cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 100 Documents
HABITUASI RESILIENSI DAN REGULASI DIRI DALAM PENGUATAN SOFT SKILL SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Vici Prihamningrum AM; Nurdina Walfildzah; Ahmed Abdul Malik; Umi Aisyah
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i2.1591

Abstract

Soft skill merupakan hal penting bagi siswa berkebutuhan khusus sebagai bekal agar dapat mandiri dan siap menghadapi dunia kerja atau kehidupan di masyarakat. Nilai resiliensi dan regulasi diri dalam pandangan Islam diyakini bisa menjadi dasar semangat dan pikiran yang mendorong ketangguhan, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri siswa dalam menghadapi proses belajar dan pengembangan keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan fokus pada studi kasus di SMALB Purba Adhi Suta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yakni kepala sekolah, guru bidang vokasi, siswa, serta orang tua siswa. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa resiliensi dan regulasi diri bisa terlatih melalui pembiasaan yang rutin, keteladanan guru, integrasi dalam pembelajaran program vokasional, serta bimbingan karier, hal tersebut menciptakan kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri. Faktor yang mendukung meliputi peran orang tua dan kekonsistenan pembiasaan di sekolah, sedangkan faktor yang menghambat terkait dengan perbedaan kondisi dan kemampuan siswa.
MENINGKATKAN SELF-ESTEEM SISWA UPT SMA NEGERI 3 BARRU MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN REBT Sri Astuti Susiawati; Andi Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan self-esteem siswa kelas X UPT SMA Negeri 3 Barru melalui layanan konseling individual menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group design. Sampel terdiri dari 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) dan kelompok kontrol (n=10). Data dikumpulkan menggunakan Rosenberg Self-esteem Scale yang telah diadaptasi dan dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan self-esteem pada kelompok eksperimen (t = -12.836, p < 0.001) dengan effect size yang besar (Cohen's d = -4.059). Perubahan positif juga teramati dalam perilaku dan interaksi sosial siswa berdasarkan hasil observasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling individual dengan pendekatan REBT efektif dalam meningkatkan self-esteem siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi pendekatan REBT dalam program bimbingan dan konseling di sekolah untuk mengatasi permasalahan self-esteem rendah pada remaja.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP KECANDUAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SISWA SMK NEGERI 5 PANGKEP M Agus; Amir Amir
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok terhadap kecanduan siswa dalam menggunakan media sosial TikTok di UPT SMK Negeri 5 Pangkep. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 5 Pangkep yang berjumlah 161 siswa, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara layanan konseling kelompok terhadap kecanduan media sosial TikTok, dibuktikan dengan nilai F hitung (1,257) < F tabel (6,621) dan nilai signifikansi 0,012 > 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok yang diberikan secara intensif belum mampu mengatasi kecanduan siswa dalam menggunakan media sosial TikTok. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya mengatasi kecanduan media sosial di kalangan siswa, serta pentingnya kolaborasi antara guru bimbingan dan konseling, wali kelas, dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang lebih efektif.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MUTU BELAJAR SISWA PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN Askar Rafsanjani; Suriani Suriani; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1603

