cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 100 Documents
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI DALAM KONSELING TERHADAP PENGURANGAN STRES SISWA SMA DI KABUPATEN PANGKEP Nurhikmah Nurhikmah; Fiptar Abdi Alam; Amir Amir; Suriani Suriani
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi dalam konseling terhadap pengurangan stres siswa di SMAN 2 Pangkep. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 41 siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria skor Perceived Stress Scale (PSS-10) ≥ 20. Intervensi berupa teknik relaksasi (pernapasan dalam, relaksasi otot progresif, dan visualisasi terpandu) diberikan dalam 6 sesi konseling individual selama 3 minggu. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan penurunan signifikan tingkat stres (Z = -5.243, p < 0.001) dengan effect size besar (d = -1.52). Sebanyak 82,9% siswa menunjukkan penurunan skor stres, tanpa ada yang mengalami peningkatan. Temuan ini membuktikan efektivitas teknik relaksasi dalam konseling untuk mengurangi stres siswa SMA dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan periode follow-up yang lebih Panjang
DAMPAK PENDIDIKAN ASRAMA TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DI MTs MUHAMMADIYAH PADAELO Ainisyah Putri; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1611

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam perkembangan remaja, terutama bagi siswa yang tinggal di lingkungan Asrama sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem Asrama sekolah terhadap kesehatan mental siswa di MTs Muhammadiyah Padaelo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang diambil secara proporsional random sampling dari total populasi 90 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Fhitung (1,10) lebih kecil dari Ftabel (4,17) pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nihil (H0) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Dengan demikian, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Asrama sekolah terhadap kesehatan mental siswa MTs Muhammadiyah Padaelo. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem Asrama sekolah di madrasah tersebut tidak memberikan tekanan psikologis yang berarti, kemungkinan disebabkan oleh kegiatan yang tidak terlalu padat dan adanya keseimbangan antara aktivitas akademik serta non-akademik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan layanan bimbingan konseling serta penelitian lanjutan dengan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman subjektif siswa.
LANDASAN KONSEPTUAL DAN IMPLIKASI PRAKTIS BIMBINGAN DAN KONSELING: KAJIAN LITERATUR TENTANG TEORI, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASI LAYANAN Muh. Masyar; Taufik Taufik; Suriani Suriani; Amir Amir
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1612

Abstract

Bimbingan dan konseling (BK) merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang berperan membantu individu mencapai perkembangan pribadi, sosial, akademik, dan karier secara optimal. Perubahan karakteristik peserta didik, kompleksitas permasalahan psikososial, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental menuntut layanan BK memiliki landasan konseptual yang kuat sekaligus mampu diterapkan secara adaptif dalam praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan konseptual BK serta mengidentifikasi implikasinya terhadap implementasi layanan di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan prinsip pelaporan PRISMA 2020. Literatur ditelusuri melalui basis data ilmiah (Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Garuda) dengan kata kunci terkait guidance and counseling, school counseling, teori konseling, kompetensi konselor, kesehatan mental peserta didik, layanan digital, dan implementasi program BK. Dari 1.245 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 48 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa landasan konseptual BK tidak dapat dipisahkan dari pandangan tentang manusia sebagai individu yang berkembang, memiliki potensi, membutuhkan dukungan, dan berada dalam konteks sosial-budaya tertentu. Implikasi praktisnya terlihat pada kebutuhan layanan yang komprehensif, preventif, perkembangan, berbasis kebutuhan, responsif terhadap keragaman, berorientasi pada hasil, serta didukung kompetensi profesional konselor. Kajian juga menunjukkan pentingnya integrasi teknologi digital secara etis dan penguatan kolaborasi antara konselor, guru, keluarga, dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, penguatan landasan konseptual menjadi prasyarat bagi pengembangan layanan BK yang relevan, inklusif, berbasis bukti, dan responsif terhadap tantangan pendidikan masa depan.
PENDIDIKAN MORAL DAN ETIKA DALAM MEMBENTUK KARAKTER UNGGUL SISWA A. Annur Ramadhani. Ar; Aldi Aldi; Dwi Anggraini; Manshah Muharram
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pendidikan moral dan etika dalam membentuk karakter unggul siswa di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran artikel ilmiah dari Google Scholar dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral dan etika memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan pemikiran etis kepada peserta didik. Guru dan sekolah memainkan peranan sentral sebagai teladan dan fasilitator dalam pembentukan karakter siswa agar mampu menghadapi tantangan moral di era digital. Pembahasan mengungkapkan bahwa integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pendekatan kontekstual melalui diskusi dan studi kasus menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan karakter. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan peran guru sebagai model perilaku etis dan pengintegrasian pendidikan etika secara holistik dalam setiap aspek pembelajaran, baik formal maupun non-formal, guna membentuk generasi muda yang berkarakter unggul dan bertanggung jawab.
PENTINGNYA PENDIDIKAN MORAL DAN ETIKA DALAM MEMBENTUK KARAKTER UNGGUL PESERTA DIDIK Gita Nurjaya; Gita Suciawati; Zahrah Lutfiana Nur; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan moral dan etika dalam membentuk karakter unggul peserta didik di tengah tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel ilmiah dari Google Scholar dan sumber relevan lainnya, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pendidikan moral dan etika memiliki peranan signifikan dalam membentuk karakter positif siswa melalui pengajaran nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, dan integritas. Guru berperan sebagai teladan utama dan fasilitator dalam proses internalisasi nilai-nilai moral, baik melalui pembelajaran di kelas maupun pembiasaan di lingkungan sekolah. Pendidikan etika membantu siswa menghadapi dilema moral yang rumit dan mengambil keputusan secara bijaksana. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan moral dan etika sangat esensial untuk membangun karakter siswa yang berintegritas dan bertanggung jawab, sehingga mampu menghadapi tantangan moral di era globalisasi serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam implementasi pendidikan karakter yang berkelanjutan.
PENDIDIKAN MORAL, ETIKA, DAN IMPLIKASI FILSAFAT DALAM PEMBELAJARAN: FONDASI KARAKTER UNGGUL Mutiara Mutiara; Nabila Nabila; Sri Ayu Handira; M. Naufal Al Faruq
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1616

