cover
Contact Name
Muhammad Asmar
Contact Email
sendamas@uai.ac.id
Phone
+6285210479291
Journal Mail Official
sendamas@uai.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Al Azhar Indonesia, Lt. 2. Ruang 207 Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp : 021 727 92753, 724 4456 ext 2012 Fax : 021 7244767 email : lp2m@uai.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
ISSN : -     EISSN : 29858747     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/psn.v3i1.2391
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial 5. Layanan Komunitas Mahasiswa 6. Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Kedaulatan Indonesia dalam Ancaman Konflik di Laut China Selatan: Analisis Strategi Komunikasi Krisis Lestari, Anggraeni Eka
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3558

Abstract

Kedaulatan Indonesia menghadapi ancaman serius akibat konflik yang berkembang di Laut China Selatan, yang melibatkan berbagai klaim tumpang tindih dari beberapa negara. Konflik ini tidak hanya mempengaruhi stabilitas regional tetapi juga menimbulkan risiko signifikan terhadap integritas teritorial dan keamanan nasional Indonesia. Penelitian ini membahas ancaman terhadap kedaulatan Indonesia di Laut China Selatan yang disebabkan oleh klaim tumpang tindih dari beberapa negara. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penerapan strategi manajemen dan komunikasi krisis dalam menghadapi konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dan data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen krisis yang komprehensif diperlukan, mencakup peningkatan kapasitas militer, kerjasama internasional, dan komunikasi krisis yang transparan untuk menjaga stabilitas nasional. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan di Indonesia untuk meningkatkan kesiapan dan respons terhadap ancaman di Laut China Selatan.Kata Kunci - Manajemen Krisis, Komunikasi Krisis, Laut China Selatan, Kedaulatan Indonesia, Stabilitas Regional.
Praanggapan dan Tindak Tutur Meminta Maaf di Media Sosial Piantari, Lusi Lian; Bawarti, Era; Ariiba, Aulia Azka
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3528

Abstract

Permintaan maaf yang merupakan salah satu bentuk tindak tutur memiliki terjadi karena adanya praanggapan dari penutur yang menunjukkan pengetahuan dari penutur. Keterkaitan antara permintaan maaf, praanggapan, dan pengetuan penutur merupakan fenomena interaksi yang menarik untuk dikaji secara linguistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara praanggapan (presupposition) yang memunculkan pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku interaksi dengan strategi permintaan maaf secara publik. Penelitian ini menggunakan teori praanggapan, tipe pengetahuan, dan strategi tindak tutur permintaan maaf dalam ancangan penelitian pragmatik. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang melibatkan pengklasifikasian, penghitungan frekuensi, dan analisis kualitatif. Teknik-teknik tersebut dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk praanggapan, tipe pengetahuan, dan strategi tindak tutur meminta maaf yang dilakukan oleh pelaku interaksi. Data penelitian diambil dari permintaan maaf secara publik, terkait isu-isu kontroversial yang dilakukan oleh tokoh publik, yang diunggah di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Data permintaan maaf yang diambil berbentuk data tulisan dan video. Hasil dari analisis data penelitian diharapkan dapat menggambarkan hubungan antara praanggapan dan pemunculan strategi tindak tutur permintaan maaf. Penelitian ini menunjukkan bahwa praanggapan dan pengetahuan penutur mempengaruhi pola-pola tindak tutur meminta maaf.Kata Kunci: praanggapan, tindak tutur, permintaan maaf, media sosial
Optimalisasi Literasi Dasar Siswa-Siswi Sekolah Dasar di Kampung Cahaya Melalui Kegiatan Membaca Kritis Nurdiana, Nurdiana; Suryaningsih, Iin; Rahmawati, Siti
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3539

Abstract

Literasi dasar keterampilan membaca dan menulis memainkan peran penting dalam pendidikan. Tanpa literasi dasar, siswa didik akan mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran, sebagaimana yang terdapat pada anak-anak sekolah yang tinggal di Kampung Cahaya yang tidak memiliki keterampilan tersebut. Oleh karena itu, tiga dosen Universitas Al-Azhar Indonesia menyelenggarakan serangkaian kegiatan literasi dasar yang diintegrasikan ke dalam pengabdian masyarakat. Tujuannya adalah untuk membangun budaya literasi dasar. Pesertanya adalah anak-anak sekolah yang belajar di kelas empat, lima, dan enam sekolah dasar dengan jumlah 10 siswa. Kegiatan yang berupa pelatihan ini meliputi membaca beberapa bacaan dan menulis sebuah karangan. Kegiatan dibagi menjadi empat sesi: membaca satu, membaca dua, membaca tiga, dan yang terakhir menulis sebuah karangan. Pengabdian masyarakat tersebut berdampak baik pada literasi dasar anak-anak. Mereka mulai memiliki minat baca dan keterampilan membaca mereka tampak sedikit meningkat. Akan tetapi, keterampilan menulis mereka perlu ditingkatkan lebih lanjut. Ini menyiratkan bahwa pengabdian masyarakat yang lebih berfokus pada peningkatan literasi dasar sangat disarankan.Kata kunci: Literasi Dasar, Sekolah Dasar, Kemahiran Menulis.
Implementasi model edukasi gizi berkelanjutan melalui Partisipatory Video pada santri di pondok pesantren Ibnu Aqil, Kabupaten Bogor Yusuf, Andi Mukramin; Nadia, Assyifatun; Rahmawati, Meidhina; Untari, Puteri; Ichsania Putri, Saskirani; Alatas, Fatimah Zahra; Ehsan, Moh Fathkul
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3544

Abstract

Pondok Pesantren Ibnu Aqil sebagai salah satu pondok pesantren di Bogor, Jawa Barat menghadapi dua permasalahan utama yaitu kurangnya pengetahuan terkait gizi seimbang dan gaya hidup sehat halal dan thayyib. Tujuan program ini yaitu, pertama melakukan kaderisasi santri dan menjadi komunitas sobat sehat dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya gizi seimbang dan gaya hidup sehat halal dan thayyib. Kedua, mengoptimalkan media edukasi gizi yang telah dikembangkan sebelumnya dengan penambahan informasi dalam bentuk partisipatory video yang ditujukan kepada kader sobat sehat sebagai peer educator dan sasaran santri sebanyak 35 orang. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, transfer iptek melalui pembuatan partisipatory video. Indikator capaian keberhasilan mencakup peningkatan pengetahuan gizi dan gaya hidup sehat di kalangan santri, partisipasi aktif kader sobat sehat. Hasil kegiatan menunjukkan pemberian edukasi tentang gizi seimbang dan Pangan Halal dan Thayyib menggunakan partisipatory video dapat meningkatkan pengetahuan santri. Sebelum adanya partisipatory video, 64% santri memiliki pengetahuan baik tentang gizi seimbang, meningkat menjadi 84% setelah menonton video. Begitupun dengan pengetahuan pangan halal dan thayyib meningkat dari 64% menjadi 84% setelah dilasanakannya program. Lingkungan sekolah dan keluarga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program di pesantren.Kata kunci: Pangan Halal, Pangan Thayyib, Pola Gizi Seimbang, Pengetahuan, Santri.
Pendidikan Gizi Menggunakan Emotion-Demonstration pada Ibu Hamil di Puskesmas Kelurahan Pondok Bambu 2 Jakarta Timur Shafara, Adinda; Nadia, Assyifatun; Rahmawati, Meidhina; Alatas, Fatimah Zahra; Rahmawati, Lusi Anindia; Juwita, Rosa
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3140

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan janin. Meskipun program Tablet Tambah Darah (TTD) telah dilaksanakan, prevalensi anemia di Indonesia tetap tinggi. Program pendidikan gizi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan perilaku ibu hamil terkait asupan gizi, khususnya zat besi, melalui pendekatan Emotional Demonstration (Emo-Demo) yang diimplementasikan pada 30 ibu hamil di Puskesmas Kelurahan Pondok Bambu 2, Jakarta Timur. Ibu hamil di daerah ini mengalami keterbatasan akses informasi gizi dan rendahnya kesadaran kesehatan, yang menjadi penghalang. Metode yang digunakan mencakup ceramah, tanya jawab, dan Emo-Demo, dengan evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan dan sikap ibu hamil; pada pre-test, hanya 16,7% responden yang memiliki pengetahuan baik, sementara setelah post-test, 100% responden berada dalam kategori baik, dan sikap positif meningkat dari 90% menjadi 100%. Hasil ini menunjukkan efektivitas pendekatan Emo-Demo dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan zat besi. Dengan demikian, program pendidikan ini tidak hanya berkontribusi pada pengetahuan gizi ibu hamil, tetapi juga berpotensi menurunkan prevalensi anemia, menjadikannya model yang relevan untuk diterapkan dalam program kesehatan di masa mendatang.Kata Kunci: Anemia Kehamilan, Edukasi Gizi, Emo demo, Pengetahuan Sikap Gizi
Pengenalan Keterampilan Riset Pasar untuk Usaha Mikro di Kantin Mini An-Najah Desa Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat Aulia, Mitha; Riyansa, Ditha; Suryaningsih, Iin
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3314