Abstract

Kepemimpinan guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu belajar siswa di sekolah. Guru BK tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan konseling, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu mempengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi siswa untuk mencapai prestasi akademik dan perkembangan pribadi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan guru BK terhadap peningkatan mutu belajar siswa di MA Muhammadiyah Padaelo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MA Muhammadiyah Padaelo yang berjumlah 38 siswa, dengan sampel sebanyak 27 siswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji korelasi sederhana, uji regresi, uji F, dan uji t dengan bantuan program SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan guru BK berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,966 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,934. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan guru BK (variabel X) terhadap mutu belajar siswa (variabel Y). Gaya kepemimpinan yang demokratis, komunikatif, dan keteladanan yang ditunjukkan guru BK terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, kepercayaan diri, dan prestasi akademik siswa. Faktor pendukung meliputi keterbukaan guru dalam menerima masukan dan lingkungan belajar yang nyaman, sedangkan faktor penghambat terkait dengan kurangnya konsistensi dalam penerapan aturan dan keterbatasan waktu layanan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru BK dan sekolah dalam mengembangkan model kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA DI UPTD SMP NEGERI 11 BARRU Muh. Ilham; Andi Fiptar Abdi Alam; Hady A.S
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap perilaku agresif siswa di UPTD SMP Negeri 11 Barru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasi sederhana. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 79 orang siswa kelas VIII, sedangkan sampel sebanyak 24 orang siswa yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistik 22. Hasil penelitian uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara pengaruh lingkungan sekolah dengan perilaku agresif siswa, dengan nilai korelasi sebesar -0.724. Hubungan ini bermakna secara statistik, karena nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0.000 lebih kecil dari tingkat signifikansi 0.05. Hal ini menunjukkan apabila semakin baik pengaruh lingkungan sekolah maka semakin berkurang tingkat perilaku agresif siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bersahabat untuk meminimalisir terjadinya perilaku agresif siswa.
PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA Sri Tika Wahyuni; Suriani Suriani; Andi Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Barru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria guru pembimbing yang memiliki pengalaman minimal 3 tahun dan siswa dengan berbagai tingkat motivasi belajar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunarungu meliputi: (1) penggunaan strategi visual dan media pembelajaran berbasis teknologi, (2) penerapan metode komunikasi total yang menggabungkan bahasa isyarat, bahasa lisan, dan alat bantu visual, (3) pemberian dukungan emosional dan sosial melalui pendekatan personal, (4) pemberian reward dan penghargaan untuk meningkatkan semangat belajar, serta (5) pelibatan siswa dalam berbagai ajang lomba untuk mengembangkan minat dan bakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru pembimbing sangat penting dalam membantu anak tunarungu menjadi individu yang percaya diri, mandiri, dan mampu berprestasi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
PENGARUH KECEMASAN PESERTA DIDIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DI UPTD SMP NEGERI 11 BARRU Muh. Rafly; Andi Fiptar Abdi Alam; Nashruddin Nashruddin
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan peserta didik terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris di kelas VII UPTD SMP Negeri 11 Barru. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 75 peserta didik yang terbagi dalam tiga kelas, dengan sampel sebanyak 63 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik random sampling dan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui angket kecemasan dan dokumen nilai prestasi belajar, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat lemah antara kecemasan dan prestasi belajar, dengan nilai korelasi sebesar -0,130 dan nilai signifikansi 0,011 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan peserta didik, cenderung diikuti oleh penurunan prestasi belajar, meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara praktis. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik lebih memperhatikan faktor-faktor lain seperti motivasi, metode pembelajaran, dan lingkungan belajar yang berpotensi memberikan pengaruh lebih besar terhadap prestasi belajar peserta didik. Selain itu, sekolah disarankan untuk menyediakan layanan bimbingan konseling yang aktif guna membantu peserta didik mengelola kecemasan mereka
ANALISIS PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR KONSELING MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING Nur Alliyah; Harfinah Faramitha; Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penguasaan keterampilan dasar konseling mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Muhammadiyah Barru tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh di ruang kelas dengan penerapan praktik konseling di lapangan, serta masih kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan dasar konseling yang memadai untuk menghadapi dinamika konseling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Barru yang berjumlah 50 orang, dengan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria mahasiswa yang telah mendapatkan mata kuliah keterampilan dasar bimbingan dan konseling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang terdiri dari 50 item pernyataan yang mencakup empat indikator kompetensi, yaitu attending, responding, refleksi, dan penutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi dasar mahasiswa bimbingan konseling berada pada kategori positif dengan rincian: kompetensi attending berada pada kategori sedang dengan jumlah mahasiswa 17 orang (34%), kompetensi responding berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 21 orang (42%), kompetensi refleksi berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 21 orang (42%), dan kompetensi penutup berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 43 orang (86%). Penelitian ini merekomendasikan agar mahasiswa dengan kompetensi rendah dapat meningkatkan penguasaan keterampilan dasarnya, sementara mahasiswa dengan kompetensi tinggi diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkannya melalui praktik dan pengalaman lapangan yang lebih intensif.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5 BARRU Putri Awaliah Ramadhani; Taufik Taufik; Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di UPTD SMP Negeri 5 Barru. Motivasi belajar merupakan faktor internal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi akademik yang optimal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Barru yang berjumlah 196 siswa, dengan sampel sebanyak 39 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan persentase 20% dari populasi. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang terdiri dari 13 item untuk variabel motivasi belajar (X) dan 7 item untuk variabel prestasi belajar (Y). Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,122 atau 12,2%, yang berarti motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 12,2% terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan sisanya 87,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar motivasi belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan orang tua terus memberikan motivasi yang optimal kepada siswa, serta sekolah menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan prestasi belajar siswa.
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU MELANGGAR TATA TERTIB SISWA Miftahul Khair NA; Fiptar Abdi Alam; Amir Amir; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku melanggar tata tertib siswa di UPTD SMP Negeri 6 Barru, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, mendukung, dan menghambat upaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru BK dan koordinator BK, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru BK meliputi pemberian bimbingan klasikal, bimbingan individu, bimbingan kelompok, pendekatan personal dengan menjadikan siswa sebagai teman, penanaman kesadaran tanggung jawab, dan pemberian hukuman edukatif. Faktor yang mempengaruhi perilaku siswa antara lain ajakan teman, kondisi keluarga, dan kurangnya kesadaran diri. Faktor pendukung upaya guru BK adalah kerja sama antar guru dan pemanggilan orang tua, sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi keluarga siswa, pengaruh pergaulan di luar sekolah, dan rendahnya kesadaran siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua serta peningkatan program pembiasaan positif di sekolah.

Page 9 of 10 | Total Record : 100