cover
Contact Name
Aji Prasetya Wibawa
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
ISSN : -     EISSN : 30477964     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities,
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) menerima artikel hasil gagasan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat peguruan tinggi dalam berbagai bidang ilmu dan terapan.
Articles 152 Documents
Branding dan Digital Marketing untuk Pengembangan Umkm Minuman Sari Buah Stroberi Siti Mas'ula; Maura Laviola R; Talita Novellita D. W.
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu factor pendorong perekonomian di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan UMKM sangat berperan baik dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan sebagai program pengentasan kemiskinan. UMKM Arrohmah Desa Pandanrejo Kota Batu memiliki permasalahan pada terbatasnya pemasaran produk UMKMnya yaitu minuman sari buah stroberi. Pemilik dan karyawan UMKM hanya memasarkan produknya di daerah sekitar desa dan paling jauh daerah dalam satu kecamatan saja. Strategi yang dapat dilakukan untuk membantu mengembangkan UMKM tersebut adalah dengan melakukan pendampingan branding dan digital marketing sehingga produk akan lebih dikenal dan dapat meningkatkan kuantitas penjualan. Adapun hasil dari kegiatan pendampingan tersebut adalah 1) UMKM memiliki desain kemasan baru, 2) UMKM dapat melakukan pemasaran lebih luas, dan 3) UMKM memiliki akun media social untuk melakukan pemasaran produk. Kegiatan pendampingan yang telah dilakukan memberikan manfaat praktis yang diperoleh baik pemilik dan karyawan UMKM, yaitu pemilik dan karyawan UMKM memperoleh peningkatan skill dalam melakukan foto produk dan manajemen pemasaran melalui akun media social.Kata kunci— pengabdian masyarakat, branding, digital marketing, UMKM
Pendampingan Pembuatan Jamu Beras Kencur Menggunakan Kalkulator Jamu Di Paguyuban Tresno Asih Ika Maruya Kusuma; M. Fadhli Abdilah; Taufik Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamu adalah obat tradisional Indonesia yang sejak dulu digunakan, dan diproduksi oleh penjual jamu gendong. Namun seiring perkembangan zaman, penjual jamu gendong semakin berkurang dikarenakan berkurangnya peminat untuk memproduksi jamu. Fenomena tersebut terjadi pula di paguyuban jamu tresno asih. Masalah lain yang terjadi adalah sulitnya menjaga kualitas jamu skala rumahan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan penjual jamu di paguyuban jamu tresno asih untuk menjaga kualitas jamu menggunakan kalkulator jamu dan memberikan pemahaman mengenai Formularium Pembuatan Obat Tradisional Indonesia (FPOTI). Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat anggota untuk memproduksi jamu menggunakan kalkulator jamu, karena mempermudah pembuatan jamu. Kegiatan meliputi penyuluhan FPOTI dan workshop kalkulator jamu, kemudian evaluasi dengan kuesioner. Hasil rata-rata evaluasi, diperoleh ada peningkatan signifikan (p0.05) pada pemahaman peserta dari skala 4 ke 6, tentang pentingnya literatur bahan jamu dan penggunaan kalkulator jamu beras kencur, serta fungsi bahan jamu beras kencur sebesar 54%. Hasil kegiatan penyuluhan FPOTI dan workshop penggunaan kalkulator jamu, terdapat peningkatan signifikan (p0,05) keinginan peserta membuat dan mengembangkan jamu dari skala 2 ke 6. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman mengenai FPOTI, menjaga kualitas jamu dan keinginan membuat serta mengembangkan jamu di paguyuban tresno asih di Depok Jawa Barat.Kata kunci— jamu beras kencur, kalkulator jamu, paguyuban jamu tresno asih 
Pendampingan Usaha pada Kelompok PKK Desa Binaan Rejomulyo: Sabun Cair Berbasis Kayu Manis sebagai Anti Bakteri Agung Abadi Kiswandono; Rinawati Rinawati; Nurhasanah Nursanah; Hardoko Insan Qudus; Devi Nur Anisa; Hapri Afriyani; Diky Hidayat; Jamiatul Akmal
