cover
Contact Name
Aji Prasetya Wibawa
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
ISSN : -     EISSN : 30477964     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities,
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) menerima artikel hasil gagasan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat peguruan tinggi dalam berbagai bidang ilmu dan terapan.
Articles 152 Documents
Pelatihan Pembuatan Abon Lele untuk Meningkatkan perekonomian Masyarakat Miswaty Miswaty; Ratna Luhfitasari; Susilo Handoyo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat masyarakat kota Balikpapan untuk melakukan budi daya ikan lele akhir-akhir ini semakin meningkat. peningkatan budi daya ikan lele disebabkan karena ikan lele cenderung tidak sulit pemeliharaan dan perawatannya. Peningkatan budi daya ikan lele menyebabkan hasil panen menjadi melimpah sementara permintaan pasar terbatas. Kelebihan produksi ikan lele yang tidak bisa diserap pasar tetap berada kolam tambak dan akhirnya membesar dengan ukuran tersebut tidak sesuai permintaan pasar sehingga biasnya akan diolah menjadi pakan ternak dengan harga jual yang sangat rendah. Disamping itu masalah rendahnya permintaan pasar terhadap hasil tambak ikan lele disebakan karena tingkat konsumsi ikan lele oleh masyarakat di Balikpapan masih rendah karena terdapat pilihan konsumsi ikan sungai jenis lain seperti ikan patin, ikan nila dan ikan gabus. Melimpahnya hasil panen ikan lele harus segera dicarikan alternative pengolahan sehingga ikan lele hasil panen tetap bisa terserap pasar. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan penyajian varian olahan ikan lele sehingga memberi pilihan untuk masyarakat mengkonsumsi ikan lele. Pelatihan pembuatan abon lele merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan petani tambak ikan lele melakukan diversifikasi hasil olahan ikan lele yang pada khirnya mampu meningkatkan pendapatan petani tambak ikan lele di kota Balikpapan.Kata Kunci—abon ikan lele, diversikasi
Sosialisasi Penyuluhan Sampah Bagi Masyarakat di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang Hilal Mulyadi; Ratna Juwita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumberdem merupakan salah satu desa yang sudah memiliki sistem pengelolaan sampah yang kompleks. Akan tetapi, sistem pengelolaan sampah yang kompleks ternyata masih belum cukup untuk dapat membuat masyarakat tertarik menggunakan jasa bank sampah dan menjual sampah mereka ke bank sampah. Hal tersebut diketahui karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme penjualan dari bank sampah, sehingga menganggap menjual sampah ke bank sampah tidak lebih menguntungkan. Berangkat dari masalah tersebut para mahasiswa MBKM Membangun Desa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Sampah bagi Masyarakat Desa Sumberdem sebagai program kerja yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami mekanisme dari bank sampah dan mengetahui tips dan trik agar mendapatkan keuntungan yang maksimal saat menggunakan jasa bank sampah.Kata kunci: Masyarakat Desa Sumberdem, Bank Sampah, Sosialisasi Penyuluhan Sampah
Sosialisasi Penyuluhan Sampah Bagi Masyarakat Di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang Hilal Mulyadi; Ratna Juwita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumberdem merupakan salah satu desa yang sudah memiliki sistem pengelolaan sampah yang kompleks. Akan tetapi, sistem pengelolaan sampah yang kompleks ternyata masih belum cukup untuk dapat membuat masyarakat tertarik menggunakan jasa bank sampah dan menjual sampah mereka ke bank sampah. Hal tersebut diketahui karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme penjualan dari bank sampah, sehingga menganggap menjual sampah ke bank sampah tidak lebih menguntungkan. Berangkat dari masalah tersebut para mahasiswa MBKM Membangun Desa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Sampah bagi Masyarakat Desa Sumberdem sebagai program kerja yang bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami mekanisme dari bank sampah dan mengetahui tips dan trik agar mendapatkan keuntungan yang maksimal saat menggunakan jasa bank sampah.Kata kunci: Masyarakat Desa Sumberdem, Bank Sampah, Sosialisasi Penyuluhan Sampah
