cover
Contact Name
Trisnawati Hutagalung
Contact Email
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Asas: Jurnal Sastra
ISSN : 23015896     EISSN : 2580894X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Asas:Jurnal Sastra merupakan jurnal yang menerbitkan artikel mengenai pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa, sastra Indonesia. Jurnal ini terbit sebanyak empat kali dalam setahun pada bulan April, Juni, September dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 341 Documents
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN Firman Matias Simanjuntak; Thria Damayanti Manullang; Yuni Yolanda Situmorang; Fuza Anggriana; Abellia Najwa Nabila; Ika Febriana
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67234

Abstract

Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi serta identitas suatu masyarakat harus terus dijaga. Namun ada sekitar 145 bahasa terus mengalami kemunduran. Bahasa yang berangsur-angsur memudar juga ditemukan di Sumatera Utara, termasuk Bahasa Batak Toba, sebab semakin banyak masyarakat Batak yang tidak bisa lagi berbahasa Batak, terutama yang di kota. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan eksistensi bahasa Batak Toba tersebut dan faktor penyebab kondisi yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diselaraskan dengan metodologi penelitian linguistik pada fokus secara sosial (rentang usia). Adapun subjeknya adalah masyarakat Batak Toba di Kota Medan. Eksistensi Bahasa Batak Toba di Kota Medan mengalami kemunduran di setiap generasinya. Hasil penelitian membuktikan bahwa terjadi pergeseran penggunaan bahasa. Penggunaan Bahasa Indonesia lebih dominan dibandingkan Bahasa Batak Toba di masyarakat Batak Toba itu sendiri. Berlanjut dari hal tersebut, terdapat faktor eksternal dan internal yang memengaruhinya. Faktor eksternal yang dapat diketahui meliputi (1) migrasi untuk ekonomi, (2) alih generasi, dan (3) pendidikan. Adapun faktor internal adalah (1) kesadaran diri dan rasa kepemilikan terhadap Bahasa Batak Toba serta (2) tindakan untuk merealisasikan rasa kepemilikan tersebut. Masyarakat etnis Batak Toba di Kota Medan sadar terhadap pentingnya Bahasa Batak Toba, namun hal tersebut kurang direalisasikan melalui upaya untuk mau belajar berbahasa Batak Toba, termasuk mengikuti kegiatan atau organisasi berbahasa Batak Toba.
REPRESENTASI PERAN FILOSOFIS PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NOVEL HARTA PUSAKA CINTA M.A. Haris Firismanda; Budinuryanta Yohanes; Udjang Pairin; Anas Ahmadi
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67235

Abstract

Pada penelitian ini membahas mengenai peranan filosofis perempuan Minangkabau di dalam sebuah novel berjudul Harta Pusaka Cinta karya Desni Intan Suri. Permasalahan pada penelitian ini berkaitan dengan adanya tantangan serta peran filosofis perempuan Minangkabau dalam menghadapi perubahan serta pergeseran budaya yang terjadi. Novel Harta Pusaka Cinta merepresentasikan bagaimana nilai serta peran filosofis perempuan Minangkabau dalam menghadapi tantangan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana peranan filosofis perempuan Minang dalam menjaga aspek religi sebagai identias perempuan adat dan juga bagaimana peran perempuan Minang dalam menjaga serta mengelolaharta pusaka adat. Untuk metod penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan representasi Struart Hall melalui konsepnya terkait pihak yang di representasi dan pihak yang merepresentasi terutama dalam aspek ontologi ,aksiologi dan epistemologi. Pentingnya penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman terkait pentingnya peranan perempuan Minangkabau dalam budaya matrilineal, di tengah arus perkembangan budaya yang semakin pesat.
PEMANFAATAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) DALAM MATA KULIAH PENGAJARAN SASTRA ANAK DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIMED Trisnawati Hutagalung; Lili Tansliova
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Augmented Reality dalam mata kuliah pengajaran sastra anak di prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIMED dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui prosedur penelitian pengembangan Brog and Gall. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIMED. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah angket untuk mengetahui permasalahan serta keefektivitas dari hasil produk yang dikembangkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media Augmented Reality dalam mata kuliah pengajaran sastra anak yang telah dikembangkan dinyatakan efektif berdasarkan hasil angket yang diberikan, serta layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI BACAAN TEKS SOAL BERBASIS HOTS PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN MATEMATIKA DI SMP MEDAN MULIA – MIAN ZHONG Oktaviandi Bertua Pardede
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67237

