cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Masyarakat Konsumen dalam Perspektif Teori Kritis Jean Baudrillard dalam Kajian Komunikasi Robby Aditya Putra; Anrial Anrial; Dete Konggoro; Oktavia Juwita
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 2 (2025): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.518

Abstract

Penelitian ini mengkaji masyarakat konsumen dalam perspektif teori kritis Jean Baudrillard dengan pendekatan komunikasi. Baudrillard memandang konsumsi tidak lagi sekadar aktivitas ekonomi, tetapi sebagai proses komunikasi simbolik yang berkaitan dengan makna, tanda, dan citra. Barang dikonsumsi bukan hanya karena kegunaannya, melainkan karena mampu menunjukkan status, identitas, dan gaya hidup. Media massa dan teknologi digital berperan penting dalam membentuk realitas semu (hiperrealitas) yang memengaruhi cara masyarakat memahami kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kritis, mengacu pada pemikiran Baudrillard serta didukung oleh tokoh Mazhab Frankfurt dan Colin Campbell. Kajian ini juga melihat perubahan masyarakat dari orientasi produksi menuju konsumsi hingga tahap simulasi, di mana simbol lebih dominan daripada realitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dalam masyarakat modern berfungsi sebagai alat komunikasi yang membentuk norma sosial, gaya hidup, dan identitas individu. Media dan budaya populer memperkuat pola konsumsi melalui penyebaran simbol dan citra. Akibatnya, konsumsi menjadi sarana kontrol sosial yang halus, di mana keinginan masyarakat dibentuk oleh sistem tanda dalam kapitalisme.
Strategi Promosi Program Studi Perpustakaan Dan Sains Informasi Melalui Media Sosial Di Universitas Muhammadiyah Enrekang Nur Aidiawati; Ismaya Ismaya; Muhammad Nasrul; Karmila Pare Allo; Muh.Husain Kamaruddin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi melalui media sosial di Universitas Muhammadiyah Enrekang serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan visibilitas dan minat calon mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi telah memanfaatkan berbagai platform media sosial, terutama Instagram dan TikTok sebagai media utama, dengan dukungan Facebook dan YouTube. Konten yang disajikan berfokus pada aktivitas akademik, prestasi mahasiswa, serta informasi penerimaan mahasiswa baru yang dikemas secara visual dan komunikatif. Strategi ini mampu meningkatkan visibilitas program studi dan membangun citra positif di kalangan audiens. Namun demikian, efektivitasnya belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya konsistensi dalam produksi konten, serta belum maksimalnya pemanfaatan analisis data digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi promosi berbasis data, peningkatan kualitas konten, serta pengelolaan media sosial yang lebih terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing program studi.
Ketimpangan Akses Kesehatan Perempuan Pesisir: Analisis Interseksionalitas Determinan Sosial Kesehatan Di Indonesia Rosmawati Taherong; Muhammad Syukur; Firdaus W Suhaeb
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.522

