Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIAD
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai terbit 1 kali setahun sejak 2022, diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Ahmad Dahlan. Prosiding ini merupakan media publikasi onlina hasil-hasil seminar nasional maupun internasional, khususnya yang di dilaksanakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Ahmad Dahlan. Prosiding ini diharapkan sebagai media bagi staf, dosen, peneliti, praktisi, guru, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap ilmu pendidikan. Redaksi menerima naskah berupa hasil penelitian, studi pustaka, pengamatan atau pendapat atas suatu masalah yang timbul dalam kaitannya dengan ilmu pendidikan dan belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Redaksi berhak memperbaiki atau mempersingkat tanpa merubah isi. Artikel dimuat setelah melalui tahap seleksi. Fokus Inovasi dalam pendidikan dan pembelajaran Scope 1. Pendidikan dan pembelajaran 2. Inovasi pembelajaran 3. Evaluasi pembelajaran 4. Kearifan lokal dalam pembelajaran 5. Strategi pembelajaran 6. Kurikulum dan kebijakan sekolah 7. Managemen pendidikan 8. PTK dan PTS
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024"
:
11 Documents
clear
Peran Penting "Friksi" dalam Pembelajaran di Era Generative AI
Baskara, FX. Risang
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3130
Seiring dengan meningkatnya popularitas pemanfaatan alat-alat kecerdasan buatan generatif (Generative Artificial Intelligence) seperti ChatGPT dalam dunia pendidikan yang menjanjikan efisiensi dan pengalaman pembelajaran tanpa hambatan ("frictionless"), muncul pula perspektif kritis yang mempertanyakan dampaknya terhadap proses belajar-mengajar yang sesungguhnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis pentingnya peran "friksi" atau hambatan dalam pembelajaran dan mengapa ia merupakan fitur esensial yang tidak dapat dihilangkan begitu saja dalam konteks pendidikan. Argumen utama yang diajukan adalah bahwa friksi, yang melibatkan upaya, alokasi waktu, dan penerapan pengetahuan sebelumnya, diperlukan agar pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan dapat terjadi. Melalui tinjauan literatur dari para pakar, kerangka teoritis dari pedagogi dan psikologi kognitif, serta diskusi implikasinya bagi para pendidik, artikel ini mengelaborasi bagaimana pendekatan kritis terhadap literasi AI yang justru menambah friksi dalam PROSIDING Vol.1 No.1 2022 SENTIKJAR 2 . sistem pembelajaran dapat memperkaya dan memperdalam proses belajar, alih-alih menghambatnya. Mempertanyakan dampak AI, menelaah keterbatasannya, mengeksplorasi bias yang terkandung, serta mendiskusikan aspek etisnya merupakan aktivitas yang dapat menstimulasi pemikiran kritis dan reflektif. Guru sebaiknya tidak hanya memburu efisiensi waktu melalui otomatisasi dan meniadakan friksi, melainkan memanfaatkan teknologi secara bijaksana sekaligus memperdalam keterlibatan siswa secara bermakna dalam proses pembelajaran.
