cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
educareresearch2@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mutiara Nomor 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30310709     DOI : https://doi.org/10.37985/jedu
Core Subject : Health, Education,
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan dan kesehatan, baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Penelitian yang dipublikasikan meliputi kajian yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, baik secara teoretis maupun teknis. Jurnal ini terbit pada bulan Desember dan Juni
Articles 69 Documents
Pengembangan LKPD Berbasis Budaya Bengkulu Untuk Memfasilitas Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Materi Perbandingan dan Skala Siswa MTS Reni Puspita Sari; Risnanosanti Risnanosanti; Rahmat Jumri
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.63

Abstract

Pembelajaran matematika sangat penting untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Namun, materi pelajaran yang digunakan di sekolah belum sepenuhnya mendukung pembangunan kemampuan tersebut dan belum memasukkan budaya lokal ke dalam konteks pembelajaran. Dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, dan pelaksanaan, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berbasis budaya Bengkulu dengan materi perbandingan dan skala yang memenuhi kriteria yang valid dan praktis untuk membantu siswa MTs memperoleh kemampuan pemecahan masalah matematis. Antara subjek penelitian adalah sebelas siswa dari kelas VIII dan satu guru matematika yang bertindak sebagai validator; serta satu dosen pendidikan matematika dan satu guru matematika yang sedang menjalani tahap praktik. Lembar validasi, angket respon guru, dan angket respon siswa adalah alat yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memperoleh persentase kevalidan sebesar 83,5% dalam kategori sangat valid dan persentase kepraktisan sebesar 80,85% dalam kategori praktis. Oleh karena itu, LKPD yang berbasis pada budaya Bengkulu tentang materi perbandingan dan skala disajikan valid dan praktis. Oleh karena itu, layak digunakan sebagai bahan terbuka untuk membantu siswa MTs menguasai kemampuan memecahkan masalah matematis.
Refleksi Filosofi Tri Hita Karana Dalam Karakter Kaka Boss Pada Film "Kaka Boss" Lesly Ndun; Agsen H.S. Billik; Andrew T. Thren; Albert Olla
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.64

Abstract

Tri Hita Karana (THK) adalah filosofi hidup masyarakat Bali yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama (Pawongan), dan alam (Palemahan). Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis bagaimana nilai THK tercermin dalam karakter utama film Kaka Boss (2024) melalui observasi dan analisis tematik atas fragmen film. Hasil menunjukkan Parahyangan tampak pada spiritualitas keluarga dan pencarian jati diri Kaka Boss; Pawongan terwujud melalui sportivitas, kejujuran, dan tanggung jawab sosial; sedangkan Palemahan tercermin dalam penyelesaian sengketa tanah secara adil dan praktik bisnis yang beretika. Penelitian ini menyimpulkan karakter Kaka Boss memanifestasikan THK sebagai pedoman moral inklusif yang relevan diterapkan lintas budaya di Indonesia. Kata Kunci: Tri Hita Karana; Kaka Boss; analisis karakter; film Indonesia; moralitas
Analisis Mutu Dan Stabilitas Air Nira Aren (Arenga Pinnata) Di Wilayah Garut Berdasarkan Variasi Suhu Penyimpanan Melvia Sundalian; Adang Firmansyah; Rafif Abdikah Utama; Novi Irwan Fauzi
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.65

Abstract

Nira aren merupakan bahan baku utama gula aren yang mudah mengalami fermentasi spontan setelah penyadapan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan mutu air nira aren selama penyimpanan pada suhu ruang, suhu dingin, dan suhu ruang dengan penambahan katekin, berdasarkan karakteristik organoleptik, nilai °Brix, pH, dan jumlah koloni mikroba. Penelitian dilakukan secara eksperimental-deskriptif menggunakan sampel nira aren sebanyak 2 L yang diperoleh dari wilayah Garut. Pengamatan dilakukan pada interval 24 jam hingga 72 jam dan interval 6 jam hingga 84 jam. Nilai °Brix diukur menggunakan refraktometer, pH menggunakan pH meter portabel, sedangkan jumlah koloni mikroba ditentukan dengan metode Total Plate Count. Pada pengamatan 6 jam, nilai °Brix pada suhu dingin relatif stabil dari 10,8 menjadi 10,7% hingga jam ke-84, sedangkan suhu ruang turun menjadi 5,7%. Perlakuan dengan katekin menunjukkan nilai akhir 7,7%. pH pada suhu dingin menurun dari 6,86 menjadi 5,60, sedangkan suhu ruang turun menjadi 4,01 dan perlakuan katekin menjadi 4,16. Perubahan organoleptik juga berlangsung lebih lambat pada suhu dingin. Hasil menunjukkan bahwa pendinginan merupakan strategi paling efektif untuk mempertahankan mutu nira, sementara katekin berpotensi sebagai perlakuan pendukung.
The Use Of Ict Media In Building The Communicative Interaction In Rural English Classroom: A Systematic Literature Review Marthisa Olivia Billik; Gren M O Lasfeto; Lebrina Nitbani
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.67

