cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4: Juni 2025" : 177 Documents clear
Scroll dan Suasana Hati: Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Regulasi Emosi Remaja Arini, Nurul Yustika; Nur, Haerani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9578

Abstract

Penggunaan media sosial yang tinggi pada remaja telah menjadi perhatian utama dalam kajian psikologi perkembangan, khususnya terkait kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap regulasi emosi remaja melalui telaah literatur dari 30 jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan berkorelasi dengan peningkatan risiko gangguan emosi, seperti kecemasan, stres, perasaan kesepian, serta perilaku negatif seperti cyberbullying. Di sisi lain, media sosial juga dapat berfungsi sebagai sarana dukungan sosial dan ekspresi diri yang membantu proses regulasi emosi jika digunakan secara bijak. Teori Gross tentang regulasi emosi, serta teori perkembangan psikososial Erikson, digunakan untuk menjelaskan bagaimana media sosial memengaruhi proses emosional pada masa remaja. Temuan ini menekankan pentingnya pendampingan, edukasi literasi digital, serta pengembangan keterampilan regulasi emosi dalam upaya menjaga kesejahteraan psikologis remaja di era digital.
Persepsi Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya pada Live Streaming TikTok dalam Menentukan Keputusan Pembelian Putresa Eka Irmandini; Dita Armah Zuria; Rheyna Putri Arditiya; I Made Bagus Dwiarta
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9581

Abstract

Pemasaran digital saat ini menjadi salah satu elemen penting dalam memasarkan bisnis di era kemajuan teknologi yang pesat, tak terkecuali bagi kalangan mahasiswa sebagai gen z yang menjadi bagian dari pengguna media sosial. TikTok menjadi salah satu platform populer yang menawarkan fitur live streaming yang memudahkan interaksi antara pengguna, kreator, penjual, dan konsumen. Gen z bereksperimen dengan berbagai format konten, seperti tutorial, unboxing, dan review produk yang membantu terciptanya interaksi yang saling mendukung antara penjual dan konsumen, persepsi gen z terhadap pengalaman berbelanja dapat membantu konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya terhadap Live Streaming TikTok dalam Menentukan Keputusan Pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dapat mempengaruhi keputusan pembelian suatu produk, yang ditunjukkan dengan menggunakan skala likert yang menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti informasi yang jelas, diskon yang menarik, testimoni, dan interaksi langsung semuanya berdampak positif dalam mendorong pembelian.
Gaya Hidup Gen Z Terhadap Keputusan Pembelian Apparel Lokal Di E-Commerce Ramdani, Rizal; Putri Amalia Wardi; Arwin Yafi Rahmatullah; Stevany, Stevany Hanalyna Dethan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9582

Abstract

Studi ini meneliti hubungan antara gaya hidup Generasi Z dan keputusan pembelian mereka terhadap merek pakaian lokal di platform e-commerce di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori cross-sectional, data diperoleh dari 424 responden Generasi Z, berusia 18 hingga 25 tahun, yang telah membeli produk pakaian lokal secara daring dalam enam bulan terakhir. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling untuk menganalisis bagaimana dimensi gaya hidup, aktivitas, minat, dan opini memengaruhi keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup Gen Z secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian pakaian lokal di platform e-commerce (R² = 68,3%), dengan minat muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh (koefisien = 0,387), diikuti oleh aktivitas (0,325) dan opini (0,283). Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa Gen Z menghargai desain yang unik dan keaslian dalam pilihan mode, menggunakan pakaian lokal sebagai media untuk mengekspresikan identitas pribadi. Kepedulian terhadap keberlanjutan dan praktik produksi yang etis sangat memotivasi preferensi mereka terhadap merek lokal daripada alternatif mode cepat internasional. Ekosistem digital, khususnya platform media sosial seperti Instagram dan TikTok, berfungsi sebagai saluran penemuan utama bagi merek lokal, sementara informasi produk yang komprehensif, ulasan pengguna, dan detail ukuran yang akurat pada platform e-commerce secara signifikan memfasilitasi konversi pembelian. Meskipun nilai uang tetap penting, Gen Z menunjukkan kesediaan untuk membayar harga premium untuk produk yang sejalan dengan nilai-nilai mereka. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi merek pakaian lokal yang ingin mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif dan mengoptimalkan kehadiran e-commerce mereka untuk melibatkan konsumen Gen Z Indonesia.
Analisa Pertanggungjawaban Pidana Atas Penggunaan Aset Kripto Sebagai Sarana Tindak Pidana Pencucian Uang Putra, Ryan Tiantoro; Tatok Sudjiarto; Mompang L.Panggabean
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9585

