cover
Contact Name
Niko Zulni Pratama
Contact Email
nikozulni@gmail.com
Phone
+6282121653011
Journal Mail Official
jurnal.edukasifkip@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. Soebrantas No. 10. Tembilahan Hilir. Kec. Tembilahan. Kab. Inhil - Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Edukasi
ISSN : 20870310     EISSN : 27217728     DOI : 1061672
Core Subject : Education,
JURNAL EDUKASI adalah jurnal yang mengkaji tentang pendidikan dan pembelajaran. Mencakup multidisplin ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Dipublikasikan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI" : 24 Documents clear
Studi Perspektif Peran Guru Penggerak Pada Satuan Pendidikan ANGGRIAWAN, FERRY
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2967

Abstract

Studi ini mengeksplorasi peran penting "Guru Penggerak" dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Indonesia. Studi ini menyoroti bagaimana para guru ini, yang dilatih melalui program pembelajaran daring dan luring, berperan sebagai katalisator untuk transformasi pendidikan dengan menumbuhkan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan menggunakan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan wawasan dari para guru yang telah berpartisipasi dalam program Guru Penggerak. Temuan menunjukkan bahwa para guru ini tidak hanya meningkatkan kompetensi mereka sendiri, tetapi juga menginspirasi rekan-rekan dan siswa mereka, sehingga berkontribusi pada budaya sekolah yang positif. Studi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mencapai tujuan pendidikan dan mengembangkan karakter siswa. Pada akhirnya, peran Guru Penggerak dianggap penting untuk mengembangkan praktik pengajaran yang inovatif dan efektif yang selaras dengan tuntutan abad ke-21.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Minat Belajar Ipas Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Vazriyah, Laela Nur; Destini, Frida; Rizqi, Yoga Fernando; Riswandi
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2970

Abstract

Minat belajar merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Minat belajar dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar IPAS pada peserta didik kelas V SD Negeri 8 Metro Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh model project-based learning terhadap minat belajar IPAS pada peserta didik kelas V SD, (2) perbedaan pengaruh model project-based learning dan model prblem-based learning terhadap minat belajar IPA pada siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 siswa. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik nonprobability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian (1) terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model project-based learning terhadap minat belajar IPAS pada peserta didik kelas V SD. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji regresi linier sederhana yang menunjukkan hasil Sig sebesar 0,001 < 0,05 yang berarti h0 ditolak dan ha diterima. (2) Terdapat perbedaan pengaruh antara model project-based learning dan model problem-based learning terhadap minat belajar IPAS peserta didik kelas V SD. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan hasil Sig sebesar 0,044 < 0,05 yang berarti bahwa h0 ditolak dan ha diterima.
Pengembangan Materi Fikih Kelas Ix Madrasah Tsanawiyah: Tentang: Al-Intifa’ Fil ‘Aqdi (‘Ariyah (Pinjam Meminjam) Dan Wadi’ah (Titipan) lutfiyah
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2985