Abstract

Perempuan dalam komunitas pesisir menghadapi ketimpangan akses kesehatan yang kompleks akibat interaksi berbagai faktor sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan kesehatan perempuan pesisir melalui perspektif sosiologi kesehatan dengan pendekatan interseksionalitas dan determinan sosial kesehatan. Metode penelitian menggunakan kajian literatur sistematis terhadap 30 publikasi ilmiah dari database Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar periode 2015-2026 dengan kata kunci health inequality, coastal communities, gender health, dan social determinants of health. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan akses kesehatan perempuan pesisir dibentuk oleh tiga faktor utama: (1) keterbatasan infrastruktur kesehatan dan jarak geografis yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan (hambatan struktural); (2) kondisi sosial ekonomi tidak stabil yang bergantung pada sektor perikanan dengan pendapatan musiman (hambatan ekonomi); dan (3) relasi gender dalam keluarga yang membatasi pengambilan keputusan kesehatan serta beban kerja ganda domestik-produktif (hambatan sosial-budaya). Pendekatan interseksionalitas mengungkapkan bahwa perempuan pesisir mengalami kerentanan berlapis karena persimpangan faktor gender, kelas ekonomi, dan lokasi geografis marginal. Studi ini menegaskan perlunya kebijakan kesehatan yang komprehensif, sensitif gender, dan berbasis komunitas untuk mengatasi ketimpangan kesehatan di wilayah pesisir Indonesia.
Pengaruh Implementasi QRIS, Kualitas Produk, Dan Harga Terhadap Peningkatan Pendapatan Café Kabupaten Gowa Rafila Rafila; Muhaimin Muhaimin; Nurul Fuada
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), kualitas produk, dan harga terhadap peningkatan pendapatan café di Kabupaten Gowa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan sistem pembayaran digital serta meningkatnya persaingan usaha café yang menuntut pelaku usaha untuk berinovasi dalam meningkatkan pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik café di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial implementasi QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan café (t = 4,851; sig = 0,000). Selain itu, kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,446; sig = 0,019), yang menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang ditawarkan, maka semakin tinggi tingkat pendapatan yang diperoleh. Variabel harga juga memiliki pengaruh positif dan signifikan (t = 6,350; sig = 0,000), yang mengindikasikan bahwa penetapan harga yang tepat mampu menarik konsumen dan meningkatkan penjualan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,849 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 84,9% variasi peningkatan pendapatan café, sedangkan sisanya sebesar 15,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan QRIS, peningkatan kualitas produk, serta strategi penetapan harga yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan café di Kabupaten Gowa.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Tim Dalam Pengembangan Usaha Di Tamu Store Makassar Windi Purnama Sari; Dg. Maklassa; Irwan Abdullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tim dalam pengembangan usaha pada Tamu Store Makassar, dengan latar belakang meningkatnya persaingan UMKM di era digital. Pelaku usaha dihadapkan pada tantangan berupa miskomunikasi, ketidakjelasan peran, serta penurunan motivasi kerja yang berpotensi menghambat pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada identifikasi faktor internal, seperti kepemimpinan, komunikasi, kohesi tim, dan motivasi, serta faktor eksternal, seperti dinamika tren pasar dan tuntutan operasional, termasuk bagaimana interaksi keduanya membentuk kinerja tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri dari pemilik usaha, admin, dan reseller, serta didukung oleh observasi langsung dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja tim Tamu Store Makassar sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional yang mampu menciptakan lingkungan kerja suportif, komunikasi yang intensif dan responsif melalui platform WhatsApp, serta kohesi tim yang bersifat cair dan fleksibel layaknya organisasi startup. Selain itu, kemampuan tim dalam beradaptasi dengan tren fashion yang cepat di pasar digital menjadi faktor eksternal penting yang mendorong peningkatan kinerja. Interaksi antara faktor internal dan eksternal tersebut menghasilkan sinergi yang memperkuat efektivitas kerja tim. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan sinergi antara faktor internal dan eksternal sebagai strategi peningkatan kinerja tim, khususnya bagi UMKM di Makassar yang beroperasi di sektor digital.
Pengaruh Blended Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Biologi: Studi Meta-Analisis Nining Rahayu Ningsih; Khairi Nugraha; Anggi Anggraini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.525

Abstract

Kemampuan literasi sains di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan, sebagaimana ditunjukkan oleh rendahnya skor PISA yang secara konsistensi berada di bawah standar rata-rata internasional. Kondisi ini sangat terlihat pada yang memiliki karakteristik kompleks, dinamis, dan bersifat abstrak atau “tidak kasat mata”, sehingga sulit dipahami melalui pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran blended learning terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (meta-analisis) terhadap berbagai hasil penelitian eksperimental dan kajian ilmiah yang relevan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan blended learning memberikan dampak yang sangat signifikan dengan perolehan nilai effect size rata-rata sebesar 1,121, yang dibatasi dalam tingkat pengaruh tinggi. Rata-rata ketercapaian indikator literasi sains siswa mencapai 82,93%, yang meliputi kemampuan memahami fenomena ilmiah (86,29%), mengidentifikasi permasalahan ilmiah (83,60%), dan memecahkan masalah secara ilmiah (85,48%). Sinergi antara pembelajaran tatap muka dan eksplorasi digital terbukti mampu menjembatani hambatan visualisasi pada konsep biologi yang abstrak serta meningkatkan kemandirian belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa blended learning merupakan strategi pedagogi yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan biologi di era digital. Kata kunci: Blended Learning, Literasi Sains, Hasil Belajar, Biologi, Sistem Reproduksi.
Strategi Kepala Sekolah dalam Mempertahankan Daya Saing di SMA Muhammadiyah 1 Palembang Milda Arianti; Choirun Niswah; Hidayat Hidayat
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.527