Pelatihan Online Pembuatan Es Kopyor sebagai Alternatif Minuman Bergizi di Era Pandemi Wahyu Irawati; Siane Indriani; Ashiong P Munthe; Lastiar Roselyna Sitompul
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu sarana untuk menjalankan misi Universitas Pelita Harapan. PkM dilaksanakan di Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) jalan Raya Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang-Banten. Berdasarkan angket analisis kebutuhan diketahui bahwa jemaat GKAI membutuhkan edukasi tentang minuman sehat di era pandemi agar jemaat GKAI dapat menghindari pembelian minuman di luar untuk mencegah penularan Covid19. Jemaat diharap dapat membuat minuman sendiri di rumah yang bernilai gizi seperti es kopyor sintetis terbuat dari agar agar. PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang dampak minuman cepat saji, manfaat agar-agar bagi kesehatan, serta mengadakan pelatihan online pembuatan es kopyor sintetis terbuat dari agar-agar. Kegiatan dilakukan secara online dengan membagikan link youtube berisi rekaman demonstrasi pembuatan es kopyor sintetis yang dilakukan pelaksana PkM di rumah. Setiap peserta melihat youtube dan mempraktekkannya di rumah dengan menggunakan bahan yang telah dikirim pelaksana PkM ke rumah masing-masing. Kegiatan PkM online berhasil dilaksanakan dengan baik. Hasil angket peserta menunjukkan bahwa kegiatan PKM ini menarik dan bermanfaat bagi peserta (78%), materi mudah dipahami peserta (71%), peserta berhasil membuat es kopyor sintetis (92%) dengan hasil rasa yang enak (55%). Diharapkan ketrampilan yang telah diperoleh membuat jemaat GKAI dapat mencegah penularan covid dengan membuat minuman bergizi sendiri di rumah.Kata kunci— Agar-agar, es kopyor sintetis, minuman bergizi, PkM online
Produksi Bio-Oil Tempurung Kelapa untuk Aplikasi Pengawet Makanan Sebagai Peluang Usaha di Era Pandemi Covid-19 M Jahiding; E.S. Hasan; Mashuni Mashuni; Ratih Samsusih Rizki
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah pandemi Covid-19 mempengaruhi kehidupan manusia dari aspek kesehatan maupun ekonomi. Salah satu inovasi yang dapat ditawarkan untuk peningkatan ekonomi adalah produksi bio-oil tempurung kelapa sebagai peluang usaha masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Otole Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Ketersediaan bahan baku tempurung kelapa yang jumlahnya sangat besar belum dimanfaatkan secara optimal untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu a). Memperoleh pengawet alami (non-formalin) yang tidak membahayakan kesehatan b). Mengolah limbah tempurung kelapa sehingga tidak menimbulkan masalah bagi lingkungan c). Memperkenalkan dan menerapkan teknologi pirolisis dalam mengolah limbah tempurung kelapa sehingga menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terciptanya instalansi alat produksi bio-oil untuk pengawet alami. Bio-oil yang dihasilkan dari pirolisis tempurung kelapa mengandung senyawa yang dominan yaitu fenol dan turunannya. Bio-oil memiliki kemampuan untuk mengawetkan bahan makanan karena senyawa fenol berperan sebagai antibakteri dan antioksidan sehingga dapat memperpanjang masa simpan. Analisis karakterisasi GC-MS menunjukkan bahwa kandungan fenol dalam bio-oil tempurung kelapa mencapai 48,33% sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan pengawet alami.Kata kunci: Bio-oil, Covid-19, pengawet makanan, pirolisis, tempurung kelapa.