Abstract

Pembelajaran fikih di Madrasah Tsanawiyah (MTs), khususnya pada kelas IX, sering kali bersifat teoritis dan kurang aplikatif. Salah satu materi penting adalah al-intifa’ fil ‘aqdi, yang mencakup ‘ariyah (pinjam-meminjam) dan wadi’ah (titipan), dua akad yang sangat relevan dengan kehidupan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi ajar fikih pada tema ‘ariyah dan wadi’ah agar lebih mendalam, kontekstual, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R\&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall, meskipun hanya diterapkan pada tiga tahap awal: studi pendahuluan, perencanaan, dan pengembangan produk. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa materi yang telah dimodifikasi lebih lengkap, disertai contoh konkret, dalil syar’i, ilustrasi visual, serta evaluasi yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Materi juga disesuaikan dengan karakteristik remaja awal sehingga lebih komunikatif dan aplikatif. Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya bahan ajar fikih yang mampu meningkatkan pemahaman, sikap, dan tanggung jawab peserta didik dalam menjalankan prinsip-prinsip muamalah Islam secara nyata. Selain itu, guru memperoleh dukungan materi yang transformatif dan integratif untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan bermakna.
Strategi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal: Implementasi Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui Aktivitas Berkebun Nur Ali Yasin; Meliyana Kiki Utami; Jovanes Dhena Armelia Putri; Vety Eka Salsabila; Yulia Dwi Ovayana
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal melalui aktivitas berkebun singkong sebagai sarana penanaman nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada siswa sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada adanya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan di lingkungan TK Putra Harapan dan SDN 2 Kalipuro, serta rendahnya kesadaran siswa terhadap potensi sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas berkebun tidak hanya memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menanam dan merawat tanaman, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius, gotong royong, kemandirian, kreativitas, dan berpikir kritis. Proyek ini diakhiri dengan kegiatan bazar olahan singkong yang menjadi ajang penguatan karakter produktif dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang menghubungkan konteks lokal dengan pengembangan karakter siswa secara menyeluruh.
Analisis Kesulitan Menulis Puisi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Prabowo, Yusuf Eko; Wibowo, Nabilah Ramadhani; Febryana Setya Ningrum; Nasywaa Julyana Widyarini; Alya Rahmawati; Moh. Farizqo Irvan
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami oleh siswa kelas V SD Negeri Randu Garut dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil tulisan puisi siswa. Subjek penelitian meliputi guru kelas V, wakil kepala sekolah, serta enam siswa kelas V yang dipilih berdasarkan latar belakang akademik yang beragam (tinggi, sedang, dan rendah). Untuk memperoleh data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, peneliti menerapkan teknik triangulasi, yaitu dengan membandingkan hasil dari ketiga teknik pengumpulan data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menulis puisi, terutama dalam aspek pengembangan imajinasi, penggunaan gaya bahasa, dan pemahaman struktur puisi. Faktor utama penyebab kesulitan tersebut antara lain rendahnya minat baca, kurangnya latihan menulis, dan strategi pembelajaran yang kurang bervariasi. Temuan ini juga menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran yang inovatif, seperti media audio-visual, metode kontekstual, dan kegiatan literasi yang menyenangkan, dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan keterampilan menulis kreatif di sekolah dasar.
A Descriptive Study of the Relationship Between Learning Motivation and Fiqh Performance at MI Darul Quran Ananda Rizki, Reffy; Qalbia, Farhah; Kharis Kurniawan, Akhmad; Ropitasari, Anna; ulfah, Nadra
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3005

Abstract

Fiqh, as a core subject in Islamic education within Indonesian madrasahs, plays a vital role in shaping students’ moral reasoning and Islamic character. However, academic outcomes in this subject often do not meet expected standards, with learning motivation frequently identified as a major contributing factor. This study explores the relationship between students’ learning motivation and their academic performance in Fiqh at MI Darul Quran, Sawangan, Depok. Utilizing a quantitative descriptive approach, the research analyzed responses from 93 sixth-grade students through separate instruments: a Likert-scale motivation questionnaire and end-of-semester Fiqh scores. The findings reveal that while 92% of students exhibited high levels of learning motivation—particularly intrinsic motivation—only 18.27% achieved high academic performance in Fiqh. This disparity suggests that motivation alone is insufficient for academic success and highlights the importance of integrating effective pedagogical strategies, teacher involvement, family support, and contextual learning environments. The study underscores the need for holistic instructional models that bridge motivation with cognitive outcomes, offering practical implications for improving Islamic education in primary-level madrasahs. Future research is recommended to employ paired-data designs to better understand the causal relationship between motivational and academic variables.
Pengembangan Pendidikan Tinggi Islam: Kajian Kebijakan dan Penguatan Sumber Daya Manusia di Era Digital Muhammad Farhan Ferdino; Yolanda; Saipul Annur; Tutut Handayani
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3008