Abstract

Penelitian pada teks soal berbasis HOTS (High Orders Thinking Skill) melalui aktivitas membaca siswa ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman bacaan yang dialami siswa selama mengerjakan soal bahasa Indonesia dan Matematika. Penggunaan soal berbasis HOTS pada kedua mata pelajaran ini diharapkan mampu menggambarkan kondisi pembelajaran yang sebenarnya. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII Medan Mulia dan teknik penarikan sampel dilakukan secara random sampling. Sehingga dari 4 kelas paralel yang diundi, maka kelas VIII-B yang dijadikan sampel penelitian. Penelitian ini akan menganalisis kemampuan memahami teks bacaan siswa dengan metode campuran yakni kualitatif dan kuantitatif. Penelitiian dilakukan dengan teknik eksplanatori dengan tujuan untuk menghubungkan hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif. Adapun teks bacaan merupakan teks pada soal Ujian Tengah Semester (UTS) ganjil tahun ajaran 2024/2025, yang telah diujicoba oleh guru-guru paralel mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami bacaan teks soal berbasis HOTS tidak bergantung pada intensitas membaca siswa tetapi pada latihan soal dan penyelesaian proyek (tugas) yang dilakukan selama pembelajaran.
SPIRITUALITAS MUSIK DIDI KEMPOT "GODFATHER OF BROKEN HEART" DALAM PERSPEKTIF THEODOR W. ADORNO Yohanes Probo Dwi Sasongko; Erwin Setyawan
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67239

Abstract

Musik campursari yang diperkenalkan oleh Didi Kempot menjadi bentuk nyata terhadap hegemoni musik asing. Melalui karya- karya yang diciptakannya Almarhum berusaha untuk melihat lebih dekat pengalaman pribadi dan banyak orang menjadi sebuah seni yang dapat dinikmati bersama. Maka, musik Jawa pop yang diusungnya kerap bertemakan pengalaman dan persinggungannya dengan realita. Melalui metode kualitatif yang dikaji dalam sudut pandang kritis, melalui kajian netnografi dengan teori estetika music yang di gagas oleh Theodor W. Adorno, melalui; autonomi music, kritik kebudayaan massa, mimesis, estetika negatif, seni sebagai bentuk kritik sosial, dan musik sebagai contoh puncak seni, kita akan mendapatkan pengetahuan dan melihat dengan jernih bahwa spiritualitas musik yang dibawakan oleh Didi Kempot sarat dengan upaya menghadirkan pengalaman yang dibahasakan melalui nada dan bahasa. Spiritualitas music Didi Kempot bercermin dan bersandar pada keontetikan diri yang sungguh melihat kedalaman serta kedewasaan tangan dalam berkarya. Musik campursari adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban terhadap keragaman musik yang ada di tanah air dan ini menjadi salah satu kekayaan bangs akita terhadap seni
PENERAPAN MEMBACA KRITIS PADA TEKS EDITORIAL UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA Pardede, Oktaviandi Bertua
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.52809

Abstract

Thinking creatively through critical reading of editorial texts means that the dimensions of students' creative thinking can be optimized according to their scientific field. So this research aims to focus on the extent of student creativity in creative thinking activities through the critical reading they experience on the object of reading scientific articles. This research also measures the increase in students' creative thinking abilities through lecture activities carried out in groups. To know the contribution of critical reading activities in the affectivity aspect. This research carried out at the Faculty of Teacher Training and Education Unpri, applies quantitative and qualitative research approaches, namely assessing learning outcomes and measuring student learning activities. The research method used is action research using the John Elliot model. Then the research sample was determined using purposive sampling with a total of 40 students. This research resulted in the conclusion that the application of critical reading and creative thinking abilities increased linearly with each increase between cycles, namely 22% to 6% and 25% to 10%. The final scores for critical reading and creative thinking skills were obtained at 80.5 and 80.725 respectively. This shows that increasing critical reading and creative thinking has an impact on student learning activities that become more meaningful and contribute to contextual learning. Keywords: Creative thinking, critical reading, scientific articles, CAR
ANALISIS TOKOH UTAMA DAN PENOKOHAN DALAM NOVEL HELLO KARYA TERE LIYE Yanifah, Sofia; Damayanti, Welsi Damayanti
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.53870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tokoh utama dan penokohan dalam novel œHello karya Tere Liye.Aspek-aspek yang ditinjau dari fisiologis, psikologis, dan sosiologis yang bisa menyampaikan ilustrasi tokoh untuk menghidupkan jalan cerita. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dan metode pengumpulan data adalah baca dan catat.Hasil penelitian ini terdapat 10 tokoh dengan 7 tokoh pendukung yakni Pak Wijaya, Bu Wijaya, Rita, Laras, Mang Deni, Bi Ida, dan Petris sedangkan, tokoh utama yakni Ana, Hesty, dan Tigor.Ketiga tokoh tersebut memiliki karakter yang dapat dijumpai pada manusia umumnya karena menceritakan romansa antara Hesty dan Tigor, dua anak  yang telah bersama sejak lahir, dan keduanya lahir pada saat yang sama.Penulis berharap pada pengarang novel œHello untuk terus menulis dan membuat karya sastra novel supaya bisa memotivasi anak-anak pandai dalam menulis sebuah karya sastra.
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL PADA LIRIK LAGU œTRAUMA KARYA AAN STORY DAN PRILLY LATUCONSINA rianti, sri yuni; Sholikhati, Nur Indah
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.54191