Program Pendampingan Siswa Sekolah Dasar dalam Mengatasi Learning Loss pada Aritmatika Uswatun Hasanah; Herjan Haryadi; Didin Septa Rahmadi; Wildan Halid
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurunnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Lombok Barat akibat pembatasan kegiatan pembelajaran selama pandemi berdampak pada hilangnya pengalaman belajar siswa dimana dilaporkan hanya 50% siswa memenuhi standar kompetensi. Salah satu strategi untuk mengatasi Learning Loss adalah melalui kegiatan bimbingan belajar yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemampuan dasar siswa, yaitu membantu siswa mempelajari konten materi pembelajaran lainnya yang lebih kompleks. Objek kajian ini adalah siswa kelas 3 SD yang diberikan kegiatan bimbingan belajar pada materi aritmatika dengan pendekatan pembelajaran yang dirancang khusus untuk mengantisipasi Learning Loss yaitu bimbingan belajar melalui pengalaman belajar spasial yang diawali dengan ditemukan bahwa para siswa menggunakan perhitungan aritmatika secara prosedural atau standar baku yang lama, sehingga tingkat kepekaan mereka terhadap bilangan tidak nampak. Oleh sebab itu, para siswa diberikan program mitigasi learning loss melalui tiga program pendampingan yaitu pendampingan awal pengalaman belajar spasial melalui konsep baris dan kolom, implementasi belajar spasial pada konsep aljabar dan pengembangan belajar spasial melalui aturan distributif. Program pendampingan ini menghasilkan bahwa para siswa diberikan kesempatan untuk berpikir mencari banyak solusi dari permasalahan aritmatika dengan melihat hubungan setiap bilangan dan operasinya sehingga pengetahuan para siswa tidak hanya terbatas pada prosedur yang baku dan lama dalam menyelesaikan masalah aritmatika.Kata kunci: Aritmatika, spasial, kepekaan bilangan, sekolah dasar
Pendampingan Digital Marketing Terhadap Pelaku UMKM Desa Sumberdem melalui Social Media dan E-Commerce Retno Wulandari; Melisa Surya Andini; Ayu Warestu; Gilang  Putra Pratama Arifiansyah; Bayu Setiawan; Ilham Lestadi Putra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya wabah virus Covid-19 ke dalam Indonesia yaitu pada tahun 2020, banyak sektor-sektor kehidupan terutama masyarakat Indonesia yang mengalami perubahan dalam segala aspek. Sektor yang sangat terdampak yakni ekonomi khususnya untuk pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Sejak merebaknya virus Covid-19 ini membuat penurunan omzet terutama untuk pelaku UMKM yang sangat signifikan. Beberapa para pelaku UMKM yang terkena dampak paling besar yaitu makanan dan minuman, pariwisata, serta penyedia akomodasi. Selain itu, dampak lain untuk para pelaku UMKM sendiri bahkan ada yang harus menutup usahanya karena berkurangnya pembeli. Salah satunya beberapa pelaku UMKM di Desa Sumberdem Kabupaten Malang. Meskipun demikian, tidak menjadi masalah karena terdapat cara lain untuk meningkatkan proses pendapatan, salah satunya, yaitu dengan memanfaatkan media sosial atau biasa disebut dengan digitalisasi marketing. Tim pengabdian masyarakat Desa Sumberdem Universitas Negeri Malang berupaya membantu pelaku UMKM di Desa Sumberdem melalui pendampingan digital marketing pada Social Media dan E-Commerce. Langkah awal yang dilakukan yaitu menyurvei dan mendata potensi usaha di Desa Sumberdem, dilanjutkan dengan memberikan pelatihan dan pemaparan dari pemateri. Harapannya yaitu pelaku UMKM Desa Sumberdem dapat memahami luasnya peluang dalam bisnis berbasis online.Kata kunci—Digital Marketing, UMKM, Desa Sumberdem, Pengembangan Ekonomi Lokal, Social Media, E-Commerce
