cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Zulkifli
Contact Email
yusufzulkifli9@gmail.com
Phone
+628116831920
Journal Mail Official
yusufzulkifli9@gmail.com
Editorial Address
Jll. T. Nyak Arife No 333, Jeulingke Kota Banda Aceh, Propinsi Aceh.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ikhtibar Nusantara
ISSN : -     EISSN : 29645255     DOI : https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v1i1.2
Jurnal Ikhtibar Nusantara merupakan jurnal ilmiah yang memuat naskah di bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam. Terbit Pertama Volume 1 Nomor 1 Bulan Juni Tahun 2022 versi Online. Ruang lingkup dari Jurnal ini berupa hasil penelitian dan kajian analisis -kritis dengan tujuan sebagai wadah yang kredibel bagi akademisi dan peneliti untuk menyebarluaskan karya, studi, makalah, dan bentuk penelitian lainnya. Pembentukannya bertujuan untuk menjadi jurnal ilmiah dengan reputasi nasional serta mempromosikan kemajuan, pemahaman, dan hukum, pendidikan dan dakwah Islam. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke website https://stainusantara.ac.id/ Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari (reviewer) atau editor. Jurnal Ikhtibar Nusantara diterbitkan oleh STAI Nusantara Kota Banda Aceh, Indonesia. Jurnal ini diterbitkan dalam bentuk cetak dan online yang dapat di unduh secara gratis, yang mana akan diterbitkan secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 219 Documents
PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA ILLEGAL LOGGING OLEH POLISI HUTAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (STUDI KASUS MUKIM KRUNG KECAMATAN PEUDADA) Sri Maulina; Abdul Jalil Salam; Iskandar
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i2.633

Abstract

Illegal logging merupakan salah satu bentuk kejahatan lingkungan yang memberikan dampak serius terhadap kerusakan ekosistem hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, meningkatnya risiko banjir dan longsor, serta menurunnya fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan. Fenomena ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Bireuen, Aceh, khususnya di Kecamatan Peudada dan Mukim Krueng yang mengalami peningkatan aktivitas perambahan dan penebangan liar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberantasan tindak pidana illegal logging oleh Polisi Hutan berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penegakan hukum, serta upaya penanggulangan dan optimalisasi penegakan hukum terhadap illegal logging. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus melalui analisis terhadap praktik penegakan hukum di Kabupaten Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polisi Hutan memiliki peran penting dalam melakukan patroli, pengawasan kawasan hutan, razia pengangkutan kayu ilegal, penyitaan alat bukti, serta koordinasi dengan Kepolisian, KPH Wilayah II Aceh, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh. Penegakan hukum dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan melalui penerapan sanksi pidana dan administratif terhadap pelaku. Namun, pelaksanaan pemberantasan illegal logging masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, luasnya wilayah pengawasan, rendahnya kondisi ekonomi masyarakat sekitar hutan, serta adanya keterlibatan oknum tertentu yang menghambat efektivitas penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi antar instansi, peningkatan kapasitas Polisi Hutan, pemanfaatan teknologi pengawasan, serta pemberdayaan masyarakat melalui perhutanan sosial dan agroforestri guna mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan perlindungan lingkungan hidup.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI ALPHA (Studi Kasus pada Siswa Kelas V dan VI SD Santa Lusia Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang) Justini Simanjuntak; Fransiska Carlin Mega Putri Hulu; Cicilia Ariadne Br Sirait
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan gawai, menggambarkan profil pembentukan karakter, serta menganalisis besarnya pengaruh intensitas penggunaan gawai terhadap pembentukan karakter siswa Generasi Alpha. Generasi Alpha adalah kelompok individu yang lahir pada rentang tahun 2010–2025, yang tumbuh dan berkembang bersamaan dengan pesatnya perkembangan teknologi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 56 siswa, dan sampel ditentukan sebanyak 40 siswa menggunakan rumus Slovin dengan teknik pemilihan acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat intensitas penggunaan gawai siswa sebagian besar berada pada kategori sedang hingga tinggi; (2) Pembentukan karakter siswa secara umum berada pada tingkat cukup hingga baik; dan (3) Terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara intensitas penggunaan gawai terhadap pembentukan karakter dengan kontribusi sebesar 27,4%. Semakin tinggi durasi dan frekuensi penggunaan gawai, maka semakin menurunkan kualitas nilai-nilai karakter siswa. Hasil ini diperkuat dengan kajian teori sistem ekologi dan dinamika keluarga digital yang menunjukkan bahwa lingkungan digital menjadi bagian tak terpisahkan dari proses perkembangan anak. Kata kunci: Intensitas Penggunaan Gawai, Pembentukan Karakter, Generasi Alpha, Regresi Linear Sederhana, Lingkungan Digital
PENGEMBANGAN RASA INGIN TAHU SANTRI TERHADAP ILMU SYAR’I MELALUI PENDIDIKAN ISLAM DI SMPI AMANAH UMMAH MOJOLABAN Nabilah Fairuz Firdaus; Nurul Abidin; Adib Khusnul Rois
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.682

Abstract

Rendahnya rasa ingin tahu sebagian generasi muda terhadap ilmu syar’i berpotensi mengurangi pemahaman dan pengalaman ajaran Islam, sehingga diperlukan upaya Pendidikan yang mampu membangun motivasi belajar dan karakter keilmuan santri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan rasa ingin tahu santri terhadap ilmu syar’i melalui Pendidikan Islam di SMPI Amanah Ummah Mojolaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan rasa ingin tahu santri dilakukan melalui pembelajaran interaktif, keteladanan guru, lingkungan sekolah yang relegius, pelaksanaan halaqoh ilmiah, dan pemanfaatan sumber belajar yang memadai sehingga mendorong santri lebih aktif bertanya, berdiskusi, mencari informasi, dan mengaitkan ilmu syar’i dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pengembangan tersebut masih menghadapi kendala berupa metode pembelajaran yang kurang variatif, motivasi internal sebagian santri yang belum optimal, dan kebiasaan belajar yang pasif. Penelitian disimpulkan bahwa Pendidikan Islam berperan penting dalam mengembangkan rasa ingin tahu santri terhadap ilmu syar’i. Akibatnya, diperlukan inovasi pembelajaran dan penguatan motivasi belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengoptimalkan penguasaan ilmu syar’i.
TEORI DAN PRAKTIK KEPEMIMPINAN POLITIK ISLAM DALAM MASYARAKAT PESANTREN: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN TRANSFORMASINYA DI ERA DEMOKRASI DIGITAL Moh Diyaul Murtadho; Ach. Maimun; Abdullah; Moh. Chalilurrosyid; Suji; Moh. Kurdi
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.683

Abstract

Kepemimpinan dalam Islam tidak dipahami semata sebagai jabatan struktural, melainkan sebagai amanah yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan masyarakat. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep dan landasan kepemimpinan politik Islam, kriteria dan mekanisme pemilihan pemimpin, pandangan Islam terhadap kepemimpinan non-Muslim, serta relasi rakyat-pemimpin, kemudian mengontekstualisasikannya pada praktik kepemimpinan politik di masyarakat pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan sintesis atas sumber primer (Al-Qur'an dan Hadis) serta sumber sekunder berupa artikel jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip amanah, keadilan, musyawarah, dan kemaslahatan menjadi fondasi kepemimpinan politik Islam yang tetap relevan diterapkan dalam sistem demokrasi modern. Pada masyarakat pesantren, nilai-nilai tersebut terejawantah melalui peran kiai sebagai figur otoritatif yang tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing keagamaan, tetapi juga mengalami transformasi menuju keterlibatan politik praktis, termasuk melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi politik. Sebagai kebaruan (novelty), artikel ini menawarkan model integratif yang menghubungkan prinsip-prinsip fiqh siyasah klasik (amanah, ‘adalah, syura, dan maslahah) dengan indikator good governance kontemporer (transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas) sebagai kerangka evaluatif bagi kepemimpinan politik berbasis pesantren. Model ini diharapkan dapat menjadi instrumen analitis bagi kajian lanjutan mengenai peran pesantren dalam demokrasi lokal Indonesia
DIALEKTIKA EPISTEMOLOGI KEILMUAN PESANTREN DAN ILMU MODERN: ANALISIS KOMPARATIF DAN MODEL INTEGRASI MENUJU PENDIDIKAN ISLAM YANG BERKELANJUTAN Abdullah; Ach. Maimun; Moh. Kurdi; Moh Diyaul Murtadho; Fadlillah
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.684

Abstract

Artikel ini mengkaji dikotomi epistemologis antara keilmuan pesantren dan ilmu-ilmu modern serta menawarkan model integrasi keduanya di tengah tantangan globalisasi dan revolusi digital. Kajian ini penting karena dikotomi al-ulum al-diniyyah dan al-ulum al-kauniyyah selama ini melahirkan generasi ilmuwan sekuler yang abai nilai spiritual di satu sisi, dan ahli agama yang gagap menghadapi persoalan kontemporer di sisi lain. Penelitian ini bertujuan memetakan struktur epistemologi keilmuan pesantren, mengidentifikasi karakteristik filosofis-sosiologis ilmu modern, serta merumuskan model sintesis-integratif bagi pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis filosofis-komparatif atas sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa keilmuan pesantren berpijak pada epistemologi bayani dan irfani yang bersumber dari kitab kuning, sanad, dan metode sorogan-bandongan, sedangkan ilmu modern bertumpu pada epistemologi burhani yang empiris, rasional, dan terbuka terhadap falsifikasi. Meskipun berbeda secara ontologis, epistemologis, dan aksiologis, kedua tradisi keilmuan ini memiliki titik temu yang dapat dijembatani melalui model islamisasi ilmu pengetahuan, integrasi-interkoneksi keilmuan, serta fenomena pesantren sains (trensains) yang kini berkembang di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dikotomi keilmuan merupakan kekeliruan sejarah yang perlu diakhiri, dan integrasi keilmuan pesantren-modern merupakan keniscayaan bagi keberlanjutan peradaban Islam.
INOVASI RITUAL DALAM PRAKTIK KEAGAMAAN MASYARAKAT PESANTREN: INTEGRASI INVENTED TRADITION, KONSTRUKSI SOSIAL, DAN EPISTEMOLOGI BAYANI, BURHANI, IRFANI DALAM DIALEKTIKA TUDUHAN BID'AH Fadlillah; Ach. Maimun; Moh Diyaul Murtadho; Abdullah; Suji; Moh. Chalilurrosyid; Moh. Kurdi
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.687

Abstract

This article examines ritual innovation within pesantren communities as a form of religious creativity rooted in the continuity of Islamic scholarly traditions in the Indonesian archipelago. The study departs from the tension between the social and da'wah needs of pesantren communities to adapt religious rituals to socio-cultural change, and the accusations of bid'ah emerging from puritan Islamic groups. Unlike previous studies that tend to discuss pesantren rituals either descriptively-historically or theologically-normatively in isolation, this study offers a novelty in the form of an integrative analytical model that combines three theoretical frameworks at once: Eric Hobsbawm's invented tradition, Peter L. Berger's social construction of reality, and Mohammed Abed al-Jabiri's bayani-burhani-irfani epistemology, to provide a more comprehensive reading of the dialectic between traditional creativity and bid'ah accusations. This research employs a qualitative descriptive method with sociological-philosophical approaches and a library research technique. The findings reveal that ritual innovation in pesantren is not merely a deviation from Islamic orthodoxy, but an adaptive mechanism that bridges religious texts and local cultural realities, while also reflecting an epistemological clash between literalist bayani reasoning and the fusion of bayani, burhani, and irfani that is alive within pesantren tradition. Therefore, the discourse of bid'ah should not be viewed solely as a rigid theological conflict, but as a dialectical contestation over religious authority, interpretation, and cultural legitimacy in contemporary Indonesian Islam.
TRADISI TASAWUF DI PESANTREN: TEORI, EKSISTENSI, KARAKTERISTIK, DAN PERANNYA DALAM KEHIDUPAN KAUM SANTRI Suji; Ach. Maimun; Moh. Kurdi; Moh Diyaul Murtadho; Abdullah; Fadlillah; Moh. Chalilurrosyid
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.694

Abstract

Sufism (tasawuf) is a branch of Islamic scholarship oriented toward spiritual cultivation and purification of the soul. Within the pesantren (Islamic boarding school) tradition, Sufism is not merely taught as academic content but is embodied in daily life through routinized worship, character formation, and pesantren culture. This study aims to analyze the theoretical foundation of pesantren Sufism, its existence within the pesantren educational system, its developing characteristics, and its role in the lives of santri (students). This qualitative-descriptive library research draws on classical Sufi texts, books, and scholarly articles, analyzed through content analysis and source triangulation. The findings show that Sufism in pesantren develops within a Sunni-Sufi orientation grounded in the Qur'an, Hadith, and Ahlussunnah wal Jamaah teachings. Its existence is sustained through the study of classical texts (kitab kuning), routine worship, the exemplary conduct of kiai, and religious practices, while continuously adapting to modernization without losing its doctrinal essence. Sufism further plays a strategic role in shaping santri character, strengthening social solidarity, preserving the Nusantara Islamic tradition, and instilling religious moderation and national responsibility. The study affirms that Sufism remains a relevant foundation for character education amid the dynamics of modern society.
PENGEMBANGAN MEDIA POJOK BACA SEBAGAI SUMBER BELAJAR LITERASI DI SD NEGERI 107/II DANAU BULUH KECAMATAN PASAR MUARA BUNGO Koma Riyah; Putri Monica; Andryadi
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.695

Abstract

This research is motivated by the low level of literacy and reading interest among elementary school students, which remains a serious issue in the national education system. One of the innovative solutions that can be applied to overcome these problems is the provision and optimization of reading corner media within the classroom as a mini library easily accessible to learners. This study aims to describe the development process, implementation, and impact of using reading corner media as a literacy learning resource at SD Negeri 107/II Danau Buluh, Pasar Muara Bungo District. The method used in this research is descriptive qualitative with a case study approach. The research subjects included the principal, classroom teachers, and elementary school students. Data collection techniques were conducted through direct observation, in-depth interviews, and documentation related to school literacy activities. The results of the data analysis show that the structured application of reading corner media successfully increases students' reading interest, creates a conducive learning environment, and fosters independent reading habits before learning begins. Thus, reading corner media has proven to be effective as an alternative means capable of strengthening students' basic literacy skills in the elementary school environment sustainably.
IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER GEMAR MEMBACA SISWA KELAS IV SD NEGERI PASI ACEH Lusi Wahdil; , Rida Puspita Sari; Nurjannah; Dian Kristanti
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.699

Abstract

This study aims to describe the implementation of the school literacy movement program in shaping students' love for reading and to describe the supporting and inhibiting factors in implementing the school literacy movement program in shaping the reading habits of fourth-grade students at SD Negeri Pasi Aceh. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The subjects in this study are the classroom teacher and all fourth-grade students, totaling 12 people. The data collection techniques used in this study are observation, interviews, questionnaires, and documentation. The instruments used to collect data in this study consist of observation sheets, interview sheets, questionnaire sheets, and validation sheets. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of the School Literacy Movement (GLS) Program in grade IV of SD Negeri Pasi Aceh has been running well and plays a role in developing students' reading habits. GLS has been effectively carried out through a 15-minute reading activity before lessons, the use of reading corners, and the school library. All students gave positive responses regarding their reading habits, with 58.33% strongly agreeing and 41.67% agreeing. The success of the program is supported by the school's backing, availability of literacy facilities, and student enthusiasm. However, there are still obstacles, such as some students' low interest in reading, lack of family support, and limited implementation time. Therefore, better cooperation between the school, teachers, parents, and students is needed to make GLS more effective in fostering students' reading habits. Keywords: Implementation, School Literacy Movement Program, Students’ Reading Habit Character.
THE INFLUENCE OF PRICE, PRODUCT INFORMATION, AND ONLINE CONSUMER REVIEWS ON PURCHASE DECISIONS: THE MODERATING ROLE OF HALAL Naila Rahmatul Jannah; Ubaidullah Muayyad
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.700

Abstract

This research is designed regarding the impact of price, product information, as well as online customer reviews influence buying choices, involving halal awareness serving as a moderating factor. A quantitative method was employed utilized, focusing on Tokopedia users in Kabupaten Sumenep as the study population. The research involved approximately 152 respondents. The data were examined by applying the Partial Least Squares (PLS) technique method using SmartPLS software. The findings indicate indicating that price has a significant and positive influence on buying decisions (β = 0.336; t = 4.107; p = 0.000), product information also exerts a significant and positive effect (β = 0.382; t = 6.189; p = 0.000), as well as online customer reviews likewise demonstrate a significant and positive effect on purchasing decisions (β = 0.419; t = 7.545; p = 0.000). Furthermore, halal awareness was found to moderate the influence of price (β = 0.363; p = 0.000), product information (β = 0.161; p = 0.004), and online consumer reviews (β = 0.304; p = 0.000) on buying decisions, strengthening the relationship between the variables