cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,002 Documents
Kebijakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Anbk) Sebagai Instrumen Evaluasi Mutu Pendidikan Di Indonesia Sulistiawati, Henny
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13054

Abstract

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan instrumen kebijakan strategis dalam sistem pendidikan Indonesia yang bertujuan memetakan mutu pembelajaran secara objektif, adaptif, dan berbasis data. Kebijakan ini lahir sebagai bentuk transformasi evaluasi pendidikan yang lebih berorientasi pada penguatan literasi, numerasi, dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan menggunakan perspektif teori evaluasi kebijakan Dunn dan Vedung. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan analisis deskriptif kualitatif terhadap berbagai artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian empiris yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) cukup efektif dalam mengubah paradigma evaluasi pendidikan menuju pembelajaran berbasis kompetensi, efisien dalam konteks satuan pendidikan yang siap secara teknologi, serta responsif terhadap tuntutan reformasi pendidikan abad ke-21. Namun, tantangan masih muncul dalam aspek keadilan akses dan pemanfaatan hasil asesmen di tingkat sekolah. Dengan pemerataan infrastruktur dan penguatan literasi data, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) berpotensi menjadi instrumen evaluasi kebijakan pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif.Keywords: Asesmen Nasional, Evaluasi Kebijakan, Mutu Pendidikan, Kebijakan Publik, Rapor Pendidikan
Pemasaran Internal sebagai Strategi Peningkatan Motivasi Narapidana Berpartisipasi dalam Pembinaan Kemandirian: Tinjauan Naratif Hannisa Rahmadani Hapsari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13104

Abstract

Praktik collaborative governance yakni kerja sama antara lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan pihak swasta terbukti mendukung penyelenggaraan pembinaan kemandirian di lapas. Akan tetapi, penelitian terdahulu menemukan motivasi narapidana mengikuti pembinaan kemandirian masih rendah meskipun berbagai upaya pemasaran internal telah dilakukan oleh petugas pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang memengaruhi motivasi narapidana dalam mengikuti pembinaan kemandirian serta penerapan pemasaran internal sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi tersebut. Melalui analisis literatur nasional dan internasional periode 2022-2025, motivasi narapidana dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Praktik pemasaran internal tidak hanya pada tingkat operasional, tetapi perlu penyusunan strategi yang terarah. Pendekatan pemasaran internal berpotensi memelihara motivasi narapidana untuk terlibat dalam pembinaan kemandirian sekaligus membangun citra positif lapas sebagai lembaga rehabilitatif. Tinjauan ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi upaya pengembangan strategi pemasaran internal untuk pembinaan kemandirian.
Pengembangan Wisata Berbasis Reinventing Government Pada Objek Wisata Hidden Canyon Beji Guwang Kartika, Gita; Ni Wayan Widhiastini; Putu Ratna Juwita Sari; Ni Putu Bayu Widhi Antari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip Reinventing Government atau konsep mewirausahakan birokrasi dalam pengembangan Objek Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Desa Guwang, Ketua BUMDes, pengelola Hidden Canyon, masyarakat setempat, dan pihak swasta yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Reinventing Government telah membawa perubahan positif dalam pengelolaan wisata di Desa Guwang. Pemerintah desa kini tidak lagi menjadi pelaksana utama, melainkan berperan sebagai fasilitator dan pendorong, sementara pengelolaan sehari-hari dilakukan oleh BUMDes dan pengelola. Beberapa prinsip seperti pemerintahan berorientasi hasil, pemerintahan wirausaha, dan pemerintahan berorientasi pada pelanggan sudah diterapkan melalui inovasi wisata, peningkatan pelayanan, serta pelibatan masyarakat lokal. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala seperti partisipasi masyarakat yang belum merata, keterbatasan sumber daya manusia dalam promosi digital, dan kurangnya dukungan dari pemerintah daerah. Secara keseluruhan, penerapan prinsip Reinventing Government di Hidden Canyon Beji Guwang memiliki potensi besar untuk menciptakan pengelolaan wisata yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan jika kolaborasi dan kapasitas pengelola terus ditingkatkan.
Development of A Steam-Based Learning Module to Enhance Scientific Writing Skills and Chemical Literacy in Chemical Bonding Material Atikah Indriastuti; Harjono, Harjono
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13130

