cover
Contact Name
Noni Putri
Contact Email
fatihjournal1@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
fatihjournal1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan atau Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Fatih: Journal of Contemporary Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643821     DOI : -
The focus and scope of Fatih Journal of Contemporary Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
Victim Blaming dalam Kasus Kekerasan Seksual: Telaah Viktimologi dan Perlindungan Korban Harahap, Topan Ahmad Anhari; Safiq, Akhtar
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/aemwpa31

Abstract

Fenomena victim blaming dalam kasus kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di Indonesia karena korban tidak hanya mengalami penderitaan akibat tindakan pelaku, tetapi juga menerima stigma, penghakiman, dan tuduhan dari masyarakat maupun lingkungan penegakan hukum. Kondisi tersebut menyebabkan korban mengalami tekanan psikologis, pengucilan sosial, serta hambatan dalam memperoleh keadilan hukum. Perspektif viktimologi memandang bahwa praktik victim blaming merupakan bentuk viktimisasi sekunder yang bertentangan dengan prinsip perlindungan korban. Oleh karena itu, diperlukan perlindungan hukum yang efektif, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pendekatan yang berorientasi pada korban agar korban kekerasan seksual memperoleh perlindungan dan keadilan secara optimal.
Kajian Viktimologi dalam Advokasi Terhadap Korban Kekerasan Seksual di Indonesia Nasution, Ahmad Buchori; Surbakti, Maulana Hanafi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/t03q2q18

Abstract

Memahami posisi korban kekerasan seksual dalam sistem perlindungan hukum dan sosial di Indonesia membutuhkan pemahaman mendalam tentang viktimologi. Kekerasan seksual adalah jenis kejahatan yang memengaruhi kesejahteraan psikologis, sosial, dan finansial korban, selain menyebabkan cedera fisik. Dari sudut pandang viktimologi, korban dipandang sebagai subjek yang membutuhkan perlindungan, penyembuhan, dan keadilan dari pemerintah dan masyarakat, selain sebagai individu yang dirugikan oleh kejahatan tersebut. Banyak korban kekerasan seksual di Indonesia masih menghadapi hambatan dalam memperoleh perlindungan hukum, termasuk rasa malu sosial, kurangnya keberanian untuk melapor, dan akses terbatas terhadap layanan dukungan. Untuk memberikan perlindungan yang lengkap dan menjamin hak-hak korban ditegakkan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, aparat penegak hukum, organisasi perlindungan korban, dan masyarakat harus berpartisipasi aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana viktimologi melindungi korban kekerasan seksual di Indonesia dan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi perlindungan tersebut.
Analisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya Sarah Nadia; Aurelia Septiandari; Nazwa Pasha; Yobel Tarigan; Abraem Prayenta; Edizal Hatmi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/458yax86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran karena lebih fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan penguatan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka, keterbatasan penguasaan teknologi digital, minimnya sarana dan prasarana pendidikan, serta hambatan dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran di luar kelas. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut, antara lain melalui pelatihan dan pendampingan guru, optimalisasi Kelompok Kerja Guru (KKG), pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), serta dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas pendidikan. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan sarana pendidikan, dan kerja sama antara pemerintah, sekolah, serta masyarakat.
Strategi Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Wulan Indah; Fitria Santika; Erli Maula Rahmana; Zihan Aulia Amanda; Faizatul Faridy
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s8hq3015

Abstract

Kemampuan bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi, sarana menyampaikan pikiran, perasaan, dan kebutuhan, serta mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai metode pengembangan kemampuan bahasa anak serta mengetahui penerapan metode yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara, mendengar, membaca awal, dan menulis awal pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita, bernyanyi, bermain peran, tanya jawab, dan penggunaan media gambar mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak secara signifikan. Anak menjadi lebih aktif berbicara, mampu menambah kosakata baru, memahami instruksi sederhana, serta berani mengungkapkan pendapat. Selain itu, penggunaan metode yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan anak dapat meningkatkan minat belajar serta interaksi sosial anak di lingkungan sekolah maupun rumah. Dengan demikian, guru dan orang tua perlu menerapkan metode pembelajaran bahasa yang kreatif, interaktif, dan sesuai karakteristik anak agar perkembangan bahasa anak dapat berkembang secara optimal.
Psikologi Manajemen dan Komunikasi Organisasi: Tinjauan Sistematis Terhadap Determinan Peningkatan Kinerja Organisasi Andini Ramadiniyah; Erina Dwi Hapsari; Natasya Salsa Sabila; Mu’alimin Mu’alimin
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/pnqgwz86

