cover
Contact Name
DEDDY IBRAHIM RAUF
Contact Email
deddyibrahim09@gmail.com
Phone
+6285299931836
Journal Mail Official
deddyibrahim09@gmail.com
Editorial Address
Jl. Poros Majene No. 134 Layonga Desa Batulaya Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MAXIMAL
ISSN : -     EISSN : 30310946     DOI : -
MAXIMAL JOURNAL is accepts manuscripts of research results and study results that bring up scientific and actual ideas in the fields of Social, Political, Law, Economics, Culture, Technology, and Education both in Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Upaya Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Sepanjang Hayat dalam Proses Pembeajaran di SD Kreatif Rusyda Eva Betty Simanjuntak; Annisa Hapsari; Dira Supratiwi; Fazira Nazwa; Syazilla Machreni
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi upaya guru dalam mengintegrasikan pendidikan sepanjang hayat ke dalam proses pembelajaran di SD Kreatif Rusyda. Pendidikan sepanjang hayat menjadi semakin penting di era digital, di mana kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi diperlukan untuk menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Dalam hal ini, SD Kreatif Rusyda berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan relevan dengan perkembangan ini. Fokus penelitian ini adalah guru sekolah dasar, dan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan. Observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami betapa pentingnya pendidikan sepanjang hayat dan menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran baru seperti pembelajaran berdasarkan proyek dan pembelajaran berdasarkan masalah. Namun, masalah seperti keterbatasan fasilitas, kekurangan dukungan orang tua, dan keanekaragaman latar belakang siswa menjadi hambatan untuk menerapkan pendidikan ini. Akibatnya, penelitian ini mengusulkan bahwa sekolah, keluarga, dan masyarakat harus membantu membuat lingkungan belajar yang baik. Selain itu, guru harus dilatih untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk menerapkan pendidikan sepanjang hayat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pendidik lain membuat pendekatan pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.
Motivasi Berwirausaha Generasi Milenial di Makassar: Studi Fenomenologi pada Pemilik Kafe dan Kedai Kopi Burhanuddin
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi motivasi berwirausaha generasi milenial pada sektor kafe dan kedai kopi di Makassar melalui pendekatan fenomenologi interpretatif. Studi ini berangkat dari konteks tumbuhnya budaya kafe sebagai ruang ekonomi–sosial–kultural yang menjadi wadah ekspresi identitas, jejaring komunitas, dan inovasi digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis artefak usaha terhadap 14 pemilik kafe milenial. Hasil analisis tematik mengungkap enam motivasi utama: otonomi, ekspresi identitas, koneksi komunitas, kemandirian finansial, inovasi digital, dan resiliensi dalam menghadapi krisis. Temuan menunjukkan bahwa motivasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan terbentuk dari interaksi lintas faktor psikologis, sosial, budaya, dan teknologi. Digitalisasi, komunitas offline–online, dan kondisi pascakrisis menjadi katalis penting dalam membentuk cara milenial memulai, mempertahankan, dan memaknai bisnis kafe. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan ekosistem yang holistik—menggabungkan pelatihan digital, pembiayaan, ruang komunitas, serta kebijakan kota yang adaptif. Studi ini memberi kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan teori motivasi, perspektif ekosistem regional, dan affordances digital dalam memahami motivasi wirausaha kontemporer, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, lembaga pelatihan, dan aktor ekosistem kewirausahaan lokal.
Brand Storytelling Wirausahawan Wanita Mode Makassar: Menciptakan Identitas Lokal yang Autentik Riu, Isma Azis
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menginvestigasi praktik brand storytelling wirausahawan wanita di sektor mode Makassar melalui pendekatan fenomenologi naratif untuk memahami bagaimana narasi budaya, proses produksi, identitas gender, dan strategi digital disusun serta dinegosiasikan dalam membangun otentisitas merek. Dengan melibatkan 14 partisipan perempuan yang aktif mengelola merek mode lokal, penelitian ini menelaah pengalaman lived experience mereka melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis konten digital. Temuan mengungkap lima tema utama: akar tempat dan asal-usul, proses produksi sebagai bukti keaslian, narasi pemberdayaan, praktik co-creation berbasis komunitas, dan strategi digital yang menghadapi tantangan representasional. Analisis menunjukkan bahwa storytelling tidak hanya berfungsi sebagai diferensiasi komersial, tetapi juga sebagai medium pelestarian identitas budaya dan ruang artikulasi gender. Namun, digitalisasi menghadirkan dilema antara logika algoritmik dan kebutuhan mempertahankan kedalaman narasi. Studi ini menegaskan perlunya intervensi holistik—hibah mikro, literasi naratif-digital, dan fasilitasi ruang kolaboratif—untuk memperkuat kapasitas storytelling yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian di masa depan disarankan untuk mengeksplorasi efek narasi terhadap perilaku konsumen, melakukan perbandingan lintas-wilayah, dan mengkaji evolusi cerita merek secara longitudinal.
