cover
Contact Name
Aji Prasetya Wibawa
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
ISSN : -     EISSN : 30477964     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities,
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) menerima artikel hasil gagasan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat peguruan tinggi dalam berbagai bidang ilmu dan terapan.
Articles 152 Documents
Inovasi Pengolahan Susu Menjadi Keju dan Yoghurt di Kawasan Dillem Willis Trenggalek Nasikhudin Nasikhudin; Markus Diantoro; Agung Haryono; Rif’atu Nuril Laily; Karin Mayludya Handi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek saat ini sedang mengembangkan komoditas susu sapi perah di Daerah Dillem Wilis. Peternak susu merupakan mata pencaharian utama masyarakat disekitar Dillem Wilis, sehingga banyak kandang sapi disekitar Kawasan Dillem Wilis. Budidaya sapi perah oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Trenggalek sebanyak 17 ekor. Hasil susu dari Dinas Pertanian dan Pangan serta masyarakat di Kawasan Dillem Wilis biasanya dijual langsung ke penampung susu untuk diolah menjadi susu dalam kemasan botol yang nantinya produk susu dalam botol akan dijual di Caffee TTP Dillem Wilis. Akan tetapi produk susu botol yang dijual mempunyai masa konsumsi yang yang pendek, yakni hanya mampu bertahan satu hari dalam lemari pendingin. Hal ini mengharuskan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek melakukan inovasi dalam teknologi pengolahan susu untuk menambah nilai ekonomis sekaligus memperkenalkan produk susu sapi perah masyarakat Kawasan Dillem Wilis hingga ke luar kota. Pengembangan dari inovasi pengolahan susu yang menghasilkan produk dengan masa konsumsi lama dan memiliki nilai jual tinggi kami olah menjadi produk keju dan yoghurt. Inovasi dari pengolahan ini dengan menggunakan metode inkubasi dari alat yang kami rancang dengan kapasitas yang disesuaikan kebutuhan mitra.
Pemanfaatan Potensi Biogas Peternak Sapi Perah Pujon Kabupaten Malang Sebagai Sumber Energi Listrik Terbarukan Suprayitno Suprayitno; Imam Sudjono; Suwarno Suwarno
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang dikenal sebagai penghasil susu sapi. Mereka rata rata memiliki sapi perah dari 2 sampai 25 ekor sapi setiap kepala keluarga. Sudah lama mereka memanfaatkan kotoran sapinya untuk menghasilkan biogas. Hampir sebagian besar masyarakat pujon memiliki digester biogas terutama mereka yang memiliki sapi di atas 10 ekor. Bahkan beberapa desa di kecamatan pujon di canangkan sebagai desa mandiri energi. Namun sampai sejauh ini, biogas yang mereka hasilkan hanya sebatas digunakan untuk memenuhi kebutuhan memasak. Untuk keluarga dengan 4-6 anggota keluarga, kebutuhan biogas untuk memasak bisa dipenuhi hanya dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi 2-3 ekor saja. Sehingga bagi mereka yang memiliki lebih dari 10 ekor sapi perah, tidak memanfaatkan semua kotoran sapinya untuk memproduksi biogas, atau membiarkan biogas yang berlebih tersebut terbuang percuma ke atmosfer. Tentu ini sangat disayangkan, sumber energi ekonomis yang melimpah terbuang begitu saja. Padahal disisi lain mereka masih membutuhkan sumber energi, misalnya untuk penerangan ataupun penggerak mesin mesin pertanian mereka. Sehingga dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah memanfaatkan kelebihan produksi biogas untuk dikonversi menjadi energi listrik. Untuk mengkonversi energi kimia biogas menjadi energi listrik yakni dengan memanfaatkan mesin konversi yang ada yakni genset berbahan bakar bensin dimodifikasi untuk digunakan berbahan bakar biogas. Ini bukanlah teknologi yang rumit, namun masyarakat peternak sapi di kecamatan pujon belum berdaya untuk memanfaatkan teknologi ini. Untuk penerapan teknologi ini, dipilih lokasi di daerah ujung barat kecamatan pujon yakni desa bendosari. Strategi ini dipilih, agar teknologi yang diterapkan dapat menstimulasi masyarakat sekitarnya sehingga akhirnya memberikan inspirasi dan merambat ke seluruh kawasan kecamatan pujon dan daerah daerah peternak sapi perah lainnya. Sebuah genset listrik 3000 Watt berbahan bakar bensin telah dimodifikasi dengan menambahkan konverter biogas pada bagian karburatornya. Beberapa modifikasi dan serangkaian ujicoba dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang sebelum dilakukan instalasi dan penggunaan di wilayah mitra. Dengan asumsi penggunaan bensin sebanyak 3 liter untuk operasional genset selama 8 jam sehari, maka dengan memanfaatkan potensi biogas ini ada penghematan sebesar Rp. 810.000 sebulan.Kata kunci— Biogas, Kotoran Ternak, Pembangkit Listrik
