cover
Contact Name
Abdul Hanan
Contact Email
admin-jurnal@stima.ac.id
Phone
+6289502220844
Journal Mail Official
admin-jurnal@stima.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Masduqi Ali Blok Kasab, Babakan, Kec. Ciwaringin Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45167 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Masile:Jurnal Studi Ilmu Keislaman
ISSN : -     EISSN : 26860732     DOI : -
OCUS MASILE: Journal of Islamic studies emphasizing Contemporary Islamic studies in Indonesia, Southeast Asia, and a Global Perspective with a multidisciplinary approach SCOPE This journal specializes in studying the theory and practice of various topics of Islamic studies, specifically Islamic education, sharia economics, Islamic family law, Islamic criminal law, Islamic constitutional law, sharia economic law,Islamic Thought, Hadith, Tafsir, within the framework of Indonesian Islamic studies and intended to express original researches and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics;
Articles 92 Documents
HAKIKAT, PRINSIP, DAN IMPLIKASI EKONOMI SYARIAH DALAM MEWUJUDKAN SISTEM EKONOMI BERKEADILAN nurjanah, nurjanah; Yahya, Mohammad Hisyam
MASILE Vol 3 No 2 (2022): MASILE
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Ekonomi Syariah merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip syariat Islam, bertujuan untuk menciptakan keadilan, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat, sumber hukum, tujuan, dan implikasi ekonomi Islam dalam kehidupan individu maupun masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan Al-Qur’an, hadis, serta berbagai sumber hukum lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam menekankan prinsip tauhid, keadilan dalam distribusi kekayaan, larangan riba, maysir, dan gharar, serta tanggung jawab dalam pemanfaatan kekayaan. Tujuan utama ekonomi Islam meliputi terciptanya keseimbangan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan kebahagiaan dunia-akhirat (falah). Implikasi ekonomi Islam terlihat pada praktik zakat dan infak, penerapan sistem keuangan berbasis bagi hasil, penguatan etika bisnis, kewirausahaan halal, serta pelestarian lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekonomi Islam mampu menjadi solusi komprehensif untuk menciptakan sistem ekonomi yang adil, etis, dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Diharapkan temuan ini dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan ekonomi Islam secara global. Kata kunci: Ekonomi Syariah, keadilan, riba, syariat, pemberdayaan ekonomi.
ANALISIS KOMPREHENSIF KOPERASI SYARIAH: ASAS, PRINSIP DAN PRODUK PEREKONOMIAN BERBASIS ISLAM muarifin, muarifin; Rifai, Ahmad
MASILE Vol 3 No 2 (2022): MASILE
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Koperasi syariah merupakan lembaga keuangan berbasis prinsip Islam yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui aktivitas ekonomi yang berlandaskan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, peran, dan tantangan koperasi syariah dalam perekonomian modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah memiliki peran strategis dalam mendukung inklusi keuangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menciptakan keadilan sosial. Prinsip-prinsip seperti bagi hasil (mudharabah), pembiayaan tanpa riba (qardhul hasan), dan pengelolaan amanah menjadi nilai utama yang membedakan koperasi syariah dari lembaga keuangan konvensional. Namun, tantangan seperti kurangnya literasi keuangan syariah, regulasi yang belum optimal, dan persaingan dengan lembaga keuangan lainnya masih menjadi hambatan dalam pengembangannya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku koperasi syariah untuk mengatasi kendala tersebut dan meningkatkan kontribusi koperasi syariah dalam pembangunan ekonomi nasional. Kata kunci: Koperasi Syariah, Keuangan Syariah, Pemberdayaan Ekonomi, Inklusi Keuangan, Prinsip Islam.