Relasi Sosial Gen Z di Dunia Virtual: Studi tentang Interaksi melalui Avatar di Roblox Sudirman, Nurul Ilmi
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital semakin pesat, ruang virtual kini menjadi bagian dari kehidupan sosial anak muda. Generasi Z, yang tumbuh di era serba daring, tidak hanya menggunakan teknologi untuk bermain, tetapi juga untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan menjalin kedekatan dengan orang lain. Dalam konteks ini, avatar berperan penting sebagai perwujudan diri sekaligus alat komunikasi simbolik di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Generasi Z di Indonesia membangun identitas dan hubungan sosial melalui avatar di dunia virtual Roblox. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan tiga narasumber yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi daring, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa avatar memiliki tiga fungsi utama: pertama, sebagai sarana merepresentasikan identitas dan status sosial; kedua, sebagai medium komunikasi nonverbal; dan ketiga, sebagai jembatan yang mempertemukan pemain dalam relasi sosial yang terasa nyata meskipun terjadi di dunia maya. Temuan ini menunjukkan bahwa dunia virtual bukan sekadar tempat hiburan, tetapi juga ruang sosial baru bagi Generasi Z untuk berinteraksi dan membangun makna kebersamaan. Avatar menjadi simbol penting yang memperlihatkan bagaimana generasi muda berkomunikasi dan berhubungan di era digital yang tanpa batas.
Modal Sosial dan Mekanisme Pembiayaan Informal UMKM yang Dipimpin Perempuan di Makassar: Pendekatan Mikro-Etnografi Amin, Andi Mustika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi bagaimana modal sosial membentuk ekosistem pembiayaan informal bagi wirausahawan perempuan dalam UMKM Makassar. Melalui pendekatan mikro-etnografi di lima kecamatan dan melibatkan 24 informan, studi ini mengungkap bahwa praktik finansial seperti arisan, pinjaman keluarga, dan rotasi modal berfungsi sebagai infrastruktur ekonomi yang menggantikan agunan formal, mempercepat likuiditas, dan menurunkan biaya transaksi. Temuan menunjukkan peran simultan bonding dan bridging capital dalam membuka akses modal serta memperluas pasar, sementara mekanisme pengawasan moral menjaga kepatuhan tanpa perangkat hukum formal. Digitalisasi mulai memperkuat jejak transaksi, namun risiko literasi dan eksklusi tetap menonjol, terutama bagi pendatang baru dan pelaku tanpa reputasi sosial yang kuat. Hasil penelitian menegaskan bahwa pembiayaan informal bukan sekadar solusi praktis, tetapi sistem yang tertanam dalam norma gender, etika komunitas, dan kedekatan sosial. Studi ini merekomendasikan desain kebijakan hibrid yang menghormati logika lokal sambil memperluas akses menuju sistem finansial formal melalui pencatatan sederhana, literasi digital, dan skema garansi mikro yang sensitif gender.
