cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kearsipan Siswa Kelas X OTKP di SMK Muhammadiyah 3 Makassar Sulawesi Selatan Shaleh, St. Rahmiyah; Darwis, Muhammad; Rifai , Andi Anna
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Kearsipan Siswa Kelas X OTKP SMK Muhammadiyah 3 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan 1 kali pertemuan setiap siklusnya. Setiap siklus terdiri atas beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus pertama, kedua, dan ketiga. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X OTKP di SMK Muhammadiyah 3 Makassar, yang terdiri atas 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Alat pengumpulan data menggunakan instrument berupa lembar pengamatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran demonstrasi, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X OTKP, hal ini terlihat pada siklus 1 proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih kategori cukup, aktivitas belajar dan rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori cukup. Pada siklus kedua sudah mengalami peningkatan yakni proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru menjadi kategori baik, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi kategori baik. Sedangkan pada siklus ketiga proses pembelajaran guru menjadi lebih baik baik lagi, aktivitas dan rata-rata hasil belajar siswa menjadi amat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan motivasi belajar kearsipan pada siswa kelas X OTKP SMK Muhammadiyah 3 Makassar.
Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Wanggarasi Kab. Pohuwato Gorontalo Umar, Ismail; M Tikollah, Ridwan; Sato, Sato
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar akuntansi keuangan melalui model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Wanggarasi. Model Problem Based Learnin pada penelitian ini telah dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan pengamatan, pengumpulan data dan refleksi. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 73,38 terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 2,71 dari sebelum diadakannya tindakan yaitu 70,67. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 13,37. Jumlah siswa yang mencapai batas tuntas pada siklus I sebanyak 11 siswa atau 73,33% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang mencapai batas tuntas sebanyak 13 siswa dari 15 siswa atau sebesar 93,33%. Penerapan model PBL secara rinci dapat meningkatkan minat belajar, motivasi belajar dan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran.
Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris di SMP Nurul Iman Kota Tasikmalaya Jawa Barat Hopiyana, Nida; Ariyani, Amra; Asma, Nurul
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktek Pengalaman Lapangan. ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar bahasa inggris siswa SMP Nurul Iman Kota Tasikmalaya. Kegiatan PPL ini dilaksanakan mulai tanggal 01 Juli 2021 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021 dan dilaksnakan dalam 3 siklus. Bertempat di SMP Nurul Iman Kota Tasikmalaya. Kegiatan praktek pengalaman lapangan (PPL) siklus I dilaksanakan Senin,5 Juli 2021 jam 07.00-08.20 WIB pada kelas VII dengan jumlah peserta didik 10 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 8 perempuan.. Kegiatan Praktek Pembelajaran Siklus 2 dilaksanakan Sabtu, 17 Juli 2021 jam 09.40 – 11.00 WIB pada kelas VIII dengan jumlah peserta 17 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 11 perempuan. Kemudian siklus ke 3 dilaksanakan Selasa, 03 Agustus 2021 pada kelas IX dengan jumlah peserta didik 10 siswa 4 laki-laki dan 6 perempuan jam 09.40 – 11.00 WIB. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Teknik yang digunakan teknit observasi dan teknik tes. Intrumen penilaian menggunakan lembar tes dan lembar observasi. Siklus 1 nilai peserta didik rata-rata 79-80 bisa dibandingkan secara signifikan disiklus 2 dengan pengingkatan nilai rata-rata 83-85. Begitupun dengan siklus 3 yang menunjukan nilai peningkatan sebesar 84- 89. Dari hasil kegiatan praktek pengalaman lapangan, secara umum dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris siswa SMP Nurul Iman setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning (PBL).
