cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,429 Documents
Tanggung Jawab Negara Terhadap Hak Perlindungan Data Pribadi di Era Digitalisasi Anisa Asmir Anisa; Sodikin Sodikin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18163

Abstract

Data pribadi mencakup informasi penting yang berkaitan dengan seseorang, sehingga keamanan data pribadi merupakan hak asasi manusia yang harus dijamin dan dihormati. Dengan meningkatnya kasus pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data pribadi, penting bagi negara untuk memiliki peraturan perundang-undangan yang efektif untuk melindungi hak privasi warganya. Permasalahannya tentang bagaimana tanggung jawab negara dalam melindungi hak perlindungan data pribadi sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 151/PUU-XXII/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif normatif adalah pendekatan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis suatu fenomena atau keadaan saat ini. Hasil penelitian menjelaskan bahwa konstitusi dan peraturan perundang-undangan menjadi landasan hukum bagi negara dalam melindungi warga negara. Semua orang berhak untuk melindungi dirinya sendiri, keluarganya, kehormatannya, martabatnya, dan atau harta benda yang dikuasainya. Kesimpulannya yang diperoleh adalah terjadinya pergeseran paradigma hukum dari komoditas menjadi hak asasi manusia, maksudnya negara menegaskan bahwa di era digital, data pribadi bukan lagi sekadar komoditas ekonomi atau aset bisnis, melainkan eksistensi dari privasi dan martabat manusia. Negara bertanggung jawab mengintervensi pasar digital guna memastikan tidak ada eksploitasi data sepihak oleh korporasi maupun instansi publik.
Analisis Pengaruh Pembiayaan Pemerintah dari Utang dan DBH terhadap Kemandirian Keuangan Daerah di Kabupaten Kota se-Provinsi NTB Tahun 2020-2024 Suparlan Suparlan; Ainun Najjah; Zhuroya Nabila; Nadia Agustina
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan pemerintah yang bersumber dari utang daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap kemandirian fiskal pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi bahwa sebagian besar daerah di Indonesia, termasuk NTB, masih menghadapi tingkat ketergantungan fiskal yang tinggi terhadap transfer pusat serta memiliki kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder keuangan daerah, di mana kemandirian diproksikan melalui rasio kemandirian daerah, menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menggunakan analisis regresi data panel model Random Effect dengan Robust Standard Error menunjukkan bahwa: (1) Utang Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, (2) Dana Bagi Hasil (DBH) tidak berpengaruh terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, dan (3) Utang Daerah dan DBH secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemerintah daerah untuk mengalokasikan pembiayaan utang pada sektor produktif guna memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan fiskal.
Makna Sosial Pemberian Sangu Dalam Tradisi Lebaran Masyarakat Pesanggaran Banyuwangi Suwono Suwono; Daroe Iswatiningsih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18202

Abstract

Tradisi pemberian sangu pada momen Hari Raya Idul Fitri merupakan praktik budaya yang mengandung lapisan makna sosial kompleks di luar nilai ekonominya yang tersurat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis makna sosial, fungsi kultural, serta dimensi resiprositas yang terkandung dalam tradisi pemberian sangu di kalangan masyarakat Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif bertipe fenomenologi sosial dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi sangu berfungsi sebagai mekanisme resiprositas yang memperkuat solidaritas komunal, wahana transmisi nilai budaya lintas generasi, sekaligus ekspresi sinkretisme antara ajaran Islam dan kearifan lokal. Tradisi ini turut berperan dalam pembentukan identitas komunal serta penegasan hierarki sosial yang konstruktif. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi, esensi sangu sebagai bahasa sosial berbasis kasih sayang dan resiprositas tetap terjaga. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian tradisi lokal sebagai mekanisme reproduksi sosial yang relevan di tengah perubahan zaman.
Representasi Identitas Sosial dalam Karya Seni “Lamafa dan Vandalisme” dari Lezart Abul Reza As Syahid; Lasarus Jehamat; Hotlif A. Nope; Imanta I. Perangin Angin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk repesentasi identitas sosial dalam karya seni lukis Lamafa dan Vandalisme karya Lezart melalui kajian sosiologi kontemporer. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya identitas budaya lokal masyarakat Lamalera, khususnya tradisi Leva Nuang dan figur Lamafa yang mengalami konstruksi makna di tengah arus modernitas dan globalisasi, Karya seni bukan hanya sekedar objek estetika, melainkan juga sebagai media representasi sosial yang memproduksi makna identitas budaya dan pengalaman kolektif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Lezart sebagai informan utama dan Dr. Drs. Blajan Konradus M.A. sebagai informan pendukung. Analisis hasil penelitian menggunakan teori representasi dari Stuart Hall yang memandang representasi sebagai proses konstruksi makna melalui simbol dan praktik budaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa karya seni Lamafa dan Vandalisme merepresentasikan identitas sosial melalui figur Lamafa sebagai identitas budaya masyarakat Lamalera dan unsur vandalisme sebagai representasi identitas kelompok street art dan graffiti. Karya ini juga menunjukan bagaimana identitas sosial dikonstruksi, dinegosiasikan, dan dimaknai kembali melalui bahasa visual seni kontemporer di tengah perubahan sosial modern. Dengan demikian, karya seni dari Lezart ini dipahami sebagai teks sosial yang merepresentasikan hubungan anatara tradisi lokal, identitas sosial, dan modernitas.
Pola Asuh Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Sosial Mahasiswa Nabila Agustin Irawan; Yustika Irfani Lindawati; Subhan Widiansyah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18228

