cover
Contact Name
Dinda Syufradian Putra
Contact Email
dinda8966@unja.ac.id
Phone
+6281261608708
Journal Mail Official
jrcd@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Jambi-Muara Bulian No.KM. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Outer City, Muaro Jambi Regency, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Journal of Rural Community Development (JRCD)
Published by Universitas Jambi
ISSN : 30636183     EISSN : 30636167     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Of Rural Community Development contains the results of community service activities such as the application of a variety of disciplines, including Social and Humanities, management, information technology, Law and Constitution, Politics and Goverment. Forms of service activities are published may be the application of appropriate development and implementation of systems , technology, training, counseling, and others.
Articles 26 Documents
Penyuluhan Hukum Urgensi Digitalisasi di Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Legal Outreach on the Urgency of Digitalization in Delima Village, Tebing Tinggi District, Tanjung Jabung Barat Regency) davega, adeb; Meri Yarni; Nova Bela Dhyta; Ana Ramadhona
Journal Of Rural Community Development Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No. 2 (2024) : Oktober 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v1i2.14

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian mengenai Urgensi Digitalisisasi bagi Pemerintah Desa. Target sasaran pada pengabdian ini adalah Pemerintah Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Tujuan dari penyuluhan hukum ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pemerintah desa tentang pentingnya digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan desa, serta mencari solusi dalam permasalahan yang mungkin muncul. Harapannya, penyuluhan hukum ini mampu memberikan masukan kepada pemerintah desa dalam pelaksanaan tugas, kewajiban hak dan kewenangan yang dimiliki dengan lebih efisien, efektif dan transparan. Sehingga tiga komponen utama yaitu wilayah desa, masyarakat desa, dan pemerintahan desa dalam menjalankan fungsinya guna mencapai tujuan pemerintahan desa. Dengan pemahaman akan pentingnya digitalisasi oleh pemerintah desa, maka kompetensi pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa pun akan meningkat.
PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA TELUK BERBASIS POTENSI LOKAL MENGGUNAKAN PRINSIP COMMUNITY BASED TOURISM Al Kausar, Jefri; Jorgi Sutan , Arissy; Sazeta, Mirza; Alan S, Fajar; Rahmadani, Suci; Rosanti Salsa Bela, Dinda; Aisah S , Uswatun; Novia Rizal, Azira
Journal Of Rural Community Development Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No. 2 (2024) : Oktober 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v1i2.15

Abstract

Artikel ini berfokus dalam mendeskripsikan terkait dengan pengabdian dalam pengembangan Pariwisata Desa di desa Teluk dalam sudut pandang Community Based Tourism. Dalam hal ini pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan adanya keterlibatan dari pihak desa teluk serta akademisi Universitas Jambi. Pelaksanaan pengabdian melalui edukasi, diskusi terarah hingga survey Lokasi secara langsung. Dalam pengabdian ini menunjukkan adanya 3 hal yaitu: Pertama, partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengembangan pariwisata desa, di mana masyarakat harus dipandang sebagai subjek, bukan objek. Keterlibatan aktif masyarakat dapat mengoptimalkan perkembangan pariwisata yang lebih berorientasi pada kebutuhan lokal. Kedua, buku wisata desa berfungsi sebagai acuan dalam pengembangan dan penataan sumber daya manusia (SDM) serta sumber daya alam (SDA) di Desa Teluk, memberikan konsep yang jelas untuk arah pengembangan pariwisata ke depan. Ketiga, keterlibatan akademisi memainkan peran sentral dalam perencanaan pengembangan pariwisata desa, memastikan bahwa proses tersebut terstruktur, terkonsep dengan baik, dan berkelanjutan.
Mengenalkan Digital Marketing melalui E-Commerce dan QRIS pada Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Hakim, Muhammad Ridho Dewara; Baihaqi, Ahmad; Mubasir, Akhmad; Putra, Ahmad Zaky; Azkiya, Rizky; Sudirwo, Sudirwo; Faidah, Anna Nur
Journal Of Rural Community Development Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No. 2 (2024) : Oktober 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v1i2.16

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Puteri Aisyiyah, Banua Anyar, Banjarmasin, dengan tujuan memberikan edukasi tentang penggunaan platform e-commerce dan digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS. Metode yang digunakan mencakup observasi, koordinasi, persiapan acara, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini tim dapat mengenalkan tentang digital marketing dan menambahkan pengetahuan serta mendapatkan antusiasme dari 28 peserta, pada kegiatan ini para peserta memberikan umpan balik yang positif, diharapkan kepada anak asuh Panti Asuhan Puteri Aisyiyah lebih siap menghadapi kemajuan ekonomi pada era digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui penerapan teknologi digital.
Optimalisasi Transaksi Keuangan Digital melalui Pelatihan Penggunaan Financial Payment Gateway bagi Mitra Kelompok Usaha Mikro Besse Wediawati; rike setiawati; Zulfina Adriani; RTS Ratnawati; Iskandar Syam
Journal Of Rural Community Development Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No. 2 (2024) : Oktober 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v1i2.18