Implementasi Health Belief Model Pada Pekerja Industri Tempe dan Pandai Besi di Desa Sumberpasir Djoko Kustono; Andika Bagus Nur; Agus Suyetno
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan kerja sering diabaikan oleh para pelaku industri rakyat, baik karena kurang pengetahuanya tentang sebab kecelakaan kerja maupun karena keterbatasan modal untuk mendapatkan fasilitas keselamatan kerja yang memadai. Mereka menganggap kedua hal tersebut adalah masalah yang tidak dapat diselesaikan, sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan kecelakaan kerja yang bisa mengatasi dua masalah tersebut di atas. Implementasi dari teori Health Belief Model (HBM) untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja merupakan solusi terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah ada perubahan perilaku selamat terhadap pekerja setelah pelatihan HBM, (2) apakah ada perubahan pengetahuan K3 terhadap pekerja setelah pelatihan HBM, (3) Apakah ada pengaruh umur terhadap perilaku selamat terhadap pekerja setelah pelatihan HBM, (4) Apakah ada pengaruh umur terhadap pengetahuan K3 terhadap pekerja setelah pelatihan HBM. Metode penelitian adalah Quasi Experimental dengan menggunakan sampel sebanyak 31 pekerja. Hasil dari penelitian adalah (1) Tidak ada perubahan perilaku selamat terhadap pekerja setelah pelatihan HBM, (2) Ada perubahan pengetahuan K3 terhadap pekerja setelah pelatihan HBM, (3) Tidak ada pengaruh umur terhadap perilaku selamat terhadap pekerja setelah pelatihan HBM dan (4) Ada pengaruh umur terhadap pengetahuan K3 terhadap pekerja setelah pelatihan HBM.Kata kunci— health belief model, kecelakaan kerja, industri rakyat
Penerapan Energi Terbarukan (PLTS) Pada Wisata Desa Jatirejoyoso Kabupaten Malang Sujito Sujito; Muhammad Rodhi Faiz; Aripriharta Aripriharta; I Made Wirawan; Abdullah Iskandar Syah; Raffi Taufik Gushardana; FX Yuswantoro Dwi Irawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sumber energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi penerangan di Taman Refugia Jati, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pencahayaan taman pada saat malam hari dan memperindah taman sehingga dapat dioperasikan kembali dan menarik perhatian pengunjung untuk datang ke Taman Refugia Jati. Penggunaan lampu tenaga surya dirancang karena lebih ramah lingkungan dan lebih menghemat biaya. Penerangan di taman ini sangat minim sekali sehingga membutuhkan peningkatan penerangan agar taman ini dapat dioperasikan hingga malam hari. Kegiatan pengabdian ini sangat membantu pengelola taman yaiu Desa Jatirejoyoso karena taman semakin menarik dan bisa digunakan kembali terutama pada saat malam hari.Kata kunci: Penerangan, PLTS, Taman
Inovasi Manajemen Pengolahan Ternak Kambing dengan Sistem Kandang Modern yang Ramah Lingkungan Naila Nur Alifah; Muh Ade Artasasta; Evi Susanti; Intan Chairun Nisa; Muhammad Zahran Edlian Syach; Fakhren Nukha Zalfa; Muhammad Naufal Sakha Nararya; Esti Nanda Viatari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang merupakan desa yang komoditi utamanya adalah hasil pertanian dan peternakan. Namun, untuk hasil ternak kambing pada desa ini masih dalam kategori kurang, karena kebanyakan dari masyarakat di sana masih mengelola ternak kambing secara konvensional. Untuk menghasilkan kualitas ternak yang baik diperlukan inovasi sistem kandang modern yang terintegrasi dengan pengolahan pakan dan pemanfaatan kotoran kambing yang memadai, maka pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mensosialisasikan inovasi manajemen pengelolaan ternak kambing dengan sistem kandang modern yang ramah lingkungan dengan memberikan informasi terkait desain kandang kambing modern yang terintegrasi, pengolahan pakan ternak berbasis bioproses dengan memanfaatkan limbah organik, serta pengolahan kotoran kambing untuk dijadikan pupuk organik cair. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, masyarakat menjadi lebih mengerti mengenai manajemen pengelolaan ternak kambing dengan sistem kandang modern serta berkeinginan untuk membuat hasil dari sosialisasi yang telat dilakukan. Masyarakat Desa Tempursari juga berkeinginan untuk diadakannya kembali pengabdian masyarakat ini dengan memanfaatkan bahan-bahan organik lain dalam pengolahan pakan ternak berbasis bioproses dan pengolahan kotoran kambing untuk pupuk organik cair. Kata kunci—pengabdian masyarakat, manajemen ternak kambing, sistem kandang modern, pakan ternak bioproses, pupuk organik cair
Pemanfaatan Waktu Luang Anak Melalui Forum Anak di Desa Nelayan Seberang Ritha F Dalimunthe; Arif Qaedi Hutagalung
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendirikan forum anak desa sebagai pemanfaatan waktu luang untuk kegiatan positif bagi anak-anak di Desa Nelayan Seberang Kecamatan Medan Belawan yang diharapkan akan mengurangi bahkan menghapuskan kegiatan anak yang tidak bermanfaat. Data yang digunakan diperoleh dengan cara membuat pelatihan dibidang olahragadayung dengan peserta berjumlah sebanyak 17 anak yang tergabung kedalam pengurus Forum Anak Desa. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan terhadap anak-anak Desa Nelayan Seberang Kecamatan Medan Belawan, pemanfaatan waktu luang anak diisi dengan kegiatan olahraga, budaya dan seni terutama budaya seni lokal sesuai dengan bakat dan minat anak. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan berkesinambungan dibawah kepengurusan forum anak desa yang telah terbentuk. Seperti diketahui forum anak adalah wadah anak untuk berdiskusi, bagaimana mengeluarkan pendapat sehingga diharapkan nantinya forum anak desa dapat berpartisipasi dalam musrenbang desa. Diharapkan dari kegiatan forum anak desa ini akan muncul juara lomba dayung anak dari Desa Nelayan Seberang yang dapat mengikuti PON Sumatera Utara tahun 2024.Kata Kunci : Desa Nelayan Seberang, Forum Anak, Pemanfaatan Waktu Luang
Enhancing Mentor Teacher Practices through Jelita-Lestari: Developing an Online Journal System for Reflective Collaboration in Teacher Education Ibrohim, Ibrohim; Muksar, Makbul; Yulianti, Erni; Hajar, Maya Umi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quality of mentoring mentor teachers provide during the teaching practicum of pre-service teacher education programs significantly impacts the pedagogical competence of prospective teachers. The current study addresses the challenge of enhancing the quality of mentoring provided by mentor teachers in the teaching practicum of the Teacher Professional Education program in the Science Education Study Program at the State University of Malang. The research focuses on developing and implementing "Jelita-Lestari," an online journal system based on lesson study, to optimize the quality of mentoring. The system aims to provide a platform for mentor teachers to document their mentoring processes, track student progress, and publish articles related to their experiences, fostering reflective practice and knowledge sharing. Implementing Jelita-Lestari is expected to improve pedagogical competence among prospective science teachers by facilitating systematic mentoring and promoting a collaborative learning community among mentor teachers. The study underscores the importance of continuous professional development for mentor teachers and the potential of technology-enhanced tools in supporting effective mentoring practices. Keywords—Jelita Lestari, Mentor Teacher Quality, Technology Integration, Professional Development, Lesson Study, Online Journal System.