Pelatihan Pengolahan Olahan Pangan Fungsional untuk Meningkatkan Kreatifitas Ibu-Ibu PKK Desa Wonorejo Anggi M.J. Saputri; Laili Hidayati; Lismi Animatul Chisbiyah; Alief Lukman Syafi'i; Ikhvina Kurnia Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wonorejo Kabupaten Malang merupakan salah satu desa mitra Universitas Negeri Malang dalam program pengabdian masyarakat. Desa Wonorejo memiliki potensi bahan pangan yang melimpah diantaranya yaitu daun kelor. Kegiatan ini diinisiasi dari hasil wawancara dengan Kepala Desa, yang berharap adanya pelatihan mengolah daun kelor menjadi olahan pangan yang memiliki kandungan gizi dan nilai jual yang tinggi. Produk olahan daun kelor yang dibuat pada kegiatan ini adalah lapis bolu kukus kelor, dan dawet kelor. Selain diajarkan mengolah produk, masyarakat khususnya Ibu-Ibu PKK Wonorejo juga dibekali teknik menyimpan dan mengemas produk makanan.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi dan melatih warga desa Wonorejo tentang pengolahan daun kelor. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Wonorejo terampil membuat olahan daun kelor, dimana nantinya ketrampilan tersebut dapat digunakan sebagai modal atau bekal membuka usaha di desa Wonorejo. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pengolahan fdaun kelor sebagai produk olahan memiliki nilai jual menjadi lebih tinggi. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan keuntungan tambahan sehingga meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Pengembangan Gerakan Literasi Pondok Berbasis Pondok Pesantren Di Yayasan Pendidikan Islam (YASPI) Pondok Pesantren Sumber Bungur Pakong Pamekasan Ayyu Subhi Farahiba
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program literasi harus digencarkan dan harus menjadi prioritas agar dampak yang diberikan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyosialisasikan implementasi dan bentuk pengembangan implementasi Gerakan Literasi Pondok berbasis Pondok Pesantren di Yayasan Pendidikan Islam (Yaspi) Pondok Pesantren Sumber Bungur Pakong Pamekasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode diskusi. Gerakan literasi berbasis pondok dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaraan. Bentuk kegiatan pengembangan gerakan literasi berbasis pondok pesantren, yaitu (1) Program Tahfidzul Qur’an, (2) kajian kitab kuning, (3) kegiatan muhadarah, dan (4) kegiatan jurnalistik. Berbagai kegiatan yang dapat diimplementasikan di atas diharapkan dapat membuat para santri memiliki kemampuan menyaring informasi sehingga mampu menjadi insan kamil yang berilmu dan berakhlakul karimah.Kata kunci: pengabdian masyarakat, pengembangan literasi, pondok pesantren.
Peningkatan Jumlah Produksi Dan Tingkat Efisiensi Waktu Berbasis Mesin Hybrid 3 In 1 Dalam Menaikkan Pertumbuhan Ekonomi Pada Era Pandemi Covid-19 Bagi UMKM Odey Di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang Pramono Pramono; Sujito Sujito; Fuad Indra Kusuma; Soenar Soekopitojo; Moh. Zainul Falah; Rezi Duta Pratama; Raffi Taufik Gushardana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kripik merupakan makanan ringan atau camilan berupa irisan-irisan tipis yang banyak beredar di kalangan masyarakat di Indonesia karena sifatnya yang renyah, gurih, dan tidak terlalu mengenyangkan. Sehingga, banyak orang yang suka mengkonsumsinya. Dengan melihat situasi saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19 sangat diajurkan untuk mengkonsumsi kripik karena kandungan di dalamnya mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin, dan mineral. UMKM Odey memproduksi kripik pisang selama masa pandemi, salah satu produk kripik dengan nama Kripik Gedang LuNang. Terdapat permasalahan dalam memproduksi kripik pisang oleh pihak UMKM yaitu pemotongan, penggorengan, dan pengeringan kripik hingga siap kemas. Produksi masih dilakukan menggunakan peralatan manual dengan waktu cukup lama serta hasil produksi kurang maksimal. Dari kondisi permasalahan yang sudah teridentifikasi maka metode yang digunakan adalah memberikan transfer teknologi dengan menerapkan mesin hybrid 3 in 1 dan melakukan pelatihan penggunaan alat serta perawatan. Sehingga, dapat meningkatkan efisiensi, higienitas, kualitas, dan kuantitas produksi kripik pisang dari UMKM Odey. Kata kunci— kripik, mesin hybrid 3 in 1, pelatihan alat