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Surat perjanjian antara Kepala Desa Rejomulyo dengan Dekan FMIPA maka Desa Rejomulyo menjadi salah satu Desa Binaan Universitas Lampung. Secara demografi, desa ini berada pada jalur ekonomi yang strategis karena berdekatan dengan tiga pusat bisnis pasar, yaitu pasar Metro Kibang, pasar Untung dan pasar Natar. Walaupun saat ini kelompok PKK sebagai mitra sudah memiliki pengetahuan tentang produk sabun cair, tetapi kelompok mitra ini belum mengetahui secara utuh tentang sabun cair berbasis kayu manis sebagai antibakteri. Kedekatan dengan pasar tradisional memberikan peluang kepada kelompok mitra untuk meningkatkan wirausaha. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan pembuatan sabun cair berbasis kayu manis sebagai antibakteri dan pembuatan Rumah Produksi. Hasil dari pengabdian ini adalah Tim Pengabdian Unila telah berhasil meluncurkan Rumah Produksi sabun dengan produk utama sabun cair. Peluncuran Rumah Produksi langsung diresmikan oleh Ketua PKK dan dihadiri oleh Kepala Desa Rejomulyo. Walaupun saat ini kelompok mitra masih memproduksi dalam skala desa tetapi produksi produk sabun masih tetap berlangsung. Pada pengabdian kali ini juga dihasilkan peningkatan pengetahuan peserta berkaitan dengan pengelolaan pembuatan sabun dan pemahaman kewirausahaan serta pemasaran mengalami kenaikan sebesar 23,0%Kata kunci — Anti bakteri; kayu manis; sabun cair; Rejomulyo
Edukasi bagi Masyarakat Tanjung Tiram: Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Meningkatkan Imunitas Prima Endang Susilowati; La Ode Ahmad; La Ode Kadidae; Nasriadi Dali; La Ode Abdul Kadir
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tanjung Tiram adalah salah satu desa di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan, yang terletak tidak terlalu jauh dari kota Kendari (ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara). Pada masa pandemic Covid-19, kita harus meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang merupakan kekuatan pertahanan tubuh melawan bakteri, virus dan organisme lain penyebab penyakit yang mungkin kita sentuh, hirup atau konsumsi. Meningkatkan daya tahan tubuh adalah salah satu kunci agar tidak tertular virus Covid-19. Masyarakat Desa Tanjung Tiram memiliki minat yang tinggi terhadap pemanfaatan tanaman obat tetapi memiliki pengetahuan yang minim mengenai tanaman yang dapat dimanfaatkan dan cara pengolahannya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui webinar serta penanaman TOGA di pekarangan rumah. Berdasarkan kondisi tersebut maka ditawarkan solusi melalui suatu program KKN Tematik Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mampu merealisasikan penanaman kebun TOGA dalam upaya pencegahan Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu observasi awal, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Kata kunci— Covid-19, Edukasi, Imunitas, TOGA
Edukasi dan Pelatihan Penerapan Proses Pengolahan Batik Sujo “Zero-Waste” Melalui Pemanfaatan Mikoremediasi Evi Susanti; Muh Ade Artasasta; Sinta Yuliana; Retno Wulandari; Eli Hendrik Sanjaya; Muhammad Ali Murtadho
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumberejo merupakan salah satu desa binaan Universitas Negeri Malang yang berada di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Salah satu potensi Desa Sumberejo yang tengah dikembangkan adalah industri rumahan pembuatan kain batik, yang dikenal dengan Batik Sujo. UMKM Batik Sujo memproduksi 30 potong kain batik per bulan, dan setiap produksinya menghasilkan limbah, khususnya limbah cair. Limbah cair berpotensi tinggi mengandung senyawa organik dan logam berat, sehingga dapat menimbulkan pencemaran jika dibuang langsung ke lingkungan. Sosialisasi dan penerapan mengenai transfer teknologi bioremediasi limbah cair batik Sujo menggunakan teknik mikoremediasi perlu dilakukan. Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi dan memberikan pelatihan pengolahan batik sujo tanpa menghasilkan limbah cair (zero-waste) melalui pemanfaatan mikoremediasi kapang pelapuk kayu. Efisiensi bentuk pengolahan ini dapat menghasilkan produk bermanfaat seperti media tanaman hias.  