Abstract

The integration of Information and Communication Technology (ICT) in English language teaching has created opportunities to enhance students’ communicative interaction and learning motivation. However, the use of ICT in rural English classrooms remains challenging due to limited technological competence, access, and students’ reluctance to communicate in English. This systematic literature review examines the use of ICT media in building communicative interaction in rural English classrooms and identifies teacher and student strategies for optimizing ICT use. The review employed a systematic literature review approach supported by Publish or Perish, VOSviewer, Mendeley, and the PRISMA framework. The literature search identified 200 publications published between 2019 and 2023 using the keywords “ICT media,” “communicative interaction,” and “rural area.” After screening and applying inclusion and exclusion criteria, 10 relevant articles were selected for analysis. The findings indicate that ICT media generally contributes positively to students’ willingness to communicate, classroom participation, learning motivation, and interaction with teachers and peers. ICT also supports teachers in creating more varied and engaging learning environments and encourages greater creativity in teaching. However, the reviewed studies show that the effectiveness of ICT depends on appropriate media selection, teacher competence, student familiarity, and contextual conditions. The review also identifies a research gap because several selected studies were conducted outside rural settings. Therefore, further empirical research is needed to examine ICT-supported communicative interaction specifically in rural English classrooms.
Sindroma Panayiotopoulos Sebagai Suatu Varian Epilepsi Dengan Bangkitan Otonomik: Sebuah Laporan Kasus Epilepsi Fokal Idiopatik Dengan Gambaran Gelombang Epileptiform Menyeluruh Reynard Febrian
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.68

Abstract

Introduction: Panayiotopoulos syndrome is an age-related idiopathic epilepsy, where the main attack is in the form of autonomic manifestations with triad of emesis: nauseous, retching, and/or vomiting. These attacks are focal seizures, in which the epileptic focus originates from a specific region of the brain, with clinical manifestations depending on the region of the brain involved and where the epileptic focus has spread. About 90% of cases have multifocal sharp and slow wave complex; however, another 2% of cases have brief generalized discharges with spike-wave complex. The diagnosis of Panayiotopoulos Syndrome is based on its characteristic clinical manifestations in the form of triad emesis, in children with a peak age of 5 to 6 years. Case Report: a 10-year-old girl was brought to the neurology clinic of Hospital X for electroencephalography examination. She had an attack in the form of complaints of nauseous, vomiting, palpitations, cyanosis of her lips and fingertips of both hands, also blindness of both eyes. The first attack occurs when the patient was 5 years old; frequency of 1 to 3 times per week, duration of 5 minutes, and the interval between attacks of 1 year. During attack, the patient was conscious. General physical and neurological examinations were within normal limits, while interictal electroencephalography examination showed normal background rhythm with repetitive, paroxysmal, generalized spike and wave. Discussion: Panayiotopoulos syndrome is an age-related idiopathic focal epilepsy, manifested by autonomic seizures. Previous studies have shown that there were variations in the electroencephalographic features of patients with focal epilepsy who have generalized epileptiform discharges, including in Panayiotopoulos Syndrome.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “A” Di Bidan Praktik Swasta Hj. Bdn. Yenni Fitri, S.Keb Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2026 Nur'Aini Nur’Aini; Liza Andriani; Kartika Mariyona
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.72

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas untuk memantau kondisi ibu dan bayi serta mendeteksi komplikasi secara dini. Tujuan asuhan ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “A” mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “A” usia 30 tahun G3P2A0H2 di Bidan Praktik Swasta Hj. Bdn. Yenni Fitri, S.Keb. Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan trimester III dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan dengan kondisi ibu dan janin baik. Persalinan berlangsung spontan dan normal pada usia kehamilan 39–40 minggu, dengan kala I selama 6 jam 50 menit dan kala II selama 15 menit. Bayi lahir laki-laki dengan berat badan 3.100 gram, panjang badan 49,5 cm, dan Apgar Score 8/9. Asuhan nifas dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan dan kondisi ibu baik tanpa ditemukan komplikasi. Asuhan kebidanan komprehensif dapat terlaksana dengan baik dan kondisi ibu serta bayi tetap dalam keadaan baik selama periode asuhan. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Komprehensif, Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas.
Analisis Dampak Bermain Game Roblox Pada Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Di TKIT Al-Mufid Singgih Sugiarti; Lily Yuntina; Rizawati Rizawati
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.74

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk pada pendidikan anak usia dini. Roblox adalah salah satu bentuk media digital yang saat ini banyak digunakan anak untuk bermain game yang berdampak pada proses pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bermain game Roblox terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TKIT Al-Mufid. Fokus penelitian meliputi potensi Roblox dalam mendukung kemampuan membaca serta dampak yang ditimbulkannya terhadap perkembangan membaca permulaan anak. Kemampuan membaca permulaan dalam penelitian ini mencakup kemampuan mengenal huruf, menghubungkan simbol dengan bunyi, membaca suku kata sederhana, membaca kata sederhana, dan mengenali kata dari tulisan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, orang tua, dan anak kelompok B yang bermain Roblox. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roblox dapat memberikan stimulus awal terhadap kemampuan membaca permulaan melalui paparan huruf, simbol, dan kata-kata sederhana yang muncul dalam permainan. Paparan tersebut membantu anak mengenal huruf, mengingat kosakata tertentu, dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap tulisan. Namun, dampaknya bersifat tidak langsung dan berbeda pada setiap anak karena dipengaruhi oleh intensitas bermain, pendampingan orang tua, serta kebiasaan literasi di rumah. Penggunaan Roblox yang berlebihan juga berpotensi mengurangi minat membaca dan fokus belajar. Oleh karena itu, Roblox lebih tepat dipandang sebagai media yang dapat memberikan stimulus literasi visual, bukan sebagai sarana utama pembelajaran membaca permulaan.
Evaluasi Program Kegiatan Daycare Dalam Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini Di Satu Hati Daycare Dini Albasari; Choiriyah Choiriyah; Fitrah Mulyanti
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program kegiatan di Satu Hati Daycare dalam mendukung perkembangan anak usia dini, ditinjau dari aspek context, input, Process, dan Product (CIPP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan model evaluasi CIPP. Subjek penelitian terdiri dari 17 anak usia dini, 4 orang pengasuh/pendidik, dan 1 orang pengelola lembaga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Context: Program daycare didirikan berdasarkan kebutuhan nyata orang tua bekerja di Cikarang Timur akan layanan yang mengintegrasikan pengasuhan, perlindungan, dan pendidikan; (2) Input: Kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan program kegiatan yang terstruktur dinilai memadai dalam mendukung operasional lembaga; (3) Process: Pelaksanaan kegiatan harian mencakup stimulasi kognitif, bahasa, sosial emosional, dan fisik motorik berjalan secara terencana dengan interaksi yang hangat antara pengasuh dan anak; (4) Product: Program terbukti efektif dalam mendukung pencapaian tugas perkembangan anak, di mana anak menunjukkan kemajuan pada aspek kognitif, bahasa, sosial emosional, dan fisik motorik sesuai dengan tahapan usia. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa layanan daycare yang dikelola dengan model terintegrasi mampu berfungsi tidak hanya sebagai tempat penitipan, tetapi juga sebagai laboratorium eksplorasi yang efektif dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini secara holistik.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Video Animasi Di TK Mutiara Avirallda Eva Helena Helena Lamsihar; Supriyadi Supriyadi; Arie Widiyastuti
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Video Animasi di TK Mutiara Avirallda dan untuk mengetahui apakah melalui video animasi dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Avirallda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan model penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model penelitian tindakan kelas kemmis dan MC Taggart, yang di dalamnya terdapat 4 tahap dalam penelitian. yakni : Perencanaaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus untuk melihat apakah ada peningkatan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun melalui media video animasi di TK Mutiara Avirallda. Dalam proses penelitian, peneliti menggunakan 2 instrumen penelitian. Yakni observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini ialah peserta didik TK Mutiara Avirallda Kelompok B dengan jumlah 14 anak yang terdiri dari 8 laki-laki. dan 6 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media video animasi, dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Avirallda Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan perkembangan kognitif anak dari pratindakan atau prasiklus yaitu 36,78%, meningkat kan pada Siklus I menjadi 56,93%, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 84,64%.
Aspirasi Orang Tua dalam Praktik Komite Sekolah KB/TK Alam Al-Fath Jambi Rinita Istiqomah; Citra Dwi Palenti; Eva Iryani; Ajuzar Fiqhi
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam tata kelola sekolah semakin dipandang sebagai faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Namun, penelitian sebelumnya masih lebih banyak berfokus pada fungsi normatif komite sekolah, sedangkan mekanisme penerjemahan aspirasi orang tua ke dalam praktik collaborative school governance masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana aspirasi orang tua diterjemahkan menjadi praktik collaborative school governance melalui komite sekolah pada satuan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain empirical case study yang didukung data survei deskriptif. Data diperoleh melalui survei aspirasi anggota komite sekolah berjumlah 28 orang dan analisis dokumen program kerja Komite KB/TK Alam Al-Fath, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan Stakeholder Theory, Parent Aspirations, Parent Engagement, Collaborative Deliberation, School Committee Practices, dan Collaborative School Governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspirasi orang tua diterjemahkan ke dalam lima bidang program kerja komite sekolah, dengan prioritas pada program parenting, kelas inspirasi, penguatan komunikasi sekolah–orang tua, pendampingan ekstrakurikuler, serta kegiatan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa komite sekolah berperan tidak hanya secara administratif, tetapi juga sebagai mekanisme penghimpunan aspirasi yang mendukung tata kelola sekolah yang lebih partisipatif pada pendidikan anak usia dini.