cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jabibhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien, No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia
ISSN : 27210286     EISSN : 27210278     DOI : https://doi.org/10.36308/jabi.v5i2
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, dengan ISSN 2721-0286 (media cetak) dan ISSN 2721-0278 (media online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh STIKES BHAMADA SLAWI. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, kesehatan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar STIKES BHAMADA SLAWI dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI MEDIA POSTER KEPADA MASYARAKAT DESA DUKUH KECAMATAN INDRAMAYU Rudiansyah Rudiansyah; Depi Yulyanti; Ade Melanda Septriana; Ashfi Royhana; Mia Alfenti
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.346

Abstract

Melonjaknya angka positif Covid di Indonesia, seharusnya menambah kesadaran masyarakat terhadap bahaya pandemi dan penerapan protokol kesehatan. Kegiatan ini bertujuan: agar masyarakat melaksanakan protokol pencegahan Covid-19, melaksanakan langkah-langkah kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Covid-19, melaksanakan penyebaran informasi tentang Covid-19 dalam bentuk mengajak peran serta kepedulian masyarakat dalam pencegahan Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan ketua RT/RW desa Dukuh Kecamatan Indramayu sebagai kelompok sasaran. Metodelogi kegiatan ini dimulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan penggalian informasi pengetahuan masyarakat mengenai Covid-19 pada waktu sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan terdapat perbedaan yang mengarah pada progress yang lebih baik. Dimana sebelumnya masyarakat belum begitu paham terkait Covid-19, tetapi setelah dilakukan kegiatan pemberian informasi dan edukasi melalui media poster, akhirnya masyarakat menjadi lebih memahami dan menjadi lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak serta menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini masyarakat dapat menerima dan menjadi lebih memahami informasi mengenai langkah-langkah kewaspadaan dan pencegahan infeksi Covid-19 dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan
INTERVENSI TAKS (TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI LANSIA Sri Hidayati; Ahmad Baequny; Anny Fauziyah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.353

Abstract

Latar Belakang : Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi perubahan keadaan fisik, kehilangan pekerjaan, kehilangan tujuan hidup, kehilangan teman, risiko terkena penyakit, terisolasi dari lingkungan dan kesepian. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental. Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang banyak dijumpai pada lansia akibat proses penuaan. Depresi pada lansia ini lebih dominan disebabkan karena faktor sosial yaitu lansia mengalami kesepian, karena banyak lansia ditinggal sendirian di rumah oleh keluarganya. Permasalahan tersebut tentulah harus segera ditangani. Salah satu metode untuk mengatasi depresi lansia adalah dengan terapi aktifitas kelompok sosialisasi (TAKS). Hasil penelitian untuk mengatasi depresi lansia dengan TAKS menunjukkan hasil yang baik, sehingga dirasa perlu untuk menerapkan lebih luas ke masyarakat. TAKS membantu lansia untuk melakukan sosialisasi dengan individu yang ada disekitarnya untuk meningkatkan hubungan interpersonal sehingga dapat mengurangi gejala yang muncul dan mereka bisa mendapatkan teman baru yang dapat saling mendukung, saling berbagi rasa dan pengalaman sehingga masing-masing tidak merasa sendirian. Di era pandemi Covid-19 saat ini berdampak pada aspek fisiologis, psikologis, dan sosial lanjut usia. Angka gangguan kesehatan mental pada lansia cenderung meningkat. Gangguan kesehatan mental ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti perasaan terasingkan karena tidak boleh keluar rumah atau cemas dan takut terinfeksi virus. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan peran keluarga dalam penerapan intervensi TAKS untuk menangani depresi pada lansia. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan (ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi) dan pendampingan dalam penerapan TAKS. Penerapan TAKS dilakukan selama 8 sesi. Sasaran kegiatan adalah pada kader lanjut usia, keluarga lansia dan lansia yang ada di wilayah Kelurahan Bandung Kota Tegal sejumlah 25 peserta. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa pengetahuan dan pemahaman peserta tentang penatalaksanaan depresi pada lansia meningkat dimana sebelum dilakukan pengabmas sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup (46,6%) dan kurang yaitu 40% sedangkan setelah pengabmas menjadi mayoritas adalah baik yaitu sebesar 80%. Berdasarkan nilai GDS (Geriatri Depresion scale), pelaksanaan TAKS mampu mengatasi depresi lansia, dimana sebelum pelaksanaan TAKS mayoritas lansia mempunyai depresi ringan dan setelah pelaksanaan TAKS mayoritas menjadi kategori normal. Pelaksanaan TAKS dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia sehingga patut untuk diterapkan di masyarakat.
FACE TO FACE NURSING EDUCATION BERBASIS THEORY OF PLANNED BEHAVIOR DALAM MENINGKATAN KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS Novian Mahayu Adiutama; Wardah Fauziah; Ade Nuraeni; Rosiah Rosiah; Dwi Diana Putri; Fitri Handayani; Nurizzi Rifqi Ferdian; Bayu Nirwana; Anis Afifah; Irfani Nurfuadah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.354

