cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 29887720     DOI : https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.16
Core Subject : Education,
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan is aims to facilitate and promote the inquiry into and disseminations of research results on primary education, secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new development and advancement in the field education. The scope of our Journal Includes: 1. Language an dliterature education 2.. Social science education 3. Sports and health education 4. Economics and business education 5. Math and natural science education 6. Vocational and engineering education 7. Visual arts, dance, music, and design education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan publishes publications three times a year, in September-December, January-April, and May-August. The Journal is registered with E-ISSN: 2987-4475.
Articles 167 Documents
Strategi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Data Kontemporer Dalam Membentuk Paradigma Kenegarawanan Mahasiswa: Penelitian Iis Suryani; Edy Sofyan
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 2, September-Desember 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berbasis data kontemporer dalam membentuk paradigma kenegarawanan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Universitas Persatuan Islam (Unipi). Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah PKn. Teknik pengumpulan data meliputi observasi proses pembelajaran dan analisis dokumen terhadap materi ajar PKn. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data kontemporer, nilai keislaman, dan regulasi kenegaraan dalam model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kesadaran kewarganegaraan, serta pemahaman kontekstual mahasiswa terhadap isu-isu kebangsaan. Pembelajaran berbasis isu aktual mendorong mahasiswa untuk lebih aktif, analitis, dan reflektif dalam merespons permasalahan sosial. Selain itu, integrasi nilai religius dan konstitusional terbukti memperkuat internalisasi nilai kewarganegaraan secara lebih mendalam. Model pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini berkontribusi pada pembentukan paradigma kenegarawanan yang mencakup civic mindset, civic awareness, dan civic responsibility. Penelitian ini juga menawarkan model pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan integratif dibandingkan dengan pendekatan konvensional yang cenderung normatif. Dengan demikian, strategi pembelajaran berbasis data kontemporer dapat dijadikan sebagai alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di perguruan tinggi.
Creating a Picture Card Game For German Vocabulary on The Topic of Quite Mobile Sianipar, Sheren Triana; Sari, Tanti Kurnia
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i2.265

Abstract

This study aimed to develop a picture card game for German vocabulary level A2 on the topic of "Quite Mobile." The study was conducted in the language lab of the Foreign Languages ​​Department at Universitas Negeri Medan. The data included words, images, and simple sentences thematically linked to the lesson "Quite Mobile." The textbook "Netzwerk neu A2," pages 80–89, served as the data source. The study was based on Richey and Klein's development model, which includes the phases of planning, development, and evaluation. The results are digital picture card games created with the Wordwall application, incorporating various game formats such as flashcards, match-up, and open the box. The developed learning resource can be accessed via the following link: https://wordwall.net. The resource was reviewed by a subject matter expert and a media expert, receiving 91.6 points for content quality and 92 points for media implementation. The picture card game is flexible and can be used anytime, anywhere, via laptop or smartphone. It's an innovative and interactive learning tool that encourages active participation from learners in German lessons.
Pengaruh Budaya Akademik terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di STIT Al-Falah Rimbo Bujang Yamin, Muhammad; Gunawan, Taufiq; Absor, Ulil
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 2, September - Desember 2023
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i2.271

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya akademik terhadap kemandirian belajar mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di STIT Al-Falah Rimbo Bujang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, data dikumpulkan dari 86 mahasiswa PAI aktif (angkatan 2021–2023) melalui angket skala Likert. Budaya akademik diukur pada empat dimensi: budaya rasa ingin tahu intelektual, budaya belajar kolaboratif, budaya berpikir kritis, dan budaya integritas akademik berbasis nilai Islam. Kemandirian belajar diukur melalui lima indikator: inisiatif dalam belajar, motivasi intrinsik, disiplin manajemen waktu, kebiasaan evaluasi diri, dan pemanfaatan sumber belajar yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif dan signifikan budaya akademik terhadap kemandirian belajar (r = 0,671; R² = 0,450; t-hitung = 8,37 > t-tabel = 1,989; p = 0,000). Ini berarti 45,0% varian kemandirian belajar dijelaskan oleh budaya akademik. Dimensi prediktor terkuat adalah budaya integritas akademik berbasis nilai Islam (β = 0,412). Temuan ini mengonfirmasi bahwa budaya akademik yang positif dan berlandaskan nilai-nilai Islam merupakan determinan signifikan kemandirian belajar mahasiswa, khususnya dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam di kawasan non-industri seperti Kabupaten Tebo.
Pemikiran Pendidikan Abdurrahman Wahid dan Relevansinya terhadap Pengembangan Pesantren di Kabupaten Tebo Eka Ramadhani, Arsela; Mukti, Ridwan; Nur Khoiriah, Mawar
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 2, September - Desember 2023
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i2.272