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem Based Learning Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris Pada Siswa SMA Negeri 9 Bulukumba Sulawesi Selatan Said, Rosnaimah; Ariyani, Amra; Iriyani, Neni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada siswa SMAN 9 Bulukumba melalui Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas XI MIPA 2 UPT SMAN 9 Bulukumba tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 32 orang peserta didik. Penelitian ini menggunakan tes, lembar observasi, dan tanggapan peserta didik yang diberikan pada proses pembelajaran. Prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu Siklus I dan Siklus II yang masing-masing dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Adapun tahapan prosedur penelitian ini yaitu: (a) Tahap perencanaan, (b) Tahap pelaksanaan, (c) Tahap observasi, dan (d) Tahap refleksi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes akhir siklus I, tes akhir siklus II dan lembar observasi. Hasil penelitian setelah diimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah yang diperoleh dari analisis secara kuantitatif dan kualitatif sebagai berikut: hasil belajar yang dilakukan selama dua siklus yang diidentifikasi bahwa pada siklus I sebesar 70,75 setelah dikategorisasikan berada dalam kategori sedang, dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan skor rata-rata sebesar 78,5 dan setelah dikategorisasikan berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa impelementasi model pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris peserta didik, meningkatkan motivasi, keaktifan dan rasa tanggung jawab serta rasa percaya diri peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan implementasi model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA 2 UPT SMAN 9 Bulukumba
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning di SMK Yapis Teminabuan Kab. Sorang Selatan Papua Barat Rajab, Mirnawati Abdul; Samsinar, Samsinar; Kadir, Abdul
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI AKL1 melalui penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning pada mata pelajaran Produktif Akuntansi di SMK Yapis Teminabuan. Melalui Model Pembelajaran Inquiry Learning ini diharapkan siswa mampu mencapai tujuan peningkatan hasil belajar Produktif Akuntansi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua tahapan siklus . Siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan siklus II terdiri dari satu kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL1 SMK Yapis Teminabuan yang berjumlah 28 siswa. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah apabila 75% siswa aktif terlibat dalam pembelajaran dan juga terjadi peningkatan hasil belajar pada tiap siklus melalui post test dan apabila 75% siswa dapat mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh sekolah yaitu 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan Melalui Model Pembelajaran Inquiry Learning di kelas kelas XI AKL1 SMK Yapis Teminabuan skor aktivitas belajar siswa pada masing-masing indikator secara keseluruhan meningkat 19,17%, dari rata-rata siklus I sebesar 60% menjadi 79,17% pada siklus II. Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebanyak 9 siswa (22%) menjadi 22 siswa (80%) yang mencapai nilai KKM pada siklus II.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Drill pada Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran Pada Kelas X OTKP di SMKS Amaliyah Sekadau Kalimantan Barat Maulana, Ilham; Darwis, Muhammad; Rifai , Andi Anna
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil belajar Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan metode pembelajaran drill dalam meningkatkan hasil belajar Teknologi Perkantoran pada siswa kelas X OTKP di SMKS Amaliyah Sekadau. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan Saintifik dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran drill pada mata pelajaran Teknologi Perkantoran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa pada kelas X OTKP SMKS Amaliyah Sekadau berjumlah 18 orang, pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi dasar dilakukan kepada seluruh peserta didik kelas X OTKP SMKS Amaliyah Sekadau Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 18 peserta didik. Observasi dasar dilaksanakan dalam kondisi siswa mengikuti pelajaran Teknologi Perkantoran di dalam kelas. Waktu observasi dilaksanakan selama 2 kali pertemuan. Setiap pertemuan dilaksanakan selama 3 jam pelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Metode Driil dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Teknologi Perkantoran di kelas X OTKP SMKS Amaliyah Sekadau Tahun Pelajaran 2021/2022. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan, baik dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian ini adalah pada siklus I, motivasi dan hasil belajar peserta didik yang tercemin dari aktivitas siswa sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari data yang ada dengan jumlah siswa 18 orang terdapat 13 orang siswa yang aktif dalam pembelajaran. Sedangkan terdapat 5 orang siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran dengan persentase keaktifan siswa mencapai 70 % siswa yang aktif. Siklus II 15 orang siswa aktif dan 3 orang siswa yang tidak aktif dengan persentase keaktifan siswa pada pembelajaran siklus II mencapai 80 %. Sedangkan pada Siklus III 16 orang siswa aktif dan 2 orang siswa yang tidak aktif dengan persentase keaktifan siswa pada pembelajaran siklus III mencapai 90 %