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kerangka hukum penyitaan aset kripto sebagai barang bukti dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU), kendala yang dihadapi penyidik ​​Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menyita aset kripto yang digunakan dalam tindak pidana TPPU, dan sejauh mana pertanggungjawaban pidana pelaku TPPU yang menggunakan aset kripto dapat dibuktikan melalui mekanisme penyitaan aset oleh penyidik ​​Polri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum penyitaan aset kripto sebagai barang bukti dalam tindak pidana pencucian uang di Indonesia masih terfragmentasi dan belum sepenuhnya menyentuh kompleksitas teknologi aset digital. Meskipun Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), UU TPPU, dan Peraturan Jaksa Agung Nomor 7 Tahun 2023 telah memberikan kerangka hukum dasar dan petunjuk teknis yang lebih spesifik, namun peraturan tersebut masih belum mampu menanggulangi secara komprehensif sifat mata uang kripto yang anonim, terdesentralisasi, dan berbasis blockchain. Hal ini semakin diperparah dengan terbatasnya literasi teknologi di kalangan aparat penegak hukum dan belum adanya SOP nasional yang baku. Penyidik ​​Polri juga menghadapi tantangan teknis dan regulasi yang signifikan dalam menyita aset kripto. Kajian ini merekomendasikan agar pemerintah menyusun undang-undang khusus yang mengatur secara komprehensif mekanisme penyitaan aset kripto, yang mencakup aspek-aspek seperti identifikasi, keamanan, dan konversi aset digital. Selain itu, Polri perlu membangun infrastruktur teknologi forensik blockchain, memperkuat unit kejahatan siber, dan meningkatkan kompetensi penyidik ​​melalui pelatihan intensif dan sertifikasi profesi. Kerja sama internasional juga penting, mengingat sifat transaksi kripto yang lintas batas, sehingga perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dan adopsi standar global seperti AML/KYC harus diprioritaskan untuk mendukung efektivitas penyitaan aset kripto dalam kasus ML.
Adaptasi Nilai Sipakatau, Sipakainge', Dan Sipakalebbi Dalam Etika Bisnis UMKM Di Era Digital Hutamy, Ericha Tiara; Nurul Mutmainnah; Muhammad Rasyid Ridha
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9586

Abstract

Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai budaya Bugis-Makassar, yakni Sipakatau, Sipakalebbi’, dan Sipakainge dalam penerapan etika bisnis digital oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Di tengah perkembangan teknologi digital yang seringkali memunculkan praktik bisnis yang transaksional dan anonim, pelaku UMKM dituntut untuk tetap menjunjung nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan integritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Informan penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kacamatan Tamalate Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai 3S dalam etika bisnis digital terlihat dari nilai Sipakatau yang mendorong pelaku usaha untuk memperlakukan konsumen secara manusiawi, Sipakalebbi’ mengajarkan pentingnya penghargaan dan menjaga kehormatan dalam berbisnis, sedangkan Sipakainge berfungsi sebagai pengingat moral dalam komunitas usaha. Ketiga nilai ini membentuk karakter pelaku UMKM agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjaga kepercayaan konsumen secara etis dan berkelanjutan. Pelestarian nilai budaya lokal dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat etika bisnis digital.
The Dynamics Of Trust Among Medical Faculty Students At University X Toward The Government In The Issue Of The '6000 Foreign Doctors' Hoax Adhin Ramadhan Khayatullah; Imanuel Deny Krisna Aji
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9587

Abstract

This study investigates the influence of hoax news about foreign doctors on the trust of University X medical students in the government. It focuses on two controversial events: the viral spread of claims regarding the government’s plan to recruit 6,000 foreign doctors and the dismissal of Faculty Dean. Both events were widely circulated on digital media, often with sensationalized and misleading headlines, fueling public confusion and skepticism, particularly within the academic medical community. Utilizing a descriptive quantitative approach, the research surveyed 277 out of 903 active students through convenience sampling. Data were gathered via an online questionnaire measuring both the extent of hoax news exposure and the students’ level of trust in government institutions. A simple linear regression analysis revealed a strong and significant relationship between hoax exposure and trust levels, with an R² value of 0.870 and a correlation coefficient of 0.933. This suggests that 87% of the variation in trust is attributable to the influence of hoax content. Despite students’ general awareness of current events, misleading narratives and delayed government responses significantly shaped their perceptions. The findings highlight the need for improved government crisis communication that is timely, transparent, and evidence-based. Additionally, it underscores the importance of fostering digital literacy and critical thinking in educational settings to help students critically assess information and maintain trust in public institutions, especially in health-related matters
Etika Hakim dalam Mahkamah Konstitusi: Tantangan, Pelanggaran, dan Strategi Reformasi Pengawasan Etik Anita, Anita; Sidi Ahyar Wiraguna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9599