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap pengembangan pesantren di Kabupaten Tebo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis dokumentasi, penelitian ini mengkaji gagasan-gagasan inti pendidikan Gus Dur dan memetakan aplikabilitasnya terhadap kondisi konkret pesantren di Tebo. Temuan menunjukkan bahwa tiga pilar utama pemikiran pendidikan Islam Gus Dur—pendidikan berbasis modernisme, pendidikan berbasis pembebasan, dan pendidikan berbasis kebhinekaan—sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pesantren di Kabupaten Tebo. Pesantren Raudhatul Mujawwidin (ROMU) di Rimbo Bujang yang menaungi 2.028 santri di bawah sepuluh lembaga pendidikan formal, dan Pesantren Nurul Jalal sebagai pesantren tertua di Tebo, mencerminkan visi Gus Dur tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia yang harus memadukan ilmu agama dengan ilmu umum dan merespons kebutuhan masyarakat secara kontekstual. Konsep al-muhafadzah 'ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah (memelihara tradisi lama yang baik sambil mengadopsi inovasi baru yang lebih baik) menjadi jembatan epistemologis antara pemikiran Gus Dur dengan arah pengembangan pesantren di Kabupaten Tebo.
Analisis Konsep "Ethical Digital Entrepreneurship" dalam Perspektif Pendidikan Islam: Studi Literatur Arifatul Laili, Alfinda; Nastiti, Utari; Wahyuni, Aninda; Abshor, Ulil
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 2, September - Desember 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i2.273

Abstract

Studi literatur ini menganalisis konsep "Ethical Digital Entrepreneurship" dalam perspektif pendidikan Islam. Melalui tinjauan sistematis terhadap literatur nasional dan internasional yang relevan, penelitian ini memetakan landasan teoretis, dimensi konseptual, dan implikasi praktis dari konsep tersebut. Temuan menunjukkan bahwa kewirausahaan digital etis dalam perspektif pendidikan Islam dibangun di atas lima prinsip inti: kejujuran (sidiq), keterpercayaan (amanah), transparansi (tabligh), kebijaksanaan (fathonah), dan tanggung jawab sosial (mas'uliyah). Prinsip-prinsip ini bersesuaian secara substansial dengan Kerangka Kompetensi Digital DigComp 2.1 dan Teori Difusi Inovasi, sekaligus menawarkan dimensi moral-spiritual yang absen dari kerangka sekuler. Studi ini juga mengidentifikasi konvergensi antara ethical digital entrepreneurship dengan nilai-nilai Society 5.0, di mana teknologi berperan melayani kemanusiaan. Model konseptual yang dihasilkan dapat menjadi landasan teoritis bagi pengembangan kurikulum kewirausahaan digital berbasis pendidikan Islam, khususnya di lembaga vokasi berbasis pesantren di kawasan non-industri.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Etika Digital Entrepreneurship pada Siswa di Era Digital Maidora, Maelva; Salma Wahyuni, Putri; Shintia, Alya
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 2, September - Desember 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i2.274

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun etika digital entrepreneurship pada siswa di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumentasi di lingkungan STIT Alfalah Rimbo Bujang dan lembaga vokasi mitra di Kabupaten Tebo. Temuan menunjukkan bahwa PAI berperan signifikan dalam membentuk fondasi etika siswa untuk kewirausahaan digital, mencakup nilai-nilai kejujuran (sidiq), amanah, transparansi, dan menjauhi praktik penipuan dalam promosi digital. Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran digital marketing menciptakan model etika kewirausahaan digital yang khas dan berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kompetensi digital guru, dan terbatasnya akses jaringan industri. Penelitian ini berkontribusi pada kerangka konseptual etika kewirausahaan digital berbasis PAI sebagai model strategis dalam meningkatkan daya saing moral lulusan di kawasan non-industri.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Perspektif Pendidikan Islam: Analisis Program Pendidikan di Kabupaten Tebo Wahyudi, Fitrah; Anggraini, Meilani; Dwi Saputri, Muharomah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 2, September - Desember 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i2.275

Abstract

Penelitian ini menganalisis program peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Tebo dalam perspektif pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis dokumentasi dari sumber-sumber resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tebo, Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Jambi, dan portal berita terkait yang mencakup periode 2022–2024. Temuan menunjukkan bahwa Kabupaten Tebo telah mengimplementasikan beberapa program strategis untuk meningkatkan kompetensi guru, meliputi Program Guru Penggerak, Program Sekolah Penggerak, pelatihan e-PINTAR Tanoto Foundation, sosialisasi Platform Merdeka Mengajar (PMM), dan sosialisasi E-Kinerja Guru. Dalam perspektif pendidikan Islam, program-program ini bersesuaian dengan prinsip tafaqquh fi al-din (pendalaman ilmu agama), itqan (kesempurnaan dalam bekerja), dan mas'uliyah (tanggung jawab sebagai pendidik). Namun, tantangan signifikan masih ada, termasuk keterbatasan infrastruktur digital, kesenjangan literasi digital guru, dan keterbatasan geografis yang khas kawasan non-industri. Penelitian ini berkontribusi pada kerangka integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kebijakan pengembangan profesional guru di Kabupaten Tebo.
Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Membentuk Karakter Religius Mahasiswa PAI di STIT Al-Falah Rimbo Bujang Dina Mutiah Rozalina1, Muharomah Dwi Saputri2, Javrina Wulan Sari3 Mutiah Rozalina, Dina; Dwi Saputri, Muharomah; Wulan Sari, Javrina
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 3, Januari - April 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i3.276

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi internalisasi nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter religius mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di STIT Al-Falah Rimbo Bujang. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 14 informan (pimpinan lembaga, dosen, dan mahasiswa), observasi non-partisipan terhadap kegiatan keagamaan kampus, serta analisis dokumentasi peraturan akademik, silabus, dan laporan kegiatan kemahasiswaan. Temuan mengungkapkan empat strategi internalisasi utama: (1) integrasi berbasis pembelajaran transformatif—penanaman nilai-nilai Islam dalam setiap silabus matakuliah melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, reflektif, dan experiential; (2) program pembiasaan religius terstruktur—meliputi shalat dhuha berjamaah harian, klub tahfidz Al-Quran, halaqah kajian Islam, dan kegiatan pengabdian masyarakat bernilai dakwah; (3) pemodelan uswah hasanah oleh dosen—di mana civitas akademik dosen menjadi teladan karakter religius dalam interaksi kampus sehari-hari; dan (4) rekayasa lingkungan budaya kampus Islami—menciptakan lingkungan fisik dan sosial yang secara berkelanjutan memperkuat nilai-nilai Islam melalui norma kelembagaan, signage, dan ekspektasi komunitas. Penelitian mengidentifikasi bahwa integrasi nilai-nilai pesantren dengan norma pendidikan tinggi merupakan keunggulan kompetitif khas STIT Al-Falah dalam membentuk karakter religius mahasiswa, khususnya dalam konteks Kabupaten Tebo sebagai masyarakat dengan tradisi sosial keislaman yang kuat.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik melalui Pendekatan Student Centered Learning di Sekolah Dasar: Penelitian Khabib Abdullah; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.277

Abstract

Pengembangan kreativitas peserta didik dalam pendidikan di era modernisasi (abad 21) merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan. Hal ini dikarenakan karena adanya kemajuan di bidang teknologi dan digitalisasi pendidikan sehingga menuntut setiap satuan pendidikan untuk mengadakan perubahan besar dalam prosen pengajaran dan pendidikannya. Guru tidak lagi menjadi sumber utama belajar (Teacher Centered Learning) tetapi kreativitas siswa yang diutamakan (Student Centered Learning). Strategi pembelajaran dalan Student Centerd Learning menekankan pada kemampuan deskripsi analisis dan decision. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kreativitas peserta didik melalui pendekatan Student Centered Learning (SCL) di SD Negeri 1 Bojong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi RPP dan hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kreativitas melalui SCL meliputi tiga tahapan. Pertama, pada tahap perencanaan, guru merancang modul ajar yang berbasis proyek dan menyiapkan media pembelajaran dari lingkungan sekitar. Kedua, pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi bertanya terbuka, memberikan kebebasan berekspresi dalam diskusi kelompok, dan menggunakan metode project-based learning untuk menciptakan produk karya. Ketiga, pada tahap evaluasi, guru menggunakan penilaian portofolio dan observasi proses, bukan hanya hasil akhir. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan perbedaan karakteristik siswa, namun guru mengatasinya dengan fleksibilitas jadwal dan pendekatan personal. Kesimpulannya, strategi guru yang variatif dan berpusat pada siswa efektif dalam memicu kelancaran, keluwesan, dan keaslian berpikir siswa.
Implementasi Teori Pengelolaan Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran: Penelitian Joko Mujianto; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.278

Abstract

Pengelolaan kelas berfungsi sebagai variabel determinan dalam sistem pendidikan yang memiliki korelasi kuat dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini berupaya mengevaluasi penerapan beragam teori pengelolaan kelas serta kaitannya dengan peningkatan mutu proses belajar mengajar. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, kajian ini mensintesis teori‑teori klasik, meliputi model Kounin, Glasser, Skinner, Canter, dan Dreikurs, kemudian mengintegrasikannya ke dalam kerangka konseptual kontemporer yang menekankan profesionalisme guru dan Total Quality Management (TQM). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa praktik manajemen kelas yang berhasil tidak sekadar bersifat responsif terhadap perilaku siswa, melainkan menyusun suatu ekosistem proaktif yang berlandaskan pada kompetensi manajerial, pemahaman psikologis peserta didik, serta etika profesi pendidik. Selain itu, analisis terhadap pemikiran Nurfuadi mengenai profesionalisme guru menegaskan peran sentralnya sebagai faktor pendukung efektivitas pengelolaan kelas. Dengan demikian, studi ini menutup kesenjangan literatur dengan mengajukan sebuah sintesis konseptual integratif yang menghubungkan teori‑teori manajemen kelas secara global