Abstract

Kajian analisis makna leksikal pada lirik lagu œTrauma karya Aan Story merupakan upaya untuk memahami makna kata yang digunakan dalam lirik tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai pesan yang ingin disampaikan pencipta lagu melalui penggunaan kata-kata tertentu. Selain itu, jenis analisis ini juga memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kemungkinan konteks sosial, budaya, dan emosional Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian dengan metode untuk menggambarkan suatu hasil peneltian. Sesuai dengan namanya, jenis penelitian deskriptif memiliki tujuan untuk memberikan deskripsi, penjelasan juga validasi mengenai fenomena yang tengah diteliti. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dokumenter melalui YouTube. Data ini dapat diunduh dari dengan melihat lirik lagu yang ingin anda pelajari yaitu lirikœTrauma karya Aan Story." Ini juga menggunakan metode membaca dan mencatat. Pada lirik lagu diatas terdapat repitisi Epizeukis. terdapat sinonim. Sementara itu, pada lirik kedua, terdapat pula persamaan kata Berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan pada lirik lagu œTrauma terdapat antonim yang memiliki lawan kata antara œBertahan yang memiliki arti masih mau bersama sedangkan 1) Sentimen Umum Lirik 2) Pengaruh Kosakata terhadap Ekspresi Emosional: 3) Pemikiran tentang proses penulisan puisi: Teks-teks ini menciptakan narasi yang kuat melalui pilihan kata dan struktur kalimat.Kata kunci: Model pembelajaran, kemampuan menulis, teks ekpsosisi     
PEREMPUAN SUBALTERN DALAM œCERITA TANPA CERITA: BERAN 1949 KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA Fitriatusyifa, Maulida; Tabga, Yoseba; Febriyanti, Adinda Kamilah; Gloriapoerwa, Trixie; Harini, Yostiani Noor Asmi
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.54847

Abstract

Subaltern merupakan kaum yang terpinggirkan karena adanya pengaruh dominasi dari suatu kelompok yang berkuasa. Perempuan menjadi salah satu objek subaltern yang sering kali tidak dapat mengekspresikan dirinya dengan bebas. Cerita pendek œCerita Tanpa Cerita: Beran 1949 karya Seno Gumira Ajidarma dipilih dalam kajian ini karena menghadirkan perempuan subaltern. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perempuan subaltern serta resistensi dan dampak yang dialaminya akibat hegemoni Belanda. Penelitian ini menggunakan teori subaltern dari Gayatri C. Spivak untuk mencapai tujuan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis isi dan penyajian data berupa deskripsi. Hasilnya sebagai berikut: (1) perempuan subaltern digambarkan dengan kehadiran tokoh ibu dan tokoh perempuan satu sel yang mengalami penindasan dan pemanfaatan seksual oleh pihak penguasa, (2) resistensi tetap dilakukan oleh tokoh perempuan dalam cerpen kajian untuk mempertahankan dan membela diri mereka, dan (3) penghegemonian yang dilakukan oleh pihak penguasa dikonstruksi memberikan dampak yang cukup serius pada batin tokoh perempuan, terutama tokoh ibu yang tidak merasakan emosi apapun saat bercerita hingga tidak mau menceritakan apa yang dialaminya.
Belenggu Tubuh Elis dan Kalina dalam Novel Pasung Jiwa Indriani, Lenny Alifta; Shofah, Novia Adibatus
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.55329

Abstract

Beberapa karya sastra yang ditulis perempuan masih menampilkan tubuh perempuan yang berada dalam lingkaran patriarki. Tubuh perempuan menjadi permasalahan yang kompleks karena tak jarang beririsan dengan persoalan perbudakan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan belenggu tubuh tokoh perempuan bernama Elis dan Kalina di dalam novel Pasung Jiwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan model analisis interaktif melalui reduksi data, sajian data serta kesimpulan. Penelitian ini memanfaatkan teori feminisme yang dicetuskan oleh Elaine Showalter untuk mengungkap belenggu tubuh tokoh perempuan yaitu pada Elis dan Kalina. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa Elis dan Kalina sebagai masyarakat kelas bawah terasa berjarak dengan keadilan serta kesetaraan di ruang publik yang serba berpaham patriarki.