cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 714 Documents
Sosialisasi Pentingnya Public Speaking dan Personal Grooming di SMA Negeri 7 Manado Yelly A. Walansendow; Christine Porajow; Roosalina Hera Lucia; Stevanus Ngenget; Steven Y Kawatak
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15249

Abstract

Industri hospitality di Kota Manado berkembang pesat sehingga menuntut kompetensi sumber daya manusia yang tidak hanya teknis tetapi juga kemampuan komunikasi dan personal grooming yang profesional. Public speaking memungkinkan siswa menyampaikan ide dan berinteraksi dengan percaya diri dalam pelayanan tamu, sementara personal grooming membangun citra profesional dan kepercayaan diri. Fakultas Pariwisata Universitas Katolik De La Salle Manado mengadakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 7 Manado dengan metode seminar interaktif dan praktik langsung. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 3 dengan materi public speaking dan personal grooming yang relevan untuk dunia hospitality. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan respon positif terhadap materi, metode, dan narasumber. Kegiatan ini meningkatkan kesiapan siswa menghadapi tantangan global di bidang pariwisata dan hospitality, mendorong kolaborasi institusi pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang profesional dan kompeten.
Pelatihan Digitalisasi Sistem Penggajian bagi Karyawan CV Konveksi Hijab Geulish Sumedang Miki Wijana; Anjas Tryana; Ricky Rohmanto; Mochamad Rizki Alfarizi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15370

Abstract

Perkembangan Teknologi Digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan administrasi, termasuk sistem penggajian karyawan. Namun, masih banyak UMKM yang menerapkan sistem penggajian secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan perhitungan, keterlambatan pembayaran, dan pengelolaan data yang kurang tertata. Kondisi tersebut juga dialami oleh CV Konveksi Hijab Geulish Sumedang sebagai mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam mengelola sistem penggajian berbasis digital guna mendukung efisiensi dan transparansi administrasi keuangan perusahaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif mitra dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan sistem penggajian digital yang sederhana dan sesuai dengan kebutuhan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan karyawan dalam mengoperasikan sistem penggajian digital, penurunan tingkat kesalahan perhitungan gaji, serta peningkatan efisiensi waktu dan kerapihan pengarsipan data. Kegiatan ini juga mendorong perubahan pola kerja menuju administrasi yang lebih profesional dan berbasis teknologi. Dengan demikian, pelatihan digitalisasi sistem penggajian memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM dan dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan serta replikatif bagi UMKM sejenis.
Pengembangan UMKM: Digitalisasi Pemasaran, Pembayaran, dan Layanan Pesan Antar Rokhmad Thoriqul Hidayat; Jahroni Jahroni; Utami Puji Lestari
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15455

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competitiveness of the Tahu Tek Pak Lajim MSME through modernizing business management, including implementing digital marketing strategies, integrating a QRIS-based electronic payment system, and optimizing the use of online food ordering platforms. The method used is Asset-Based Community Development (ABCD) with five stages: discovery, dreaming, design, defining, and destiny, which are implemented over a month. The discovery stage is carried out through observation and interviews to identify the business's internal assets, including product advantages, customer base, and initial marketing and transaction conditions. The dreaming stage focuses on formulating a vision for digital-based business development with partners. The design stage is directed at planning training and developing strategies for digitalizing marketing, payments, and delivery services. The defining stage is carried out through intensive mentoring and direct practice using social media, Google Maps, QRIS, and online food ordering using the GoFood. The destiny stage is carried out through initial monitoring and evaluation of program sustainability. The results of the community service program demonstrate increased business visibility through the use of social media and Google Maps, ease of transactions through the implementation of QRIS-based cashless payments, and expanded consumer reach through the integration of online delivery services using the GoFood. This digitalization contributes to increased operational efficiency and sales stability for MSMEs
Pencegahan Perilaku Korupsi Melalui Pelatihan dan Pengembangan Karakter pada Remaja di Kota Parepare Asniar Khumas; Ahmad Razak; Ahmad Yasser Mansyur; Nurul Zakiah Almutmainna; Aviani Rafifah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15335