Abstract

Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik. Etika dan moral menjadi fondasi utama dalam membangun individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika dan moral dalam konteks pendidikan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta merumuskan strategi penguatan nilai-nilai etika dan moral di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai artikel jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika dan moral merupakan dua konsep yang saling berkaitan erat dalam pendidikan, dengan etika berfokus pada sistem nilai dan prinsip perilaku, sedangkan moral berkaitan dengan kebiasaan dan norma yang dianggap baik dalam masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi etika dan moral meliputi faktor internal (pemikiran masa depan dan pendidikan moral), faktor eksternal (interaksi orang tua dan regulasi pemerintah), faktor lingkungan, serta faktor pendidikan. Strategi penguatan nilai etika dan moral dapat dilakukan melalui keteladanan guru, pembelajaran berbasis kasus, diskusi etika, integrasi dalam kurikulum, program pengembangan karakter, keterlibatan orang tua, penguatan empati, dan pemberian penghargaan atas perilaku etis. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya implementasi strategi secara konsisten dan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepribadian yang terpuji.
STRATEGI BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA: STUDI LITERATUR Muhammad Qadafi; Taufik Taufik; Hady AS; Amir Amir
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1618

Abstract

Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit ketika menghadapi berbagai tekanan, hambatan, kegagalan, serta tuntutan akademik selama menempuh pendidikan tinggi. Permasalahan seperti beban tugas yang tinggi, tuntutan pencapaian akademik, kesulitan mengatur waktu, tekanan sosial, keterbatasan ekonomi, serta ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi dapat meningkatkan risiko stres akademik, burnout, kehilangan motivasi, bahkan putus studi. Dalam kondisi tersebut, bimbingan dan konseling memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai layanan kuratif, tetapi juga sebagai upaya preventif dan pengembangan untuk membantu mahasiswa membangun kemampuan menghadapi kesulitan secara adaptif. Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai strategi bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa berdasarkan hasil kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap sumber-sumber ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2019-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa strategi memiliki potensi kuat dalam meningkatkan resiliensi akademik, terutama konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif, bimbingan kelompok, layanan informasi, konseling journaling, pendekatan mindfulness, penguatan self-efficacy, serta program intervensi berbasis teknologi. Efektivitas strategi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik mahasiswa, kompetensi konselor, dukungan lingkungan akademik dan sosial, serta keteraturan pelaksanaan intervensi. Oleh karena itu, pengembangan resiliensi akademik perlu ditempatkan sebagai bagian integral dari program bimbingan dan konseling perguruan tinggi yang bersifat komprehensif, preventif, adaptif, dan berkelanjutan.
NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING: SEBUAH NARRATIVE LITERATURE REVIEW UNTUK PENGEMBANGAN KONSELING INDIGENOUS R. Nugraha Pratama; Taufik Taufik; Amir Amir
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1619

Abstract

Perkembangan ilmu bimbingan dan konseling di Indonesia masih didominasi oleh teori-teori dari budaya Barat yang belum tentu sesuai dengan konteks budaya lokal, sehingga mendorong perlunya pengembangan konseling indigenous yang berakar pada kearifan lokal setempat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal Sulawesi Selatan yang potensial diintegrasikan ke dalam layanan bimbingan dan konseling serta merumuskan kerangka awal pengembangan konseling indigenous berbasis nilai-nilai tersebut. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan mensintesis berbagai literatur terkait kearifan lokal Sulawesi Selatan dan konseling indigenous. Hasil kajian mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar seperti sipakatau (saling memanusiakan), sipakainga (saling mengingatkan), sipaka lebbi (saling memuliakan), lempuk (kejujuran), getteng (keteguhan), reso (etos kerja), dan siri (harga diri) yang relevan dengan kompetensi konselor dan proses konseling. Nilai-nilai ini dapat diintegrasikan melalui pengembangan kompetensi kultural konselor, modifikasi teknik konseling, dan perancangan model intervensi berbasis budaya. Artikel ini merekomendasikan perlunya riset empiris lanjutan untuk menguji efektivitas model konseling indigenous berbasis kearifan lokal Sulawesi Selatan.
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Nasihin Nasihin; Amir Amir; Hady AS; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1621

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan umum yang dialami peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dan berdampak negatif terhadap proses belajar, prestasi akademik, hingga kesehatan mental. Berbagai intervensi telah dikembangkan untuk mengatasi perilaku ini, salah satunya adalah konseling kelompok dengan teknik self-management. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas dan implementasi konseling kelompok berbasis self-management dalam mengurangi prokrastinasi akademik berdasarkan literatur yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2024. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan menelusuri berbagai basis data akademik seperti Scopus, WOS, ERIC, Crossref, Google Scholar, dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management secara konsisten efektif menurunkan perilaku prokrastinasi akademik pada berbagai jenjang pendidikan. Teknik-teknik inti yang paling sering diterapkan meliputi goal setting, self-monitoring, time management, stimulus control, self-instruction, dan self-reward. Keberhasilan intervensi ini didukung oleh faktor internal seperti peningkatan regulasi diri, efikasi diri, dan motivasi belajar. Artikel ini merekomendasikan integrasi teknik self-management dalam layanan bimbingan dan konseling sebagai strategi preventif maupun kuratif untuk mengatasi prokrastinasi akademik di sekolah dan perguruan tinggi.
OPTIMALISASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI AKADEMIK SISWA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Suharni Suharni; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.1622

Abstract

Efikasi diri akademik merupakan faktor determinan keberhasilan belajar siswa yang sering mengalami penurunan pasca-pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis model-model optimalisasi layanan bimbingan dan konseling (BK) yang efektif dalam meningkatkan efikasi diri akademik siswa berdasarkan publikasi ilmiah periode 2021-2025. Tinjauan literatur sistematis ini menggunakan prosedur PRISMA pada database Google Scholar, Sinta, dan portal jurnal terakreditasi. Dari 127 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 28 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik psikodrama menghasilkan peningkatan efikasi diri dari rata-rata 74,00 menjadi 150,00, sementara pengembangan media permainan monobiling dan panduan konseling kognitif-perilaku dinyatakan sangat layak digunakan (kelayakan 86-87%). Faktor keberhasilan intervensi meliputi variasi metode, kompetensi konselor, dan dukungan sistemik sekolah. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi pendekatan kognitif-perilaku dan gamifikasi dalam layanan BK memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efikasi diri akademik siswa. Rekomendasi praktis mencakup pengembangan model intervensi berbasis bukti dan pelatihan konselor secara berkelanjutan.

Page 10 of 10 | Total Record : 100