cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
educareresearch2@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mutiara Nomor 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30310709     DOI : https://doi.org/10.37985/jedu
Core Subject : Health, Education,
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan menerbitkan artikel ilmiah yang meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan dan kesehatan, baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Penelitian yang dipublikasikan meliputi kajian yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, baik secara teoretis maupun teknis. Jurnal ini terbit pada bulan Desember dan Juni
Articles 69 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “P” Di Praktik Mandiri Bidan Hj. Hendriwati, S.St Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Tahun 2026 Deniati Putri Lase; Kartika Mariyona; Yuliza Anggraini
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.80

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan yang memerlukan penurunan berkelanjutan, baik secara global maupun nasional. World Health Organization merekomendasikan pendekatan Continuity of Care sebagai strategi untuk menekan AKI dan AKB melalui pemberian asuhan kebidanan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “P” mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir, hingga masa nifas di Praktik Mandiri Bidan Hj. Hendriwati, S.ST, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP, dilaksanakan sejak usia kehamilan 31 minggu (16 Februari 2026) hingga dua minggu masa nifas (5 Mei 2026). Hasil menunjukkan Ny. “P” (G7P5A1H4, usia 33 tahun) mengalami kelebihan berat badan (IMT 27,7 kg/m² kategori overweight) disertai riwayat abortus dan kematian janin dalam rahim pada kehamilan sebelumnya, namun kehamilan trimester III berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Persalinan berlangsung spontan pada 21 April 2026 pukul 09.20 WIB dengan bayi lahir cukup besar, berat 4.000 gram, panjang 50 cm, dan Apgar Score 8/9. Masa nifas dan neonatus berlangsung fisiologis hingga dua minggu postpartum, ditandai involusi uterus normal dan laktasi lancar. Asuhan kebidanan komprehensif yang mengacu pada manajemen Varney dan SOAP menunjukkan bahwa pendekatan Continuity of Care dapat mendukung deteksi dini faktor risiko serta luaran kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas yang optimal.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Pada Pekerja Lapangan Pt Asrindo Citraseni Satria Tahun 2026 Shofy Muji Astutie; Rozaasneldesis Rozaasneldesis
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.86

Abstract

ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang perlu mendapat perhatian, terutama pada pekerjaan lapangan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. PT. Asrindo CitraSeni Satria merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan operasional di bidang drilling dan work over minyak dan gas, sehingga pekerjanya berhadapan dengan berbagai potensi bahaya selama menjalankan pekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja lapangan PT. Asrindo CitraSeni Satria tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 133 pekerja lapangan PT. Asrindo CitraSeni Satria. Berdasarkan hasil analisis, pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja, dengan nilai p-value sebesar 0,010 < 0,05. Sikap juga menunjukkan hubungan dengan perilaku K3, dengan nilai p-value sebesar 0,024 < 0,05. Selain itu, lingkungan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku K3, yang ditunjukkan oleh nilai p-value sebesar 0,006 < 0,05. Dengan demikian, pengetahuan, sikap, dan lingkungan kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja lapangan PT. Asrindo CitraSeni Satria.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Motif Anyaman Tikar Pandan Sebagai Konteks Pembelajaran Matematika Berbasis Deep Learning Diana Marlena; Nyayu Masyita Ariani; Ristontowi Ristontowi
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi konsep-konsep matematika pada motif anyaman tikar pandan Bengkulu Utara serta mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai konteks Pembelajaran Mendalam matematika kelas VII. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Desa Ulak Tanding dan SMP Negeri 40 Bengkulu Utara. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pengrajin, guru matematika, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anyaman tikar pandan memuat konsep geometri, pengukuran, luas, keliling, pola, simetri, dan perbandingan. Unit motif berukuran 3 cm × 3 cm merepresentasikan persegi, sedangkan tikar berukuran 200 cm × 180 cm merepresentasikan persegi panjang. Hasil eksplorasi tersebut diintegrasikan dalam Pembelajaran Mendalam melalui kegiatan mengamati, mengeksplorasi, menemukan, menghubungkan, menerapkan, mengomunikasikan, dan merefleksikan. Pemanfaatan anyaman tikar pandan membantu peserta didik menghubungkan konsep matematika dengan budaya lokal dan pengalaman nyata, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan potensi budaya lokal sebagai sumber belajar matematika autentik.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “Y” Di Praktik Mandiri Bidan Hj. Ernawena, A.Md.Keb Kota Padang Panjang Tahun 2026 Siti Kholijah; Chyka Febria; Shinta Angellina
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.88

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif (continuity of care) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui pemberian asuhan secara berkesinambungan sejak kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, hingga masa nifas. Kesinambungan asuhan diperlukan untuk mendeteksi secara dini faktor risiko dan komplikasi serta memastikan kebutuhan ibu dan bayi terpenuhi sesuai standar pelayanan kebidanan. Studi ini bertujuan untuk menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “Y” mulai dari kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pengumpulan data melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan dokumentasi. Asuhan dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan Hj. Ernawena, A.Md.Keb., Kota Padang Panjang, pada 23 Januari sampai 09 Maret 2026. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan trimester III ditemukan ketidaknyamanan berupa sakit ari-ari, edema kaki, serta nyeri pada daerah ari-ari dan selangkangan yang dapat ditangani dengan edukasi dan intervensi sederhana. Persalinan berlangsung spontan dan fisiologis, bayi lahir perempuan dengan berat badan 3.500 gram, panjang badan 50 cm, dan APGAR 8/9. Masa nifas berlangsung normal, involusi uterus baik, pengeluaran lochea sesuai tahapan, ASI lancar, dan tidak ditemukan komplikasi. Asuhan kebidanan komprehensif dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan ibu dan bayi. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Komprehensif, Continuity Of Care, Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas.
Dari Administrasi Menuju Transformasi: Telaah Kritis Inovasi Manajemen Pendidikan Islam Windy Dian Sari; Siti Fatimah; Anis Nurhasanah
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan review kritis terhadap buku Inovasi Manajemen Pendidikan Islam karya Dr. Ahmad Zain Sarnoto, yang diterbitkan oleh CV. Seribu Bintang pada Agustus 2024. Review bertujuan mengidentifikasi gagasan utama buku, menilai koherensi kerangka inovasi yang ditawarkan, serta memetakan relevansinya bagi pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis dan pembacaan kritis terhadap struktur, argumentasi, studi kasus, serta referensi yang digunakan dalam buku. Hasil review menunjukkan bahwa buku membangun gagasan inovasi secara komprehensif melalui keterkaitan antara perencanaan, implementasi, teknologi, kurikulum, sumber daya manusia, keuangan, kepemimpinan inovatif, partisipasi stakeholder, dan evaluasi berkelanjutan. Kekuatan utama buku terletak pada orientasi aplikatif, penggunaan studi kasus, dan upaya menjembatani teori dengan praktik. Buku menempatkan inovasi bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi sebagai proses perubahan kelembagaan yang memerlukan budaya organisasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan refleksi berkelanjutan. Keterbatasannya adalah sebagian uraian masih bersifat konseptual-deskriptif sehingga pengembangan indikator evaluasi dan bukti empiris dapat diperkuat pada edisi berikutnya. Secara keseluruhan, buku ini relevan sebagai referensi bagi mahasiswa, pendidik, pengelola madrasah, dan pemimpin lembaga pendidikan Islam yang ingin mengembangkan manajemen pendidikan yang adaptif, integratif, dan berkelanjutan.
A Patient Satisfaction Model Based On Nurses’ Performance, Therapeutic Communication, And Nursing Service Quality In A Primary Healthcare Gabriel Mane; Marianus Oktavianus Wega; Mediatrix Santi Gaharpung; Maria Sofia Anita Aga
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.90

Abstract

Patient satisfaction is an important indicator of healthcare service quality, particularly in primary healthcare settings. Nurses’ performance, therapeutic communication, and nursing service quality may influence patients’ perceptions of healthcare services. This study aimed to develop and examine a structural model of patient satisfaction based on nurses’ performance, therapeutic communication, and nursing service quality at Magepanda Community Health Center, Sikka Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. A quantitative observational analytical study with a cross-sectional design was conducted from May to July 2026 involving 422 patients recruited using consecutive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using SPSS version 27 and SmartPLS version 4.0. SEM-PLS was performed using 5,000 bootstrap resamples. Nurses’ performance (β = 0.287; t = 5.812; p < 0.001), therapeutic communication (β = 0.341; t = 7.456; p < 0.001), and nursing service quality (β = 0.456; t = 10.983; p < 0.001) significantly and positively influenced patient satisfaction. Nursing service quality demonstrated the strongest effect. The model explained 78.1% of the variance in patient satisfaction (R² = 0.781), with Q² = 0.612 and SRMR = 0.058. These findings indicate that strengthening nurses’ performance, therapeutic communication, and nursing service quality through an integrated approach may improve patient satisfaction in primary healthcare settings.
A Community Preparedness Model For Flood Disasters Based On Disaster Knowledge, Social Support, And Health Promotion Education In Reroroja Village, Magepanda District Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Kristoforus Samson; Antonia Rensiana Reong; Marianus Oktavianus Wega
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.91

