cover
Contact Name
Aji Prasetya Wibawa
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
ISSN : -     EISSN : 30477964     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities,
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) menerima artikel hasil gagasan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat peguruan tinggi dalam berbagai bidang ilmu dan terapan.
Articles 158 Documents
Wisata Paralayang sebagai Wahana Edukasi di Desa Ponggok Kabupaten Blitar Juwita, Ratna; Cahyani, Rera Pradita; Shofa, Ghafira Ghaitsa; Habibullah, Danda Ash Shaka; Anjaniputri, Catur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objek wisata paralayang sudah tidak asing lagi terdengar dikalangan para wisatawan yang berkunjung di Desa Ponggok Kabupaten Blitar. Paralayang sebagai objek wisata yang menampilkan keindahan dan pemandangan alam. Kawasan pariwisata ini telah menjadi unit utama yang berpengaruh dalam perekenomian warga sekitar. Selaku negara yang memiliki sumber daya alam melimpah ruah, indonesia berpotensi untuk mengembangkan ekowisata, destinasi wisata alam dan wahana edukasi untuk pengunjung atau wisatawan baik itu domestik (lokal) maupun mancanegara. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat dari FMIPA yang terdiri dari dosen program studi Bioteknologi Universitas Negeri Malang melakukan pengabdian di tempat tersebut dengan tujuan untuk membuat inovasi seperti taman sebagai media pembelajaran untuk masyarakat setempat. Pembangunan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Ponggok Kabupaten Blitar dengan menjadikan wisata paralayang sebagai wisata edukasi guna meningkatkan kreativitas dan kecerdasan emosional serta pengalaman berinteraksi sebagai sebuah pendewasaan diri di wilayah tersebut. Kata kunci— Wisata, Paralayang, Wahana Edukasi
Pelatihan Pemanfaatan Bekatul Sebagai Snack Bar Sumber Serat di Desa Rojopolo Nusa, Cassandra Permata; Nurhayati, Aprinia Dian; Nirbaya, Arindra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekatul, produk turunan padi merupakan salah satu sumber pangan lokal di Desa Rojopolo yang belum optimal pemanfaatannya. Seringnya bekatul digunakan masyarakat sekitar sebagai pakan ternak. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang potensinya, terbatasnya akses teknologi dan pengetahuan pengolahan, serta belum tersedianya pasar yang mendukung. Bekatul berpotensi untuk dikembangkan karena tinggi protein, serat, mineral, dan senyawa nutraseutikal. Pengolahan bekatul sebagai limbah pangan juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs ke-12 yaitu zero waste product. Pengabdian kepada masyarakat di Desa Rojopolo bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar terkait pemanfaatan bekatul sebagai snack bar sumber serat. Snack bar dipilih karena sifatnya yang praktis dan mudah dibawa sebagai camilan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini diawali dengan pemberian materi edukasi tentang bekatul dan kandungan gizinya, kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan produk, dan sesi tanya jawab. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta antusias dengan pelatihan tersebut ditandai dengan aktifnya peserta yang bertanya. Sebanyak 36 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan beberapa peserta langsung mempraktekkan cara pembuatan snack bar bekatul. Keterampilan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan masyarakat setempat terkait limbah pangan dan dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui produksi snack bar bekatul. Kata kunci—bekatul, pengabdian masyarakat, snack bar, sumber serat, zero waste product
IDENTIFIKASI DAN EKSPOSE OBJEK GEOWISATA BERSAMA MASYARAKAT GURAH SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KHDTK UM Zulaikah, Siti; Mutia, Tuti; Anam, Choirul; Zakly, Hanif ‘Izzuddin; Maulida, Shofi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objek geowisata merupakan warisan geologi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ilmu pengetahuan. Provinsi Jawa Timur memiliki keanekaragaman objek geowisata dengan karakteristik dan keunikannya masing-masing, namun potensi besar yang dimiliki objek geowisata sering kali terpinggirkan akibat kurangnya eksposur, sehingga hanya beberapa objek geowisata yang dikenal luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi objek geowisata baru yang tidak hanya bermanfaat bagi aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Kawasan Gurah merupakan salah satu objek geowisata yang termasuk ke dalam kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), dengan Universitas Negeri Malang yang ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai pengelola kawasan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan eksposur objek geowisata Gurah dari aspek ilmu pengetahuan, mengingat potensi kawasan ini tidak hanya terletak pada keindahan pantainya, tetapi juga pada nilai-nilai ilmiah yang perlu disampaikan untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih bermakna bagi pengunjung. Pemberian plakat informasi yang memuat hasil studi geologi Kawasan Gurah diharapkan mampu memberikan insight bagi wisatawan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat setempat terhadap ilmu pengetahuan yang terkandung dalam objek geowisata. Dengan demikian, masyarakat Gurah dapat berpartisipasi secara tidak langsung dalam upaya konservasi dan pelestarian Kawasan Gurah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi langkah awal yang dapat dijadikan dasar pengembangan KHDTK Universitas Negeri Malang di Kawasan Gurah.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik sebagai Wujud Pembangunan Desa Berkelanjutan Sulistyaningsih, Triastuti; Alauhdin, Mohammad; Widiarti, Nuni; Wahyuningsih, Ika Jati; Utami, Kaswati Nur; Aldaffa, Raden Muhammad Syawal; Rosanti, Yuan Maylia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pengelolaan sampah organik di Indonesia menjadi perhatian serius karena tumpukan sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan dan kesehatan. Desa Rejosari dengan populasi 3.012 jiwa menghadapi rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang tercermin dari penumpukan sampah di lahan tidak produktif serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Rejosari tentang pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus memberikan keterampilan dalam pembuatan kompos dan eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Kegiatan ini meliputi edukasi mengenai bahaya sampah organik, pelatihan pembuatan kompos dan eco-enzyme, serta pemanfaatan hasil olahan untuk kegiatan urban farming. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi, pelatihan, dan pendampingan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik, serta menghasilkan kompos dan eco-enzyme yang dimanfaatkan untuk pertanian lokal. Partisipasi masyarakat juga semakin aktif dengan adanya fasilitasi alat pengolahan sampah. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan langsung mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui produk hasil pengolahan sampah.
Pelatihan Meningkatkan Pengetahuan dan Manfaat Bahan Herbal sebagai Pengobatan Alternatif kepada Ibu-ibu PKK Desa Kuningan Kabupaten Blitar Kamulyan, Budi; Hakim, Lukman; Ningsih, Zubaidah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan manfaat ramuan herbal sebagai pengobatan alternatif, memberikan contoh tentang manfaat ramuan herbal, dan mendorong masyarakat untuk mengintegrasikan pengobatan herbal dalam kehidupan sehari-hari. Ramuan Sapujagat Praktis (temu mangga, lengkuas, kencur, bunga lawang, serai, pulosari, kapulogo, bawang merah) dan Badarmomolo Praktis (temu mangga, lengkuas, bunga lawang, pulosari, kapulogo, daun sembung, adas manis, biji kemukus) yang diproduksi PT Sankara Sehat Sejahtera Badung dikemas dalam bentuk ramuan celup agar lebih praktis, higienis, dan mudah dikonsumsi secara rutin. Pelatihan diikuti 40 ibu-ibu PKK; sebelum dan setelah penyampaian materi, peserta diminta mengisi kuisioner evaluasi dengan lima pertanyaan utama terkait peningkatan pengetahuan, pemahaman manfaat, kepercayaan terhadap pengobatan herbal, serta persepsi tentang efek preventif jamu. Hasil dianalisis secara deskriptif. Peningkatan prosentase evaluasi terhadap lima pertanyaan utama berkisar 8–43%. Persepsi positif peserta terhadap konsumsi rutin ramuan Sapujagat Praktis dan Badarmolo Praktis menunjukkan potensi pemanfaatan ramuan ini dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat, terutama dalam penguatan imunitas, pengendalian gula darah, serta dukungan fungsi hati dan ginjal. Pelatihan ini berhasil memberikan informasi berbasis bukti yang mendalam mengenai manfaat ramuan herbal, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat tradisional yang aman dan efektif dalam menjaga kesehatan.