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan dunia yang sulit untuk diatasi. Para pakar masih percaya bahwa edukasi merupakan metode yang paling baik guna mengatasi masalah kepatuhan pasien TB. Namun, di masa pandemi COVID-19 ini metode edukasi mainstream seperti penyuluhan sulit untuk dilaksanakan karena penyuluhan tentunya akan menimbulkan kerumunan, padahal penekanan angka tuberkulosis tetap harus berjalan. Face to face nursing education dinilai efektif untuk memberikan edukasi kepatuhan pasien TB karena dilakukan dengan kunjungan satu per satu ke rumah pasien TB dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. Oleh karena itu, Program Studi Keperawatan Politeknik Negeri Subang bekerja sama dengan Puskesmas Cibogo untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan face to face nursing education berbasis Theory of Planned Behavior untuk meningkatkan kepatuhan minum obat, pencegahan penularan, dan kepatuhan nutrisi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa face to face nursing education berbasis Theory of Planned Behavior yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini mempunyai dampak positif yang signifikan terhadap pengetahuan kader tentang program pengendalian tuberkulosis. Sedangkan peningkatan kepatuhan minum obat, kepatuhan pencegahan penularan, dan kepatuhan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada pasien tuberkulosis diperoleh dengan intervensi yang reguler selama 1 bulan melalui pengiriman pesan pengingat (interactive nursing reminder) secara intensif satu kali sehari selama 1 bulan, sehingga niat patuh dari subyek yang telah terbentuk dapat direalisasikan atau dimunculkan sebagai perilaku yang konsisten. Kami menyarankan kepada puskesmas untuk menerapkan face to face nursing education berbasis Theory of Planned Behavior sebagai upaya dalam memperbaiki kepatuhan pengobatan pasien tuberculosis.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) PADA UPTD LABORATORIUM PERINDUSTRIAN KABUPATEN TEGAL Rosmalia Rosmalia; Triyono Rakhmadi; Dwi Atmoko
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.355

Abstract

Laboratorium dalam Undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja adalah tempat kerja yang dibuat, dicoba, dan dipakai atau yang menggunakan mesin, pesawat, alat, perkakas, peralatan ataupun instalasi berbahaya atau dapat menimbulkan kecelakaan, kebakaran, ataupun peledakan. UPTD Laboratorium Perindustrian merupakan lembaga pemerintah di bawah Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal yang bergerak di bidang layanan jasa pengujian material dan permesinan. Salah satu resiko bahaya yang dapat terjadi di wilayah kerja ini adanya kebakaran atau ledakan yang disebabkan aktivitas peralatan mesin dan manusia sebagai operatornya. Sehingga diperlukan peralatan tanggap darurat kebakaran sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat bilamana kebakaran tersebut terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pegawai UPTD Laboratorium Perindustrian Kabupaten Tegal mengenai penggunaan alat pemadan api ringan (APAR) yang tersedia di wilayah kerja. Metode yang digunakan berupa pelatihan terdiri dari ceramah, demonstrasi, dan simulasi pemadaman kebakaran. Hasil pelatihan bahwa peserta dapat menjawab pertanyaan pada lembar evaluasi yang berisi soal seputar materi yang disampaikan serta mengetahui cara penggunaan APAR dan cara memadamkan api. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai fire safety management , pengenalan jenis-jenis APAR, serta pelatihan penggunaan APAR dalam simulasi pemadaman kebakaran.
PENYULUHAN PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI DI SMAN 1 LOHBENER Depi Yulyanti; Putri Rokmatiah; Bilkis Patinah; Nining Hayatun Nufus
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.356

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi remaja menjadi isu internasional. Keadaan yang terjadi di Indonesia,Edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja merupakan hal penting sebagai upaya menghindari permasalahan Kesehatan reproduksi,pemberian edukasi dan pengetahuan kepada siswa siswi SMAN 1 Lohbener Indramayu, tujuannya untuk mengetahui definisi Kesehatan reproduksi berbagai macam jenis penyakit yang ditularkan, serta mengetahui upaya pencegahannya.metode yang dilakukan melalui penyuluhan edukasi dengan memberi materi.diskusi serta dilakukannya pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat presentase pengetahuan siswa sebelum dan setelah diberikan penyuluhan berdasarkan hasil penyuluhan dengan metode yang digunakan dapat meningkatkan pengetahuan pada siswa dibuktikan dengan hasil presentase. Harapannya setelah memahami tentang Kesehatan reproduksi dari penyuluahan ini siswa menerapkan dan menjadikan sumber daya manusia untuk remaja lebih sehat lagi dan memudahkan untuk para stakeholder dalam ikut serta mendukung berbagai kegiatan terkait kesehatn repsoduksi.
PENYULUHAN DIET DASH HIPERTENSI PADA LANSIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Wisnu Widyantoro
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.364

Abstract

The DASH (Dietary Approaches To Stop Hypertension) diet is one way to reduce hypertension. Dietary factors are important things to consider in patients with hypertension. Patients with hypertension should adhere to the DASH diet in order to prevent further complications. Therefore, counseling for the elderly is needed to understand the DASH diet. This activity aims to increase the knowledge and attitudes of the elderly about the hypertension DASH diet and how to process food for the hypertension DASH diet. The method used is counseling for the elderly who have hypertension who are selected by the Puskesmas staff as the person in charge of the posyandu for the elderly. The elderly understand the DASH diet for hypertension, which is characterized by being able to answer questions about how to process food. The elderly can also mention the type of food for the DASH hypertension diet and want to apply it in their daily diet. During the activity process, the participants/elderly listened, had discussions and were able to discuss or ask questions with the presenters.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE BOOKLET DI DESA KALISAPU KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL Ike Putri Setyatama; Masturoh Masturoh; Siswati Siswati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i2.365

Abstract

Masa pandemi Covid-19 mengakibatkan beberapa dampak pada masyarakat, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Kebijakan pembatasan kapasitas jumlah siswa di sekolah dan pembatasan aktifitas kegiatan siswa di sekolah membuat remaja kehilangan beberapa moment dalam kehidupannya, baik kegiatan bertukar informasi dengan teman, maupun mendapatkan edukasi dari pihak eksternal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi pada masa pandemi COVID 19. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2021 yang diikuti oleh 48 remaja di wilayah Desa Kalisapu Kab.Tegal. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode promosi, yaitu dengan upaya KIE (komunikasi, informasi, edukasi) tentang kesehatan reproduksi npada remaja menggunakan metode booklet sebagai medianya. Kegiatan pengabdian masyarakat pemberian KIE tentang kesehatan reproduksi pada remaja dilakukan dari rumah ke rumah atau sesuai dengan data yang diberikan oleh bidan desa setempat, sehingga menghindari atau tidak menimbulkan kerumunan.
STRATEGI METODE EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA GURU DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN DARING Sri Hidayati; Anisa Oktiawati; Ita Nur Itsna
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.366

Abstract

Wabah infeksi Covid 19 begitu sangat mengguncang masyarakat dunia, hingga lebih dari 200 Negara di Dunia terjangkit oleh virus ini termasuk Indonesia. Berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 pun dilakukan oleh pemerintah di negara-negara di dunia guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini, dengan berbagai cara yakni dengan menjalankan protokol kesehatan, lockdown dan social distancing. Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19 tersebut. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Penerapan pembelajaran online juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Berbagai permasalahan yang timbul tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada guru, karena guru di tuntut memahami perubahan-perubahan sosial yang serba cepat sebagai konsekuensi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah mempengaruhi nilai-nilai moral, etika, gaya hidup, dimana tidak semua orang mampu menyesuaikan diri. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh 10 orang guru dan diawali dengan penyampaian tentang kecemasan meliputi definisi, penyebab, dan klasifikasi. Penyampaian materi tentang Emotional Freedom Technique (EFT) meliputi definisi, manfaat, serta teknik pelaksanaan sertademonstrasi EFT dan disertai penggunaan media booklet. Para guru menyimak dengan baik urutan langkah yang dijelaskan dengan memperhatikan langkah-langkah EFT sesuai yang tercantum pada booklet yang diberikan. Penerapan EFT dapat mengurangi kecemasan yang dialami para guru dalam menghadapi pembelajaran daring.
EDUKASI 3M PLUS DAN MEDIA OVITRAP UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA KEBANDINGAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN TEGAL Arif Rakhman; Melda Ayu Wulandari
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.374

Abstract

Pendidikan kesehatan tentang 3M Plus dan Penggunaan Media Ovitrap merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tantang pentingnya pencegahan dini terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD). Peranan pendidikan kesehatan sebagai Health Promotion adalah untuk melakukan intervensi faktor perilaku sehingga perilaku individu, kelompok atau masyarakat sesuai dengan nilai-nilai kesehatan. Edukasi 3M Plus dan penggunaan media ovitrap bagi masyarakat dilakukan agar individu secara mandiri dan berkelompok dapat melakukan tindakan preventif dengan memutus mata rantai perkembangan nyamuk aedes aegypti. Materi dalam edukasi ini tentang 3M Plus dan langkah-langkah pembuatan media ovitrap. Semua materi disampaikan dengan metode ceramah dan demonstrasi, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik. Hasil pendidikan kesehatan menunjukan peningkatan pengetahuan dalam pencegahan penularan penyakit DBD serta meningkatkanya ketrampilan peserta dalam pembuatan media ovitrap. Bagi masyarakat Desa Kebandingan disarankan untuk menerapkan media ovitrap pada tempat-tempat yang dicurigai menjadi sarang nyamuk serta selalu menerapkan 3M Plus untuk mencegah penyakit DBD.
EDUKASI MENJAGA IMUNITAS IBU HAMIL DI ERA NEW NORMAL Sri Tanjung Rejeki; Yuni Fitriani; Natiqotul Fatkhiyah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.378

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan beresiko terinfeksi COVID-19. Salah satu cara untuk mencegah penularan COVID-19 yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh yang meliputi konsumsi gizi seimbang, olahraga cukup dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dari 40 ibu hamil yang ada di Desa Dukuhwaru, 9 ibu hamil termasuk resiko tinggi dan salah satunya terkonfirmasi positif COVID-19.Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemgetahuan ibu hamil tentang menjaga imunitas di era new normal. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 31 Maret di Desa Dukuhwaru Kec.Dukuhwaru Kab. Tegal sebanyak 28 ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan dengan metode pemberian pendidikan kesehatan dengan media leafleat. Hasil dari pengabdian adalah ibu hamil memberikan respon positif terkait informasi bagaimana cara menjaga imunitas di era new normal.

Page 4 of 12 | Total Record : 118