Abstract

Pola pengasuhan yang diterapkan orang tua akan mempengaruhi perkembangan anak, termasuk dalam membentuk perilaku sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dengan tiga konsep utama, yaitu mind, self, dan society. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sosial mahasiswa tidak terbentuk secara instan, melainkan merupakan hasil dari proses sosial yang berlangsung sejak di lingkungan keluarga dan terus berkembang melalui interaksi yang terjadi di lingkungan kampus. Orang tua membentuk kemampuan berpikir (mind) mahasiswa melalui pola asuh yang diterapkan, seperti menanamkan nilai keagamaan, sopan santun, keterampilan bersosialisasi, dan membangun komunikasi yang terbuka. Proses tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan refleksi dan menginternalisasi berbagai nilai yang diajarkan orang tua sehingga membentuk konsep diri (self). Adapun nilai-nilai yang telah diinternalisasi kemudian tercermin dalam perilaku mahasiswa saat berinteraksi di lingkungan kampus maupun masyarakat (society). Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam pembentukan perilaku sosial mahasiswa.
Eksposisi Teologis Atas ‘Masa Keselamatan’ dalam Surat Kepada Jemaat II Korintus 6:2 Iman Nuel Zai
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18276

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kairos sebagai “masa keselamatan” dalam 2 Korintus 6:2 melalui pendekatan eksegesis historis-gramatikal dan analisis intertekstual terhadap Yesaya 49:8, dengan tujuan menyingkap makna teologis serta implikasinya terhadap soteriologi Paulus dan praksis gereja kontemporer. Sebagai penelitian berbasis literatur dengan strategi kajian integratif, studi ini menggabungkan temuan dari berbagai sumber akademik yang relevan untuk membangun sintesis konseptual mengenai hubungan antara waktu ilahi dan aktualisasi keselamatan dalam Kristus. Analisis menunjukkan bahwa kairos dalam teologi Paulus bukan hanya kategori temporal, melainkan realitas teologis yang menandai intervensi Allah dalam sejarah manusia, di mana keselamatan dihadirkan secara aktual melalui karya Kristus dan dihidupi oleh umat percaya. Hasil sintesis mengungkap empat tema utama: kairos sebagai momen keselamatan ilahi, hubungan intertekstual antara Yesaya dan Paulus, soteriologi transformasional yang menekankan partisipasi iman, serta ketegangan eskatologis “sudah dan belum” dalam pengalaman keselamatan. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan pemahaman teologi waktu dalam studi Paulus dengan menegaskan keterpaduan antara hermeneutika biblika, soteriologi, dan eskatologi. Secara teoretis, hasil kajian ini memperkaya kerangka pemikiran teologi Perjanjian Baru, sedangkan secara praktis memberikan landasan reflektif bagi gereja untuk memaknai setiap momen sejarah sebagai kairos—waktu perkenanan Allah yang menuntut respons iman yang aktif dan transformatif.
Penerapan Sanksi Adat Terhadap Tindak Pidana Pencurian pada Masyarakat Adat Dayak Kenyah Lepoq Jalan (Studi Kasus di Desa Budaya Lung Anai Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara) Putri Lia Sriningsi; La Syarifuddin; Yennita Astarina
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18279

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sanksi adat dalam penyelesaian tindak pidana pencurian pada masyarakat adat Dayak Kenyah Lepoq Jalan di Desa Budaya Lung Anai. Penyelesaian perkara mengacu pada Peraturan Lembaga Adat Desa Budaya Lung Anai Tahun 2017 Nomor 001/UA-LA/I/2017 yang mengatur pengembalian barang hasil curian, serta ketentuan adat tidak tertulis berupa sanksi sosial dan penyembelihan babi seberat 50 kg apabila nilai barang yang dicuri melebihi batas tertentu. Penelitian dilatarbelakangi oleh keberadaan hukum adat sebagai bagian dari pluralisme hukum di Indonesia yang masih dijalankan oleh masyarakat adat dalam menyelesaikan perkara pidana sebelum menempuh jalur hukum formal. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal research. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Adat, tokoh adat, Kepala Desa, pendeta, dan warga masyarakat adat, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum adat, dan dokumen terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat Dayak Kenyah Lepoq Jalan tetap dipertahankan dengan menyesuaikan perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat tanpa menghilangkan nilai dasar adat, yaitu musyawarah, keseimbangan, dan pemulihan hubungan sosial. Mekanisme penyelesaian kasus pencurian dilakukan melalui pelaporan kepada Kepala Adat, pemanggilan para pihak dan saksi, musyawarah di Lamin Adat, serta penjatuhan sanksi yang mempertimbangkan kondisi ekonomi pelaku. Pada tahun 2023, sanksi penyembelihan babi 50 kg dihapus karena dianggap memberatkan secara ekonomi. Namun, penelitian ini menilai bahwa sanksi tersebut sebaiknya tidak dihilangkan, melainkan disesuaikan melalui musyawarah adat agar tetap memberikan efek jera tanpa membebani pelaku secara berlebihan. Dengan demikian, hukum adat berfungsi sebagai sarana penyelesaian sengketa yang humanis, partisipatif, dan berkeadilan serta menjadi jembatan antara tradisi lokal dan hukum nasional.
An Analysis of Grammatical Errors in Students' Academic Writing Using Grammarly App Lailatus Saniyah; Fatih Al Fauzi; Imam Ghozali
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18280