Inovasi Teknologi Tepat Guna Peningkatan Produksi UMKM Di Desa Sumbergedang Sujono, Sujono; Jamroji, Jamroji; Yuliati, R; Nurul, Moh
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sumbergedang memiliki beberapa kelompok UMKM yaitu perternakan domba/Kambing, Ikan dan mamin,namun produktivitasnya rendah karena dilakukan secara manual. Tujuan kegiatan Program Desa Binaan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas UMKM yang ada di desa dengan inovasi penggunaan Teknologi Tepat Guna. Metode kegiatan dengan pendampingan di lapang selama satu semester. Kegiatan diawali dengan persiapan dan pelatihan. Pelatihan meliputi: motivasi usaha, pembukuan dan pemasaran secara digital, pelatihan operasionalisasi beberapa alat TTG yaitu mesin coper, penepung pakan, mesin perajang dan pengemas keripik dan pengemas minumuan. Hasil kegiatan meliputi: segenap mitra yang terdiri dari kelompok tani ternak dan ikan dan UMKM meningkat semangat berwirausahanya setelah mendapatkan pelatihan motivasi usaha. Hasil kegiatan kegiatan Desa Binaan ini selengkapnya adalah penggunaan teknologi tepat guna (TTG) berupa mesin multiguna mampu meningkatkan pertambahan bobot domba lebih dari 150 grm/ekor/hari. Kelompok petani ikan dapat membuat pakan sendiri sehingga menekan biaya pakan. Penggunaan mesin perajang mampu meningkatkan kapasitas produksi keripik menjadi 150kg/hari dan penggunaan mesin pengemas minuman mampu meningkatkan kapasitas minuman sinom 25 liter/hari. Kesimpulan kegiatan ini adalah penerapan TTG meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Sumbergedang;Teknologi tepat guna; UMKM Keripik; UMKM minuman; Pemasaran Digital
Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Ikan Terinasi Pada Kader Pkk Di Kecamatan Pakisaji Devi, Mazarina; Wahyuni, Wiwik; Nurbaya, Arindra; Umniati, Sri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang terdapat di Kecamatan Pakisaji. Kejadian stunting berhubungan dengan asupan makanan yang kurang atau rendahnya asupan protein. Keragaman jenis makanan dan konsumsi ikan digerakkan sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan skill kader PKK dalam mengembangkan produk jajanan balita tinggi protein. Metode yang dilakukan dengan cara melatih kader PKK membuat produk olahan cilok dan siomay tinggi protein dobel protein hewani dengan bahan baku utama dari ikan teri nasi dan ayam. Pelatihan dilakukan di Pendopo kecamatan Pakisaji yang diikuti oleh 40 peserta dengan rincian peserta dari unsur ketua PKK, ketua pokja empat, serta kader posyandu dari seluruh desa yang terdapat di Kecamatan Pakisaji. Kegiatan pengabdian diawali dengan pemberian materi oleh tim pengabdian dari LPPM UM dan dilanjutkan dengan praktik membuat jajanan tinggi protein dobel protein hewani berupa cilok dan siomay ikan teri nasi. Peserta antusias dan aktif mempraktikan membuat produk olahan dari ikan teri nasi. Diharapkan hasil pelatihan dikembangkan di desa masing-masing peserta. Kata kunci— pelatihan, produk olahan, ikan teri, stunting, dobel protein
Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Kompetensi Riset Siswa MAN 2 Kota Malang: Studi Kolaboratif dengan Universitas Negeri Malang Suharti, Suharti; Nur, Hadi; Suryani, Suci Elya Intan; Dwija L, Sutandyo; Azizah, Hanifatul
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan pengembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya sangat penting untuk mendorong kemajuan suatu negara. Peningkatan peringkat publikasi ilmiah Indonesia, sebagaimana tercatat dalam Scimago Journal & Country Rank tahun 2023, menunjukkan kemajuan signifikan dalam kontribusi penelitian dengan menempati urutan 19 dunia. Salah satu upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan penelitian Indonesia yakni dengan menyelenggarakan ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Olimpiade ini bertujuan mewujudkan visi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2020-2024 untuk menciptakan generasi Pelajar Pancasila yang unggul dalam berpikir kritis, kreatif, dan berakhlak mulia. Namun, MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu peserta OPSI menghadapi kendala terbatasnya fasilitas laboratorium dan tenaga ahli yang kompeten di bidang bioteknologi dan material maju. Universitas Negeri Malang (UM) melalui UPT Laboratorium Terpadu menawarkan solusi dengan menyediakan fasilitas laboratorium canggih serta tenaga ahli sebagai pembimbing siswa MAN 2 Kota Malang dalam pengembangan riset. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MAN 2 Kota Malang melalui penyediaan sarana riset yang memadai, pembimbingan riset, serta peningkatan kapasitas guru dalam pengolahan data dan penulisan karya ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat siswa dalam sains, pemahaman konsep riset modern seperti SC-XRD, serta kolaborasi yang berkelanjutan antara UM dan MAN 2 Kota Malang dalam pengembangan pendidikan berbasis riset. Kata kunci—riset, fasilitas, kolaborasi, kompetensi siswa, OPSI