Abstract

Abadi Group is a Micro Business group in the pineapple processing industry located in Sentra Nanas Tangkit Baru Village, Sungai Gelam District, Muaro Jambi Regency. This group has limited use of digital financial applications, which hinders the smooth running of their business payment transactions. This activity aims to help solve partner problems by facilitating training to improve digital financial literacy, especially in terms of financial payment gateways through the QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) application. The Abadi business group consists of 15 people. This activity uses the participant learning center method including direct instruction, simulation and direct practice. The training activities were carried out at the Abadi Group secretariat in Parit IV, Tangkit Baru Village, Sungai Gelam District, Muaro Jambi Regency. Training materials include Digital Financial Literacy; Financial Payment Gateway, Registration and use of QRIS in transactions. The results of this activity, Abadi group partners successfully registered their businesses so that they had QRIS merchants. Partners can also use the QRIS application in their business payment transactions, thereby reducing dependence on cash and reaching wider consumers who prefer online transactions. Furthermore, it allows micro-business partners to have automatic transaction recording so that they can help monitor cash flow and manage their finances better.
Penerapan Sistem Bisnis Digital Berbasis Website Untuk Ayam Geprek Mama Nurkholis; Andri Nofiar; Zulfikar; Belia Afifah; Indra Habibie; Fina Nasari; Antoni Pribadi; Muhammad Rukhshah
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 : April 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i1.19

Abstract

Inovasi teknologi berperan penting dalam kesuksesan bisnis mikro. Penggunaan teknologi digital membantu meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional usaha mikro. Usaha mikro, memiliki potensi besar dalam ekonomi khususnya dalam sektor kuliner yang sedang berkembang pesat. Meskipun demikian, usaha mikro masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya dan akses terhadap teknologi. Oleh karena itu, penerapan teknologi rekayasa logistik berbasis digital menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja operasional dan daya saing. Banyak pelaku usaha mikro masih kesulitan dalam memanfaatkan teknologi karena keterbatasan pengetahuan dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas pelaku usaha mikro, seperti Ayam Geprek Mama, melalui penggunaan teknologi rekayasa logistik berbasis digital. Strategi pemasaran tradisional saat ini perlu dikembangkan melalui penerapan teknologi guna meningkatkan efisiensi distribusi dan pelayanan kepada konsumen. Diharapkan, dengan adopsi teknologi digital, usaha mikro seperti Ayam Geprek Mama dapat tumbuh dan berkontribusi pada ekonomi mikro di Indonesia.
Sosialisasi Vermikompos Pada Kelapa Sawit Fase Belum Menghasilkan Kepada Koperasi Unit Desa Bina Makmur Petapahan Syahputri, Sri Oktika; Afdhal; Boris Kaido; Feri Agriani; Zakaria
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 : April 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i1.20

Abstract

Koperasi Unit Desa UUO Bina Makmur didirikan pada tanggal 16 Juli 1997 dan anggotanya adalah penduduk atau masyarakat desa Tanjung Sawit dan desa Petapahan Kec. Tapung Kab. Kampar dan mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani kelapa sawit. Pada fase belum menghasilkan sangat membutuhkan perawatan terutama pemupukan, informasi tentang pentingnya penggunaan pupuk organik terhadap tanaman belum sepenuhnya terealisasi tanpa memperhatikan keadaan tanah dan tanaman dimasa yang akan datang. Agar para petani tetap menjaga tanah dan tanaman dalam jangka panjang maka perlu adanya pemupukan pada fase tanaman belum menghasilkan secara rutin dengan pemberian pupuk organik. Keunggulan pupuk organik selain mudah didapat dan harganya murah, pupuk organik juga mampu memenuhi unsur hara tanaman, memperbaiki struktur tanah akibat adanya residu dari pupuk kimia. Salah satu pupuk organik yaitu vermikompos yang berbahan dasar cacing tanah dan kompos. Target dalam permasalahan kali ini diharapkan petani mendapatkan edukasi dalam pentingnya penggunaan pupuk organik seperti vermikompos khususnya pada fase belum menghasilkan pada tanaman kelapa sawit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini tujukan kepada perangkat kantor unit desa (KUD) bina makmur unit usaha otonom (UUO) desa petapahan kec. Tapung berupa sosialisasi pupuk vermikompos khusunya pada fase belum menghasilkan tanaman kelapa sawit. Kegiatan PkM telah selesai dilaksanakan pada 04 Desember 2024 oleh Tim PkM Program studi D4 Pengelolaan Perkebunan Politeknik Kampar. Kegiatan berupa sosialisasi penggunaan pupuk organik yang akan mempengaruhi keadaan fisik dan kimia tanah terhadap tanaman dimasa yang akan datang
Peningkatan Pengetahuan Sanitasi Dan Hygiene Pada Pelaku Usaha Agroindustri Tahu (Pabrik Tahu Uap Kembar Jaya ) Di Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Putri, Dini Amalia; Agung Pramono; Yogy Rasihen; Tri Kurniaty
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 : April 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i1.23

Abstract

Agroindustri merupakan salah satu usaha untuk menciptakan nilai tambah dengan mengolah hasil pertanian seperti kedelai menjadi tahu. Penerapan sanitasi dan hygiene yang baik dalam proses produks membantu meningkatkan kualitas produksi , keamanan produk pangan, dan daya saing produk. Produk pangan yang dihasilkan dari penerapan sanitasi yang buruk dapat berisiko terkontaminasi. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan konsumen, tetapi juga pada reputasi dan keberlanjutan Usaha Agroindustri. Oleh karena itu, penerapan sanitasi dan hygiene pada pelaku usaha agroindustry harus dilakukan sesuai dengan SOP (Standart Operating Procedures) karena sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing produk. Permasalahan yang ada pada Pelaku usaha Agroindustri (Pabrik Tahu Uap Kembar Jaya) ini diantaranya, terbatasnya pengetahuan pelaku usaha agroindustri tahu dan pekerja mengenai sanitasi dan hygiene pada pengolahan agroindustri, serta pemikiran warga dan pelaku UMKM yang masih berorientasi pada hasil produksi saja tanpa melihat kualitas, tingkat keamanan, mutu dan gizi pada produk pangan. Melalui program edukasi dalam peningkatan pengetahuan sanitasi dan hygiene ini dapat memberikan kesadaran pelaku usaha maupun masyarakat bahwa pentingnya sanitasi dan hygiene dalam proses produksi agroindustry tahu, sehingga dapat memaksimalkan efisiensi produksi dan daya saing pasar produk di Indonesia.
Sosialisasi Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental Ahmad Shaf'an Ridhani; Annisa Fitriani; Dhea Oktavia Sinaga; Sitti Musyarrofah; Afriza Budi Pratama; Anna Nur Faidah; Sudirwo
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 : April 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i1.26

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat, terutama penggunaan gadget, telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan remaja, terutama terkait dengan kesehatan mental. Masalah yang muncul adalah meningkatnya kasus stres, kecemasan, dan depresi di kalangan remaja yang diakibatkan oleh penggunaan gadget yang berlebihan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mental remaja melalui pendekatan edukatif di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyuluhan dan diskusi interaktif dengan melibatkan remaja sebagai peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan gadget lebih dari tiga jam sehari, terutama untuk media sosial dan hiburan. Meski sebagian besar responden tidak mengalami dampak negatif, hampir setengah dari responden mengaku mengalami tantangan dalam mengontrol penggunaan dan merasakan dampak negatif, seperti FOMO (Fear of Missing Out) dan paparan konten negatif. Di sisi lain, mayoritas responden merasakan manfaat positif dari gadget, baik dalam akses informasi maupun sebagai sarana komunikasi. Temuan ini menyoroti pentingnya edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak untuk menjaga keseimbangan mental remaja di era digital. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sosialisasi yang efektif dapat membantu remaja memahami dampak penggunaan gadget dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di era digital.
Aksi Nyata Peduli Sesama Melalui Kegiatan Donor Darah Sukarela Di Universitas Jambi Ilhamdi, Muhammad; Maya Anggita Putri; Annisa Jovania Rizky Ermansyah; Arel Del Kita Putra; Helmi Valentina Pakpahan; Hafiva Mahrani BZ
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 : April 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i1.27

Abstract

Kegiatan donor darah sukarela merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan dalam upaya membantu penyediaan darah yang aman dan mencukupi. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Jambi bekerja sama dengan PMI Kota Jambi dan pihak rektorat Universitas Jambi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kampus akan pentingnya donor darah sukarela dan rutin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi melalui media cetak dan digital, koordinasi lintas lembaga, serta dokumentasi dan evaluasi pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, dengan total 130 pendaftar, namun hanya 46 orang yang berhasil mendonorkan darah setelah melalui proses seleksi kesehatan. Kendala utama yang dihadapi adalah banyaknya peserta yang tidak memenuhi syarat medis. Meskipun demikian, kegiatan ini dinilai berhasil karena mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta membangun budaya donor darah di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi terhadap isu kemanusiaan.
Sosialisasi dan Pelatihan Good Agriculture Practice (GAP) untuk Petani Kelapa Sawit di Desa Tanjung Rambutan Kecamatan Kampar-Riau Veronika, Nina; Zulfikar, Zulfikar; Pramono, Agung
Journal Of Rural Community Development Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v2i2.28

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kelapa sawit di Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar-Riau, mengenai Good Agriculture Practice (GAP). Pelaksanaan GAP sangat krusial dalam upaya peningkatan produktivitas, kualitas hasil panen, efisiensi biaya, serta keberlanjutan lingkungan dan ekonomi perkebunan kelapa sawit. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif dan pelatihan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani terhadap prinsip-prinsip GAP, seperti pemilihan bibit unggul, pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit terpadu, serta praktik panen yang tepat. Partisipasi aktif petani selama kegiatan mengindikasikan tingginya antusiasme dan kebutuhan akan informasi terkait praktik budidaya yang baik. Diharapkan, penerapan GAP secara konsisten dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani dan keberlanjutan industri kelapa sawit di wilayah Desa Tanjung Rambutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 26