Abstract

This study investigates the grammatical errors found in the academic writing of fourth-semester students at a university in Jember. Using a descriptive qualitative approach, the research focuses on analyzing errors based on the Surface Strategy Taxonomy by Dulay, Burt, and Krashen, which classifies mistakes into omission, addition, misformation, and misordering. The data were collected from students’ final exam writing and analyzed with the help of the Grammarly application, supported by Corder’s error analysis steps, including collecting data, identification of errors, description of errors, and explanation of errors. Several types of errors were found in this study. Among them are the Omission of (suffix -s, article, preposition, pronoun, and object), Addition of (preposition, verb, article, and suffix), Misformation of (verb, preposition, and conjunction), and less Misordering. Omission errors typically occur due to the lack of the suffix "-s" at the end. Addition errors usually occur due to the addition of articles and suffixes that are not needed, misformation errors due to incorrect verb usage, and Misordering  just errors in 1 sentence. A common issue was students' overgeneralization of grammar rules, especially in verb usage and auxiliary structures. The research findings show that many students have difficulty with basic grammar, especially the use of verbs and subject-verb agreement. This highlights the need for focused instruction and adaptive teaching strategies to address common errors and improve writing skills.
Kedudukan dan Tanggung Jawab Direksi dalam Pengambilan Keputusan Bisnis Berdasarkan Business Judgment Rule Faiha Oktrina
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18281

Abstract

A Business Judgment Rule (BJR) merupakan doktrin yang memberikan perlindungan hukum kepada direksi atas keputusan bisnis yang diambil dengan itikad baik, kehati-hatian, dan untuk kepentingan perseroan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan direksi dalam pengambilan keputusan bisnis serta penerapan BJR dalam menentukan tanggung jawab direksi atas kerugian perseroan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan BJR dalam hukum Indonesia tercermin dalam Pasal 97 ayat (5) UU PT. Namun, penerapannya masih belum konsisten, khususnya dalam perkara yang melibatkan direksi BUMN.
Perlindungan Hukum Bagi Investor Terkait Sengketa Pelaksanaan Pembangunan Berdasarkan Akta Perjanjian Bangun, Guna, dan Serah (Build, Operate, and Transfer) Salshabilla Aulia Kasyim
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18330

Abstract

Perjanjian Bangun, Guna, Serah merupakan bentuk kerja sama pemanfaatan tanah guna keuntungan kedua belah pihak. Namun sering kali pada pelaksanaan pembangunan terjadi perbedaan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana akibat hukum terkait sengketa pelaksanaan pembangunan berdasarkan akta perjanjian bangun, guna, serah? Bagaimana perlindungan hukum bagi investor terkait sengketa pelaksanaan pembangunan berdasarkan akta Perjanjian Bangun, Guna, Serah? Teori yang digunakan dalam penelitian ini Teori Perlindungan Hukum menurut Satyipto Rahardjo dan Teori Perjanjian menurut Subekti.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian yuridis normative yaitu penelitian hukum kepustakaan atau data sekunder dengan sumber bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun pendekatan penelitian yang dipergunakan Pendekatan Perundang-Undangan, Pendekatan Kasus, Pendekatan Analitis, Pendekatan Konseptual. Teknik pengumpulan Bahan hukum dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi aturan hukum positif, literatur buku, jurnal dan sumber bahan hukum lainnya. Untuk Teknik Analisa bahan hukum dilakukan dengan penafsiaran hukum (interpretasi) yaitu penafsiran Gramatikal dan Penafsiran sistematis dam metode konstruksi hukum yang digunakan yaitu konstruksi Analogi dan kosntruksi penghalusan hukum. Hasil penelitian dapat diperoleh bahwa akta perjanjian BGS sesuai asas Pacta Sunt Servanda, sebagai akta autentik memiliki kekuatan pembuktian sempurna yang memberikan kepastian hukum bagi investor. Wanprestasi menimbulkan akibat hukum berupa pengakhiran hubungan hukum para pihak, serta kewajiban membayar ganti rugi atau denda sesuai perjanjian dan Pasal 1243 KUHPerdata. Perlindungan hukum dapat diberikan secara preventif melalui perumusan klausul perjanjian yang jelas dan proporsional, serta secara represif melalui mekanisme Litigasi.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9: Agustus 2026 Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue