cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
educareresearch2@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mutiara Nomor 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30310709     DOI : https://doi.org/10.37985/jedu
Core Subject : Health, Education,
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan dan kesehatan, baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Penelitian yang dipublikasikan meliputi kajian yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, baik secara teoretis maupun teknis. Jurnal ini terbit pada bulan Desember dan Juni
Articles 69 Documents
Kontribusi Resiliensi terhadap Grit pada Siswa SMA Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tamiang Cut Rafyqa Fadhilah; Liandra Khairunnisa; Reny Khaerany; Amelia Alsa
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi resiliensi terhadap grit pada siswa SMA yang terdampak langsung banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 101 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Resiliensi diukur menggunakan Child and Youth Resilience Measure-Revised (CYRM-R) versi Bahasa Indonesia, sedangkan grit diukur menggunakan Indonesian Short Grit Scale (Grit-S) versi Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat resiliensi siswa berada pada kategori tinggi, sedangkan grit berada pada kategori sedang. Hasil regresi menunjukkan bahwa resiliensi memberikan kontribusi sebesar 17,3% terhadap grit, sedangkan 82,7% variasi grit dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam beradaptasi terhadap adversitas merupakan salah satu sumber daya psikologis yang berkontribusi terhadap kemampuan mempertahankan usaha dan tujuan jangka panjang. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pihak terkait untuk memperhatikan penguatan resiliensi sebagai bagian dari dukungan psikososial siswa dalam proses pemulihan pascabencana. Kata Kunci: Resiliensi; Grit; Siswa SMA; Banjir Bandang; Aceh Tamiang
Implementing the Cooperative Learning Model to Foster Cooperation Skills in Pancasila Learning among Elementary School Students Irwan Irwan; Manan Manan; Faslia Faslia
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.50

Abstract

This study aims to determine the extent to which the implementation of the Cooperative Learning model can develop cooperative attitudes in Pancasila learning in the fourth grade at Public Elementary School 1 Katobengke. The method used is qualitative research with a descriptive qualitative approach. The results indicate that students’ cooperative attitudes have been well established and effectively carried out, and the implementation of the Cooperative Learning model has a positive impact on improving students’ quality in working together. Additionally, cooperative learning significantly contributes to fostering students’ collaborative character with greater enthusiasm. Its implementation in the classroom includes presenting learning objectives, explaining the material, forming groups, completing group tasks, presenting group work, providing feedback, and giving rewards. Furthermore, through this model, students gain more meaningful learning experiences and develop concern for their peers, thereby training their ability to respond quickly and appropriately within the group.
Hubungan Kemandirian Diri Dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Mahasiswa Perantau Harry Nurawinata
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.51

Abstract

Keputusan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi yang jauh dari daerah asal. menuntut mahasiswa perantau untuk beradaptasi secara mandiri tanpa pengawasan langsung dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemandirian diri dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa perantau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data survei daring melalui platform Google Forms. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa perantau. Uji korelasi Spearman Rank membuktikan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian diri dan kesejahteraan psikologis mahasiswa perantau (). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,443 mengindikasikan tingkat keeratan hubungan berada pada kategori sedang. Hal ini menandakan bahwa peningkatan kemandirian emosional, perilaku, serta nilai pada mahasiswa perantau akan berbanding lurus dengan tingginya kesejahteraan psikologis yang dialami.
Analisis Pengaruh Model Technology-Organization-Environment dan Soft Skill Terhadap Work Performance Dan Workload Petugas Kesehatan Laboratorium Klinik Tee Tjoe Pin; Hendy Tannady
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.52

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas layanan dan kinerja tenaga kesehatan. Namun, keberhasilan implementasi teknologi tidak hanya ditentukan oleh faktor teknologi, organisasi, dan lingkungan sebagaimana dijelaskan dalam kerangka Technology–Organization–Environment (TOE), tetapi juga oleh kemampuan individu dalam memanfaatkannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital technology, organization, environment, dan soft skill terhadap work performance serta dampaknya terhadap workload tenaga kesehatan level individu di laboratorium klinik dan laboratorium rumah sakit di Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 175 responden yang dipilih secara acak. Analisis PLS-SEM mengungkapkan bahwa kesiapan teknologi digital, dukungan organisasi, dan kemampuan soft skill menjadi determinan penting dalam meningkatkan work performance. Sebaliknya, faktor lingkungan belum menunjukkan kontribusi yang bermakna terhadap kinerja tenaga kesehatan pada tingkat individu. Soft skill merupakan faktor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan work performance. Selain itu, digital technology dan work performance berpengaruh positif signifikan terhadap workload yang dalam penelitian ini merepresentasikan beban kerja yang lebih mudah dikelola. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja tenaga kesehatan laboratorium level individu, lebih dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, dukungan organisasi, dan kemampuan personal dibandingkan faktor lingkungan. Penelitian ini memperluas penerapan kerangka TOE pada level individu dengan menegaskan pentingnya integrasi soft skill dalam mendukung keberhasilan transformasi digital, peningkatan kinerja, dan pengelolaan beban kerja tenaga kesehatan laboratorium.
Kesenjangan Perilaku Belajar Dan Capaian Akademik Antarkelas: Peran Strategi Guru Sosiologi Dalam Perspektif Tindakan Sosial Mahmuda Aulia; Saifuddin Saifuddin; Mursyidin Mursyidin; Abidin Abidin
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.56