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat dilakukan di Kantin Mini An-Najah, Pondok Pesantren Al Amaliyah, Desa Cikidang-Sukabumi, Jawa Barat. Pondok Pesantren Al Amaliyah Desa Cikidang memiliki pemahaman tentang program Santripreneur dan kemajuan dalam memanfaatkan peluang ekonomi dengan mendirikan sebuah kantin. Rendahnya kemampuan tim dalam menganalisis produk, produk yang ditawarkan kurang variatif, dan kurang optimal dalam pemetaan jenis produk yang potensial dan berkelanjutan merupakan tantangan yang dihadapi oleh kantin tersebut. Tujuan dilaksanakan kegiatan abdimas ini adalah meningkatkan keterampilan pengelolaan kantin oleh pengelola melalui literasi dan implementasi keterampilan pendukung pembuatan instrumen riset pasar. Pelatihan diikuti oleh tim Kantin Mini An Najah yang berjumlah 9 orang. Batasan kegiatan abdimas ini adalah terfokus pada pengenalan pembuatan instrumen riset untuk kantin mini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara online dan offline dengan memberikan edukasi mengenai riset pasar serta keterampilan digital pendukungnya, seperti Microsoft 365 dan Copilot AI. Kegiatan abdimas yang telah dilakukan mencakup pelatihan dan penugasan pembuatan instrumen riset. Tahapan pada kegiatan ini yaitu groundbreaking, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan abdimas ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 89% pemahaman mitra mengenai materi riset pasar dan luaran yang dihasilkan mitra berupa rancangan instrumen riset pasar sederhana. Kata kunci: Kantin, Riset Pasar, Usaha Mikro.
Pendidikan Gizi Menggunakan Permainan Ular Tangga Anemia pada Remaja di Surau Duta Munzalan Jakarta Selatan Yusuf, Nadya Salsabila; Untari, Puteri; Lubis, Syakira Kiyasa; Putri, Intan Melinda; Firdausiyah, Afranissa; Rahmawati, Lusi Anindia
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3142

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan umum yang memengaruhi jutaan anak dan remaja di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dampaknya pada remaja sangat signifikan, memengaruhi konsentrasi, perkembangan fisik, dan stamina. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang anemia melalui pendidikan gizi menggunakan permainan ular tangga di Surau Duta Munzalan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini melibatkan 31 remaja dengan metode ceramah dan permainan edukatif. Permainan ini dirancang untuk menyampaikan informasi penting tentang anemia secara interaktif dan menyenangkan, sehingga peserta dapat belajar dengan cara yang lebih menarik dan efektif, serta lebih mudah mengingat dan memahami informasi yang disampaikan terkait gejala, penyebab, dan pencegahan anemia melalui pola makan yang sehat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan remaja di Surau Duta Munzalan meningkat dengan 22,6% memiliki pengetahuan baik dan 48,4% memiliki pengetahuan cukup. Hasil setelah kegiatan abdimas juga menunjukkan peningkatan dalam sikap remaja terhadap anemia sebesar 6,5%.Kata Kunci: Anemia, Pendidikan Gizi, Permainan Ular Tangga, Remaja
Strategi Pengembangan Kemasan Produk untuk UMKM Di Desa Pagelaran, Banten Zhalsabila, Zhalsabila; Purwandari, Aprilia Tri; Samijayani, Octarina Nur; Samiono, Bambang Eko; Ramadhina, Tasya Amalda; Fadillah, Ahmad; Wahyudi, Iksan
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3469