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kepala sekolah dalam mempertahankan daya saing di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin ketatnya persaingan antara sekolah negeri dan swasta yang berdampak pada menurunnya minat masyarakat terhadap beberapa sekolah swasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan kepala sekolah serta faktor pendukung dan penghambat dalam mempertahankan daya saing sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama adalah kepala sekolah, sedangkan informan pendukung meliputi kepala tata usaha dan guru. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui empat tahap yaitu analisis lingkungan, pengembangan strategi, pelaksanaan strategi, serta evaluasi dan pengawasan. Strategi tersebut meliputi penetapan harga yang kompetitif, penguatan keunikan sekolah berbasis nilai religius dan ekstrakurikuler, peningkatan kualitas lulusan, serta pengelolaan manajemen yang profesional. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, budaya kerja yang disiplin, dan kerja sama antar warga sekolah. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kemampuan teknologi guru, minimnya kerja sama eksternal, serta keterbatasan dana.
Strategi Kepala Sekolah Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Tata Usaha Di SMP Negeri 32 Palembang Selvi Anggraini Anggraini; Afriantoni Afriantoni; Dian Maulina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.529

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin kerja tenaga administrasi di SMP Negeri 32 Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah dalam membimbing dan memberi dorongan kepada staf agar administrasi sekolah berjalan dengan baik. Dalam praktiknya masih ada masalah disiplin kerja yang mempengaruhi kinerja administrasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi kepala sekolah sebagai motivator serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama adalah kepala sekolah, sedangkan informan pendukung adalah kepala tata usaha dan staf administrasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan beberapa strategi, yaitu menata lingkungan kerja yang nyaman, menciptakan suasana kerja yang baik, menerapkan aturan disiplin dengan contoh langsung, memberikan motivasi kerja, serta memberi penghargaan kepada staf yang berprestasi. Strategi ini mampu meningkatkan disiplin kerja staf. Pelaksanaannya didukung oleh kerja sama antar pegawai dan komitmen pimpinan, walaupun masih ada beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Di Rumah Makan Saung Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya De helmi; Ari Ramdani Ari; Iis Miati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan di Rumah Makan Saung Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin kompetitif. Dalam kondisi tersebut, peningkatan kualitas pelayanan, loyalitas pelanggan, dan citra usaha sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawan sebagai indikator utama keberhasilan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai sumber data primer, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Metode yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal untuk menguji hubungan sebab akibat antara kepemimpinan transformasional sebagai variabel independen dan kinerja karyawan sebagai variabel dependen.Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 164,191 dan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model regresi dinyatakan layak. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,939 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Sementara itu, koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,882 mengindikasikan bahwa 88,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kepemimpinan transformasional, sedangkan sisanya sebesar 11,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,876 menunjukkan bahwa model tetap stabil, serta nilai standar error sebesar 2,28204 menandakan tingkat akurasi prediksi yang baik. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional terbukti menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kinerja karyawan, kualitas pelayanan
Analisis Kritis Terhadap Penerapan Restorative Justice Dalam Perkara Pidana Di Indonesia Sri Indra Yani Yani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.535

Abstract

Restorative justice merupakan pendekatan dalam penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Di Indonesia, penerapan konsep ini semakin berkembang seiring dengan kebutuhan akan sistem peradilan yang lebih humanis dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis penerapan restorative justice dalam perkara pidana di Indonesia, termasuk kelebihan, kelemahan, serta tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dalam pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun restorative justice memberikan alternatif penyelesaian yang lebih berkeadilan, masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya, seperti inkonsistensi penerapan, keterbatasan regulasi, serta potensi penyalahgunaan kewenangan.