cover
Contact Name
Sufrianto
Contact Email
spadaunsultra@gmail.com
Phone
+6285215115753
Journal Mail Official
spadaunsultra@gmail.com
Editorial Address
JL. Kapten Piere Tendean No. 109 A Baruga Kendari Universitas Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30636906     DOI : https://doi.org/10.54297/sjpm.v1i2
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Sulawesi Tenggara, sebagai wadah untuk mempublikasikan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen, Mahasiswa dan Masyarakat Umum. Dengan adanya jurnal ini diharapkan dapat dipergunakan oleh para mahasiswa dan dosen serta khalayak umum sebagai referensi untuk pengembangan Pengabdian masyarakat, Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat ini terbit 2 kali dalam setahun atau Per 6 Bulan menggunakan bahasa indonesia dan English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Sosialisasi Dan Pelatihan Pengolahan Substitusi Tepung Singkong Menjadi Mie Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri Jaya Di Desa Wawohine Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe Amin, Haidir; Umrawati, Wa Ode; Hasriati, Hasriati; Tao, Haeruddin; Puguh, I Wayan; Sasmita, Farra; Harianti, Harianti
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i2.875

Abstract

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan mie substitusi tepung singkong bertujuan untuk mengenalkan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Sulawesi Tenggara berserta program studinya, meningkatkan ilmu pengetahuan tentang pangan fungsional dan diversifikasi pangan, serta mengetahui proses pembuatan mie substitusi tepung singkong oleh kelompok wanita tani (KWT) mandiri jaya di desa Wawohine. Metode yang digunakan, ceramah, diskusi dan bintek proses pembuatan Mie Substitusi Tepung Singkong. Hasilnya adalah mie substitusi tepung singkong berwarna putih dan mie substitusi tepung singkong berwarna pink dan secara orgaleptik baik warna, aroma dan rasa lebih disukai mie substitusi tepung singkong berwarna pink dibandingkan mie substitusi tepung singkong berwarna putih. Harapan Tim, KWT mandiri jaya dengan kegiatan ini salah satu solusi meningkatkan ilmu pengetahuan tentang gizi dan pangan fungsional, ketrampilan, tapi sekaligus sumber pendapatan baru yang prospektif dan sustainable.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Perencanaan Infrastruktur Sederhana di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari Lakawa, Irwan; Hujiyanto, Hujiyanto; Sufrianto, Sufrianto; Ilham, Vickky Anggara; Makkawaru, Andi; Saputra, Komang Agus; Setiawan, Andi Kukuh
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i2.877

Abstract

Kelurahan Benu-Benua, terletak di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, merupakan kawasan urban dengan pertumbuhan pesat yang memicu kebutuhan akan perencanaan dan pengelolaan infrastruktur sederhana. Tantangan utama yang dihadapi meliputi penyediaan akses jalan lingkungan, saluran drainase, fasilitas sanitasi, dan ruang publik yang mendukung aktivitas warga. Untuk menjawab kebutuhan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Perencanaan Infrastruktur Sederhana di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari" dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan memelihara infrastruktur sederhana berbasis kebutuhan lokal. Melalui pelatihan, pendampingan teknis, dan simulasi perencanaan, kegiatan ini berhasil menciptakan dampak positif berupa peningkatan pemahaman masyarakat terhadap perencanaan berbasis teknologi sederhana. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat bersama aparat kelurahan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan menunjukkan keberhasilan dalam membangun kolaborasi yang efektif. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Benu-Benua melalui peningkatan kapasitas masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan secara mandiri dan partisipatif.
Sosialisasi dan Pelatihan Penerapan Media Pembelajaran Membaca Permulaan Berbasis Digital di SDN 3 Baito Kab. Konawe Selatan Kasmawati, Kasmawati; Ekadayanti, Waode; Anidi, Anidi; Parisu, Chairan Zibar L; Sisi, La; Juwairiyah, Arna; Putri, Sri Marlia
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i2.878

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah proses pembelajaran di sekolah dasar. Pembelajaran membaca permulaan, sebagai fondasi bagi kemampuan membaca peserta didik, perlu didukung dengan media pembelajaran yang efektif dan menarik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran membaca permulaan berbasis digital yang menyenangkan dan mengaktifkan peserta didik SDN 3 Baito Konawe selatan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi Survei dan mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan Sosialisasi dan pelatihan termasuk mempersiapkan alat dan bahan , koordinasi tim dan mitra. Tahap kedua tahap pelaksanaan program berupa Sosialisasi dan Pelatihan. Sosialisasi dan pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, demontrasi, dan diskusi. Tahap ketiga tahap evaluasi dan pelaporan. Evaluasi/monitoring yang dilakukan oleh LPPM Unsultra dengan membandingkan kondisi mitra sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Pendanaan kegiatan ini dari Universitas Sulawesi Tenggara. Kepala Sekolah SDN 3 Baito Konawe selatan beserta guru dan orang tua siswa sebagai mitra yang memberikan dukungan penuh terlaksananya kegiatan PKM ini.
Bimbingan Teknis pada Masyarakat dalam Pemanfaatan Sumur Resapan dipekarangan sebagai alternatif upaya pencegahan banjir di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari hujiyanto, hujiyanto; Lakawa, Irwan; Hado, Hado; Sudardjat, Catrin; Syamsuddin, Syamsuddin; Safitri, Sri Jayani; Nurmaida, Nurmaida
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1205

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dalam tridharma perguruan tinggi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Kelurahan Benu-Benua, kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, perihal pentingnya pemanfaatan sumur resapan di pekarangan rumah masyarakat sebagai salah satu alternatif dalam upaya pencegahan atau banjir, mengurangi durasi terjadinya genangan air atau mengurangi limpasan air hujan. Genangan air atau banjir sering terjadi pada kawasan lingkungan dataran rendah, jadi genangan air banjir merupakan suatu hal yang sulit di hindari karena faktor topografi suatu kawasan, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pengendalian agar banjir itu tidak meluas atau atau menggenangi kawasan yang menggangu aktifitas manusia sehari hari, Dengan semakin meningkatnya curah hujan dan perubahan iklim, banjir menjadi masalah yang serius di daerah perkotaan. Dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat metode yang digunakan dapat berupa bimbingan teknis meliputi sosialisasi, pelatihan dalam merencanakan kebutuhan, pembuatan dan pemeliharaan sumur resapan. Melalui bimbingan teknis ini dan kerja sama dengan masyarakat setempat, program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cara merencanakan sumur resapan dan manfaatnya dalam pengelolaan air hujan. Pembuatan sumur resapan pada suatu kawasan tidak hanya bertujuan untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air. Dengan penerapan sumur resapan secara luas, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas infiltrasi air ke dalam tanah dan mendukung keberlanjutan lingkungan dikawasan itu.
Implementasi Sistem Monitoring Jaringan Rumah Sakit Menggunakan Blackbox Exporter, Prometheus, Grafana, dan Alertmanager Putrayana, Raharja Adhi; Akbar, Iqmal; Haryono, Wasis
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1219

Abstract

Rumah Sakit Asysyifaa Leuwiliang merupakan sebuah institusi kesehatan yang beroperasi di bidang pelayanan medis. Dalam mendukung operasionalnya, staf IT secara berkala melakukan maintenance terhadap perangkat jaringan yang mengalami gangguan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang mampu memantau seluruh perangkat jaringan di lingkungan rumah sakit. Keberadaan sistem monitoring ini dapat meningkatkan produktivitas staf IT, karena mereka dapat memantau status up atau down dari setiap perangkat secara real-time. Dengan memanfaatkan kombinasi seperti Blackbox Exporter, Prometheus, Grafana, dan Alertmanager, kondisi perangkat jaringan dapat dipantau secara efektif. Selain itu, sistem ini juga mampu memberikan notifikasi otomatis melalui Telegram apabila terjadi perubahan status pada salah satu perangkat, baik ketika perangkat mati maupun kembali aktif.
Implementasi Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 dalam Percepatan Penurunan Stunting di Desa Morome, Kabupaten Konawe Selatan L, St. Fatmawati; Lestari, Ayu Dewi; Wati, Fatma; Tahir, Muh.; Rahman, Farhan Putra
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1259

Abstract

Stunting merupakan masalah yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan harus dipandang bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga sebagai pelanggaran hak anak. Pemerintah telah mengeluarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting sebagai dasar hukum nasional. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Morome, Kabupaten Konawe Selatan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat, membentuk kelembagaan desa, serta mengintegrasikan regulasi nasional ke dalam dokumen perencanaan desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis-empiris dengan model Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami stunting sebagai persoalan hak anak, Desa Morome membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melalui SK Kepala Desa, program stunting terintegrasi dalam RPJMDes dan APBDes, serta musyawarah desa tematik dijadikan forum akuntabilitas publik. Kesimpulannya, penanganan stunting harus dipahami sebagai tanggung jawab hukum negara yang harus dijalankan hingga ke tingkat desa. Desa Morome dapat menjadi contoh bagaimana regulasi nasional diimplementasikan di tingkat lokal melalui literasi hukum, penguatan kelembagaan, dan partisipasi masyarakat
Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah Makkawaru, Andi; Hajar, Hajar; Sasmita, Farra; Sufrianto, Sufrianto; Danggi, Erni
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1260

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Penyuluhan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak dan Mengurangi Limbah Sampah dilaksanakan di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, bekerja sama dengan Koperasi Produsen Bumi Maggot Mandiri. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi terhadap dua persoalan mendasar, yaitu tingginya volume limbah organik yang belum terkelola dan mahalnya biaya pakan ternak. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan teknis melalui demonstrasi plot (demplot), pendampingan, serta evaluasi. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang manfaat magot sebagai agen biokonversi, sementara pelatihan teknis menekankan keterampilan praktis dalam budidaya magot. Pendampingan dilakukan untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, sedangkan evaluasi menilai peningkatan pengetahuan dan dampak kegiatan terhadap pengelolaan limbah serta biaya pakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Magot terbukti mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menjadi pakan alternatif berprotein tinggi bagi unggas dan ikan. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi dalam mengelola unit usaha produktif berbasis magot. Dengan demikian, PKM ini berhasil memberikan manfaat ekologis, ekonomis, dan sosial, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Untuk Pembuatan Arang Berkualitas di Kabupaten Konawe Selatan Hadmar, Ahmad Muhardin; Madamang, Irwan
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1261

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam mengelola limbah tempurung kelapa menjadi produk bernilai jual melalui pendekatan partisipatif dan prinsip good governance. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan tentang proses karbonisasi, belum adanya standarisasi mutu produk, minimnya sarana pendukung, serta lemahnya dukungan kelembagaan. Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, edukasi potensi ekonomi, pelatihan teknis produksi arang, penguatan kolaborasi dan kelembagaan, serta evaluasi partisipatif. Analisis SWOT diterapkan untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan usaha arang tempurung kelapa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis masyarakat dalam menghasilkan arang berkualitas melalui metode karbonisasi sederhana, peningkatan literasi ekonomi, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk membentuk kelembagaan usaha bersama. Kolaborasi multipihak antara pemerintah, petani, pengusaha lokal, dan investor terbukti penting dalam memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Evaluasi partisipatif menunjukkan masyarakat berperan aktif dalam menilai keberhasilan program, meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan sarana produksi dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis analisis SWOT dan prinsip good governance efektif menjembatani kesenjangan antara potensi sumber daya alam dan pemanfaatannya, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal untuk mendukung peningkatan ekonomi berkelanjutan di Desa Mondoe Jaya, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan.
Pencegahan Kekerasan akibat Tawuran Antar Pelajar melalui Edukasi Hukum kepada Masyarakat dan Remaja Kota Kendari Munawir, La Ode; Marsalena, Nindy Ade; Yusuf, Niken Yulia; Ramli, Ramli; Arjoni, Jhony; Manaf, Rahmat; Usyan, Rofy; Lasania, Lasania; Sofyan, Iyan; Suprayogi, Virya; Supriadi, Supriadi; Yusuf, M
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1269

Abstract

Tawuran antar pelajar masih menjadi fenomena sosial yang mengkhawatirkan di Kota Kendari. Beberapa kasus yang diberitakan media lokal menunjukkan bahwa perkelahian antar pelajar sering menimbulkan luka fisik, keresahan masyarakat, bahkan potensi berhadapan dengan proses hukum. Aparat kepolisian di Kendari mencatat bahwa remaja yang terlibat tawuran dapat dijerat pasal penganiayaan atau pengeroyokan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), meskipun sebagian besar masih berstatus pelajar. Situasi ini menegaskan perlunya strategi preventif melalui pendekatan edukasi hukum. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada pelajar dan masyarakat mengenai bahaya tawuran serta konsekuensi yuridis yang ditimbulkannya. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang dampak sosial dan konsekuensi hukum, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendampingi remaja. Dengan demikian, edukasi hukum terbukti menjadi upaya strategis dalam menekan angka tawuran pelajar sekaligus memperkuat ketertiban sosial di Kota Kendari

Page 2 of 2 | Total Record : 19