Abstract

Chemical bonding is frequently perceived as an abstract and challenging topic by high school students, often resulting in low chemical literacy and underdeveloped scientific writing skills. Conventional, teacher-centered instruction further exacerbates these issues by limiting opportunities for authentic inquiry and scientific communication. To address this gap, this study aimed to develop, validate, and evaluate the effectiveness of a STEAM-based (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) learning module integrated with Project-Based Learning (PjBL) to enhance chemical literacy and scientific writing skills among senior high school students. The research employed a Research and Development (R&D) design using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Participants included 64 students from two experimental classes (XI C1 and XI D1), 25 students from a control class (XI E1) at SMA Negeri 2 Gianyar, and 36 students from SMA Negeri 1 Jatinom for a limited trial. Data were collected through pretest–posttest assessments of chemical literacy, observation rubrics for scientific writing skills, and student and teacher response questionnaires. Expert validation yielded an average Aiken’s V index of 0.967, indicating high validity in content, language, presentation, and alignment with STEAM–PjBL principles. The limited trial demonstrated high practicality, with readability and usability rates of 92% and 91.23%, respectively. In the main implementation, the module proved highly effective: (1) students’ chemical literacy improved significantly, with a normalized gain (N-Gain) of 0.88 (high category), outperforming the control group (N-Gain = 0.69); and (2) scientific writing skills achieved a mastery level of 91.44% (very good category), with a mean score of 3.66 out of 4. Positive responses from students (90.08%) and teachers (96.87%) confirmed that the STEAM–PjBL module fostered an interactive, contextual, and meaningful learning experience. The findings indicate that the module meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness, making it well-suited for implementation in chemistry classrooms particularly within Indonesia’s Merdeka Curriculum framework. This study offers a replicable model for integrating interdisciplinary, student-centered approaches to strengthen both conceptual understanding and scientific communication competencies.
Analisis Kebijakan Pendidikan Nasional terhadap Implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Permendiknas No 13 Tahun 2025 Jejen Jaenudin; Hana Masfufah; Jalaludin, Jalaludin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13133

Abstract

Perkembangan paradigma pendidikan menuntut pembaharuan sistem pembelajaran. Pendekatan pembelajaran mendalam mendorong peserta didik untuk mampu memahami, menerapkan dan mengevaluasi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran analisis Kebijakan Pendidikan Nasional terhadap implementasi pendekatan pembelajaran mendalam dalam Permendiknas Nomor 13 Tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam adalah bentuk usaha optimalisasi penerapan Kurikulum Merdeka dan pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Dalam praktiknya memerlukan praktik pedagogis guru, lingkungan yang aman dan nyaman dan pemanfaatan teknologi. Sehingga perlu dirancang kebijakan pendukung yang memungkinkan untuk mendorong kemampuan guru, pemerataan sarana dan prasarana, serta evaluasi yang bertahap dan berkelanjutan.
Analisis Konsumsi Rumah Tangga Kelompok Pendapatan Menengah-Bawah terhadap Kenaikan Tarif PPN di Jakarta Aulia Saputra, Renata; Renata Aulia Saputra; Ranita Andini; Gina Arifah Seftiani; Jamila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13144

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Value Added Tax (VAT) rate increase to 12% in 2025 on the consumption patterns of lower-middle-income households in Jakarta. The research employs a descriptive quantitative approach using primary data collected through questionnaires distributed to 150 household respondents. The research instruments were tested using validity, reliability, and cross-tabulation (crosstab) analysis with the assistance of SPSS software. The results indicate that the VAT increase significantly affects purchasing power and alters household consumption behavior, with most respondents reducing non-essential consumption and shifting to cheaper substitute products. Furthermore, respondents perceive that the policy increases household economic burdens, although some still believe that the additional state revenue will be utilized for public infrastructure and welfare improvement. Overall, the VAT rate increase policy should be accompanied by social compensation programs to prevent further economic inequality among lower-middle-income groups
Analisis Komunikasi Organisasi dalam Implementasi Kebijakan Penanaman Modal di Kabupaten Badung Aprillia, Ni Ketut Kori; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Subanda, I Nyoman; Pratiwi, Nuning Indah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13169

