cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Kunci Keberhasilan Pendidikan Berkelanjutan Syahla Atha Athallah; Syaira Dewanti Putriani; Tia Rahmi Ani; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkelanjutan merupakan salah satu tujuan utama dalam sistem pendidikan modern. Kurikulum yang efektif dan relevan menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan tersebut. Namun, kurikulum yang ada masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya penekanan pada kompetensi abad 21, minimnya integrasi dengan kebutuhan masyarakat, serta kurang optimalnya metode pembelajaran yang diterapkan. Evaluasi terhadap kurikulum diperlukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan menentukan langkah-langkah strategis dalam pengembangannya. Pengembangan kurikulum harus mencakup peningkatan kualitas pengajaran, penyesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta integrasi nilai-nilai sosial dan budaya. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab tuntutan zaman. Dengan adanya evaluasi dan pengembangan yang berkelanjutan, diharapkan sistem pendidikan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, serta siap menghadapi tantangan global.
Peran Guru Dalam Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Pendidikan Nurhidayani Nurhidayani; Livia Novelina; Bayu Putra Niami; Merika Setiawati; Nikmah Hayati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkualitas memerlukan kurikulum yang tepat sebagai panduan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Kurikulum berfungsi sebagai instrumen strategis yang mentransfer nilai, pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada peserta didik secara sistematis. Keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada peran aktif guru sebagai ujung tombak pendidikan. Guru tidak hanya bertugas mengajar di kelas, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam merancang, menyesuaikan, dan mengevaluasi kurikulum sesuai kebutuhan peserta didik dan konteks lokal. Kemampuan guru dalam menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman sangat penting agar pembelajaran tetap relevan dengan tantangan global dan kemajuan teknologi. Selain aspek kognitif, guru juga berperan dalam mengembangkan kurikulum untuk membentuk generasi berintegritas dan bertanggung jawab. Kajian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis peran sentral guru dalam pengembangan dan implementasi kurikulum sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional di era globalisasi. Guru bukan hanya pelaksana teknis pembelajaran, tetapi juga perancang masa depan pendidikan yang menentukan keberhasilan sistem pendidikan secara keseluruhan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. AKR CORPORINDO TBK REGIONAL JAKARTA Diki Damarki; Jazuli Mukhtar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. AKR Corporindo Tbk Regional Jakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 78 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 46,9% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,190 > 1,992). Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 46,5% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,122 > 1,992). Gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 8,821 + 0,379X1 + 0,400X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 57,2% sedangkan sisanya sebesar 42,8% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (50,054 > 2,730)
Evaluasi dan Peningkatan Pengetahuan Siswa SMK Terkait K3 Listrik Secara Umum di Dunia Industri Muhamad Ariel Alfaridzi; Siti Zahwa Nabila; Deni Rizky Maulana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir seluruh kehidupan di dunia ini berjalan dengan memerlukan listrik, termasuk dalam pengoprasionalan sektor industri. Namun, listrik juga memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat membahayakan bagi pemakainya. Kecelakaan kerja akibat listrik di dunia industri merupakan salah satu risiko terbesar yang dihadapi para pekerja dan dapat berdampak serius, mulai dari cedera ringan hingga kematian, serta kerugian material dan gangguan operasional perusahaan. Untuk mencegah risiko tersebut, pemahaman mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) listrik sangat penting untuk diketahui calon tenaga kerja, terutama siswa SMK sebagai calon tenaga kerja yang akan langsung memasuki dunia industri setelah lulus. Maka dari itu kami melaksanakan kegiatan Evaluasi dan Peningkatan Pengetahuan Siswa SMK Terkait K3 Listrik pada siswa kelas XI dan XII jurusan Teknik Elektronika Industri SMK Negeri 1 Cikarang Utara, Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
PENGARUH CURRENT RATIO (CR) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA PT ASTRA AGRO LESTARI TBK. PERIODE 2015-2024 Ade Putri Azita; Baliyah Munadjat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT Astra Agro Lestari Tbk periode 2015-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode analisa data yang digunakan meliputi: Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolonieritas, Hesteroskedastisitas, Autokorelasi), Uji Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis (Uji t parsial dan Uji F simultan), Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Current Ratio berpengaruh Negatif dan signifikan terhadap Return On Asset pada pada PT. Astra Argo Lestari Tbk, hal ini dibuktikan dengan thitung (-2.749) >2,364 ttabel. Nilai signifikansi pada Current Ratio 0,024 < 0.05. Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset pada PT. Astra Argo Lestari Tbk, hal ini dibuktikan . thitung (-1.562) < 2,364 ttabel. Nilai signifikan pada Debt to Equity Ratio 0,162 > 0.05. Current Ratio dan Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh terhadap Return On Asset pada PT. Astra Agro Lestari Tbk, hal ini dibuktikan dengan Fhitung = 5,904 > Ftabel = 4,74 dengan nilai signifikan 0,089 < 0,05.Nilai koefisien determinasi sebesar 54,8% dan sedangkan sisanya sebesar 45,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti didalam penelitian ini.
DINAMIKA NASIONALISME DI INDONESIA: DARI KOLONIALISME KE ERA DIGITAL M. Abdul Bustomi; Rahmaniya Ananda Nisa; Syerli Nurdiani; Dian Auliani; Maftuh Ajmain
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasionalisme di Indonesia merupakan suatu konsep yang berperan sangat penting dalam pembentukan suatu identias dan persatuan bangsa. Nasionalisme Indonesia telah berkembang dari zaman kolonial hingga zaman modern. Nasionalisme berkembang sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan selama masa kolonial, dan ditandai dengan munculnya organisasi pergerakan dan semangat kemerdekaan. Nasionalisme berfungsi sebagai dasar untuk membangun identitas bangsa yang bersatu setelah Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Namun, nasionalisme menghadapi tantangan baru di era digital dan internet, terutama karena globalisasi, media sosial, dan penyebaran informasi yang tidak terkendali. Artikel ini menyelidiki perkembangan nasionalisme Indonesia melalui lensa sosial dan sejarah. Fokus penelitian adalah perubahan makna nasionalisme sepanjang sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi memungkinkan penyebaran nilai-nilai kebangsaan, masalah seperti disinformasi dan pengaruh budaya asing dapat mengurangi rasa nasionalisme, terutama di kalangan remaja. Oleh karena itu, strategi yang fleksibel diperlukan untuk mempertahankan nasionalisme di tengah kemajuan teknologi.
Inovasi Kurikulum dalam Mewujudkan Kurikulum yang Responsif Terhadap Kebutuhan Sosial di Era Digital Sherin Afiqah; Tasyla Nindia Rafikasha; Sania Dwi Lukita; Nikmah Hayati; Merika Setiawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut dunia pendidikan untuk melakukan penyesuaian yang signifikan, khususnya dalam aspek kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk inovasi kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan sosial di era digital serta bagaimana strategi implementasinya agar lebih adaptif dan relevan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan pendidikan, dan laporan penelitian terkait inovasi kurikulum serta respons pendidikan terhadap perubahan sosial. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis), dengan memetakan tema-tema utama terkait inovasi, adaptabilitas kurikulum, serta keterkaitan antara kebutuhan sosial dan desain pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum yang responsif memerlukan integrasi teknologi, pembelajaran berbasis proyek, penguatan karakter, serta pelibatan masyarakat dalam proses perancangan kurikulum. Selain itu, fleksibilitas struktur kurikulum dan relevansi materi menjadi faktor penting untuk memastikan keberhasilan kurikulum dalam menjawab tantangan sosial kontemporer. Artikel ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara pemangku kepentingan pendidikan, serta peningkatan kapasitas guru sebagai agen utama pelaksana inovasi kurikulum di era digital
Dinamika Kepemimpinan Transformasional dalam Organisasi Kemahasiswaan: Studi Kasus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Padang Syukri Ananda Dwi Zulfa; Ulfa Zahara; Wiftada; Yola Triana; Lusiana Suhetsyah; Syamsir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) memiliki peran penting dalam memajukan organisasi serta membentuk karakter kader. Pemimpin PMKRI tidak hanya bertugas mengelola program kerja, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan keberpihakan sosial dalam setiap langkah organisasi. Kepemimpinan transformasional dan servant leadership menjadi model yang relevan, di mana pemimpin diharapkan dapat menginspirasi dan memberdayakan anggotanya, serta mendorong perubahan positif yang berkelanjutan. Dalam sejarahnya, kepemimpinan di PMKRI mengalami perubahan signifikan, dari yang awalnya berbasis status sosial dan suku menjadi lebih berfokus pada kapasitas intelektual dan dedikasi ideologis. Seiring dengan transformasi ini, budaya kaderisasi juga berperan penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai organisasi, meski dihadapkan pada tantangan demokratisasi dan pembaruan. Pemimpin PMKRI tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga berperan sebagai aktivis dan pembina rohani, serta menjadi representasi organisasi di ruang publik. Kepemimpinan yang efektif di PMKRI harus mengedepankan inklusivitas, komunikasi persuasif, serta pengelolaan konflik berbasis kekeluargaan untuk menghadapi dinamika zaman dan memastikan tujuan organisasi tercapai.
Dampak Perubahan Kurikulum Berkelanjutan terhadap Pembelajaran di Sekolah Dasar Aulia Simanjuntak; Sabrina Abnoor Pasaribu; Septi Lusiana Hutabarat; Sonita Lasrotua Nadeak; Tio Minar Tindaon; Rahmilawati Ritonga
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan kurikulum yang berkelanjutan terhadap proses pembelajaran di Sekolah Dasar, khususnya dalam aspek kesiapan guru, efektivitas belajar, dan kenyamanan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan sumber resmi terkait implementasi kurikulum di Indonesia, terutama Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum yang terlalu cepat dan berulang tanpa persiapan yang memadai menimbulkan berbagai hambatan di lapangan. Guru mengalami kesulitan memahami dan menerapkan kurikulum baru karena kurangnya pelatihan, terbatasnya sarana prasarana, serta tekanan psikologis. Siswa pun mengalami penurunan motivasi dan prestasi akibat metode pembelajaran yang tidak konsisten. Meski demikian, apabila dirancang dan diterapkan dengan tepat, perubahan kurikulum juga dapat membawa dampak positif seperti peningkatan relevansi materi ajar, penguatan karakter, dan pengembangan keterampilan abad 21. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih terstruktur dan kolaboratif dalam merumuskan serta mengimplementasikan kebijakan kurikulum.
KREATIVITAS GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Wulan Fitriyani; Kelvia Osa Velinda; Arini Siaga Dewi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kreativitas guru dalam menerapkan metode pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar, serta dampaknya terhadap efektivitas proses pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru kelas V di UPT SDN 3 Ambarawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru sangat menentukan keberhasilan pembelajaran PKn. Guru yang kreatif mampu merancang strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan interaktif, serta menyesuaikannya dengan karakteristik peserta didik dan situasi kelas. Penerapan berbagai metode seperti diskusi, simulasi, dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi kewarganegaraan. Temuan ini menegaskan bahwa kreativitas guru merupakan elemen kunci dalam menciptakan pembelajaran PKn yang aktif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pengembangan kreativitas guru perlu menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar.