cover
Contact Name
Fransisca Chondro
Contact Email
fransisca_chondro@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalabdimastrimedika@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Tapa No.260, RT.5/RW.9, Tomang, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 30322871     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.25105
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika adalah jurnal nasional yang memaparkan naskah hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, terutama berupa penerapan ilmu kedokteran dan kesehatan dalam upayanya memperbaiki tingkat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Jurnal ini merupakan jendela sumbangsih insan kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit dua kali setahun (Bulan Januari dan Juli).
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026)" : 14 Documents clear
PENINGKATAN PENGETAHUAN K3 UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA PETERNAK AYAM CIAMBAR Hairunisa, Nany; Lestari, Ade Dwi; Ridwan, Alvin Mohamad; Ab. Razak, Asreene Binti; Putri, Fania Sabila; Syafitri, Julia Aina; Amirrudin, Danial Arif Bin; Asrani, Iffah syahidah Binti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.23142

Abstract

Occupational diseases  remain a significant public health issue in various sectors, including small-scale poultry farming. In Ciambar Village, Sukabumi, chicken farmers are exposed to a variety of occupational hazards due to the absence of health evaluations and limited awareness of occupational health and safety. This community service program aimed to increase knowledge and awareness of occupational health and disease prevention among poultry farmers through educational counseling. The activity involved a health education session, supported by visual aids and interactive discussions. A pre-test and post-test were used to evaluate knowledge gain. Results showed a substantial increase in participants' knowledge, with post-test scores rising from 13% to 83%. These findings suggest that targeted educational interventions can significantly improve workers’ understanding of occupational hazards and encourage healthier work practices
DISTRIBUSI ALAT PELINDUNG DIRI PADA MASA AWAL PANDEMI COVID-19 DI KALIMANTAN BARAT Wicaksono, Arif; Nurfianti, Arina; Desnita, Rise; Andriani, Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24248

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) pandemic had affected many sectors, especially health sector. Health workers must wear Personal Protective Equipment (PPE) in several levels according to the risk they will face. Personal Protective Equipment such as face mask, hand glove, surgical gown and boots are the most common PPE used in the pandemic. Personal Protective Equipment should be used mainly for health workers. The community was not well-informed so there were panic buying of PPE and risen scarcity of PPE. Scarcity of PPE happened in early pandemic in every region including West Kalimantan. Faculty of Medicine Universitas Tanjungpura gather PPE donation to health facilities in West Kalimantan. The donation collected and distributed to 15 health facilities. The donations got positive feedback and the facilites stated that the health services in their facilities was helped considerably
EDUKASI AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA DI MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kahtan, Muhammad Ibnu; Wicaksono, Arif; Hadi, Didiek Pangestu; Asyhar, Alfan Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24249

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) had affected all daily life including physical activity. People still confuse about physical activity and sport, then pandemic make these worse. Several health protocols that implemented in order to prevent COVID-19 transmission had limited community movement and activities. The aim of this community service was sharing latest information in physical activity during pandemic. Community counseling was conducted online using Zoom platform. The target of community counseling was university students, sport exciter, and general population. As many as ninety persons participated in online community counseling. The participants were active in asking and discussing during two hours online event.
KELAINAN REFRAKSI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SAMARINDA Fatmawati, Nur Khoma; Susanti, Eva Rosalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24379

Abstract

The International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) dan laporan global dari VISION 2020 menunjukkan angka sekitar 19 juta anak mengalami kelainan refraksi, dengan 12 juta kasus diantaranya bisa diperbaiki dengan intervensi sederhana seperti kacamata atau lensa kontak. Kelainan refraksi yang tidak dikoreksi pada anak-anak dapat menyebabkan ambliopia. Mendeteksi dan mengobati kondisi ini sejak dini sangat penting, karena sistem penglihatan anak masih dalam masa perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kelainan refraksi pada anak-anak sekolah dengan rentang usia 6-17 tahun melalui skrining serta pemberian kacamata gratis di Kota Samarinda. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan total sampel 336 orang anak. Berdasarkan hasil skrining didapatkan 325 anak (96,7%) memiliki kelainan refraksi. Kelainan refraksi terbanyak ditemukan pada anak perempuan (68,4%), dengan kelompok usia terbanyak rentang 14-17 tahun (67%). Mayoritas kelainan refraksi adalah astigmatisma (55,7%). Ambliopia didapatkan pada 122 anak (36,3%) dengan mayoritas penyebab ambliopia adalah kelainan refraksi jenis astigmatisma (78,7%).
PENGETAHUAN PENDAMPING LANSIA TERHADAP PERAN CUCI HIDUNG PADA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ATAS Sujana, Widia Isa Aprillia; Widoretno, Elisabeth Tri Wahyuni; Dewi, Bernadette Dian Novit; Wijaya, Julian Hartawan; Megasari, Yovita Vivi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24658

Abstract

Tingginya kasus infeksi virus Influenza, Human Metapneumovirus (HMPV), dan SARS-CoV-2 di Indonesia, dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas dan bawah pada orang dari segala usia, terutama di kalangan anak dan lansia dengan sistem kekebalan yang lemah, terutama kaum difabel (anak cacat dan para lanjut usia imobilitas). Cuci hidung merupakan suatu metode sederhana, ekonomis, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan telah terbukti memiliki banyak manfaat. Penelitian ini membahas tentang tingkat pengetahuan pendamping lansia dan difabel di Panti Asuhan Bhakti Luhur Sidoarjo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk seminar dan pelatihan secara langsung terapi cuci hidung yang benar, serta cara pembuatan cairan cuci hidung dirumah secara mandiri. Tahap monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap terapi cuci hidung dari 64% ke 93% setelah kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan terapi cuci hidung dalam pencegahan dan terapi ISPA bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.
PELATIHAN KADER PUSKESMAS CISIMEUT  PENANGANAN PERTAMA GIGITAN ULAR Nazma, Diani; Mahardieni, Karlina; Prasetyaningsih, Noviani; Adiwardhani, Anggraeni; Sulenra, Ayu Fatimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24760

Abstract

Gigitan ular berbisa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi ancaman di daerah tropis, termasuk di komunitas adat Baduy yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan modern. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama sangat penting untuk menurunkan risiko kesakitan maupun kematian akibat gigitan ular. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas penyuluhan berbasis partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang pertolongan pertama gigitan ular berbisa pada masyarakat Baduy. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyuluhan, simulasi, serta pemberian media edukasi berupa poster dengan ilustrasi sederhana. Sebanyak 26 orang mengikuti pre-test dan post-test sebagai evaluasi pengetahuan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori cukup (53,8%), sementara 42,3% memiliki pengetahuan baik, dan hanya 3,8% yang termasuk kategori kurang. Setelah penyuluhan, sebanyak 23 orang mengisi post-test dengan hasil tidak ada yang berada pada kategori kurang, 34,8% pada kategori cukup, dan 65,2% pada kategori baik. Terjadi pergeseran yang jelas dari kategori cukup menjadi kategori baik, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan dan pelatihan dengan pendekatan partisipatif efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat adat mengenai pertolongan pertama gigitan ular berbisa, sekaligus menjadi salah satu strategi pemberdayaan komunitas adat dalam menghadapi risiko kesehatan
PENYULUHAN TENTANG PENGENALAN SINDROMA METABOLIK DAN CARA MENGATASINYA Samara, Tjam Diana; Sidarta, Nuryani; Setiawati, Lenny; Kosasih, Adrianus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24820

Abstract

Sindroma metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan. Sindrom aini dapat meningkatkan risiko terjadi penyakit jantung koroner, serangan jantung, diabetes tipe 2. Beberapa penanganan yang dapat dilakukan terdahap sindroma metabolik antara lain menerapkan pola makan yang baik, aktivitas fisik setidaknya 150 menit aktivitas sedang per minggu, dan menurunkan berat badan. Selain itu perlu dilakukan manajemen stres, berhenti merokok, dan cukup tidur yang berkualitas. Bila telah dilakukan hal-hal tersebut tidak juga mengurangi sindroma metabolik, maka perlu penanganan lebih lanjut oleh ahlinya. Masih banyak warga di Kelurahan Tomang yang belum memahami apa itu sindroma metabolik sehingga tidak mengetahui bahaya terhadap kesehatannya dan bagaimana mengatasinya. Oleh karena itu dirasakan perlu untuk dilakukan penyuluhan tentang sindroma meyabolik dan apa yang perlu dilakukan untukl mengurangi kejadian sindrom ametabolik. Kegiatan PKM ini disambut baik oleh warga Kelurahan Tomang. Warga mendapatkan pengetahuan tentang sindroma metabolik dan dapat memahami bagaimana cara mencegahnya.  Hal sederhana yang dapat dilakukan oleh warga dalam mencegah sindroma metabolik antara lain mengurangi makanan dan minuman manis dan sejenisnya, membatasi makanan tinggi lemak dan tinggi garam, memperbanyak sayuran dan buah-buahan segar serta protein tanpa lemak dan biji-bijian.
NYERI PUNGGUNG BAWAH: PENYEBAB DAN CARA PENCEGAHANNYA Chondro, Fransisca; Sudarma, Verawati; Chudri, Juni; Handayani, Astri; Adhari, Nazwa Nathania; Putri, Rahma Arifa; Sipayung, Putra Raja Imanuel; Suryaningtyas, Maheswari Adhiatie Moerti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25085