Abstract

Pengembangan pendidikan tinggi Islam di era digital merupakan bagian dari transformasi sistem pendidikan yang menuntut respons cepat dan adaptif dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Kajian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi Islam dan strategi penguatan sumber daya manusia (SDM). Masalah ini ditangani dengan menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa studi pustaka. Data diperoleh dari artikel, buku-buku yang relevan, dan manuskrip tentang pengembangan pendidikan tinggi Islam. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan strategis seperti transformasi digital, tata kelola modern, dan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka perlu disinergikan dengan kesiapan dan kompetensi SDM agar dapat diimplementasikan secara optimal. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, rendahnya literasi digital, serta resistensi terhadap perubahan budaya akademik. Oleh karena itu, diperlukan model penguatan SDM yang mencakup transformasi kelembagaan, pelatihan berkelanjutan, dan kolaborasi lintas sektor. Studi ini merekomendasikan sinkronisasi antara arah kebijakan dan kapasitas SDM sebagai kunci keberhasilan transformasi digital PTKI secara berkelanjutan dan berdaya saing.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Keterampilan Menulis Siswa Kelas 5A Sekolah Dasar Romadhonah, Usrifah; Puja Wahyu Ningrum; Dindania Listyoningsih; Mentari Aulia Lintang Dinasty; Ega Putra Sabana; Moh. Farizqo Irvan
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan bahasa nonbaku dalam interaksi digital melalui media sosial serta dampaknya terhadap keterampilan menulis di lingkungan sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5A SDN Kalibanteng Kidul 03 sebanyak 18 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% siswa memiliki akun media sosial, dan 83% lebih senang menulis di media sosial dibanding di buku pelajaran. Sebanyak 56% siswa mengaku pernah menyalin gaya bahasa media sosial ke dalam tugas sekolah, termasuk penggunaan singkatan, bahasa gaul, dan pengabaian kaidah penulisan seperti huruf kapital. Di sisi lain, ditemukan bahwa media sosial turut mendorong kreativitas siswa, memperluas kosakata, serta melatih penyusunan pesan digital secara efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media sosial berdampak nyata pada penurunan kualitas penulisan formal siswa, meskipun memiliki nilai positif dalam aspek ekspresi dan komunikasi. Oleh karena itu, disarankan adanya penguatan literasi bahasa Indonesia baku serta pemanfaatan media sosial secara terarah dalam proses pembelajaran.
Peran Pendidikan Karakter Dalam Mengatasi Bullying Di Sekolah Dasar Lilis Ferawati Maria Magdalena Silitonga, Lilis Ferawati Maria Magdalena Silitonga
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3029

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana pendidikan karakter dapat berkontribusi dalam mengatasi bullying di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif agar dapat menggambarkan secara rinci bagaimana pendidikan karakter diterapkan dalam upaya pencegahan bullying. Penelitian ini mengumpulkan data kualitatif dengan menggunakan metode observasi langsung, wawancara mendalam dengan para responden terdiri dari kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas V serta dokumentasi di SDN Parumasan. Berdasarkan hasil penelitian siswa kelas V mengalami perilaku bullying baik secara fisik maupun verbal. Guru menggunakan berbagai strategi untuk mengatasi perilaku bullying, termasuk memberi nasihat, menegur, dan memberikan hukuman yang mendidik. Sekolah telah menerapkan pendidikan karakter kepada siswa kelas V melalui pendekatan yang berfokus pada suasana budaya sekolah, kelas dan lingkungan masyarakat. Pendidikan karakter kelas dilakukan dengan membiasakan siswa berdoa sebelum dan setelah proses pembelajaran, menghormati guru, menanamkan disiplin, dan mendorong siswa untuk berperilaku baik. Upacara bendera, Shalat Dhuha, senam, kolaborasi, dan kegiatan memperingati hari besar adalah contoh pendidikan karakter budaya sekolah. Pendekatan masyarakat memungkinkan orang tua dan komite sekolah untuk berpartisipasi secara aktif dalam acara seperti bakti sosial.
Pengaruh Knowledge Sharing Antar Mahasiswa Terhadap Peningkatan Kualitas Pembelajaran Kolaboratif di Kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Dede Iklina; Muhammad Razaq; Ramdhani Purnama Agung
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3063

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana pengaruh knowledge sharing antar mahasiswa terhadap peningkatan kualitas pembelajaran kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 30 responden mahasiswa dengan menggunakan instrumen kuesioner dengan dua variabel utama, yaitu knowledge sharing (X) dan pembelajaran kolaboratif (Y). Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana menggunakan analisis SPSS. Hasil penelitian memperoleh bahwa knowledge sharing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran kolaboratif dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,436. Hal ini memperoleh bahwa sebesar 43,6% variasi dalam pembelajaran kolaboratif dapat dijelaskan oleh aktivitas berbagi pengetahuan antar mahasiswa. iNilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 menguatkan yang arinya hubungan antara kedua variabel signifikan secara statistik. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa proses berbagi informasi, pengalaman, dan pemahaman di antara mahasiswa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran kolaboratif. Selain itu, peran teknologi seperti media sosial, platform digital, dan forum daring turut mendukung efektivitas knowledge sharing di lingkungan akademik. Dengan demikian, institusi pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan strategi knowledge sharing ke dalam metode pembelajaran untuk mendorong kolaborasi yang produktif dan bermakna.

Page 1 of 3 | Total Record : 24