Model Kolaboratif Peningkatan Akses Rumah Rehabilitasi Narkoba melalui Edukasi dan Pendampingan Zulfendri, Zulfendri; Camellia, Vita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba serta memperkuat upaya pencegahan kekambuhan melalui edukasi kesehatan dan pendampingan psikososial. Kegiatan dilaksanakan di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN-BI) dengan melibatkan 67 peserta dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi hipnoterapi sebagai terapi pendukung bagi mantan penyalahguna narkoba. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fungsi otak dan kesehatan mental, serta pemahaman mengenai strategi pemulihan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif dan memperoleh respons positif dari peserta. Kesimpulannya, edukasi dan pendampingan psikososial berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan motivasi peserta untuk menjauhi narkoba serta mendukung keberhasilan proses rehabilitasi.
Optimalisasi Pengembangan Dan Ekspose “Hidden Gem” Objek Geowisata Di Lenggoksono Dengan Pendekatan Geo-Edukasi Dan Partisipasi Aktif Masyarakat Untuk Pariwisata Keberlanjutan Zulaikah, Siti; Suaidi, Daeng Achmad; Laksono, Yoyok Adisetyo; Zakly, Hanif ‘Izzuddin; Maulida, Shofi; Tue, Yensi Hariyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang dikenal sebagai “Ring of Fire”; kondisi demikian menyebabkan Indonesia memiliki aktivitas vulkanik dan tektonik yang beragam serta menciptakan bentang alam yang unik di masing-masing daerah. Salah satu kawasan yang memiliki geodiversitas adalah Lenggoksono, yang merupakan bagian dari desa wisata BOWELE (Bolu-Bolu, Wedi Awu, Lenggoksono) dan terletak di Malang Selatan. Terdapat berbagai macam objek geowisata yang unik dan masih tergolong “hidden gem” di Lenggoksono, sehingga kawasan ini potensial untuk dijadikan geopark. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengekspose “hidden gem” objek geowisata Lenggoksono melalui pendekatan geo-edukasi yang didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan memberikan ekspose “hidden gem” dan narasi ilmiah yang relevan, pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke objek geowisata akan menjadi lebih bernilai serta meningkatkan wawasan ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya memunculkan destinasi objek geowisata baru, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan rasa peduli terhadap konservasi objek geowisata. Kolaborasi antara akademisi (kampus) dan pemangku kepentingan objek geowisata terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas objek geowisata. Untuk mencapai keberlanjutan suatu objek geowisata, diperlukan perencanaan tata kelola yang terstruktur, monitoring rutin, serta partisipasi aktif seluruh komponen pemangku kepentingan. Dengan demikian, Lenggoksono berpotensi menjadi percontohan pengembangan objek geowisata berbasis geoedukasi yang mampu memberikan manfaat positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Pengelolaan Kelas Bagi Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Buleleng Idris, Muhammad; Paramartha, Wayan Eka; Khoiroh, Nis’atul; Suryana, I Gede Putu Eka; Putra, Made Pramana; Sari, Yuyun Diah Kemuning; Dari, Ni Kadek Wulan; Juliani, Tasya Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru, termasuk kemampuannya dalam mengelola kelas secara kreatif dan inovatif. Namun, hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 menunjukkan bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Buleleng masih berada pada kategori sedang hingga rendah, sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan kapasitas guru. Program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan berkelanjutan yang dilaksanakan dalam dua tahap pelatihan, yaitu penguatan strategi manajemen kelas berbasis pendekatan aktif-kolaboratif serta penggunaan media dan metode pembelajaran inovatif, serta tiga kali pendampingan terstruktur berupa mentoring, penilaian dampak, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola kelas, yang ditandai dengan perubahan praktik pembelajaran yang lebih partisipatif, penggunaan media digital sederhana, serta peningkatan motivasi siswa dalam proses belajar. Diskusi hasil menegaskan bahwa keberlanjutan program melalui peer group guru dan dukungan kelembagaan FGM memperkuat dampak pelatihan sehingga tidak berhenti pada ranah teoritis, melainkan terimplementasi di kelas. Kesimpulannya, model pelatihan dan pendampingan berbasis komunitas profesi ini efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru Muhammadiyah di Kabupaten Buleleng dan berpotensi direplikasi pada konteks sekolah serupa untuk memperkuat kualitas pembelajaran.