Abstract

Korupsi merupakan masalah serius yang menghambat pembangunan nasional dan menuntut penguatan karakter antikorupsi sejak usia remaja. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan karakter antikorupsi pada siswa SMA di Kota Parepare melalui pelatihan yang mencakup ceramah, diskusi, permainan edukatif, serta pretest–posttest. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan yang berfokus pada pemahaman konsep korupsi, faktor penyebab, dampaknya, serta nilai-nilai karakter seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Evaluasi menggunakan Paired Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p = 0,423), sehingga peningkatan pengetahuan belum terdeteksi secara statistik. Namun, hasil observasi dan evaluasi kualitatif menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap perilaku antikorupsi. Program ini memberikan dasar bagi pengembangan pelatihan antikorupsi yang lebih intensif dan berkelanjutan pada generasi muda.
Optimalisasi Kebugaran melalui Edukasi Nutrisi dan Latihan Fisik Siswa SMAN Keberbakatan Olahraga Bahteramas Basman Basman; Jenny Qlifianti Demmalewa; Suryani Suryani; Desidarius Bela Dhesa; Siti Hadrayanti Ananda; Rinto Rinto; Wina Ramadani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v4i4.17071

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMAN Keberbakatan Olahraga Bahteramas, antara lain kurangnya pemahaman tentang nutrisi, belum terstrukturnya program latihan fisik, keterbatasan fasilitas olahraga, minimnya edukasi kebugaran, serta rendahnya pemanfaatan teknologi kebugaran. Pendekatan yang digunakan adalah participatory action research (PAR), yang menekankan pada keterlibatan aktif mitra dalam seluruh proses kegiatan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, serta pendampingan dan evaluasi melalui instrumen pretest dan postest. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan siswa dalam semua aspek yang diintervensi. Persentase hasil postest meningkat rata-rata di atas 50% dibandingkan pretest. Edukasi nutrisi berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pola makan sehat, sementara pelatihan fisik mendorong mereka menyusun jadwal latihan yang terstruktur dan adaptif terhadap keterbatasan fasilitas. Pengenalan teknologi seperti aplikasi kebugaran dan jurnal digital juga memberikan dampak positif terhadap pemantauan progres kebugaran secara mandiri.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Dari Kulit Bawang Merah Bagi Masyarakat Dusun X Di Desa Lekis Rejo Alrifky Jesen Melanza; Sinta Tasya Karisma; Desty Octa Zarona; Agelika Marsha Putra; Roby Agung Pratama; Umi Rahmawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15446

Abstract

Students of the 2026 Baturaja University Real Work Lecture (KKN) carry out community service activities related to socialization and training in making plant-based pesticides. This program was carried out in Hamlet X, Lekis Rejo Village, with the main focus on education on making plant-based pesticides to local farmers and the surrounding community. The main problems faced by the community are the high volume of household organic waste that has not been managed properly, the high price of chemical pesticides for some small farmer groups and the habits of the community that still depend on it. Shallot peel (Allium Cepa L) is one of the most abundant wastes but is rarely used, even though onion peel waste contains active compounds such as saponins that function as repellents such as ants (Formicidae), crickets (Gryllus bimaculatus), mealybugs (Paracoccus Marginatus), aphids (Aphids), and armyworms (Spodoptera Litura). Therefore, there is a need for socialization and training related to the processing of organic waste from onion peels into effective vegetable pesticides. The results of the activity show that the community can make plant-based pesticides that are not only able to reduce organic waste but also as environmentally friendly pest control that supports sustainable agriculture.
Penyuluhan dan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) SD Negeri 01 Panjerejo Anisa Dwi Kartika; Niken Fitria Maya; Runia Safitri; Warda jahrotul Jannah; Nadila Aurofitha
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15477

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, khususnya pada anak sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya PHBS melalui penyuluhan dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 01 Panjerejo dengan sasaran siswa kelas 1 dan 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi menggunakan media PowerPoint (PPT), diskusi interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung, khususnya praktik mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan serta peningkatan pemahaman terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan kondusif
Aplikasi Teknologi Pengolahan Buah Tropis Menjadi Dodol, Juice, Manisan, Dan Pemasarannya Bagi Petani Muda Di Desa Baumata Timur Lika Bernadina; Serman Nikolaus; Abraham R. Illu; Daniel Lay; Maria Sulastri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15481