Metode pengabdian dilakukan melalui tiga tahap yaitu edukasi, pelatihan, evaluasi. Ketiga tahapan tersebut dihimpun melalui data primer dan sekunder, dengan subjek para Pengrajin Batik Sujo sebanyak 8 peserta. Hasil survei pengabdian menunjukkan para peserta pengrajin batik sujo desa Sumberejo dapat memahami pemanfaatan mikoremediasi untuk dapat diterapkan dalam mengolah limbah cair menjadi media tanaman hias. Selain itu, hasil survei pelatihan pemanfaatan kapang pelapuk kayu sebagai mikoremediasi limbah cair batik sujo menjadi media tanaman hias dinilai efisien dan efektif dalam menanggulangi limbah cair pembuatan batik sujo. Teknik mikoremediasi terbukti efektif dalam mengelola limbah cair batik sujo menjadi zero-waste. Namun, dibutuhkan pengembangan lebih lanjut agar teknik mikoremediasi dengan menggunakan kapang pelapuk kayu dapat diaplikasikan dengan baik di masyarakat.  Kata kunci: Limbah cair; Batik Sujo; Mikoremediasi
Pemanfaatan Sistem Ujian Online Berbasis Web Di SMK Tunas Harapan Batang Serangan Dian Kurnia; Juliandri Juliandri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mensimulasikan aplikasi ujian berbasis web yang dikembangkan oleh tim pelatihan yaitu pada soal dan pemeriksaannya dengan berbasis komputerisasi, dalam kegiatan ini juga akan menerapkan aplikasi ujian komputersisasi berbasis online dengan sistem operasi linux ubuntu server 12.04 menggunakan ip address public yaitu ujian dapat di akses secara online walaupun tidak berada di sekolah. Dalam penerapan aplikasi ujian jaringan tersebut, siswa di berikan soal dalam bentuk pilihan berganda disesuaikan dengan jadwal dan mata pelajaran yang akan diujiankan. Setelah siswa menyelesaikan ujian komputerisasi, maka siswa dapat langsung melihat hasilnya pada aplikasi, sehingga apakah siswa mendapatkan hasil lulus atau remedial dalam ujian tersebut. Setelah sistem diimplementasikan hasilnya mampu meminimalisasi tingkat kecurangan peserta ujian dengan adanya fitur pengacakan nomor soal ujian dan menampilkan hasil ujian secara detail meliputi jumlah soal yang benar, jumlah soal yang salah dan jumlah soal yang tidak di isi peserta ujian maupun nilai peserta keseluruhan serta sistem mampu menampilkan informasi peserta yang lulus ujian dengan cepat secara langsung. Sistem yang telah diimplementasikan membantu memudahkan para guru agar mendapatkan hasil ujian siswa secara objektif.Kata kunci— ujian online, website, SMK
Peningkatan Usaha Samiler Melalui Manajemen Usaha dan Pemanfaatan Teknologi Aristha Purwanthari Sawitri; M Apri Irianto; Nushron Ali Mukhtar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto sampai dengan tahun 2020 menunjukkan tren yang terus menurun. Data pertumbuhan ekonomi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika menunjukkan Tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 5.8 %, Tahun 2019 5,75% dan Tahun 2020 -3,69 %. Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto terbesar adalah Perdagangan dan Makanan dan pemerintah mengharapkan peran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak hanya memerlukan dukungan dari pelaku usaha UMKM tetapi perlu dukungan dari berbagai pihak. Berdasarkan hal tersebut, membuat tim pengabdian Universitas PGRI Adi Buana termotivasi melakukan kegiatan pengabdian kepada pelaku usaha UMKM di Mojokerto. Tim melakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan mengenai manajemen usaha, meliputi manajemen pemasaran dan manajemen keuangan. Kegiatan pengabdian mengenai manajemen usaha dan manajemen keuangan yang telah dilakukan oleh tim diharapkan dapat membantu keberlanjutan usaha pelaku UMKM. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya manajemen usaha, pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi dalam kegiatan usahanya, kualitas produk samiler meningkat dan pelaku UMKM telah memiliki pencatatan keuangan.Kata kunci : teknologi, manajemen usaha, branding dan keuangan.