Abstract

Kajian perilaku belajar siswa sering disajikan dalam bentuk agregat sehingga variasi kemampuan akademik pada unit kelas kurang terlihat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil perilaku belajar dan mengukur pencapaian akademik antarkelas dalam pembelajaran Sosiologi serta mengidentifikasi peran guru strategi dalam menjelaskan variasi tersebut melalui perspektif tindakan sosial Max Weber. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang ditriangulasi dengan data kualitatif. Sampel terdiri atas 114 siswa kelas X Fase E yang dipilih secara proporsional random sampling dari populasi 160 siswa pada lima kelas di SMA Negeri 2 Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Data diperoleh melalui angket perilaku belajar 17 butir yang telah dinyatakan valid dengan koefisien reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,856, dokumentasi Nilai Akhir (NA) Formatif dan Sumatif, serta wawancara mendalam dengan guru Sosiologi. Hasil menunjukkan bahwa perilaku belajar secara agregat berada pada kategori baik dengan rata-rata 66,18 dari skor maksimum 85. Dimensi tindakan rasional nilai memperoleh rata-rata tertinggi sebesar 4,21 (84,20%), sedangkan tindakan afektif merupakan dimensi terendah sebesar 3,76 (75,20%). Ketika data pencapaian akademik didisagregasi berdasarkan kelas, ditemukan ketajaman yang tajam: rata-rata NA Formatif berkisar antara 55,3 hingga 87,5 dan NA Sumatif antara 53,4 hingga 87,5. Wawancara menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal Gayo, gamifikasi dan diskusi kelompok interaktif, serta penegakan aturan presensi, tetapi respons siswa terhadap strategi tersebut berbeda antarkelas. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan agregat dapat menutupi variasi pada level kelas dan bahwa strategi pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik serta dinamika masing-masing kelas.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Katuk Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pd Tahun 2026 Ermeida Nelli; Ida Indayani
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.57

Abstract

Latar Belakang: WHO merekomendasikan pemberian ASI selama 6 bulan dan dapat dilanjutkan sampai anak berumur 2 tahun. ASI mengandung antibodi yang melindungi bayi dari infeksi. Pemberian ASI sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi. Upaya yang dilakukan untuk mencapai ASI ekslusif dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui yaitu daun katuk. Tujuan: mengetahui efektivitas ekstrak daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di UPTD Puskesmas PD. Metode: Jenis penelitian Quasi eskperimental dengan non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah ibu ibu menyusui pada masa nifas hari ke-3 sampai dengan hari ke-14 dengan besar sampel 26 responden. Teknik sampling dengan Purposive Sampling. Pengumpulan data dengan lembar observasi dan analisis data menggunakan Pairet T-Test. Hasil Penelitian: Rata-rata frekuensi menyusu sebelum perlakuan sebanyak 6,30 kali sehari dan sesudah perlakuan sebesar 9 kali sehari. Sedangkan pada kelompok kontrol sebelum perlakuan sebesar 7,38 kali dan sesudah perlakuan sebesar 7,30. Hasil uji statistik Pairet T-Test, ada pengaruh ekstrak daun katuk terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui yang ditandai dengan nilai p = 0,000 (< 0,05) sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui yang ditandai dengan nilai p = 0,776 (>0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun katuk berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui.
Mindfulness Therapy To Reduce Anxiety Before A Competency Examination: A One-Group Pre-Test Post-Test Design Christien Rambi; Gitalia Putri Medea; Maryati Agustina Tatangindatu
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.58

Abstract

Anxiety before nursing competency examinations may negatively affect students’ psychological readiness and examination performance. This study aimed to determine the effect of mindfulness therapy on anxiety among final-year nursing students preparing for a competency examination. A quasi-experimental study using a one-group pre-test post-test design was conducted among 51 final-year nursing students at the Department of Health, Politeknik Negeri Nusa Utara, selected through purposive sampling. Anxiety was measured using the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Mindfulness therapy was administered through four structured sessions over two weeks, incorporating self-talk, visual imagery, and deep breathing exercises. Pre- and post-intervention anxiety scores were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The median anxiety score decreased from 45.00 before the intervention to 21.00 after mindfulness therapy. Statistical analysis showed a significant difference between pre-test and post-test anxiety scores (Z = −6.233; p < 0.001). These findings indicated that mindfulness therapy significantly reduced anxiety among final-year nursing students and could be considered a complementary intervention to support psychological readiness before competency examinations.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “A” Di BPS Hj. Yenni Fitri, S.Keb Kecamatan Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun Akademik 2025/2026 Fitrya Indraini; Mega Ade Nugrahmi; Liza Andriani
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.59