Abstract

Flood disasters pose significant risks to community health, safety, livelihoods, and social well-being, making community preparedness an essential component of disaster risk reduction. This study aimed to analyze a community preparedness model for flood disasters based on disaster knowledge, social support, and health promotion education in Reroroja Village, Magepanda District, Sikka Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. A quantitative analytic observational study with a cross-sectional design was conducted among 150 household heads selected using proportionate random sampling. Data were collected using structured and validated questionnaires assessing disaster knowledge, social support, health promotion education, and community preparedness. Data were analyzed using descriptive statistics and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings demonstrated that disaster knowledge, social support, and health promotion education positively and significantly contributed to community preparedness. Health promotion education showed the strongest contribution, followed by disaster knowledge and social support. The proposed model demonstrated substantial explanatory capacity for community preparedness. These findings indicate that strengthening flood preparedness requires an integrated approach that combines improved disaster knowledge, stronger social support networks, and continuous community-based health promotion education. Such an approach can support the development of sustainable community-based disaster risk reduction strategies and strengthen the capacity and resilience of communities living in flood-prone areas.
EFFECT OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON BLOOD GLUCOSE LEVELS, STRESS, AND QUALITY OF LIFE IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Mediatrix Santi Gaharpung; Yustina Wela; Maria Sofia Anita Aga; Kristoforus Samson
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.92

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease that requires comprehensive management because it affects glycemic control, psychological well-being, and quality of life. Progressive muscle relaxation (PMR) may serve as a simple complementary intervention to address these outcomes. This study aimed to determine the effect of PMR on blood glucose levels, stress, and quality of life among patients with T2DM in Wolomarang Village, Sikka Regency, Indonesia. A quantitative, non-randomized quasi-experimental study with a pretest–posttest control group design was conducted from May to July 2026. Sixty patients with T2DM were selected using purposive sampling and divided into intervention and control groups, with 30 participants in each group. The intervention group received PMR for 20–30 minutes, three times weekly for four weeks, in addition to standard care. Blood glucose was measured using a digital glucometer, stress using the Perceived Stress Scale-10, and quality of life using the WHOQOL-BREF. Data were analyzed using paired and independent t-tests and ANCOVA. The intervention group showed a greater reduction in blood glucose and stress levels and a greater improvement in quality of life than the control group (p < 0.001). PMR is an effective, simple, and feasible complementary intervention for improving glycemic control, reducing stress, and enhancing quality of life among patients with T2DM.
Modeling Nurses’ Assertive Behavior Through Emotional Intelligence, Organizational Climate, And Communication Effectiveness In Inpatient Nursing Services Marianus Oktavianus Wega; Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Gabriel Mane; Yustina Wela
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v3i2.94

Abstract

Assertive behavior is an essential professional competency that supports effective clinical communication, interprofessional collaboration, and patient safety. This study aimed to develop and examine a model of nurses’ assertive behavior based on emotional intelligence, organizational climate, and communication effectiveness in inpatient nursing services at BLUD RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. A quantitative analytical observational study with a cross-sectional design was conducted among 120 staff nurses selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires measuring emotional intelligence, organizational climate, communication effectiveness, and nurses’ assertive behavior. Data were analyzed using descriptive statistics and Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. Most respondents demonstrated high emotional intelligence (64.2%), perceived the organizational climate as good (60.0%), reported effective communication (68.3%), and demonstrated high assertive behavior (61.7%). SEM-PLS analysis showed that emotional intelligence had a positive and significant effect on assertive behavior (β = 0.352, p < 0.001), as did organizational climate (β = 0.287, p < 0.001) and communication effectiveness (β = 0.438, p < 0.001). Communication effectiveness was the strongest predictor. The model explained 71.4% of the variance in nurses’ assertive behavior (R² = 0.714). These findings indicate that strengthening emotional intelligence, organizational climate, and communication effectiveness may support nurses’ assertive behavior, professional communication, and patient safety.
Hubungan Karakteristik Pasien Rawat Inap Dyspepsia dengan Lama Dirawat Eni Nur Rahmawati; Aloysius Ekawardaya; Miftakhul Jannah; Muhammad Wahid Humam
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient characteristics are specific attributes distinguishing one patient from another, including gender, age, occupation, income and economic status, education, and the source of treatment financing. Dyspepsia is a cluster of symptoms originating from the gastroduodenal region, such as epigastric pain or burning, a sense of fullness after eating, and early satiety. This study aims to determine the relationship between characteristics of inpatients’ dyspepsia and length of stay. It was an analytical study utilizing a cross-sectional design. The study population consisted of 232 inpatients diagnosed with dyspepsia, identified through disease indexing. Data were collected via interviews and observations and subsequently analyzed using the Chi-Square test. The results showed that the inpatient profile was dominated by the 45–65 age group, females, JKN (National Health Insurance) participants, patients discharged with a "recovered" status, Class III A care, internal medicine services, and patients from the Surakarta region. The Chi-Square test results indicated that the payment method was significantly associated with the length of stay (p=0.007), whereas age (p=0.080), gender (p=0.623), discharge status (p=0.584), care class (p=0.476), type of service (p=0.398), and region (p=0.542) did not show a significant relationship with the length of stay. Hospitals should monitor and evaluate the length of stay for dyspepsia patients, particularly in relation to payment methods. Enhance coordination among service units, medical records, and the administration or claims department, and improve documentation completeness to streamline service delivery.