Pemanfaatan Green Energy pada Aliran Air Bebas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro Desa Sumberdem Retno Wulandari; Melisa Surya Andini; Baihaqie Danuputra Sudrajat; Edwin Rachmanando; Achmad Chilmi Dzulfikar; Dieno Indo Rochmanul Fanani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan hal utama yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat terlebih untuk penerangan di Desa Sumberdem. Desa Sumberdem yang terletak di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang memiliki sumber air dengan potensi aliran bebas cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada Siswa SMK 1 Wonosari program studi Teknik energi terbarukan dan warga Desa Sumberdem untuk meningkatkan kemampuan dalam memilihara turbin air kaki angsa untuk mewujudkan Desa Sumberdem yang mandiri energi, serta menambah pengalaman secara langsung melalui proses praktik lapangan, Mahasiswa KKN MBKM Membangun Desa UM melakukan program kerja dengan melaksanakan pembimbingan langsung menggunakan metode pengajaran dan pelatihan kepada siswa. Metode tersebut dilakukan dengan pemberian modul manual book perawatan turbin air kaki angsa disertai dengan dasar teori sebagai literatur siswa. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengampingan ini adalah siswa menunjukan ketertarikan untuk memanfaatkan energi aliran bebas air menjadi energi listrik menggunakan turbin air kaki angsa serta meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai dengan program studinya dan warga desa sebagai pengguna dimana memiliki kemampuan untuk merawat dan mengoperasikan hal ini akan terus berkelanjutan untuk mewujudkan Desa Sumberdem sebagai Desa Mandiri Energi.Kata Kunci—Pengabdian Masyarakat, Desa Mandiri Energi, Turbin Air Piko Hidro, Sumberdem
Penerapan Inovasi Fermentasi Limbah Daun Kering sebagai Pakan Ternak Kambing Afidatul Muadifah; Resti Yuliana Rahmawati; Amalia Eka Putri; Alvi Zahrotun Nisak; Cindy Melia Kartika
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Srengat merupakan salah satu Desa di Kabupaten Blitar, dimana mayoritas penduduknya memiliki beberapa jenis pohon yang ditanam di pekarangan rumah, misalnya pohon rambutan, pohon mahoni, dan pohon pisang. Pada musim kemarau, daun – daun dari pepohonan tersebut akan berguguran sehingga dapat menjadi limbah. Limbah daun kering yang dihasilkan belum diolah secara tepat dan hanya dimusnahkan dengan cara dibakar. Warga Desa Srengat sebagian besar bermata mata pencaharian sebagai peternak baik secara berkelompok maupun individu. Kebutuhan pakan hijauan seringkali tidak dapat terpenuhi terutama pada musim kemarau maupun musim penghujan yang mana para peternak mengalami kesulitan untuk merumput. Dengan adanya permasalahan tersebut, kami kelompok pengabdian masyarakat STIKes Karya Putra Bangsa melakukan inovasi fermentasi pakan ternak dengan memanfaatkan limbah daun kering yang dikumpulkan dari pekarangan warga sekitar sebagai bahan utama dalam pembuatan pakan fermentasi pada kelompok Ternak Kambing Sentosa di Desa Srengat. Tahap pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi sosialisasi inovasi fermentasi limbah daun kering; pembedahan buku saku pedoman inovasi limbah daun kering; pendampingan fermentasi limbah daun kering, dan evaluasi dengan testimoni dan monitoring/control. Hasil penerapan teknologi fermentasi dalam pembuatan pakan ternak mendatangkan beberapa keuntungan bagi para peternak, antara lain dapat menekan biaya pakan, menghemat waktu merumput, memudahkan dalam penyediaan pakan ternak. menyeleseikan permasalahan lingkungan, dan memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan ketrampilan warga Desa Srengat dalam melakukan inovasi fermentasi limbah daun kering yaitu mencapai 80,3%. Kata kunci: inovasi fermentasi; limbah daun kering; pakan ternak kambing
Profil Keterbukaan Inovasi Masyarakat Nelayan Kecamatan Gedangan, Malang dalam Mendukung Program Ekonomi Kreatif Indra Kurniawan Saputra; Yunita Rakhmawati; Rifka Fachrunnisa; Mardiana Lelitawati; Nur'aini Kartikasari; Tsania Wardah Maulidiyah; Febriandri Annisa Murti; Arik Anggara; Aisyah Khoirunnisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada akhir dekade ini menuntut semua kalangan masyarakat untuk terbuka terhadap perubahan dan inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran profil keterbukaan inovasi masyarakat nelayan di Kecamatan Gedangan KabupatenMalang sebagai daerah yang secara intens menerima pelatihan dan pembinaan. Sebagai konsekuensinya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif sebagai pendekatan penelitiannya dengan metode survei. Masyarakat nelayan yang berpartisipasi dalam penelitian ini berjumlah 52 orang dengan 28 laki-laki dan 24 perempuan yang memiliki latar belakang pendidikan yang beragam mulai dari SD hingga Sarjana. Survei dalam studi ini dilakukan bersamaan dengan acara pelatihan pembuatan saus ikan Juni 2021. Angket keterbukaan terhadap inovasi diukur dengan dengan lima indikator utama yaitu keluasan (breadth); kedalaman (depth); keterlibatan (number of actors); ketercapaian (number of phases); dan kebebasan (freedom). Berdasarkan hasil, hampir semua indikator pengukuran keterbukaan inovasi masyarakat nelayan Gedangan menunjukan rerata di atas 75% (masing-masing keluasan 82%; kedalaman 88%; keterlibatan 78%; ketercapaian 75%; dan kebebasan 94%). Hal ini menunjukan bahwa masyarakat Gedangan memiliki keterbukaan inovasi yang tinggi, sehingga masyarakat di daerah lain juga perlu mendapatkan pelatihan dan pembinaan secara intens.Kata kunci: Keterbukaan inovasi, nelayan, ekonomi kreatif

Page 10 of 16 | Total Record : 152