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan yang memerlukan penurunan berkelanjutan, baik di tingkat global, nasional, provinsi Sumatera Barat, maupun Kota Bukittinggi. Salah satu strategi yang direkomendasikan World Health Organization (WHO) untuk menekan AKI dan AKB adalah pendekatan Continuity of Care (COC), yaitu pemberian asuhan kebidanan yang menyeluruh dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, hingga masa nifas. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “A” mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir, hingga masa nifas di BPS Hj. Yenni Fitri, S.Keb, Kecamatan Koto Selayan, Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP, dilaksanakan sejak usia kehamilan 30–31 minggu (27 Januari 2026) hingga dua minggu masa nifas (31 Maret 2026). Hasil menunjukkan Ny. “A” (G3P1A1H1) mengalami obesitas (IMT 38,8 kg/m²) dan kecenderungan hipertensi (140/90 mmHg) pada trimester III yang terpantau baik melalui ANC rutin, konseling nutrisi, dan aktivitas fisik, sehingga kehamilan tetap berlangsung fisiologis. Persalinan berlangsung normal pada 17 Maret 2026 dengan bayi lahir spontan, berat 3.600 gram, panjang 51 cm, dan Apgar Score 9/10. Masa nifas dan neonatus berlangsung fisiologis tanpa komplikasi hingga dua minggu postpartum, ditandai involusi uterus normal, laktasi lancar, dan pertumbuhan bayi yang optimal. Asuhan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan yang mengacu pada manajemen Varney dan SOAP terbukti efektif mendeteksi dini faktor risiko serta mendukung luaran kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas yang optimal. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Komprehensif; Continuity of Care; Obesitas dalam Kehamilan; Manajemen Varney dan SOAP
Etnomatematika Pada Pencak Silat di Bengkulu Utara: Eksplorasi Konsep Geometri Dalam Gerakan Dan Filosofi Budaya Ria Ulandari; Adi Asmara; Selvi Riwayati
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.60

Abstract

Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bengkulu Utara dan sarat akan nilai budaya, filosofi hidup, serta unsur-unsur matematis yang belum banyak diungkap secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam gerakan, pola langkah, dan filosofi pencak silat di Bengkulu Utara, sekaligus mengkaji potensinya sebagai sumber belajar matematika kontekstual di sekolah. Penelitian menggunakan Metode pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pelatih dan pesilat senior dari perguruan IKSPI di Bengkulu Utara, serta dokumentasi visual gerakan jurus. Analisis data mengikuti model Spradley yang meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan kuda-kuda memuat konsep sudut lancip, sudut tumpul, dan sudut siku-siku; pola langkah (pola lantai) membentuk bangun datar seperti segitiga dan segi empat; gerakan tangkisan dan pukulan mengandung konsep garis sejajar, garis tegak lurus, serta transformasi geometri berupa refleksi dan rotasi; sementara filosofi jumlah jurus dan hitungan langkah mencerminkan konsep bilangan dan pola. Temuan ini menegaskan bahwa pencak silat Bengkulu Utara dapat dijadikan konteks pembelajaran matematika berbasis budaya lokal yang mendukung pemahaman konsep geometri secara bermakna sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Rumah Pangeran Arpan Seluma Priyogo Sujatmoko; Masri Masri; Rahmat Jumri
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep matematika yang terdapat pada Rumah Pangeran Arpan Seluma serta mengungkap keterkaitannya dengan budaya lokal masyarakat Kabupaten Seluma. Penelitian menggunakan etnografi sebagai metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan informan yang mengetahui sejarah dan kondisi Rumah Pangeran Arpan, serta dokumentasi terhadap bagian-bagian bangunan yang memiliki unsur matematika. namun pula memiliki berbagai konsep geometri yang bisa diidentifikasi melalui struktur serta wujud bangunannya. Konsep persegi panjang ditemukan pada bagian pintu, jendela, dan gerbang. Konsep segitiga sama kaki dan trapesium terdapat pada bagian atap, sedangkan bentuk bangun ruang berupa balok dapat dilihat dari bentuk keseluruhan bangunan dan prisma segitiga pada bagian atap. Temuan tersebut menunjukkan bahwa unsur matematika telah menjadi bagian dari bentuk dan struktur bangunan Rumah Pangeran Arpan. Keberadaan konsep-konsep geometri tersebut menunjukkan bahwa bangunan budaya dapat menjadi objek kajian etnomatematika sekaligus sumber pembelajaran matematika yang kontekstual. Dengan demikian, eksplorasi Rumah Pangeran Arpan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal serta mendukung pengenalan dan pelestarian warisan budaya masyarakat Seluma.