cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 359 Documents
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR VISUAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH Khadafi, Muammar; Diana, Elys Surya; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Sarilah, Sarilah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9830

Abstract

ABSTRACT Learning outcomes represent the level of ability achieved by a person after undergoing the learning process. Many factors influence students' learning outcomes, one of which is learning style. A lack of understanding of their own learning styles may prevent students from optimally absorbing, understanding, and achieving the expected learning outcomes. Therefore, this study aims to determine the relationship between visual learning style and the learning outcomes of eleventh grade students at MAN 1 West Lombok. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The population of this study consisted of all eleventh grade students of MAN 1 West Lombok in the 2023/2024 academic year, totaling 178 students. The sample consisted of 30 students selected using the simple random sampling technique. The data collection methods used in this study were questionnaires and documentation as supporting data. The data analysis technique used was the Pearson Product Moment correlation test. Based on the results of the correlation test, the correlation coefficient (r) between visual learning style and students' learning outcomes at the 5% significance level was 0.153. This value falls within the correlation interpretation index range of 0.00–0.20, which is categorized as very low. Thus, the calculated r value is smaller than the r table value (0.153 < 0.50), indicating that Ha is rejected and Ho is accepted. Therefore, the results of this study indicate that the relationship between visual learning style and students' learning outcomes is not significant. ABSTRAK Hasil belajar merupakan tingkat kemampuan yang diperoleh seseorang setelah melalui proses belajar. Banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, salah satunya adalah faktor dari gaya belajar yang milikinya. Kurangnya pemahaman terhadap gaya belajar yang dimilikinya, menjadikan siswa kurang maksimal dalam menyerap, memahami dan memperoleh hasil belajar yang diinginkannya. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar visual dengan hasil belajar siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 178 siswa, dan sampel yang digunakan sejumlah 30 siswa dengan menggunakan perhitungan simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan metode dokumentasi sebagai data pendukung. Untuk teknik analisis data, penelitian ini menggunakan uji korelasi “product moment”. Berdasarkan hasil uji korelasi gaya belajar visual dengan hasil belajar siswa menggunakan rumus uji r dengan taraf signifikansi sebesar 5% adalah 0,153 dimana nilai tersebut berada pada rentang indeks interpretasi korelasi yaitu 0,00-0,20 dengan kategori sangat rendah. Dengan demikian nilai r hitung lebih kecil dari nilai r tabel (0,153 < 0,50), maka Ha ditolak dan Ho diterima sehingga hasil penelitian ini dinyatakan tidak signifikan.
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU AGRESIVITAS VERBAL SISWA KELAS VIII SMP Ilmi, Nurul; Astuti, Farida Herna; Irfan, Ahmad Zainul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9831

Abstract

ABSTRACT Verbal aggressive behavior is an act of hurting others through words such as shouting, speaking harshly, using offensive language, or insulting, which can damage a person's mental and psychological condition. This behavior can be influenced by various factors, including biological factors related to genetic influences on emotions and behavior, as well as family factors such as harsh parenting patterns that increase the tendency of children to behave aggressively. These conditions may trigger the emergence of deviant behavior, including verbal aggression among students. This study aims to determine the effect of the self management technique on verbal aggressive behavior among students of class VIII 6 at SMPN 4 Mataram in the 2022/2023 academic year. This research employed a quantitative approach using an experimental method. The population of the study consisted of 32 students, while the sample included 10 students selected as research subjects. Data collection techniques used questionnaires as the main method, while observation, documentation, and interviews were used as supporting methods. Data analysis was conducted using the t test to determine the difference before and after the treatment. The results of the study showed that the t value was 7.491, which was higher than the t table value of 2.262 at the 5 percent significance level, indicating that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. Therefore, it can be concluded that the self management technique has a significant effect on reducing verbal aggressive behavior among students of class VIII 6 at SMPN 4 Mataram in the 2022/2023 academic year.  ABSTRAK Perilaku agresivitas verbal merupakan tindakan menyakiti orang lain melalui kata-kata seperti membentak, berkata kasar, berkata kotor, atau menghina yang dapat merusak kondisi mental dan psikis seseorang. Perilaku ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor biologis yang berkaitan dengan pengaruh genetik terhadap emosi dan perilaku, serta faktor keluarga seperti pola asuh orang tua yang cenderung keras sehingga meningkatkan kecenderungan anak berperilaku agresif. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya perilaku menyimpang, termasuk agresivitas verbal pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap perilaku agresivitas verbal pada siswa kelas VIII 6 di SMPN 4 Mataram Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 10 siswa yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai metode pokok, sedangkan observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan sebagai metode pelengkap. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sebesar 7,491 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,262 pada taraf signifikansi 5 persen, sehingga hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik self management berpengaruh signifikan terhadap penurunan perilaku agresivitas verbal pada siswa kelas VIII 6 SMPN 4 Mataram Tahun Pelajaran 2022/2023.
PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP KESTABILAN EMOSI PADA SISWA KELAS VIII SMP Khofia M, Nidaan; Suarti, Ni Ketut Alit; Jaswandi, Lalu
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9832