Abstract

Horticultural commodities, especially vegetables and fruits, are the mainstay commodities for the people of East Baumata Village. However, when the harvest of fruits and vegetables is abundant, if it is not followed by good handling, the fruits and vegetables will undergo a rotting process. The location of East Baumata Village is close to urban areas, and the potential of some of the land is quite fertile, providing a variety of tropical fruit plants that grow and produce. The condition of excess production has not received much attention from processing technology, which can produce processed products that can last a long time. This is due to limited input of business capital, knowledge, and skills. Young farmer groups, as drivers of change and agricultural entrepreneurs, play a vital role in developing the agricultural sector. Based on the potential and problems faced by members of the farmer group, it is deemed necessary to carry out training activities on tropical fruit processing technology (bananas, papaya, jackfruit, soursop, tomatoes, and starfruit) and post-harvest processing and marketing. In addition, it is also necessary to carry out technology transfer for the processing, packaging, and marketing of tropical fruits, as well as the formation of business groups as a source of income for young farmers in East Baumata Village. Therefore, on July 25, 2024, an extension activity and training were carried out to improve the knowledge and skills of young farmers in processing tropical fruits into dodol, juice, sweets, and their marketing (entrepreneurship in agriculture). The results of the evaluation of the assessment before and after the community service activity showed an increase in the knowledge and skills of the participants.
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Sistem Biointegrasi : Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Desa Buntulia Tengah Pohuwato Devika Rahayu Daud; Andi Inar Sahabat; Gito Alan Ali; Jumiati; Risnayanti R. Djuramang
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15498

Abstract

Ketahanan pangan dan kesehatan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan, namun pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Buntulia Tengah masih belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu mengelola pekarangan secara produktif melalui sistem biointegrasi tanaman apotek hidup, serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kolaboratif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek perubahan di empat dusun sasaran. Tahapan kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, praktik penanaman (kemangi, bidara arab, ketumbar), serta pendampingan intensif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat yang mulai memandang pekarangan sebagai sumber pangan dan obat herbal, dibuktikan dengan pembuatan demplot percontohan dan partisipasi aktif warga. Selain itu, program kolaborasi lintas jurusan berupa edukasi kesehatan gigi dan inovasi tempat sampah berbahan bambu berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sanitasi lingkungan. Secara keseluruhan, integrasi program ini berkontribusi positif terhadap penguatan ketahanan pangan dan kemandirian kesehatan keluarga di Desa Buntulia Tengah.
Inovasi Pembelajaran Kesehatan Melalui Pendekatan Active Learning Indri Indri; Ani Syafriati; Salwa Alifa Bestari; Zukhrofa Rizkiana Ramadhani; Nasrul Harahap
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.15567

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan literasi kesehatan yang efektif dan partisipatif di kalangan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode pembelajaran konvensional seringkali kurang mampu menumbuhkan kesadaran dan perubahan perilaku kesehatan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, inovasi dalam penyampaian materi kesehatan menjadi krusial. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pendekatan Active Learning dalam pembelajaran topik kesehatan spesifik di lingkungan sekolah menengah atas. Metode pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada edukasi interaktif dan partisipatif. Tim pelaksana, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, merancang serangkaian sesi pembelajaran yang sepenuhnya mengadopsi prinsip Active Learning, seperti diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), studi kasus berbasis masalah, simulasi peran (role-playing), dan penggunaan media edukasi berbasis permainan. Target peserta adalah siswa-siswi SMA yang dipilih secara purposif. Sebelum dan sesudah intervensi, dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap (pre-test dan post-test) terhadap topik kesehatan yang disampaikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan siswa, diikuti dengan perubahan sikap yang lebih positif dan proaktif terhadap praktik kesehatan. Pendekatan Active Learning terbukti berhasil meningkatkan keterlibatan siswa secara menyeluruh, mengubah proses pembelajaran dari pasif menjadi pengalaman yang memicu pemikiran kritis dan internalisasi informasi. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa inovasi pembelajaran kesehatan melalui pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk membangun kesadaran dan kemandirian kesehatan remaja, sekaligus memberikan model yang dapat direplikasi untuk program edukasi kesehatan di sekolah lainnya.