Abstract

Perkembangan organisasi modern menuntut integrasi pendekatan psikologis dan komunikasi strategis dalam meningkatkan kinerja yang berkelanjutan. Psikologi manajemen dan komunikasi organisasi menjadi dua aspek krusial dalam memahami perilaku individu, dinamika kelompok, serta efektivitas sistem kerja. Namun, berbagai penelitian masih cenderung mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis temuan empiris terkait hubungan psikologi manajemen, komunikasi organisasi, dan kinerja organisasi, serta menjawab pertanyaan penelitian: bagaimana integrasi kedua perspektif tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi? Metode yang digunakan adalah Literature Review dengan sumber data dari Google Scholar dan Publish or Perish (PoP) pada rentang tahun 2022–2026. Pencarian dilakukan menggunakan kata kunci psikologi manajemen, komunikasi organisasi, dan kinerja organisasi. Dari 20 artikel awal yang teridentifikasi, dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 15 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan tiga tren utama: (1) komunikasi organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan komitmen, (2) psikologi manajemen berperan dalam pembentukan motivasi, kepemimpinan, dan budaya kerja, serta (3) komunikasi interpersonal dan iklim organisasi meningkatkan keterikatan dan efektivitas tim. Kesimpulannya, integrasi psikologi manajemen dan komunikasi organisasi merupakan determinan strategis dalam meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan model integratif berbasis pengujian empiris lintas sektor.
Implikasi Media Sosial Generasi Z Terhadap Pendidikan Islam Shonia Tita Amelina; Vernisa Okta Ramadhani; Nisyyah Khoirotul Ilmiah; Jakaria Umro
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/pztb4m14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penggunaan media sosial oleh Generasi Z terhadap pendidikan Islam. Generasi Z sebagai generasi digital native memiliki intensitas tinggi dalam mengakses berbagai platform media sosial, yang berdampak pada pola belajar, sikap, serta pemahaman keagamaan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi terhadap fenomena penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki implikasi positif dan negatif. Secara positif, media sosial dapat menjadi sarana dakwah, sumber pembelajaran agama yang fleksibel, serta media interaksi edukatif. Namun, secara negatif, media sosial juga berpotensi menimbulkan distraksi belajar, penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid, serta penurunan etika dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, diperlukan peran guru, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam membimbing penggunaan media sosial secara bijak agar selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
Problematika Implementasi Hadis tentang Tajhizul Jenazah (Pengurusan Jenazah) di Era Modern Regina Trismayanti; Berlianna Rahmawati; Meri Noktaria; Dedi Munawwar Yasin; Khoirul Aziz; Alihan Satra
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mrsefj90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi hadis tentang tajhizul jenazah (pengurusan jenazah) dalam konteks masyarakat modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ajaran normatif dalam hadis Nabi Muhammad SAW dengan praktik yang berkembang di masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap hadis-hadis terkait, kitab syarah hadis, serta literatur fikih klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika utama, yaitu dominasi tradisi lokal yang cenderung menggeser praktik sunnah, penundaan pengurusan jenazah karena alasan sosial dan administratif yang tidak selalu sejalan dengan prinsip penyegeraan, rendahnya literasi dan keterampilan masyarakat dalam pengurusan jenazah, serta munculnya tantangan kontemporer yang berkaitan dengan kondisi medis dan situasi khusus. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman hadits secara kontekstual dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariat, seperti kemaslahatan, kemudahan, dan pencegahan bahaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi keagamaan yang berkelanjutan agar praktik pengurusan jenazah tetap sesuai dengan ajaran Islam dan relevan dengan dinamika kehidupan modern.
Asbab al-Nuzul dalam Perspektif M.Quraish Shihab serta Relevansinya pada Pendidikan Agama Islam Regina Trismayanti; Ibnu Rozali; Rahma Tazkia; Kisti Wulan Dari; Reva Alvionita; Sadri Zulkiffli; Pingki Hendika Pratama
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wzf78071