Abstract

Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal health problem that is a leading cause of disability and reduced quality of life, particularly among adults engaged in physically demanding activities, non-ergonomic working postures, and repetitive domestic tasks. Nagrak Village, Bogor Regency, is predominantly inhabited by adults, especially women who work as housewives and informal physical workers, placing them at high risk of developing LBP. Limited community knowledge regarding the causes and prevention of LBP remains a major concern. This activity aimed to improve community knowledge regarding the causes and prevention of LBP. The methods included health education sessions, demonstrations of ergonomic postures, and simple stretching exercises, with evaluation conducted using pretest and posttest assessments. The results showed an improvement in participants’ knowledge following the intervention. At the pretest, 53% of participants had a low level of knowledge about LBP. After the intervention, no participants remained in the low-knowledge category, with 60% demonstrating a moderate level of knowledge and the remainder showing good knowledge. It can be concluded that this activity was effective in improving community knowledge regarding LBP and its prevention.
EDUKASI DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA UNTUK OSTEOARTHRITIS PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KRENDANG Susetyo, Angela Excellcia Larasaty; Ardillah, Dinda Rizky; Sorfina, Akialyn Naznin; Nugraha, Alfajri Febri; Asral, Akasyah Muhammad; Arsy, Alinda; Roza, Alzhika Khalisa; Arumdyta, Amanda Syadzwina Mecca; Thalia, Anita; Primaresti, Arella Fina; Faza, Arnira Nailah; Agustina, Almalia Rachma; Atmaja, Egi Martvi; Saubaki, Elisa Kezia; Primandari, Rima Anindita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25106

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang sering dijumpai pada populasi usia lanjut dan berhubungan dengan trauma berulang yang berlangsung dalam waktu lama. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Krendang dengan fokus pada pendekatan kedokteran keluarga dengan menilai aspek bio-psikososial secara komprehensif. Sasaran kegiatan adalah Ibu M, 59 tahun, yang mengalami OA. Metode yang digunakan meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, penilaian kondisi rumah dan lingkungannya, serta edukasi. Selain itu, dilakukan juga penilaian terhadap kondisi ekonomi dan dukungan keluarga udalam beradaptasi dengan penyakit kronis ini. Hasil kunjungan ini menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan bio-psikososial pada pasien OA untuk meningkatkan fungsi dan kualitas hidup pasien di tingkat komunitas.
PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DALAM PENANGANAN ANEMIA GRAVIS BERULANG PADA PEREMPUAN USIA DEWASA MUDA Maulia, Elita Dewi; Putri, Eridia Adristi Nasywa; Putri, Errica Atha Malya; Handoko, Kaila Nurkumala; Hasri, Malika Adira; Arasy, Muhammad Aqshal Darell; Hadyan, Mohamad Fahmi; Rhamadian, Muchammad Edrick Kevin; Shahab, Muhammad Samy; Zubizalleta, Muhammad Azmi; Musawwir, Muhammad Nur; Fitrianissa, Nabila Yudiantika; Ramdania, Nadhira Putri; Salsabila, Nadiyah; Primandari, Rima Anindita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25221

Abstract

Anemia pada perempuan usia dewasa muda masih merupakan masalah kesehatan yang penting, terutama di daerah sosial-ekonomi rendah. Anemia yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi anemia gravis dengan risiko komplikasi sistemik. Telah dilakukan Praktek Lapangan  di Kelurahan Krendang, Jakarta Barat pada Desember 2025.  Sasaran kegiatan adalah Nn. N, 18 tahun dengan riwayat anemia gravis kronik berulang. Kegiatan dilakukan dalam bentuk wawancara, pemeriksaan fisik, penilaian fungsi keluarga menggunakan F-APGAR, dan evaluasi kondisi tempat tinggal. Berdasarkan hasil kunjungan, Nn. N memiliki riwayat anemia gravis berulang hingga memerlukan transfusi darah, gangguan menstruasi, pola makan rendah zat besi, keterbatasan ekonomi, lingkungan rumah yang kurang layak huni, serta disfungsi keluarga tingkat sedang. Kombinasi faktor biopsikososial, dan dinamika keluarga berperan dalam terjadinya anemia gravis kronik dan terputusnya pengobatan pada Nn. N. Dapat disimpulkan bahwa perlunya pendekatan kedokteran keluarga yang mencakup tata laksana klinis, edukasi berkelanjutan, pendampingan keluarga, peningkatan literasi kesehatan, serta penguatan dukungan emosional dan praktis sangat diperlukan untuk mencegah kekambuhan dan memperbaiki luaran jangka panjang

Page 1 of 2 | Total Record : 14