Abstract

ABSTRACT Based on the results of preliminary observations, eighth grade students at SMP Negeri 4 Kuripan showed various academic problems related to emotional stability, such as feeling easily embarrassed, being moody, experiencing mood swings, and having difficulty controlling their emotions. These conditions affect students’ learning concentration, social interaction, and potential academic achievement. This study aims to determine the effect of the role playing technique on the emotional stability of eighth grade students at SMP Negeri 4 Kuripan in the 2024/2025 academic year. This research employed a quantitative approach with a one group pre test post test design. The research subjects were students who had low levels of emotional stability based on the results of the initial measurement. The data collection technique used a questionnaire as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The obtained data were then analyzed using the t test formula to determine the difference in conditions before and after the treatment. The results of the analysis showed that the t value was 6.487, which was greater than the t table value of 1.943 at the 5 percent significance level, indicating an increase in students’ emotional stability after being given the treatment in the form of the role playing technique. These findings indicate that the implementation of the role playing technique in group guidance services is effective in helping students understand and manage their emotions more positively, thereby supporting the learning process and students’ adjustment in the school environment. ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi awal, siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kuripan menunjukkan berbagai masalah akademik yang berkaitan dengan kestabilan emosi, seperti mudah merasa malu, murung, mengalami perubahan suasana hati, serta kesulitan mengendalikan emosi. Kondisi tersebut berdampak pada konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan potensi pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik role playing terhadap kestabilan emosi siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kuripan Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki tingkat kestabilan emosi rendah berdasarkan hasil pengukuran awal. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan rumus t-test untuk mengetahui perbedaan kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 6,487 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,943 pada taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan adanya peningkatan kestabilan emosi siswa setelah diberikan perlakuan berupa teknik role playing. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa dalam memahami dan mengelola emosi secara lebih positif sehingga dapat mendukung proses belajar dan penyesuaian diri di lingkungan sekolah.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK Haidah, Masaad; Rohiyatun, Baiq; Najwa, Lu’luin
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9852

Abstract

ABSTRACT The Merdeka Curriculum is an educational policy designed to provide flexibility for schools in developing students’ potential based on their characteristics, interests, and talents. This curriculum emphasizes student-centered learning, collaboration, and project-based approaches to strengthen the Pancasila Student Profile. This study aims to examine the implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Negeri 2 Mataram and to identify the supporting and inhibiting factors in improving students’ competencies. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The informants include the vice principal for curriculum affairs, subject teachers, and twelfth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum has been carried out gradually and systematically. Teachers refer to Learning Outcomes, develop Learning Objective Flows, and apply differentiated learning strategies. The Pancasila Student Profile Strengthening Project plays a role in fostering students’ character, creativity, and collaboration. Its implementation is supported by school commitment, teacher readiness, and adequate facilities, although challenges remain, such as limited instructional time and differences in students’ abilities. ABSTRAK Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam mengembangkan potensi peserta didik sesuai karakteristik, minat, dan bakatnya. Kurikulum ini menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik, kolaborasi, serta penggunaan pendekatan berbasis proyek untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Mataram serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kompetensi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan terdiri atas wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa kelas XII. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan secara bertahap dan sistematis. Guru mengacu pada Capaian Pembelajaran, mengembangkan Alur Tujuan Pembelajaran, serta menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berperan dalam mengembangkan karakter, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Keberhasilan didukung oleh komitmen sekolah, kesiapan guru, dan fasilitas, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan siswa.
PERAN SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI UPTD SMP NEGERI 1 SIROMBU Gulo, Nirawati; Hulu, Syukur Kasieli; Bawamenewi, Adrianus; Zendrato, Restu Yandika Sakti
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9859

Abstract

ABSTRACT The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a national initiative launched by the government to improve the quality of human resources starting from school age, with schools serving as the primary implementers at the educational unit level. This study aims to analyze the implementation of the roles and functions of schools in the Free Nutritious Meal Program (MBG) at UPTD SMP Negeri 1 Sirombu. The research employed a descriptive approach with a qualitative method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, one teacher, and one student as informants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and interactive conclusion drawing, strengthened by source triangulation to ensure the validity of the findings. The results indicate that the school’s role has been implemented systematically, including identifying student beneficiaries such as those with special conditions providing supporting facilities, receiving and inspecting meals, distributing food, supervising consumption, and preparing accountability reports. The school’s functions in this program include ensuring accurate targeting, addressing students’ special needs, guaranteeing that meals are appropriate, safe, and nutritious, and creating an orderly and comfortable consumption process. Overall, the school’s active involvement in managing and supervising the program is a key factor in the successful implementation of MBG and demonstrates that optimizing managerial and supervisory functions significantly determines the program’s effectiveness at the school level. ABSTRAK Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program nasional yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, dengan sekolah sebagai pelaksana utama di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan peran dan fungsi sekolah dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SMP Negeri 1 Sirombu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, satu guru, dan satu siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif, serta diperkuat dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan peran sekolah telah berjalan secara sistematis, meliputi pendataan peserta didik penerima manfaat termasuk yang memiliki kondisi khusus, penyediaan sarana pendukung, penerimaan dan pengecekan makanan, pendistribusian, pengawasan saat konsumsi, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban. Fungsi sekolah dalam program ini mencakup memastikan ketepatan sasaran, memperhatikan kebutuhan khusus peserta didik, menjamin makanan yang layak, aman, dan bergizi, serta menciptakan proses konsumsi yang tertib dan nyaman. Secara keseluruhan, keterlibatan aktif sekolah dalam pengelolaan dan pengawasan program menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi MBG serta menunjukkan bahwa optimalisasi fungsi manajerial dan pengawasan sekolah sangat menentukan efektivitas program di tingkat satuan pendidikan.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS GURU BERSERTIFIKASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Abdullah, Jubaida F; Hariawan, Rudi; Hakim, Lukmanul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9897

Abstract

ABSTRACT Teachers who possess strong professional competencies are able to establish and sustain an effective and engaging learning environment that prevents students from feeling bored during the learning process. In addition, teachers can guide students in utilizing various learning resources, such as textbooks, printed materials, and digital technologies, which encourage students to think critically, explore information, and exchange ideas with their peers. Such learning conditions can stimulate students’ motivation and ultimately contribute to improved academic achievement. This study aims to examine the influence of certified teachers’ classroom management skills on students’ academic achievement at SMP Negeri 15 Mataram. In addition, the study seeks to analyze the effect of students’ learning motivation on their academic achievement, as well as to determine the combined effect of certified teachers’ classroom management ability and learning motivation on students’ learning outcomes. The research employed a quantitative approach using a correlational method. The results of the partial test indicate that the classroom management ability of certified teachers does not have a significant effect on students’ academic achievement, as indicated by a significance value of 0.633 (> 0.05). In contrast, students’ learning motivation has a significant effect on academic achievement with a significance value of 0.005 (< 0.05). Furthermore, the results of the F-test show that the calculated F value is 5.397, which is greater than the F-table value of 3.09 (5.397 > 3.09), with a significance level of 0.006 (< 0.05). The significance test of the F-change model also produced an F value of 5.397 with a significance level of 0.006 (< 0.05). These findings indicate that the regression model is statistically significant, meaning that the two independent variables simultaneously influence students’ academic achievement. ABSTRAK Guru yang memiliki kompetensi profesional mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, efektif, dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak mudah merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, guru juga berperan dalam mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan berbagai sumber dan media pembelajaran, seperti buku, media cetak, maupun teknologi, sehingga siswa dapat berpikir kritis, berdiskusi, serta saling bertukar gagasan. Kondisi pembelajaran yang demikian diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajemen kelas guru yang telah bersertifikasi terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 15 Mataram, mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, serta mengkaji pengaruh kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Berdasarkan hasil analisis uji parsial, diketahui bahwa variabel kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,633 (> 0,05). Sebaliknya, variabel motivasi belajar terbukti berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (< 0,05). Sementara itu, hasil uji simultan melalui uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 5,397 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 3,09 (5,397 > 3,09) dengan tingkat signifikansi 0,006 (< 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara simultan kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi dan motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa.
EKSPLORASI PERAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Kalo, Maria Goreti; Rohiyatun, Baiq; Najwa, Lu’luin
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9914

Abstract

ABSTRACT Academic supervision is an important strategy for improving teachers’ professionalism in schools. The effectiveness of its implementation is influenced by the quality of planning, implementation, and follow-up of the supervision process. This study aims to describe the implementation of academic supervision at SMAN 5 Mataram and its role in improving teachers’ professionalism, including pedagogical, personal, social, and professional competencies, as well as to identify the supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach using a case study design. The research informants consisted of the principal, the vice principal for curriculum affairs, and subject teachers. Data were collected through interviews, observations, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that academic supervision planning is carried out systematically through an annual coordination meeting preceded by mapping teachers’ needs. The implementation of supervision emphasizes a collaborative approach through classroom observations and individual conferences, while follow-up activities are conducted in the form of coaching and constructive feedback. Supporting factors include effective principal leadership, a collaborative school culture, and the availability of adequate facilities and infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors include limited time, teachers’ workload, and limited technological facilities. Overall, consistent and participatory academic supervision contributes positively to improving teachers’ professionalism at SMAN 5 Mataram. ABSTRAK Supervisi akademik merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan profesionalisme guru di sekolah. Keberhasilan pelaksanaannya dipengaruhi oleh kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta tindak lanjut supervisi yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi akademik di SMAN 5 Mataram serta perannya dalam meningkatkan profesionalisme guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan supervisi akademik dilakukan secara terstruktur melalui rapat awal tahun yang diawali dengan pemetaan kebutuhan guru. Pelaksanaan supervisi menekankan pendekatan kolaboratif melalui observasi kelas dan pembicaraan individual, sedangkan tindak lanjut dilakukan dalam bentuk pembinaan serta pemberian umpan balik yang konstruktif. Faktor pendukung pelaksanaan supervisi meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, budaya sekolah yang kolaboratif, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, beban kerja guru, serta keterbatasan fasilitas teknologi. Secara keseluruhan, supervisi akademik yang dilaksanakan secara konsisten dan partisipatif terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan profesionalisme guru di SMAN 5 Mataram.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA WAWOWAE Bay, Maria Seventia Trivonia; Ngura, Elisabeth Tantiana; Oka, Gde Putu Arya; Maku, Karmelia Rosfinda Meo
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9890

Abstract

This study is motivated by the high prevalence of stunting among early childhood, which has significant impacts on physical growth, cognitive development, and the quality of human resources in the future. The objective of this study is to analyze the factors causing stunting among early childhood in Wawowae Village. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects consisted of parents of stunted children and Posyandu cadres selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldana model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, and was validated through source and technique triangulation. The results show that stunting is caused by several main factors, including inadequate nutritional intake characterized by limited food variety and low consumption of animal protein, suboptimal parenting practices in managing children’s eating schedules and assistance, and socio-economic conditions that limit the ability to provide nutritious food. In addition, environmental factors such as sanitation are not the primary cause, although some hygiene practices are still not optimal. This study confirms that stunting is a multidimensional problem that requires integrated interventions through improving parental nutrition literacy and optimizing the use of local food resources. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus stunting pada anak usia dini yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab stunting pada anak usia dini di Desa Wawowae. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas orang tua anak stunting dan kader Posyandu yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu rendahnya asupan gizi yang ditandai dengan kurangnya variasi makanan dan konsumsi protein hewani, pola asuh yang belum optimal dalam pengaturan jadwal makan dan pendampingan anak, serta kondisi sosial ekonomi keluarga yang membatasi kemampuan dalam menyediakan makanan bergizi. Selain itu, faktor lingkungan seperti sanitasi tidak menjadi penyebab utama, meskipun masih ditemukan perilaku hidup bersih yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa stunting merupakan masalah multidimensional yang memerlukan intervensi terpadu melalui peningkatan literasi gizi orang tua dan pemanfaatan sumber pangan lokal.
PENGENDALIAN ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN NGEDUKELU Kae, Maria Magdalena; Ita, Efrida; Dhiu, Konstantinus Dua; Oka, Gde Putu Arya
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9957

Abstract

This study aims to describe parental control in the use of gadgets among early childhood in Ngedukelu Village. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. The subjects consisted of five parents who have children aged 4–6 years. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that parental control was implemented through limiting screen time, providing supervision, establishing rules, and diverting children’s activities to non-digital activities. Parents generally limited gadget use to around one hour per day or at certain times. Children who were accustomed to consistent rules showed more adaptive responses, while those without clear limitations tended to exhibit negative reactions. Gadgets functioned as both entertainment and educational media, depending on parenting patterns. In conclusion, consistent parental control plays an important role in optimizing the benefits of gadget use while minimizing its negative impacts. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengendalian orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia dini di Kelurahan Ngedukelu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari lima orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian orang tua dilakukan melalui pembatasan waktu penggunaan gadget, pendampingan, pemberian aturan, serta pengalihan aktivitas ke kegiatan non-digital. Orang tua umumnya membatasi penggunaan sekitar satu jam per hari atau pada waktu tertentu. Anak yang dibiasakan dengan aturan konsisten menunjukkan respons yang lebih adaptif, sedangkan anak tanpa batasan yang jelas cenderung menunjukkan reaksi negatif. Penggunaan gadget berfungsi sebagai media hiburan dan pembelajaran, bergantung pada pola pengasuhan orang tua. Kesimpulan menunjukkan bahwa pengendalian orang tua yang konsisten sangat penting dalam mengoptimalkan manfaat gadget serta meminimalkan dampak negatif.