Abstract

Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga yudikatif yang memegang peran penting dalam menjaga konstitusionalitas hukum di Indonesia. Namun, integritas lembaga ini menghadapi tantangan serius akibat pelanggaran kode etik oleh hakim konstitusi, sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang sarat konflik kepentingan. Dimana salah satu hakim memiliki hubungan kekerabatan dengan pihak yang diuntungkan dalam putusan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis normatif pelanggaran etik tersebut serta implikasinya terhadap kredibilitas dan legitimasi Mahkamah Konstitusi. Pendekatan yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan menganalisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kode etik oleh hakim konstitusi telah mencederai prinsip imparsialitas dan tanggung jawab moral yang menjadi pilar utama profesi kehakiman. Dampak dari pelanggaran ini tidak hanya melemahkan kepercayaan publik, tetapi juga menurunkan legitimasi putusan Mahkamah Konstitusi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan etik, termasuk reformulasi kode etik dan restrukturisasi Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi agar lebih independen dan akuntabel. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis dalam mendorong perbaikan tata kelola etik di lembaga peradilan konstitusi Indonesia.
Fenomena Ribawi Masa Kini Perspektif Surat Al-Baqarah Ayat 276-279 dan Surat Ali Imran Ayat 130 (Studi Komparatif Tafsir Al-Manar dan Tafsir Al-Munir) Fattah, Mohammad; Anandi, Sofian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9600

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan membandingkan dua perspektif mufassir modern terhadap ayat-ayat riba dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Baqarah ayat 276–279 dan Surat Ali Imran ayat 130, melalui dua tafsir kontemporer: Tafsir al-Manar karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha, serta Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Fokus kajiannya mencakup bagaimana masing-masing mufassir menafsirkan ayat-ayat tersebut dan bagaimana mereka mengkontekstualisasikannya dengan fenomena ribawi modern seperti bunga bank. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-komparatif untuk menguraikan dan menganalisis pemikiran kedua tokoh secara sistematis dan objektif. Muhammad Abduh berpandangan bahwa riba yang diharamkan adalah riba nasi’ah, yaitu tambahan yang bersifat zalim dan berlipat ganda sebagaimana praktik pada masa jahiliah, sementara riba fadhl tidak haram karena tidak mengandung kezaliman. Oleh karena itu, bunga bank menurutnya bisa dibolehkan selama tidak merugikan salah satu pihak. Sebaliknya, Wahbah al-Zuhaili menyatakan bahwa seluruh bentuk tambahan adalah riba dan haram, kecuali dalam kondisi darurat. Baginya, bunga bank tetap termasuk riba karena tambahan apapun atas pinjaman merupakan ‘illat keharamannya.
Perbandingan Metode Wadah Air Dengan Metode Gantung Terhadap Populasi Serangga Elaeidobius Kamerunicus Di Dalam Box Hatch And Carry Di Cindi Estate Julong Group Indonesia Kalimantan Selatan Rosid, Ilham Hasbaini; Andri atmantoro; Victor M Nainggolan; Redi renanda; Muhammad Ariyandi Hasbi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9612

Abstract

Tanaman kelapa sawit kelapa sawit adalah tanaman yang membutuhkan bantuan serangga untuk membantu polinasi.  Elaeidobius kamerunicus adalah serangga yang sangat efektif dalam penyerbukan.  Kukurangan populasi Elaeidobius kamerunicus menjadi salah satu tantangan dalam proses perkembangbiakan.  Perkembangan Elaeidobius kamerunicus didalam kotak hatch and carry menjadi salah satu solusi.  Perkembangan Elaeidobius kamerunicus diduga akan berpengaruh dengan kondisi kelambaban dan suhu sehingga dilakukan metode gantung dan metode wadah air diamati dalam satu siklus dengan tiga kali pengulangan.  Pengamatan menghasilkan tidak berbeda nyata, akan tetapi pemberian air disarankan untuk mengunakan wadah air didalam box hatch and carry.
Peran BKPSDM Kota Surakarta Dalam Pengelolaan Cuti ASN: Studi Kasus Pada Proses Persetujuan Cuti Tahunan Wulansari, Devi; Arinta Kusumawardhani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9613

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta dalam pengelolaan cuti Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kendala yang dihadapi. Administrasi kepegawaian berperan penting dalam mendukung tujuan organisasi dan pelayanan publik. Pengelolaan cuti yang baik dapat membantu menjaga hak pegawai dan kelancaran operasional instansi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terkait peran BKPSDM dalam pengelolaan cuti ASN. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara kepada informan terkait, observasi langsung terhadap proses administrasi cuti, serta dokumentasi dari arsip dan regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BKPSDM Kota Surakarta dalam pengelolaan cuti ASN terdiri dari empat aspek utama yaitu perencanaan, pelatihan, pengawasan, dan monitoring. Perencanaan mencakup penyusunan kebijakan dan pedoman cuti, pelatihan untuk meningkatkan pemahaman pegawai terhadap prosedur, pengawasan untuk memastikan pelaksanaan cuti sesuai ketentuan, dan monitoring untuk menyelaraskan data cuti dengan kebutuhan operasional perangkat daerah. Meskipun demikian, pelaksanaannya menghadapi beberapa kendala, seperti belum adanya mekanisme monitoring khusus antara BKPSDM dan OPD lain, serta kurangnya pelatihan teknis bagi ASN di Pemerintah Kota Surakarta. Kendala ini perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan cuti ASN. Hasil ini penting untuk meningkatkan pengelolaan cuti ASN, yang akan memperbaiki kualitas pelayanan, meningkatkan produktivitas pegawai, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Page 10 of 18 | Total Record : 177