NILAI FILOSOFIS TRANSAKSI DALAM EKONOMI SYARIAH wati, wati; Mukhlisin, Mukhlisin; Sofy, Malik
MASILE Vol 3 No 2 (2022): MASILE
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Transaksi dalam ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap dimensi filosofis dalam transaksi ekonomi syariah, termasuk konsep keadilan, kemaslahatan, dan tanggung jawab sosial. Transaksi ekonomi syariah bertumpu pada larangan riba, gharar, dan maysir, serta mendorong penerapan prinsip keadilan dan transparansi dalam setiap aktivitas ekonomi. Penelitian ini juga membahas bagaimana nilai-nilai filosofis tersebut diterapkan dalam praktik, seperti dalam kontrak bagi hasil, jual beli, dan wakaf. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran nilai filosofis dalam menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kata Kunci: Ekonomi Syariah, Nilai Filosofis, Transaksi
Dinamika Resistensi Gender Ketiga Perspektif Islam di Indonesia: Kebenaran Peformatif dan Etika Wiwudha, Nayaka Inabhimantra; Mubaraq, Fikri
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji resistensi terhadap LGBTQ yang tumbuh di kalangan otoritas keagamaan di Indonesia dengan fokus pada bagaimana organisasi Islam seperti NU dan Muhammadiyah memposisikan diri terhadap isu tersebut. Penolakan terhadap LGBTQ dapat ditinjau melalui doktrin keagamaan dan narasi heteronormatif yang tertanam kuat dalam masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan etis Tariq Ramadan, tulisan ini menyoroti pentingnya memahami identitas gender dan orientasi seksual secara kompleks, tanpa mengorbankan nilai-nilai moralitas Islam. Pendekatan Ramadan yang berbasis maqashid asy-syariah memungkinkan terbangunnya respons yang lebih moderat dan inklusif serta tidak hanya mempertimbangkan teks agama, melainkan mengikutsertakan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks ini, moderasi terhadap LGBTQ bukan berarti menerima praktiknya secara mutlak, melainkan mencari titik temu antara ajaran agama dan realitas sosial, demi membangun masyarakat yang adil, humanis, dan toleran terhadap keberagaman identitas. Kata Kunci: LGBTQ, Resistensi keagamaan, Islam moderat, Maqashid asy-Syariah, Inklusivitas. Abstract This study examines the resistance to LGBTQ individuals among religious authorities in Indonesia, focusing on how Islamic organizations such as Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah position themselves on the issue. The rejection of LGBTQ identities can be analyzed through religious doctrines and deeply embedded heteronormative narratives within society. Utilizing Tariq Ramadan’s ethical framework, this paper emphasizes the importance of understanding gender identity and sexual orientation in a nuanced manner without compromising Islamic moral values. Ramadan’s approach, grounded in the principles of maqashid asy-syariah, offers a pathway toward a more moderate and inclusive response, one that considers not only religious texts but also universal human values. In this context, a moderate stance toward LGBTQ issues does not imply unconditional acceptance of related practices, but rather seeks a middle ground between religious teachings and social realities, with the aim of fostering a just, humane, and tolerant society that embraces diversity of identity. Keywords: LGBTQ, Religious resistance, Moderate Islam, Maqashid asy-syariah, Inclusivity.
PENGUATAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PESANTREN MIFTAHUSSA'ADAH SINDANGBARANG Maskar, Didin Kurniadin
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Dalam era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, pondok pesantren dihadapkan pada tantangan kompleks yang menuntut peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh, termasuk penguatan manajemen sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi aktual, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan strategi penguatan manajemen SDM di Pondok Pesantren Miftahussa’adah Sindangbarang sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM di pesantren masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya sistem rekrutmen, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan minimnya evaluasi berbasis capaian mutu. Perencanaan SDM yang strategis, analisis kebutuhan tenaga pendidik, serta pengembangan kompetensi ustadz secara holistik menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif dan berkualitas. Implikasi dari penguatan manajemen SDM tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga memperkuat tata kelola kelembagaan dan kesinambungan kaderisasi di pesantren. Kajian ini merekomendasikan perlunya pendekatan manajerial berbasis nilai-nilai pesantren yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip profesionalisme dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam.
LEGITIMASI BUDAYA DALAM PERKAWINAN ANAK: TELAAH KRITIS TERHADAP PELANGGARAN HAK ANAK Nurkhasanah, Sofiyatun
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

AbstrakPraktik perkawinan anak masih menjadi isu yang sangat mendesak di Indonesia, karena seringkali dilegitimasi atas nama budaya dan tradisi. Legitimasi ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan praktik tersebut terus berlangsung dari tahun ke tahun. Masyarakat kerap melangengkan nilai-nilai tradisional dan menganggap perkawinan anak sebagai bagian dari warisan leluhur yang harus dilestarikan. Akibatnya, praktik ini terus mereproduksi dirinya di berbagai daerah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan sosiolegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan anak tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga bertentangan dengan prinsip kesetaraan gender. Budaya, adat, dan tradisi sering dijadikan justifikasi untuk membenarkan praktik ini, baik di Indonesia maupun di banyak negara lain. Oleh karena itu, praktik-praktik budaya yang merugikan perempuan—termasuk perkawinan anak—perlu diidentifikasi secara kritis dan dihapuskan demi perlindungan hak anak dan tercapainya keadilan gender. Kata Kunci: Perkawinan Anak; Budaya; HAM
METODE PENDIDIKAN ISLAM; KONSEP, PRINSIP-PRINSIP & JENIS-JENIS METODE PENDIDIKAN ISLAM SUHANDI, WILDAN; Mulkiyah, Siti; Anwar, Khoirul; Aflaha, Akhmad
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, prinsip, dan jenis-jenis metode pendidikan Islam melalui pendekatan studi literatur. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah dan buku-buku terkait untuk mengidentifikasi karakteristik dan implementasi metode pendidikan Islam yang holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pendidikan Islam merupakan cara terstruktur yang bertujuan membentuk pribadi muslim seutuhnya, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Prinsip-prinsip utamanya meliputi penyesuaian dengan psikologi peserta didik, menjaga tujuan pembelajaran, serta menciptakan pengalaman belajar yang menggembirakan. Beragam metode yang dikembangkan dalam tradisi Islam seperti metode keteladanan (uswah hasanah), dialog (hiwar), hafalan, dan lawatan ilmiah menunjukkan fleksibilitas dan relevansinya dalam konteks pendidikan modern. Studi ini juga mengungkap bahwa integrasi antara metode klasik dan pendekatan kontemporer dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan globalisasi, sekaligus mempertahankan nilai-nilai dasar Islam. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas guru dalam menerapkan metode yang berpusat pada peserta didik serta pengembangan materi ajar yang kontekstual. Kata Kunci: Metode Pendidikan Islam, Prinsip Pendidikan islam, jenis Pendidikan islam.
STUDI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM PENERAPAN MERDEKA BELAJAR PADA PESERTA DIDIK Sari, Endah Meilani
MASILE Vol 3 No 1 (2022): MASILE
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Permasalahan dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang madrasah ibtidaiyah masih menjadi tantangan, khususnya dalam menyesuaikan prinsip pembelajaran berdiferensiasi, penekanan materi esensial, serta pendekatan berbasis proyek dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi Merdeka Belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MI Azzakaria Kuningan, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru Bahasa Indonesia, kepala madrasah, serta peserta didik kelas atas sebagai responden pelengkap. Data dianalisis secara tematik untuk mengungkap pola penerapan pembelajaran yang sejalan dengan prinsip-prinsip Merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mulai menerapkan pembelajaran berbasis proyek, materi esensial, dan pembelajaran berdiferensiasi secara kontekstual. Namun, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan waktu, belum optimalnya keterkaitan materi dengan kehidupan nyata siswa, serta kesulitan dalam memetakan profil belajar. Strategi yang digunakan guru antara lain adalah menyederhanakan proyek pembelajaran, mengaitkan materi dengan pengalaman keseharian siswa, serta memberikan pilihan tugas sesuai minat dan gaya belajar anak. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan institusional berupa pelatihan berkelanjutan, pengembangan komunitas belajar guru, dan penyediaan sarana belajar berbasis digital sebagai bagian dari penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.
Usyur Sebagai Instrumen Pemasukan Negara dan Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Islam Na’im, Fairuz ‘Ainun; Janwari, Yadi; Alhakim, Sofian
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

In Islamic economics, usyur is one of the state's fiscal policy instruments, which contributes to increasing national revenue and public welfare by imposing customs duties on products imported into the country. This study is a library study that adopts an explanatory and descriptive research approach. The methods used to process the research data are primary and secondary source review and library/document research through data reduction, data presentation, and conclusion stages. The results of this study indicate that usyur is one of the fiscal policy instruments of Umar ibn Khattab's Ijtihad and is very important and plays a role in increasing national income through non-Zakat revenue. Ushr plays an important role in the Islamic economy, serving as a source of state revenue, monitoring and controlling goods imported into the country, and maintaining economic stability by imposing customs duties on goods to achieve the public interest. are doing.
MANAJEMEN FILANTROPI ZISWAF DI INDONESIA: STRATEGI DAN TANTANGAN DALAM PENINGKATAN KEMASLAHATAN UMAT hidayat, maruf; Sulistian, Indah; ., Syukron; MS, M. Adib
MASILE Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Masile Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/Masile

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi dan tantangan dalam manajemen filantropi Zakat,Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di Indonesia serta kontribusinya terhadap peningkatankemaslahatan umat. Meskipun potensi ZISWAF pada tahun 2023 mencapai Rp327,6 triliun, realisasi penghimpunannya hanya sebesar Rp23,3 triliun. Kesenjangan ini menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaannya. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagaisumber sekunder, penelitian ini menemukan bahwa lembaga pengelola ZISWAF telah menerapkan strategi inovatif seperti digitalisasi fundraising, edukasi keagamaan, penguatan akuntabilitas, serta segmentasi donatur dan kemitraan. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan penghimpunan dan kepercayaan publik. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup rendahnya literasi masyarakat, isu kepercayaan, fragmentasi antar lembaga, serta keterbatasan SDM dan teknologi. Kontribusi nyata ZISWAF terlihat dalam pencapaian kemaslahatan umat sesuai prinsip Maqashid Syariah, terutama dalam perlindungan jiwa, harta, akal, dan keturunan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen ZISWAF yang adaptif, transparan, dan akuntabel guna mengoptimalkan perannya dalam membangun masyarakat yang berdaya, adil, dan sejahtera.Kata Kunci: ZISWAF, Filantropi Islam, Manajemen, Strategi Fundraising, Tantangan, Kemaslahatan Umat, Maqashid Syariah.

Page 9 of 10 | Total Record : 92