu, orang tua menyoroti adanya beban baru terkait penyediaan bahan praktik dan kegiatan berbasis proyek, walaupun tetap mengakui manfaatnya dalam membentuk kemandirian dan keterampilan anak. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap mutu pendidikan, namun di sisi lain memunculkan konsekuensi biaya yang cukup besar sehingga dibutuhkan kolaborasi erat antara pihak sekolah dan orang tua demi menjamin keberlanjutannya.
Pertanggungjawaban Penyidik Terhadap Korban Salah Tangkap Tindak Pidana (Studi Kasus Nomor 10/Pid.Pra/2024/PN Bdg) Romadhon; Ruslie , Ahmad Sholikhin
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.624

Abstract

Kasus salah tangkap sebenarnya sudah menjadi hal umum didengar oleh Masyarakat Indonesia, dari kasus ini berdasarkan Putusan Studi Kasus Nomor 10/Pid.Pra/2024/PN BDG harus ada pertanggungjawaban sesuai dengan peraturan perundang-undang di KUHAP Pasal 95 ayat (1) tentang ganti rugi, Pasal 333 Ayat (1) akan adanya disiplin hal ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban penyidik dan perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap, analisis ini akan menggunakan penelitian yuridis normative dengan menggunakan pedekatan masalah perUndang-Undang, konseptual, studi kasus dan komparatif, sehingga dari hasil analisis ini adalah lemahnya Lembaga Independen diindonesia yang hanya dari Lembaga Internal saja tidak ada Lembaga eksternal seperti yang telah diterapkan oleh negara Canada yang memiliki Lembaga Eksternal Independen dengan adanya Lembaga LECA yang didirikan pada Tahun 2024 sehingga meminimalisir adanya salah tangkap, dan kepastian hukum.
Analisis Prosedur Dan Tantangan Digitalisasi Layanan Kependudukan Melalui Plavon Dukcapil Di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo Giyanti, Maulidya Eka Putri; Tukiman
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.667

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi birokrasi. Penelitian ini menganalisis prosedur serta tantangan implementasi digitalisasi layanan kependudukan melalui Plavon Dukcapil di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan dokumentasi terhadap koordinator layanan, pegawai Dukcapil, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Plavon Dukcapil mampu mempercepat proses pelayanan, mempermudah akses masyarakat, serta meningkatkan transparansi administrasi kependudukan. Kekuatan utama sistem ini terletak pada dukungan infrastruktur yang memadai dan kompetensi operator layanan. Namun, hambatan masih ditemui pada gangguan teknis website, keterbatasan sumber daya manusia, serta perbedaan tingkat literasi digital masyarakat. Peluang pengembangan mencakup transformasi Plavon Dukcapil menjadi aplikasi mobile dan perluasan kolaborasi dengan instansi eksternal. Ancaman utama yang perlu diantisipasi adalah potensi kebocoran data dan resistensi masyarakat terhadap penggunaan layanan daring. Secara keseluruhan, Plavon Dukcapil berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo dan menjadi model penerapan e-government di tingkat daerah.
Penilaian PONV Pada Pasien Post Apendiktomi Dengan Anestesi Subarachnoid Block Shaumi , Billa Dita; Marzuki, Muhammad Syakir; Khatab
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.696

Abstract

Apendisitis adalah kondisi inflamasi yang dialami oleh apendiks vermiformis, yang dalam istilah sehari-hari sering disebut sebagai radang usus buntu. Data epidemiologi nasional menunjukkan bahwa kejadian apendisitis akut di Indonesia mencapai kurang lebih 24,9 per 10.000 penduduk. Tindakan operasi pengangkatan apendiks, atau apendiktomi, secara medis memerlukan prosedur anestesi. Anestesi sendiri merujuk pada suatu proses induksi keadaan tidak sadar dan hilangnya sensasi nyeri, dengan penggunaan obat-obatan sedatif dan analgesik. Salah satu metode anestesi regional yang banyak diaplikasikan ialah Subarachnoid Block (SAB) atau dikenal juga sebagai spinal, yaitu teknik pemberian anestesi lokal melalui injeksi ke rongga subaraknoid pada region lumbal—biasanya di antara vertebra lumbalis 2-3, 3-4, ataupun 4-5 dengan menggunakan pendekatan midline/median atau paramedian, agar tercapai blokade kulit pada dermatom target dan relaksasi otot. Fenomena mual dan muntah yang dialami pasien setelah tindakan pembedahan, dikenal dengan istilah Postoperative Nausea and Vomiting (PONV), umumnya berlangsung dalam rentang waktu 24 hingga 48 jam pascaoperasi. Gejala ini berhubungan erat dengan efek anestesi yang memicu reseptor di Chemoreceptive Trigger Zone (CTZ), yang selanjutnya menstimulasi pusat muntah dan menyebabkan respons mual muntah tersebut. Penelitian yang dilakukan mengadopsi pendekatan deskriptif analitik retrospektif, di mana metode ini dirancang untuk menggambarkan karakteristik suatu fenomena berdasarkan data sampel yang telah dikumpulkan sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasien yang menjalani apendiktomi kebanyakan berada di kelompok umur 36-45 tahun (41,2%). Dari segi distribusi gender, laki-laki lebih mendominasi, dengan proporsi 54,4%. Ditemukan pula bahwa sebanyak 42,6% pasien mengalami PONV pascaoperasi apendiktomi. Angka tertinggi insiden PONV ditemukan pada kelompok umur 36-45 tahun, di mana 19,12% di antaranya mengalami muntah. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor usia dan jenis kelamin memiliki keterkaitan dengan tren insiden PONV pada pasien yang menjalani apendiktomi. Kelompok usia produktif, khususnya rentang 26-45 tahun, menunjukkan tingkat prevalensi PONV yang paling tinggi. Di sisi lain, meskipun terdapat variasi risiko menurut gender, perbedaan ini tidak signifikan dalam kaitannya dengan kejadian PONV. Oleh sebab itu, penanganan pasien pascaoperasi hendaknya memperhatikan usia dan jenis kelamin guna mengurangi risiko PONV serta mempercepat proses pemulihan klinis.