Kompetensi SDM dan Kinerja UMKM Perempuan di Makassar: Pendekatan Fenomenologis Dipoatmodjo, Tenri Sayu Puspitaningsih
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menginvestigasi bagaimana kompetensi sumber daya manusia (SDM) membentuk kinerja UMKM perempuan di Makassar melalui pendekatan fenomenologis yang menangkap pengalaman hidup, strategi adaptif, dan praktik manajerial sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa kompetensi bersifat multidimensional, mencakup resiliensi personal, manajemen praktis, keterampilan keuangan sederhana, adaptasi digital, dan pemanfaatan modal sosial sebagai sumber daya strategis. Kombinasi kompetensi teknis dan nonteknis ini menjadi kunci ketahanan usaha, terutama di tengah tekanan krisis dan keterbatasan akses pembiayaan formal. Modal sosial berperan sebagai sumber likuiditas alternatif dan mekanisme mitigasi risiko, namun ketergantungan berlebih menimbulkan potensi jebakan pembiayaan jangka panjang. Hasil studi menegaskan perlunya intervensi terintegrasi yang menggabungkan pelatihan teknis, literasi keuangan, fasilitasi pembiayaan, serta dukungan yang peka terhadap konteks gender dan budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis pada literatur kompetensi SDM dan pembiayaan UMKM perempuan, sekaligus menawarkan rekomendasi praktis bagi pemerintah, lembaga keuangan, dan ekosistem pendukung untuk memperkuat kapasitas perempuan pelaku usaha sebagai fondasi pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Perbandingan Paradigma Pendidikan Islam di India dan Indonesia dalam Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global Dea Permata; Hamid Saleh; Wahyu Ardias; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan paradigma pendidikan Islam di Indonesia dan India dalam membangun generasi Muslim yang berdaya saing global. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia menekankan integrasi antara nilai agama dan ilmu umum melalui pengembangan pesantren dan madrasah modern, dukungan kebijakan pemerintah, serta program kewirausahaan dan literasi digital, sehingga lulusan memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan karakter religius yang seimbang. Sementara itu, pendidikan Islam di India masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan modernisasi, di mana sebagian madrasah belum diakui secara resmi dan kurikulum masih terbatas pada pengajaran agama, sehingga kesiapan lulusan untuk bersaing secara global terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa paradigma pendidikan Islam yang integratif dan didukung kebijakan konsisten dapat menghasilkan generasi Muslim yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat global.
Perbandingan Sistem Pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam Perspektif Integrasi Nilai Islam dan Modernitas Dimas Agustian Vieri S; Miftahun Najwa Gazali; Rohi Saputri; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan sistem pendidikan Islam di Amerika Serikat dan Indonesia dalam perspektif integrasi nilai Islam dan modernitas. Pendidikan Islam di Amerika Serikat menekankan penguatan identitas keagamaan dalam konteks minoritas sekaligus penguasaan keterampilan modern, sedangkan di Indonesia fokus pada pemerataan kualitas pendidikan, penguatan tradisi keagamaan, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka untuk menelaah kurikulum, kelembagaan, strategi integrasi, dan tantangan pendidikan Islam di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dan modernitas harus disesuaikan dengan konteks sosial, demografi, dan kelembagaan. Sekolah Islam yang berhasil menggabungkan aspek tradisi dan inovasi mampu menghasilkan peserta didik berkarakter, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika global. Temuan ini menjadi acuan penting dalam pengembangan model pendidikan Islam yang kontekstual, inklusif, dan adaptif terhadap modernitas.
Perbandingan Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Ilmu Pengetahuan dalam Sistem Pendidikan di Indonesia dan Mesir Julita Amalia Siregar; Zahra Aprilia Sari; Pooja Firstisya; Rozan Taqi Junatama; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan dalam sistem pendidikan di Indonesia dan Mesir. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, melalui kajian literatur berupa buku, jurnal, dokumen kurikulum, dan sumber akademik terpercaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia menekankan fleksibilitas, kontekstualitas, dan adaptasi terhadap keragaman budaya, sehingga integrasi nilai-nilai Islam dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Sementara Mesir menekankan kesinambungan tradisi pendidikan klasik melalui struktur kurikulum yang sistematis, dengan penguasaan ilmu agama sebagai landasan moral, sehingga integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam berlangsung secara konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa adaptasi terhadap globalisasi dan teknologi memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif di Indonesia, sedangkan Mesir menekankan kesinambungan tradisi dengan penyesuaian ilmu modern secara selektif. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang holistik, relevan, dan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, beriman, serta berdaya saing global.
Perbandingan Peran Lembaga Pendidikan Islam dalam Pembentukan Identitas Keislaman di Malaysia dan Indonesia M Zakry Ramadhan; Muhammad Fadil; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan Islam dalam pembentukan identitas keislaman generasi muda di Malaysia dan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam di Malaysia menekankan modernisasi kurikulum, integrasi pendidikan formal dan non-formal, serta pembekalan kompetensi global, sementara di Indonesia lebih menonjolkan tradisi keagamaan, keteladanan guru, pembiasaan praktik ibadah, dan penguatan nilai lokal. Perbandingan strategi dan pendekatan menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk identitas keislaman yang kuat dan berkarakter, namun dengan metode yang disesuaikan dengan konteks sosial, budaya, dan kebijakan masing-masing negara. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang relevansi pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.