Abstract

Kebijakan penanaman modal memerlukan koordinasi dan komunikasi yang efektif antar organisasi pemerintahan dan pemangku kepentingan terkait. Penelitian ini menganalisis komunikasi organisasi dalam implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di DPMPTSP Kabupaten Badung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan kunci, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap bahwa komunikasi internal dan horizontal antar organisasi perangkat daerah berjalan efektif melalui saluran formal seperti JDIH, rapat koordinasi, dan bimbingan teknis. Namun, penelitian menemukan adanya kesenjangan komunikasi (communication gap) dengan pelaku usaha yang masih mengandalkan sumber informasi non-pemerintah, serta pemutusan komunikasi (communication breakdown) dengan masyarakat dan desa adat yang tidak mendapatkan sosialisasi langsung. Temuan ini menyimpulkan bahwa efektivitas implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kapasitas komunikasi organisasi pemerintah, khususnya dalam membangun komunikasi eksternal yang inklusif dengan seluruh pemangku kepentingan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan model komunikasi organisasi yang terintegrasi, yang tidak hanya memperkuat koordinasi internal tetapi juga memperluas jangkauan komunikasi eksternal hingga tingkat masyarakat akar rumput.
Analisis Pengaruh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah terhadap peningkatan kualitas hidup manusia di Kabupaten Kota Se Nusa Tenggara Barat Suparlan, Suparlan; Alwi, M. Yusuf
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terhadap peningkatan kualitas hidup manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Isu Perbedaan tingkat IPM antar kabupaten/kota di NTB serta pentingnya kebijakan fiskal daerah dalam memperkuat pembangunan manusia telah menjadi indikator utama dalam capaian pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda, berdasarkan data sekunder DBHCHT, APBD, dan IPM dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBHCHT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hidup manusia. Peningkatan penerimaan DBHCHT mampu memperkuat layanan publik di bidang infrakstruktur, kesehatan dan pendidikan. APBD berpengaruh signifikan namun negatif terhadap IPM mengindikasikan bahwa peningkatan belanja daerah belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan efektivitas pengelolaan anggaran. Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan fiskal daerah melalui DBHCHT dan APBD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, dengan catatan perlunya penguatan efektivitas tata kelola dan alokasi belanja publik agar lebih berorientasi pada pembangunan manusia berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kacang Lupa Kulit: Kajian Kearsipan Historis Mengenai Eksistensi Palestina dan Distorsi Ingatan Sejarah oleh Israel Khair, Shofiyyah Tasyaa'ul; Alika Deviona; Izzan Auni Tamimi Rifai; Kierra Indra; Nuraini; Ryan Defa Ramadhan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13253

Abstract

Identitas Yahudi yang berasal dari Kanaan kuno sekitar 3.500 tahun yang lalu sebagai agama dan etnisitas, telah dimanfaatkan secara politik sejak pendirian Israel pada tahun 1948, yang mengakibatkan penghapusan sistematis arsip Palestina yang mencatat kehadiran asli dan hak atas tanah selama berabad-abad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arsip Palestina sebagai bukti klaim teritorial dan perilaku distorsi ingatan sejarah oleh Israel. Teknik kualitatif yang menggabungkan pendekatan historis dan deskriptif-analitis digunakan, merujuk pada sumber primer seperti catatan diplomatik PBB, Deklarasi Balfour (1917), dan Resolusi 181 (1947), serta literatur sekunder seperti buku dan jurnal. Dari perspektif Islam dan Kristen, Palestina memiliki makna teologis yang signifikan di tengah pendudukan yang terus berlanjut. Zionisme, yang dipelopori oleh Theodor Herzl pada 1896, menyebabkan Nakba 1948 yang mengungsikan 750.000 Palestina, diikuti oleh Perang Enam Hari, Intifada, dan konflik Gaza hingga kini, memperburuk ketidakstabilan, masalah kemanusiaan, dan kerusakan ekologi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kekerasan arsip secara sistematis ditujukan untuk menghapus jejak sejarah Palestina, hal ini menciptakan “kebenaran” yang dikuasai oleh Israel. Distorsi diwujudkan melalui arsip kolonial, seperti Peta Relief PEF yang sengaja menggambarkan “tanah tanpa penduduk”, menyoroti arsip perlawanan Palestina, mulai dari arsip administrasi Ottoman, hingga arsip lisan dan arsip digital sebagai upaya mengembalikan memori kolektif bangsa Palestina.
Persepsi Masyarakat dan Pengemis terhadap Bantuan Sosial di Kota Serang Mita Melinda; Najwa Azahra Fribadi; Army Tawalia Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13267

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi masyarakat dan pengemis terhadap program bantuan sosial di Kota Serang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan sasaran dan efektivitas pelaksanaannya. Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten menghadapi permasalahan sosial yang cukup kompleks, salah satunya adalah meningkatnya jumlah pengemis di ruang publik. Meskipun pemerintah daerah telah menerapkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat, serta melaksanakan berbagai program bantuan sosial dan rehabilitasi melalui Dinas Sosial, kenyataannya permasalahan pengemis belum terselesaikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori persepsi Bimo Walgito (2010) yang meliputi tiga aspek: penginderaan, pengorganisasian, dan interpretasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengemis, dan aparatur Dinas Sosial Kota Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan informasi dan persepsi antara pelaksana program, masyarakat, dan pengemis. Masyarakat menilai program bantuan sosial belum tepat sasaran dan masih terdapat ketimpangan distribusi, sementara pengemis menganggap program tersebut tidak memberikan solusi langsung terhadap kebutuhan ekonomi mereka. Selain itu, faktor budaya masyarakat yang masih memandang memberi uang kepada pengemis sebagai bentuk amal turut memperkuat keberlangsungan praktik mengemis. Hambatan utama pelaksanaan program terletak pada aspek struktural, seperti ketidaktepatan sasaran dan minimnya fasilitas pelatihan, serta aspek kultural berupa rendahnya partisipasi dan kesadaran sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan partisipatif, edukatif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan efektivitas program bantuan sosial di Kota Serang.