Abstract

UMKM di Pagelaran, Banten, saat ini hanya memasarkan produknya di sekitar wilayah desa. UMKM ini menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses pemasaran digital dan desain kemasan yang kurang mendukung distribusi luas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemasaran produk UMKM melalui pengembangan kemasan yang lebih menarik dan fungsional, agar produk dapat bersaing di pasar yang lebih luas, baik secara langsung maupun online. Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari persiapan, sosialisasi, perancangan logo dan label produk, serta evaluasi. Dalam tahap persiapan, koordinasi dengan pemilik UMKM dilakukan untuk menyusun rencana kegiatan. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi pentingnya kemasan, pengumpulan data produk, dan perancangan kemasan yang sesuai dengan karakteristik produk, dilengkapi sesi desain logo dan label. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 13 peserta sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan terkait kemasan. Hasil pelaksanaan abdimas menunjukkan peningkatan, yaitu pemahaman peserta terkait pentingnya kemasan meningkat dari 82% menjadi 100%, dan jumlah UMKM dengan logo produk bertambah dari 18% menjadi 100%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas dan daya tarik kemasan produk UMKM di Pagelaran, sehingga memperluas potensi pemasaran produk ke wilayah yang lebih luas.Kata kunci: Branding, Desa Pagelaran, Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Kemasan.
Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan di Ponpes Al-Amaliah Melalui Implementasi Terpadu Value Proposition Canvas dan Business Model Canvas Kamilah, Siti Hilma Nahdliyatul; Chirzun, Ahmad; Suryaningsih, Iin
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3294

Abstract

Pondok Pesantren Al-Amaliah di Cikidang Sukabumi memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi melalui unit usaha Kantin Mini An-Najah. Berdasarkan Kegiatan abdimas 2023 di Ponpes Al-Amaliah, Cikidang, Sukabumi, pengelolaan kantin ini masih belum optimal, dengan permasalahan utama berupa kurangnya edukasi kewirausahaan yang menyebabkan produktivitas tim tidak stabil dan komitmen terhadap pengembangan diri santripreneur belum tercapai. Motivasi kewirausahaan tidak cukup hanya dengan satu kali pelatihan atau pendampingan. Untuk benar-benar meningkatkan keterampilan kewirausahaan, diperlukan pendekatan yang berkelanjutan dan mendalam. Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) 2024 bidang kewirausahaan bertujuan untuk memberikan pendampingan kewirausahaan menggunakan Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Canvas (BMC) kepada 9 pengurus kantin. Program dilaksanakan secara hybrid, dengan pendampingan online berupa pemberian materi dan pendampingan offline untuk menyusun VPC dan BMC. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam merumuskan strategi bisnis yang lebih terstruktur, dengan peningkatan 93% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tugas akhir penyusunan VPC dan BMC juga menunjukkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan konsep-konsep tersebut secara efektif. Kata kunci: Kantin Mini AN-Najah, Kewirausahaan, VPC dan BMC.
Pengembangan Produk sebagai Upaya Penerapan Strategi Pemasaran UMKM Desa Pagelaran Ramadhina, Tasya Amalda; Purwandari, Aprilia Tri; Samijayani, Octarina Nur; Samiono, Bambang Eko; Zhalsabila, Zhalsabila; Fadillah, Ahmad; Wahyudi, Iksan
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3480

Abstract

Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten merupakan salah satu daerah yang menjadi rumah bagi para pelaku home industry dan umumnya dikepalai oleh para ibu rumah tangga, dengan jenis produksi berupa makanan lokal dan makanan ringan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya variasi produk yang dihasilkan. Para pelaku UMKM belum begitu paham mengenai pentingnya pengembangan produk untuk memberikan nilai tambah dan kemampuan untuk bersaing dalam keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha akan pentingnya pengembangan produk dan peningkatan jumlah variasi produk sebagai strategi pemasaran yang lebih luas. Metode pelaksanaan dalam kegiatan meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi menggunakan hasil kuisioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman 11 orang peserta tentang pentingnya pengembangan produk, dari 64% menjadi 100%. Selain itu, minat dan ide peserta dalam mengembangkan produk juga meningkat, dengan 78% peserta menciptakan lebih dari dua variasi produk, dan 22 % peserta menciptakan 2 variasi produk. Melalui inovasi dan penambahan nilai pada produk, UMKM dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang membedakan produk mereka dari pesaing. Oleh karena itu, pengembangan produk perlu dilakukan secara berkelanjutan agar UMKM di Desa Pagelaran dapat terus memenuhi permintaan pasar dan menjaga posisi mereka dalam persaingan. Kata kunci: pengembangan produk, umkm, variasi produk