Dinamika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Artificial Intelligence (AI)
R. Nurhayati;
Nur, Taufiq;
P, Sudirman;
Adillah, Nur;
Agustina;
Urva, Magfira
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3131
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana dinamika pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi kepustakaan. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini mengungkap beberapa manfaat utama dari integrasi AI dalam pembelajaran PAI. AI memungkinkan personalisasi materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu setiap siswa, meningkatkan aksesibilitas pembelajaran terutama bagi siswa di daerah terpencil atau dengan kebutuhan khusus, serta mengotomatisasi tugas administratif sehingga guru dapat lebih banyak berfokus pada proses pengajaran. Selain itu, AI mendukung pengembangan konten pembelajaran yang lebih interaktif dan analisis data yang mendalam untuk peningkatan kurikulum. Dengan pendekatan yang lebih personal, diharapkan bahwa AI dapat mendorong motivasi dan keterlibatan siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mendalam. Secara keseluruhan, integrasi AI dalam pembelajaran PAI memiliki potensi besar untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital saat ini.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Melalui Penggunaan Artificial Intellgence
Leny, Lince
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3133
Peningkatan kualitas pendidikan menjadi perhatian saat ini. Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari inovasi pendidikan. Tujuan inovasi pendidikan adalah mengubah proses pembelajaran, mengubah situasi pembelajaran terkait kurikulum, meningkatkan fasilitas pengajaran, dan meningkatkan kualitas profesional guru. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru sebagai pelopor pendidikan harus mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai perencana dan evaluator pelaksanaan, sekaligus berperan sebagai teladan, motivator, dan pembimbing bagi peserta didik sesuai dengan tiga prinsip pendidikan. Penerapan yang tepat adalah teknologi (kecerdasan buatan) karena setiap tahunnya mengalami perkembangan yang sangat besar. Fitur, fungsi, dan tampilan barunya semakin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan (Luger dan Stubblefield, 1993). Kecerdasan buatan mulai berperan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dan universitas (Mulianingsih et al., 2020). kecerdasan buatan menjadi bagian primer dalam tumbuh kembang teknologi pendidikan. Hal ini tentu memberikan implikasi secara eksplisit terhadap kehidupan kerja manusia di masa depan. Penggunaan Artificial Intelleegence dalam pembelajaran telah membuka berbagai peluang baru dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Dari umpan balik cepat, pemahaman yang tepat, pengenalan materi, hingga kreatifitas, AI telah membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dan inovasi mereka dengan cara yang lebih personal dan efektif. Namun, penting untuk menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi Artificial Intellegence dan peran guru dalam pendidikan. Kombinasi yang baik antara teknologi AI yang canggih dan interaksi manusia yang berarti akan menciptakan pengalaman pembelajaran yang optimal
Peran Teknologi AI dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa
Harmilawati;
Rifqatussa’diyah;
Amalia, Putri;
Majid, Husaini Amaliyah;
Sahrah, Izza As
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3134
Kemajuan teknologi dan peningkatan kemampuan komputasi komputer telah membuka peluang untuk menerapkan berbagai aplikasi dan algoritme yang sebelumnya tidak mungkin dijalankan pada perangkat portabel seperti laptop dan ponsel pintar. Salah satu teknik yang semakin populer adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. AI adalah istilah umum yang mengacu pada simulasi kecerdasan manusia oleh mesin yang menggunakan data besar untuk melakukan berbagai tugas. Kehadiran AI telah membawa dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk di bidang pendidikan. Namun, di samping manfaatnya, AI juga memiliki dampak negatif yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh AI terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dari perspektif epistemologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan analisis literatur. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui beberapa cara, seperti meningkatkan akses ke sumber daya pembelajaran, personalisasi pembelajaran, mendukung pembelajaran kolaboratif, memberikan umpan balik yang cepat dan akurat, serta mendukung pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL). Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa dampak negatif, termasuk ketergantungan pada teknologi, kualitas informasi yang tidak terjamin, isolasi sosial, serta masalah etika dan privasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang seimbang dan strategis dalam mengintegrasikan AI dalam pendidikan untuk memastikan bahwa manfaatnya dapat dimaksimalkan, sementara dampak negatifnya diminimalkan.
Efektivitas Artificial Intelegence (AI) pada Pembelajaran Sains dan Agama untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa
HS, Syamsidar;
S, Samsinar
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3135
Pembelajaran sains dan agama menghadirkan tantangan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa tingkat pertama dalam penggunaan teknologi terkini sebagai bentuk inovasi pembelajaran. Penelitian ini membantu mahasiswa untuk mengetahui keefektivan artificial intelligence (AI) yang dapat meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh artificial intelligence (AI) terhadap kemandirian mahasiswa PGMI semester 2 dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dalam perkuliahan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara kuantitatif yang meliputi pembagian angket kepada mahasiswa dengan jumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa meliputi kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, tidak mudah terpengaruh dengan orang lain, dan mampu menyelesaikan masalah melalui aplikasi gemini, chatbot, chat GPT, canva,CICI, online translator, google classroom, mengaji. ai. Hal tersebut memberikan pengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemandirian mahasiswa berdasarkan nilai P diperoleh nilai 80%.
Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran Digital
Suriyati, Suriyati;
Ramadani, Nuriya;
Musdalifah
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3136
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai mediapembelajaran digital pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 111 Lembang Gogoso. Penelitian initermasuk penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu, guru kelas II,IV, V dan 3 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasidan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan cara trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik.Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data danpenarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam pembelajaran IPAS,SDN 111 Lembang Gogoso memanfaatkan Artificial inteligens berbasis aplikasi canva, google form,dan kahoot sebagai media pembelajaran digital. Canva dinilai sebagai salah satu media yang dapatmendukung proses pembelajaran secara visual dan audio visual. Google form efektif dalammengevaluasi hasil belajar peserta didik. Kahoot dimanfaatkan untuk membuat kuis online gunameningkatkan minat belajar peserta didik.
AI dalam Manajemen Pengelolaan Pembelajaran di SD/MI
Islamiah, Nurul;
Nurhafidhah;
Firdayanti;
Tiara;
Adriani;
Pratiwi, Rezki Aulia
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3137
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana seorang guru dalam mengatur pengelolahan pembelajaran didalam kelas di SD/MI, karena kurikulum yang sering berubah-ubah sehingga guru sulit mengatur atau mengelolah pembelajaran didalam kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau Library Research dengan bahan penelitian yang bersumber dari sumber-sumber pustaka seperti buku, Artikel, prosiding dan bahan penelitian lainnya. Teknik analisis yang digunakan adalah Content Analysis dilakukan secara detail dan mendalam yang digunakan untuk mengambil kesimpulan dengan mengidentifikasi berbagai kriteria khusus secara sistematis, general dan objektif dari buku, artikel dan prosiding. Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam membangun Masyarakat 5.0 ini. Sehingga untuk memasukinya tentu dibutuhkan persiapan. Untuk itu pemerintah telah memberikan perhatian dalam hal ini dengan menyasar generasi millennial yang akan menghadapi era society 5.0 tersebut di masanya. Kurikulum pendidikan nasional dirancang dan dikembangkan dengan fokus menyiapkan kualitas anak didik sebagai generasi yang akan mengisi era society 5.0 tersebut.
Peran Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran di Era Digital
Rusman, Irma;
Nurmala;
Nurasti;
Rahmadania;
Wahyuni;
Qadrianti, Laeli
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3138
Perkembangan teknologi di dunia pendidikan saat ini semakin pesat, hal ini didukung dengan teknologi canggih yang dapat mendukung proses pembelajaran di era digital, salah satu dari perkembangan teknologi itu adalah kecerdasan buatan atau Artifical Inteligence (AI). Perkembangan artificial intelegent (AI) telah mengalami pertumbuhan pesat dalam waktu singkat. Satu di antaranya adalah pemanfaatan ChatGPT dalam konteks pendidikan berbasis teknologi 4.0. Penggunaan teknologi AI seperti ChatGPT membantu meningkatkan keterampilan mengajar, pengembangan profesional, serta memberikan dukungan dalam penilaian dan manajemen pembelajaran baik bagi mahasiswa maupun bagi guru. Pada era digital, kecerdasan buatan (AI) memiliki peran penting dalam meningkatkan pembelajaran. Melalui pengunaan teknologi AI, proses pembelajaran lebih mudah dilaksanakan. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yakni lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Miles and Huberman, yakni koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dalam pembelajaran di era digital memiliki peran yang signifikan khususnya untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah semester IV.
Respon Siswa SMA terhadap Challenge Based Learning Berbasis Karakter
Har, Besse Harnanengsi;
Syaharuddin, Syaharuddin;
Jaya, Irfan
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3836
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon siswa terhadap model pembelajaran Challenge Based Learning (CBL) berbasis karakter dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket yang diberikan kepada siswa SMA kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa terhadap CBL berbasis karakter dalam matematika secara keseluruhan positif. Siswa menunjukkan antusiasme dan motivasi belajar yang tinggi saat mengikuti pembelajaran dengan model ini. Mereka juga menunjukkan peningkatan dalam hal kerjasama, komunikasi, dan karakter seperti tanggung jawab, disiplin, dan pantang menyerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CBL berbasis karakter merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan respon dan hasil belajar matematika siswa. Model ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan karakter dan keterampilan abad ke-21 yang mereka perlukan untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan sukses.Kata kunci: Challenge Based Learning, karakter, respon siswa, matematika
Efektivitas Model pembelajaran Think Pair Share Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa
Mulyati, Mulyati;
Janna, Miftahul
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3857
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Think Pair Share terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di SMK Techno Terapan Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen (XI.A) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (XI.B) dengan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,000. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika.