cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260604262
Journal Mail Official
yaman_gayo@pnl.ac.id
Editorial Address
Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal Serambi Engineering (JSE)
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : -
Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem turbin angin sebagai alat pengusir hama burung sekaligus sebagai pembangkit listrik alternatif di area persawahan. Penelitian difokuskan pada pemanfaatan energi angin untuk menggerakkan perangkat mekanik penghasil suara (sebagai pengusir burung pipit) serta menghasilkan energi listrik menggunakan generator Nema17 untuk pengisian baterai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecepatan angin, desain blade (panjang dan karakteristiknya), putaran turbin, serta tegangan dan daya listrik yang dihasilkan, guna memperoleh performa optimal dalam kondisi lapangan
Arjuna Subject : -
Articles 1,051 Documents
Evaluasi Fluks Penetrasi Gel Ekstrak Binahong (Anredera Scandens) Secara in Vitro Dengan Sel Difusi Franz Purwaningsih, Hesti; Manika, Yosi Maristella; Firmansyah, Yura Witsqa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman binahong dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologis, termasuk antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan, yang terutama berasal dari kandungan senyawa fenol dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penetrasi gel ekstrak binahong (Anredera scandens) menggunakan metode sel difusi Franz. Pengujian dilakukan untuk menentukan nilai fluks gel ekstrak binahong sebagai dasar penilaian efektivitasnya sebagai agen terapeutik topikal. Uji menunjukkan bahwa jumlah kumulatif senyawa fenol (Q) meningkat secara progresif selama 120 menit, menandakan sifat difusi yang bersifat kumulatif. Pada tahap awal, fluks tertinggi sebesar 0,167 µg/cm²·menit dicapai pada menit ke-20, yang dipengaruhi oleh perbedaan konsentrasi senyawa antara fase donor dan fase reseptor. Nilai fluks pada menit ke-20, 40, 60, 80, dan 120 berturut-turut adalah 0,1670; 0,0867; 0,0087; 0,0025; 0,0234; dan 0,0043 µg/cm²·menit. Fluktuasi fluks, terutama pada menit ke-80 hingga 100, diduga disebabkan oleh redistribusi senyawa aktif dari bagian dalam gel ke permukaan. Profil fluks ini sesuai dengan teori difusi pasif, namun kestabilannya terganggu karena tidak digunakan bahan enhancer penetrasi. Temuan ini menunjukkan bahwa gel ekstrak binahong memiliki potensi sebagai sediaan topikal untuk mendukung aktivitas farmakologis tanaman, meskipun formulasi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kestabilan dan laju penetrasinya.
Kinetika Reaksi Pembentukan Kalium Fosfat dari K2O Berbahan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Asam Fosfat Kamil, Ihsan; Mohammad Falahul Habibaini Nuruddin; Caecilia Pujiastuti; Srie Muljani; Sani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) adalah jenis limbah padat yang didapatkan dari industri kelapa sawit dan masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali karena mengandung kalium dalam bentuk K₂O. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari kinetika reaksi pada proses pembentukan kalium fosfat dari K₂O berbahan abu TKKS dan asam fosfat. Tahap awal penelitian dilakukan dengan membakaran TKKS menjadi abu, kemudian dilakukan ekstraksi dengan aquadest. Larutan ekstrak abu kemudian direaksikan dengan asam fosfat pada labu leher tiga dengan variasi temperatur 60, 70, 80, 90, 100 °C serta waktu reaksi 30, 40, 50, 60, 70 menit dengan pengadukan 200 rpm. Produk yang dihasilkan dianalisis menggunakan uji spektrofotometri untuk mengetahui kandungan kalium. Hasil penelitian didapatkan konversi kalium tertinggi diperoleh pada temperatur 100 °C dan waktu reaksi 70 menit dengan nilai konversi sebesar 0,8788. Berdasarkan analisis kinetika reaksi, pembentukan kalium fosfat sesuai dengan orde satu dan konstanta laju reaksi terbesar sebesar 0,0165 menit⁻¹ saat temperatur 100 °C. Perhitungan menggunakan persamaan Arrhenius menghasilkan energi aktivasi yaitu 442,421 J/mol dan faktor frekuensi tumbukan sebesar 0,0289.
Pemanfaatan Silikon dari Fly Ash Batubara Dalam Produksi Gas Hidrogen Sesri Resti; Robert Junaidi; Linda Ekawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen merupakan salah satu sumber energi alternatif yang menjanjikan dalam mendukung transisi menuju energi bersih. Namun, metode produksi hidrogen konvensional masih menghadapi tantangan berupa konsumsi energi tinggi dan ketergantungan pada bahan baku fosil. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah fly ash batubara sebagai bahan dasar dalam produksi hidrogen melalui proses ekstraksi silika (SiO₂) dan reduksi menjadi silikon (Si) menggunakan metode metalotermal dengan magnesium (Mg) sebagai reduktor. Silikon yang dihasilkan kemudian direaksikan dengan larutan KOH untuk menghasilkan gas hidrogen. Penelitian ini menggunakan variasi rasio Mg:SiO₂ (1:1, 1,5:1, dan 2:1) serta variasi konsentrasi KOH (2 M, 2,5 M, 3 M, dan 3,5 M) untuk mengoptimalkan produksi hidrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio Mg:SiO₂ dan konsentrasi KOH memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah silikon yang dihasilkan dan volume gas hidrogen yang terbentuk. Analisis XRF menunjukkan bahwa silikon hasil reduksi memiliki kemurnian mencapai 66,5%, sedangkan analisis FTIR mengkonfirmasi keberadaan ikatan Si Si pada bilangan gelombang 506–533 cm⁻¹. Dengan demikian, pemanfaatan fly ash batubara sebagai sumber silikon dapat menjadi pendekatan yang efisien dan berkelanjutan dalam produksi hidrogen ramah lingkungan.
Kajian Komprehensif Literatur mengenai Integrasi Adsorpsi - Ozonasi untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Moch. Afrizal Nafii’u Hafid; Syadana, Haqi Zain; Susilowati; Ketut Sumada
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri khususnya industri tekstil, umumnya mengandung senyawa organik kompleks, zat warna sintetis, padatan tersuspensi dan terlarut dalam konsentrasi tinggi yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan. Parameter tersebut sering melebihi baku mutu, sehingga diperlukan teknologi pengolahan lebih efektif dan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang banyak dikaji adalah integrasi proses ozonasi dan adsorpsi sebagai metode pengolahan limbah cair industri. Studi literatur ini bertujuan mengevaluasi potensi kombinasi kedua proses tersebut dalam meningkatkan kinerja pengolahan limbah. Metode penelitian dilakukan melalui kajian pustaka terhadap berbagai publikasi ilmiah yang membahas mekanisme reaksi, parameter operasi, serta kinerja proses ozonasi-adsorpsi dalam menurunkan konsentrasi polutan. Hasil kajian menunjukkan, ozonasi sebagai Advanced Oxidation Process (AOP) menghasilkan radikal hidroksil (*OH) sangat efektif mendegradasi senyawa organik kompleks, sementara adsorpsi material berpori berperan dalam mengadsorpsi residu polutan. Integrasi kedua proses menghasilkan efek sinergis melalui peningkatan kontak reaksi dan efisiensi perpindahan massa, dengan efisiensi penurunan polutan mencapai 99,88% warna, 97,17% TSS, 97% TOC, 93,76% COD, 54,4% TDS, dan 56,5% BOD.
Interpretasi Pengaruh Tekanan Terhadap Air yang Dihasilkan Ditinjau Dari Kolom Membran Silvertec, Post Carbon dan Bio Mineral Unit Pengolahan Air Minum Badia Priscila Tamima; Yuniar; Tahdid
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja system Unit Pengolahan Air Minum berbasis Reverse Osmosis (RO) yang ditinjau dari tiga kolom filtrasi, yaitu membrane silvertec, post carbon, dan bio mineral. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pengaruh variasi tekanan operasi terhadap nilai fluks dan efisiensi rejeksi zat terlarut, meliputi Total Dissolved Solids (TDS), Mangan (Mn), dan Besi (Fe). Penelitian ini menggunakan tekanan operasi bertingkat, yaitu 3 bar, 4 bar, 5 bar, 6 bar, dan 7 bar sebagai variable bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan berbanding lurus dengan nilai fluks, dengan nilai tertinggi diperoleh pada membrane silvertec sebesar 21.212 L/m2.jam pada tekanan 1 bar. Namun demikian, efisiensi rejeksi terhadap TDS, Mn, dan Fe cenderung menurun seiring peningkatan tekanan, yang mengindikasikan adanya batas optimal tekanan operasi. Kolom post carbon menunjukkan efisiensi rejeksi yang rendah namun berperan dalam peningkatan kualitas air, sedangkan kolom bio mineral cenderung meningkatkan TDS, sesuai dengan fungsinya sebagai media remineralisasi. Seluruh parameter hasil akhir air olahan menunjukkan kesesuaian dengan baku mutu air minum berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Dengan demikian, sistem pengolahan air minum ini dinyatakan telah memenuhi kriteria efisiensi secara kualitas maupun kuantitas dalam menghasilkan air siap konsumsi.
Ketahanan Masyarakat dan Strategi Adaptif dalam Pengendalian Residu Antibiotik di Perairan Indonesia: Analisis Teoritis Risiko Ekologis dan Tantangan Sosial Sofiyah, Evi Siti; Suryawan, I Wayan Koko; Ridhosari, Betanti; Zahra, Nurulbaiti Listyendah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan antibiotik di sektor rumah tangga, peternakan, dan akuakultur di Indonesia telah menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan jangka panjang bagi masyarakat di sekitar ekosistem perairan. Studi ini berfokus pada penilaian ketahanan sosial masyarakat dalam merespons dampak residu antibiotik dan resistensi antimikroba alami. Hasil analisis menunjukkan bahwa lemahnya koordinasi antar lembaga, rendahnya literasi lingkungan, dan keterbatasan akses terhadap infrastruktur adaptif menghambat kemampuan masyarakat untuk merespons secara efektif. Penilaian terhadap empat dimensi ketahanan social (learning, interest level, planning, dan ability to cope) menunjukkan kapasitas masyarakat masih rendah. Sebagian besar pelaku lokal, khususnya pembudidaya ikan dan rumah tangga kecil, belum memahami keterkaitan antara penggunaan antibiotik, kualitas air, dan kesehatan. Penguatan ketahanan sosial diperlukan melalui pendidikan partisipatif, kebijakan inklusif, serta inisiatif pemantauan berbasis komunitas. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat sipil perlu diperkuat untuk mengintegrasikan pembelajaran sosial dalam tata kelola air. Melalui kerangka One Health Water Governance, dimensi sosial menjadi pusat dari ketahanan, memastikan pemberdayaan masyarakat, tanggung jawab bersama, dan perubahan perilaku sebagai pendorong utama dalam menghadapi resistensi anti mikroba di Indonesia.
Pengaruh Jenis Pelarut Asam pada Hidrolisis Tongkol Jagung (Zea mays L.) Menjadi Gula Reduksi Mayshela, Alfreda Putri; Aliyya Nisa Budi Utami; Ketut Sumada
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tongkol jagung (Zea mays L.) merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi diolah menjadi gula reduksi melalui hidrolisis asam. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi pelarut asam terhadap kadar gula reduksi yang dihasilkan. Proses meliputi preparasi tongkol jagung, delignifikasi menggunakan NaOH 10%, dan hidrolisis dengan variasi pelarut asam asetat, asam oksalat, asam sitrat, asam fosfat, dan asam sulfat pada konsentrasi 20; 25; 30; 35; dan 40%. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Benedict, Luff-Schoorl, dan UV-Vis Spektrofotometri (Nelson-Somogyi). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam cenderung meningkatkan kadar gula reduksi. Nilai tertinggi metode Luff-Schoorl diperoleh pada asam fosfat 40% sebesar 3,5325%, sedangkan UV-Vis menunjukkan hasil tertinggi pada asam fosfat 20% sebesar 0,9438%. Adanya proses delignifikasi terbukti efektif menurunkan kadar lignin hingga 93,23% dan meningkatkan kadar selulosa sebesar 12,02%, sehingga mendukung efektivitas hidrolisis.
Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma Dengan Pendekatan DMAIC di PT. XYZ Lucky Richard Antariksa Mendrofa; Maksum, Apid Hapid
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengendalian kualitas pada proses produksi komponen kendaraan yaitu Transmission Assy di PT. Xyz menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Metode ini dipilih serta diterapkan untuk mengidentifikasi jenis cacat yang paling dominan, menganalisis akar penyebabnya, serta merumuskan tindakan perbaikan yang tepat. Data dikumpulkan melalui pengamatan dan observasi secara langsung serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan diagram Pareto, diagram sebab-akibat, dan teknik 5 Why. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat sealant tidak merata merupakan jenis cacat terbanyak, dengan nilai DPMO sebesar 899,20 dan level sigma 4,6. Penyebab utama berasal dari aspek manusia, mesin, metode, dan lingkungan kerja. Upaya perbaikan dilakukan melalui standarisasi prosedur kerja, pelatihan operator, serta pengawasan rutin terhadap alat produksi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan DMAIC mampu menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan efektivitas proses produksi.  
Analisis Pengaruh Sudut in-Late dan Letak Katup Bawah Pada Instalasi Pompa Air Type Semi Jet Terhadap Penggunaan Arus Listrik Heri Kustanto; Sriyanto; Wiyono; Antoni Yohanes
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di masyarakat pada pemakai pompa air semi jet pump yaitu saat pemasangan instalasi pompa air sudah selesai, namun debit air tidak dapat mengalir seperti yang diharapkan. Dampaknya pemakaian listrik yang cukup besar, sehingga terjadi pemborosan biaya tagihan listrik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan sudut in-late dan katup bawah yang tepat pada saat pemasangan instalasi pompa air agar mendapatkan arus istrik yang paling kecil sehingga dapat mengurangi penggunaan daya listrik. Metode yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara sudut in-late terhadap penggunaan arus listrik yaitu regresi linier. Dari hasil penelitian menunjukkan kondisi minimal dicapai pada variasi variable bebas letak katup dasar dibawah dan sudut in-late 45 derajat sebesar 2,256 amper. Perbandingan nilai rata-rata arus listrik kondisi pemakaian umum (data primer) sebesar 2,286 amper dengan nilai rata-rata arus listrik kondisi minimal (data sekunder) sebesar 2,256 amper mengalami penurunan nilai arus listrik sebesar (2,286-2,256) amper = 0,03 amper [turun 0,706% = {0,03: (2,286+2,256)}x100%]. Penurunan nilai arus listrik sebesar 0,706% ini menunjukkan kondisi optimal dapat meminimisasi nilai arus listrik (amper) dari pemakaian umum, sehingga daya listrik yang digunakan juga mengalami penurunan sebesar [(2,86x220)-(2,256x220)]=5,72 watt, dengan adanya penurunan penggunaan daya listrik, akan dapat mengurangi biaya tagihan listrik menjadi lebih sedikit dan efisien.
Minyak Atsiri dari Limbah Kulit Jeruk Lemon (Citrus Limon) sebagai Bahan Baku Biopestisida dengan Variasi Perbandingan Konsentrasi Bibit dan Jenis Tween Elvianto Dwi Daryono; Miraekel January Ekfar Princessa; Qori Kurrota Aini
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan petani untuk menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen adalah dengan menggunakan pestisida kimia untuk memberantas hama. Namun, seiring berjalannya waktu penggunaan pestisida kimia semakin berlebihan. Mengingat bahwa pestisida kimia merupakan polutan, penggunaannya dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas serta kerusakan organ pada manusia dan hewan yang bukan menjadi sasaran petani. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pestisida kimia dan pestisida organik menyebabkan hanya sedikit petani yang beralih menggunakan pestisida organik untuk mengendalikan hama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan efektivitas minyak atsiri kulit lemon sebagai biopestisida serta memperoleh komposisi perbandingan bahan dalam pembuatan biopestisida yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel tetap (volume total benih, konsentrasi Tween, konsentrasi minyak atsiri, jumlah jangkrik, dan waktu pengamatan) serta variabel bebas (konsentrasi benih dan jenis Tween). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada variabel konsentrasi benih sebesar 20% dengan jenis Tween 80 karena menghasilkan persentase kematian jangkrik sebesar 87% serta dapat meminimalkan biaya produksi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan senyawa limonena yang terdapat dalam minyak atsiri kulit lemon dengan perbandingan komposisi konsentrasi benih 20% dan Tween 80 sebagai biopestisida sangat efektif dan memiliki tingkat keberhasilan yang memuaskan.