cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 228 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 228 Documents clear
Strategi Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Silkular Life Bagi Penderita Tuberkulosis di Kelurahan Keramasan Putri, Elivia Pasma; Kurnia, Heri; Rachmi , Nur Habiba; Adha, Muhammad Mona
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sq9wqz79

Abstract

Kelurahan Keramasan merupakan wilayah yang terletak di Kecamatan Kertapati yang memiliki kompleksitas permasalahan dalam pemanfaatan sumber daya lokal setempat dikarenakan keterbatasan struktural serta minimnya pelaksanaan pelatihan dan pemberdayaan. Permasalahan serupa dialami oleh para penderita tuberkulosis (TBC) di Kelurahan Keramasan, Kota Palembang. Kurangnya sistem pengobatan yang maksimal, ditambah lagi dengan sistem sanitasi yang kurang memadai serta minimnya lapangan pekerjaan yang layak menjadikan mereka sangat rentan terhadap pemasalahan sosial dan ekonomi. Program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh lembaga filantropi Bakrie Center Foundation (BCF) yang bekerja sama kepada Masyarakat Sehat Sriwijaya (MSS) dibentuk melalui pendekatan “SIRKULIFE (Sirkular Life Empowerment)” dengan tujuan agar membantu menciptakan ketahanan pangan keluarga, meningkatkan keterampilan teknis serta mendukung tercapainnya pembangunan berkelanjutan melalui penjualan hasil budidaya lele dan sayuran. Hasil dari kegiataan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim pemberdayaan, memberikan dampak positif kepada masyarakat dalam peningkatan kebutuhan ekonomi yang lebih optimal, mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas lokal, serta mendorong pemanfaatan sumber daya secara efisien dan ramah lingkungan.
Program Korega Berbasis Digital Sebagai Strategi Peningkatan Kesehatan Reproduksi di Posyandu Remaja Tegalsari Gadingrejo Qurniasih, Nila; Wati, Desti Ambar; Damayanti, Damayanti; Mardiyah, Habibah Ainun; Salsabila, Arina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a7v5q024

Abstract

Remaja merupakan kelompok populasi besar yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional namun tetap rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi seperti anemia, infeksi menular seksual, dan kehamilan yang tidak direncanakan. Posyandu Remaja Tegalsari menghadapi rendahnya partisipasi yang disebabkan oleh kegiatan yang monoton dan jadwal yang kurang sesuai. Program digital KOREGA (Komunitas Remaja Gesit Antusias) diperkenalkan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan remaja melalui pemberdayaan kader sebaya, perbaikan manajemen kegiatan, serta pemanfaatan aplikasi, modul, video, dan media sosial. Program dilaksanakan pada Agustus–September 2025 dengan melibatkan 10 kader remaja melalui tahapan persiapan, sosialisasi, implementasi digital, pelatihan, monitoring, dan evaluasi menggunakan pre–post test. Analisis Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p=0.008), dengan rata-rata nilai meningkat dari 47,33 menjadi 75,78. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi digital yang dikombinasikan dengan pendampingan sebaya efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi. Program KOREGA dapat menjadi model modern, inklusif, dan berkelanjutan untuk pemberdayaan Posyandu Remaja sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan poin 4 (Pendidikan Berkualitas).
Penerapan Smart Meter Untuk Pengelolaan Energi Dan Peningkatan Efisiensi Tambak di UD Tani Nila Nusantara Ashad, Bayu Adrian; Ramdaniah, Ramdaniah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/frnzg637

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UD Tani Nila Nusantara, Kabupaten Pangkep, dengan tujuan meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik pada sistem budidaya ikan nila melalui penerapan teknologi smart meter berbasis Internet of Things (IoT). Permasalahan utama mitra adalah tingginya konsumsi energi akibat pengoperasian aerator, dan pompa air yang berlangsung hampir tanpa henti setiap hari. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan sistem monitoring energi berbasis IoT yang memungkinkan pengelolaan daya secara real-time. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat dan difusi ipteks melalui pelatihan, instalasi sistem smart meter, serta pendampingan langsung kepada mitra dalam pengoperasian dan analisis data energi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap efisiensi energi dan kemampuan menggunakan perangkat digital secara mandiri. Selain itu, terjadi penurunan konsumsi listrik rata-rata sebesar 15–20% setelah penerapan sistem. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tambak, tetapi juga memperkuat literasi digital dan kesadaran penggunaan energi berkelanjutan di sektor perikanan. Dengan demikian, penerapan smart meter berbasis IoT dapat menjadi solusi praktis dan aplikatif menuju pengelolaan energi yang cerdas, efisien, dan ramah lingkungan pada usaha tambak ikan air tawar.
Pelatihan Aplikasi Feeder Planner untuk Transformasi Digital Manajemen Tambak di Kabupaten Pangkep Ramdaniah, Ramdaniah; Ashad, Bayu Adrian
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zygagz75

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan literasi digital masyarakat petambak melalui pelatihan penggunaan aplikasi Feeder Planner di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah manajemen tambak yang masih dilakukan secara manual tanpa pencatatan berbasis data, sehingga mengakibatkan pemborosan pakan dan sulitnya evaluasi produksi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui skema pelatihan dan difusi ipteks dengan pendampingan langsung di lapangan. Kegiatan berlangsung selama empat bulan, dari Agustus hingga November 2025, bekerja sama dengan mitra UD Tani Nila Nusantara dan melibatkan enam orang petambak sebagai peserta. Tahapan kegiatan meliputi observasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi secara mandiri untuk mencatat jadwal dan riwayat pemberian pakan. Efisiensi pakan meningkat sekitar 15%, dengan konsistensi pencatatan mencapai 83% dan ketepatan jadwal pemberian pakan sebesar 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis aplikasi digital mampu mendorong transformasi manajemen tambak menuju sistem yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan di kalangan masyarakat petambak.
Seksual pada Remaja: Menghadapi Dampak Negatif Media Sosial dan Paparan Pornografi Surmiasih, Surmiasih; Putri, Riska Hediya
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zn6wga45

Abstract

Kemajuan teknologi menghadapkan remaja pada tantangan terhadap media sosial dan paparan pornografi. Pendidikan seksual pada remaja merupakan upaya penting dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya terkait dampak negatif media sosial dan paparan konten pornografi. Akses informasi yang terbuka melalui berbagai platform media sosial menjadikan remaja rentan terhadap penyimpangan pemahaman mengenai seksualitas. Kondisi ini dapat memicu perilaku seksual berisiko, penurunan kontrol diri, serta gangguan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak negatif media sosial dan paparan pornografi. Kegiatan dilaksanakan pad tanggal 29 April 2025 pada siswa/i SMP di Kabupaten Pringsewu sebanyak 30 orang. Metode dengan ceramah dan Focus Group Duscussion (FGD). Kegiatan PkM dievaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil PkM menunjukkan sebelum diberikan Pendidikan seksual pengetahuan tentang dampak media sosial dan paparan pornografi sebesar 57,6% dan setelah diberikan pendidikan seksual meningkat menjadi 85,7%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang dampak negatif media sosial dan paparan pornografi. Melalui upaya ini diharapkan remaja mampu memahami batasan diri, berpikir kritis terhadap konten dari media sosial, serta membentuk sikap dan perilaku yang sehat, dan bertanggung jawab.
Pencegahan dan Penanganan Bullying di Asrama pada Mahasiswa Palupi, Rini; Kusuma, Anggi; Kameliawati, Feri; I, Amatus Yudi; Rahmasari, Aulia Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dd7nf813

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang dengan tujuan menyakiti orang lain, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Fenomena ini tidak hanya terjadi di sekolah dasar atau menengah, tetapi juga marak ditemukan di lingkungan perguruan tinggi, termasuk mahasiswa. Dampak bullying sangat luas, tidak hanya pada korban tetapi juga pada pelaku dan lingkungan sekitar. Korban sering mengalami stres, depresi, penurunan prestasi akademik, hingga gangguan kesehatan fisik dan psikologis. Melihat dampak yang begitu serius, penting dilakukan edukasi pencegahan bullying sejak dini di lingkungan kampus. Edukasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang bahaya bullying, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk saling menghargai, membangun empati, serta menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan aman. Dengan adanya penyuluhan dan sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dalam upaya menciptakan budaya anti-bullying di lingkungan pendidikan tinggi kesehatan.
Peningkatan Literasi Riset dan Publikasi Ilmiah Bagi Mahasiswa Program Lulus Tanpa Skripsi di Fakultas Agama Islam Syaharuddin, Syaharuddin; Mukhlishin, Mukhlishin; Muhirdan, Muhirdan; Hayati, Mardiyah; Husnan, Husnan; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7e5nnt94

Abstract

Kebijakan Kampus Merdeka yang memberikan alternatif kelulusan tanpa skripsi menuntut mahasiswa untuk menghasilkan luaran akademik setara, seperti publikasi ilmiah. Namun, rendahnya literasi riset dan kemampuan penulisan ilmiah masih menjadi tantangan utama bagi mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan publikasi ilmiah mahasiswa melalui pelatihan berbasis workshop interaktif. Peserta kegiatan berjumlah 45 mahasiswa yang tergabung dalam Kelas Riset Program Lulus Tanpa Skripsi. Materi pelatihan meliputi konsep dasar penelitian, struktur artikel model IMRAD, pemanfaatan database pengindeks internasional (ScienceDirect, Emerald Insight, PubMed, DOAJ, dan Sinta), serta etika publikasi ilmiah. Evaluasi dilakukan menggunakan angket skala Likert dengan tujuh indikator. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman peserta sebesar 81,13%, dengan nilai tertinggi pada aspek etika publikasi dan motivasi menulis (88,37%), serta terendah pada kemampuan menelusuri referensi ilmiah (71,16%). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran riset dan kompetensi akademik mahasiswa, meskipun masih diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk penguatan literasi digital dan akses referensi ilmiah. Program ini diharapkan menjadi model penguatan budaya riset di lingkungan Fakultas Agama Islam dalam mendukung implementasi Kampus Merdeka berbasis luaran publikasi ilmiah.
Integrasi Edukasi dan Layanan Kesehatan untuk Pengendalian Hipertensi Sdi Komunitas Erviana, Erviana; Page, Muhammad Taufik; Rustimaya, Rustimaya; Setiawati, Setiawati; Tarbiati, Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c12myj03

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Berdasarkan survei mahasiswa Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat pada Mei 2024, angka kejadian hipertensi di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene mencapai 20,9%. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif dan layanan kesehatan komunitas yang terintegrasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat melalui edukasi dan skrining tekanan darah. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan, pembagian media edukatif (leaflet dan modul), serta pemeriksaan tekanan darah oleh tenaga kesehatan dan mahasiswa. Sebanyak 30 warga berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pemeriksaan tekanan darah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 40%, dan 20% peserta teridentifikasi hipertensi sehingga mendapat konseling dan rujukan ke Puskesmas. Kegiatan ini juga memperkuat peran kader kesehatan desa dalam deteksi dini penyakit tidak menular. Program ini terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendukung pencapaian SDGs ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Mendukung Kehamilan Sehat Melalui Peningkatan Health Literacy Ibu Hamil Damayanti, Risna; Adhisty , Weny Anggraini; Ishak, Muh.; Juita, Juita; Anggraini, Dea; Rohasrikandi, Rohasrikandi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/41sax542

Abstract

Health literacy merupakan salah satu faktor penentu utama dalam bidang kesehatan yang berperan penting dalam meningkatkan pelayanan sosial serta kemajuan ekonomi individu, hal ini mencerminkan sejauh mana seseorang mampu memperoleh, mengolah, dan memahami informasi dasar tentang kesehatan dan layanan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatannya. Kemampuan health literacy ibu hamil dapat menunjang kesehatan ibu dan bayi. Banyak faktor yang mempengaruhi health literacy ibu hamil, salah satunya adalah akses informasi yang membuat ibu hamil kurang mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2024 dengan judul health literacy level ibu hamil usia remaja dan dewasa awal di kabupaten Majene menunjukkan bahwa sebesar 52 responden (45,2%) mengalami health literacy level bermasalah. Masih rendahnya health literacy ibu hamil menjadi permasalahan mitra saat ini. Health literacy pada ibu hamil bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap dan perilaku yang positif terkait kehamilan, serta membantu mengurangi berbagai keluhan yang muncul selama kehamilan. Informasi yang salah atau tidak akurat yang diperoleh dari media sosial atau lingkungan sekitar juga seringkali mempengaruhi ibu hamil dan keluarga salah dalam mengambil keputusan. Pengabdian ini dilaksanakan di Lingkungan Barane, Adapun kegiatannya yaitu pemberian edukasi tentang pentingnya health literacy dan peran keluarga dalam mendukung kehamilan sehat, pembagian modul health literacy pada ibu hamil. Hasil dari pengabdian Masyarakat yaitu Hasil pengisian modul menunjukkan Sebagian besar ibu hamil mampu mengidentifikasi informasi Kesehatan yang benar, adanya peningkatan kedisiplinan kunjungan ANC setelah kegiatan. Monitoring juga dilakukan melalui kegiatan posyandu, dimana Sebagian besar peserta aktif hadir dan terlibat.  
Transformasi Administrasi Posyandu: Pelatihan Pencatatan, Pembukuan Dan Manajemen Layanan Bagi Kader Megawaty, Irna; Evidamayanti, Evidamayanti; Rustimaya, Rustimaya; Sari, Nurul Permata; Afdalianti, Eka; Azis, Abd.
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zpcbbq54

Abstract

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan transformasi dari Posyandu konvensional menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat berbasis siklus hidup, yang mencakup pemantauan kesehatan bayi, balita, remaja, dewasa, ibu hamil, hingga lanjut usia. Perubahan ini menuntut adanya pencatatan dan pelaporan yang lebih sistematis, terintegrasi, dan sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan. Namun, hasil observasi awal di Desa Pamboborang menunjukkan bahwa pencatatan oleh kader masih dilakukan secara manual dengan format lama yang belum mengacu pada instrumen ILP, sehingga akurasi data belum optimal dan sulit dimanfaatkan untuk perencanaan maupun evaluasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan kader Posyandu dalam meningkatkan pengetahuan mengenai pencatatan dan pelaporan berbasis ILP. Metode pelaksanaan berupa workshop yang melibatkan 15 kader dari tiga Posyandu, dengan rangkaian kegiatan mencakup pemberian materi, simulasi pencatatan, dan penyusunan rencana kerja Posyandu. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor pengetahuan kader meningkat dari 54,4% sebelum pelatihan menjadi 80,4% setelah pelatihan, dengan selisih peningkatan sebesar 26 poin persentase. Distribusi kategori pengetahuan juga bergeser dari mayoritas cukup dan kurang sebelum pelatihan, menjadi dominan pada kategori baik setelah pelatihan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis workshop efektif dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pengelolaan pencatatan dan pelaporan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan sistem kesehatan primer di tingkat desa, serta mendukung implementasi pencatatan berbasis ILP sebagai fondasi layanan kesehatan masyarakat yang lebih terstandar dan berkelanjutan.