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Pembelajaran HOTS Berbantukan Model Pembelajaran PBL di Kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Lolak Kab. Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Paputungan, Sumarto; Hasyim, Sitti Hajerah; Fatimah, Fatimah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan 3 siklus masing-masing siklus ada empat tahap dengan jenis diskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan berupa: 1)lembar observasi, 2)soal tes dan soal lembar kerja. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Lolak ditemukan data bahwa pembelajaran HOTS melalui Model Pembelajaran PBL untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik masih belum maksimal sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran Higher Order Thiking Skills (HOTS) melalui model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil penilaian Siklus I 63 menjadi 73,6 pada Siklus II dan menjadi 84,3 pada Siklus III.Sementara Hasil penilan siswa tes formatif dari 30 siswa yang tuntas pada Siklus 12 siswa atau 40% dan yang belum tuntas 18 siswa atau 60%, pada Siklus II yang tuntas ada 20 siswa atau 66,6% yang belum tuntas 10 siswa atau 33,3%, dan pada Siklus III 30 siswa atau 100% tuntas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan pembelajaran higher order thiking skills (HOTS) melalui model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik di kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Lolak Tahun Pelajarn 2021/2022
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Administrasi Umum Kelas X OTKP di SMK Pembangunan Jaya-Yakapi Jakarta Sofiyani, Dini; Jamaluddin, Jamaluddin; Zainuddin, Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning, gambaran hasil belajar peserta didik dan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Administrasi Umum kelas X OTKP di SMK Pembangunan Jaya – YAKAPI Jakarta. Observasi dasar dilakukan kepada seluruh peserta didik kelas X OTKP SMK Pembangunan Jaya – YAKAPI Jakarta tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 38 peserta didik. Observasi dasar dilaksanakan dalam kondisi siswa mengikuti pelajaran Administrasi Umum di dalam kelas. Waktu observasi dilakukan selama tiga kali pertemuan. Setiap pertemuan dilaksanakan selama 2 jam pelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar evaluasi/ tes. Analisis data menggunakan analisis kualitatif, dimana penulis menggambarkan gejala-gejala yang terjadi pada objek penelitian. Berdasarkan hasil belajar peserta didik yang dilakukan mulai dari siklus 1 sampai dengan siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan. Hasil belajar peserta didik pada siklus 1 mengalami peningkatan pada siklus 2, dan progres peningkatan semakin lebih baik lagi pada siklus 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Administrasi Umum
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Model Problem Based Learning (PBL) di SMK Bakti Indonesia Kuningan Jawa Barat Noviani, Nena; Ariyani, Amra; Asma, Nurul
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa inggris di SMK Bakti Indonesia Kuningan. Penelitian ini dilaksanakan selama Program Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu mulai tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021. Adapun pelaksanaannya dibagi ke dalam 3 siklus. Siklus ke-1 dimulai dari tanggai 2 Juli 2021- 14 Juli 2021. Siklus ke-2 dimulai dari tanggal 15 Juli – 29 Juli 2021 dan siklus ke-3 dimulai dari tanggal 30 Juli – 16 Agustus 2021. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X,XI dan XII SMK Bakti Indonesia Kuningan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Pengambilan data dilakukan selama tiga siklus pembelajaran dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian skor rata – rata hasil belajar siswa disiklus 1 sebesar 79 (keterampilan) dan 82 (pengetahuan), siklus II 82 (keterampilan) dan 88 (pengetahuan) dan siklus III 86 (keterampilan) dan 92 (pengetahuan). Dari hasil penelitian selama PPL ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning di SMK Bakti Indonesia Kuningan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dapat terlihat dari hasil belajar siswa yang rata- rata nilainya mengalami peningkatan dalam setiap siklusnya.
Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Pembelajaran Berbasis Teks pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII B SMP Negeri 1 Majene Sulawesi Barat Darlan, Darlan; Chairil, Chairil; Elly, Elly
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Teks, peningkatan keaktifan, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penerapan pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Teks dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan observasi untuk mengetahui proses pembelajaran berbasis teks dan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa.. Pelaksanaannya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami perbaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dari kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2 terus mengalami peningkatan. Pada kondisi awal ke siklus 1 dan ke siklus 2 persentase siswa yang hasil belajarnya belum tuntas terus mengalami penurunan, yakni 60,71% sebelum dilakukan Tindakan, menjadi 32,14% pada siklus 1 dan 14,29%, sedangkan yang sudah tuntas mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan yaitu 39,29% sebelum dilakukan Tindakan menjadi 67,86% pada siklus 1 dan 85,71% pada siklus 2. Indikator keberhasilan PTK ini adalah, bahwa PTK ini dikatakan berhasil jika persentase siswa yang dinilai hasil belajarnya tuntas mencapai minimal 85%. Dari tabel menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya tuntas sudah mencapai 85,71%, maka PTK ini sudah berhasil. Begitupun juga dengan keaktifan siswa menunjukkan peningkatan, dimana sebelum Tindakan kategori rendah 53,37%, sedang 28,57%, dan tinggi 17,86%. Pada siklus 1, kategori rendah 32,14%, sedang 42,86%, dan tinggi 25,00%. Pada siklus 2, kategori rendah 7,15%, sedang 57,15%, dan tinggi 35,71%. Kita dapat menyimpulkan bahwa keaktifan siswa semakin meningkat mulai dari sebelum Tindakan sampai pada siklus 1 dan siklus 2 sehingga dapat dikatakan berhasil

Page 9 of 120 | Total Record : 1193