Abstract

Memahami Al-Qur'an tidak cukup hanya melalui pembacaan teks dan terjemahannya. Banyak ayat diturunkan dalam konteks peristiwa tertentu sehingga pemahaman terhadap latar belakang turunnya ayat diperlukan agar pesan yang terkandung di dalamnya dapat ditangkap secara utuh. Dalam kajian Ulumul Qur'an, Asbabun Nuzul menempati posisi penting sebagai salah satu sarana untuk memahami konteks tersebut. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep Asbabun Nuzul menurut perspektif M. Quraish Shihab serta mengkaji relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari karya-karya M. Quraish Shihab, literatur Ulumul Qur'an, artikel ilmiah, dan materi digital berupa konten YouTube yang membahas kekeliruan dalam memahami Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab memandang Asbabun Nuzul sebagai unsur yang tidak hanya menjelaskan sebab turunnya ayat, tetapi juga membantu memahami konteks, tujuan, dan kandungan pesan Al-Qur'an secara lebih menyeluruh. Pemahaman terhadap konteks ayat berperan dalam mencegah penafsiran yang sempit maupun terlepas dari maksud ayat. Dalam ranah Pendidikan Agama Islam, pandangan ini relevan untuk mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, serta mengaitkan nilai-nilai Al-Qur'an dengan realitas kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Asbabun Nuzul memiliki peran penting tidak hanya dalam disiplin ilmu tafsir, tetapi juga dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih reflektif, aplikatif, dan bermakna.
Reproduksi dan Transformasi Gender dalam Keluarga Madura: Perspektif Pendidikan Agama Islam Suyyinah Suyyinah; Mohammad Muchlis Solichin; Nasrullah Nasrullah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s89zaw53

Abstract

Keluarga merupakan institusi pendidikan pertama yang berperan penting dalam pembentukan nilai, identitas, dan relasi gender. Dalam masyarakat Madura, pendidikan agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi media pewarisan nilai-nilai budaya yang membentuk pemahaman mengenai peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan keluarga. Artikel ini bertujuan menganalisis reproduksi dan transformasi gender dalam keluarga Madura melalui perspektif pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan mengenai pendidikan agama Islam, gender, keluarga, dan masyarakat Madura. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens untuk menjelaskan hubungan antara struktur sosial dan agensi dalam pembentukan relasi gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam berperan sebagai struktur sosial yang mereproduksi nilai-nilai gender melalui proses sosialisasi dan internalisasi norma mengenai kepemimpinan laki-laki, pembagian peran keluarga, serta tanggung jawab domestik dan publik. Namun demikian, pendidikan agama Islam juga menjadi ruang transformasi gender ketika anggota keluarga melakukan negosiasi dan reinterpretasi terhadap nilai-nilai tersebut seiring meningkatnya akses pendidikan, partisipasi ekonomi perempuan, dan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat Madura. Artikel ini menyimpulkan bahwa reproduksi dan transformasi gender berlangsung secara simultan melalui interaksi antara pendidikan agama Islam, budaya lokal, dan agensi anggota keluarga dalam merespons dinamika sosial kontemporer
Desentralisasi Pendidikan dan Strategi Sekolah Swasta dalam Bertahan di Tengah Kompetisi Lembaga Pendidikan: Studi di SMP Assalafiyah Adisana Bumiayu Rizkiya Febriyani; Moh Hanif
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/n5ayr785

Abstract

Artikel ini dirancang untuk mengkaji desentralisasi pendidikan dan strategi madrasah swasta dalam bertahan di tengah kompetisi lembaga dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa desentralisasi pendidikan mendorong madrasah swasta mengembangkan strategi bertahan melalui diferensiasi layanan, jejaring sosial, promosi, dan penguatan identitas keagamaan. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga bukti empiris: strategi promosi madrasah dalam menarik peserta didik baru; program unggulan yang membedakan madrasah dari sekolah/madrasah lain; serta wawancara kepala madrasah tentang tantangan pembiayaan, mutu, dan kompetisi lembaga. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada desentralisasi pendidikan, strategi madrasah swasta, dan kompetisi lembaga pendidikan sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekadar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.