cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,002 Documents
Pengaruh Media Fraction Card Terhadap Hasil Belajar Siswa SDN 105288 Sei Rotan pada Materi Pecahan Munthe, Andre Christian; Mailani, Elvi; Lubis, Wildansyah; Rozi, Fahrur; Simanihuruk, Lidia
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12210

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada materi pecahan di SDN 105288 Sei Rotan disebabkan oleh penyampaian materi yang bersifat abstrak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik serta interaktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan media Fraction Card sebagai alat bantu konkret dan berbasis permainan yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Fraction Card terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 105288 Sei Rotan yang berjumlah 60 orang. Sampel penelitian diambil secara simple random sampling dan terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dan IV-B sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Instrumen penelitian berupa 15 soal pilihan berganda yang telah melalui uji validitas, tingkat kesukaran, daya beda, distraktor dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 91,47, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh 82,93. Uji hipotesis menggunakan t-test menghasilkan nilai thitung 3,213 > ttabel 1,677 pada taraf signifikan 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Fraction Card berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa
Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan: Studi Analitis pada Sekolah dan Madrasah di Indonesia Apero, Benny; Jamilus, Jamilus; Husnani, Husnani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif strategi, implementasi, dan tantangan Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan sekolah (di bawah Kemendikbudristek) dan madrasah (di bawah Kemenag). Perencanaan SDM sebagai fungsi strategis menentukan ketersediaan tenaga kependidikan yang berkualitas dan tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis dan mensintesis 15 sumber primer berupa buku dan artikel jurnal terakreditasi SINTA 2 dan 3. Temuan penelitian mengungkap bahwa meskipun berbagi tujuan akhir yang sama, yaitu peningkatan mutu pendidikan, konteks operasional dan strategis perencanaan SDM di kedua lembaga memiliki perbedaan mendasar. Sekolah umumnya mengimplementasikan perencanaan SDM yang lebih terstruktur, terukur, dan terintegrasi dengan sistem data pokok pendidikan (Dapodik) yang terpusat. Sementara itu, madrasah beroperasi dalam konteks yang lebih kompleks akibat dualisme kebijakan (Kemenag dan Kemendikbudristek), keterbatasan anggaran yang lebih akut, serta keharusan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah Wal Jama'ah) atau keislaman secara spesifik ke dalam kerangka perencanaannya. Tantangan utama sekolah terletak pada birokrasi yang kaku dan kesenjangan kualitas antar-wilayah, sedangkan madrasah menghadapi tantangan ganda berupa stigma masyarakat dan tuntutan kompetensi ganda (umum dan keagamaan) bagi gurunya. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendekatan kontekstual, peningkatan sinergi antar-kementerian, pemberian otonomi yang lebih besar di tingkat satuan pendidikan, serta penguatan sistem informasi manajemen berbasis data yang akurat merupakan langkah-langkah krusial untuk mematangkan perencanaan SDM di kedua sektor pendidikan nasional ini.
Analisis ASEAN Convention Against Trafficking in Persons: Antara Komitmen dan Pembatasan ASEAN Way Bintang Corvi Diphda; Wishnu Mahendra Wiswayana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12293

Abstract

Artikel ini menelaah efektivitas upaya ASEAN dalam menangani kejahatan human trafficking dengan menempatkan ASEAN Convention Against Trafficking in Persons (ACTIP) sebagai fokus analisis. Latar belakangnya adalah masih tingginya kasus kejahatan human trafficking di Asia Tenggara yang kemudian menjadi urgensi perlunya respons kawasan yang terkoordinasi dan efektif. Artikel menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui desk review terhadap dokumen-dokumen ASEAN yang berkaitan dengan ACTIP. Temuan utama menunjukkan bahwa konvensi ACTIP telah menyelaraskan definisi tindak pidana human trafficking dan memperkuat kerangka pencegahan, perlindungan, dan penuntutan, namun kinerjanya di tingkat kawasan belum optimal. Hambatan utama terletak pada rendahnya delegasi kewenangan, ketiadaan mekanisme kepatuhan yang bermakna, tidak adanya kewajiban pelaporan berkala, dan penyelesaian sengketa yang bertumpu pada konsultasi. Konfigurasi yang tidak efektif ini didasari oleh prinsip non-interference dan pengambilan keputusan berbasis konsensus yang menjadi prinsip utama ASEAN Way. Oleh karena itu, artikel merekomendasikan mekanisme pengecualian operasional terhadap prinsip non-interference dan konsensus pada isu yang berkaitan langsung dengan aspek human security, pembentukan mekanisme peer review dengan pelaporan berkala yang dikelola SOMTC, serta harmonisasi SOP identifikasi, perlindungan, pemulangan korban, ekstradisi, dan perampasan aset.
Responsive Evaluation Model Pada Program Pembinaan Kemandirian Narapidana Di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Syahrul Nofirman; Wido Cepaka Warih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan kemandirian narapidana di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dengan menggunakan Responsive Evaluation Model yang dikembangkan oleh Robert Stake. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan melibatkan 12 narasumber, terdiri dari 3 petugas dan 9 narapidana peserta program. Evaluasi dilakukan berdasarkan tiga dimensi utama yaitu antecedent (kesiapan program), transaction (pelaksanaan program), dan outcome (hasil atau dampak program). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian seperti barista, perikanan, menjahit, barbershop, handycraft, dan hidroponik memiliki potensi besar dalam membentuk keterampilan dan kesiapan reintegrasi sosial narapidana. Namun, masih ditemukan hambatan seperti keterbatasan anggaran, fasilitas, serta overkapasitas penghuni yang menghambat efektivitas pelaksanaan program. Evaluasi ini memberikan gambaran menyeluruh terhadap keberhasilan dan kelemahan program serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi pengembangan pembinaan ke depan.
Strategi Program Pembinaan Kemandirian Budidaya Ikan Guna Meningkatkan Keterampilan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang Zidan Farrel Muammar; Ade Cici Rohayati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi program pembinaan kemandirian budidaya ikan dalam meningkatkan keterampilan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pembinaan narapidana sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial, khususnya melalui pembekalan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat struktural, petugas pembinaan, dan narapidana yang terlibat dalam program budidaya ikan. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan budidaya ikan mencakup perumusan visi-misi, penetapan tujuan berkelanjutan, hingga penyusunan teknik khusus yang relevan dengan kondisi lapas. Program ini terbukti meningkatkan kecakapan teknis, kedisiplinan, serta kepercayaan diri narapidana, meskipun masih menghadapi kendala pada keterbatasan tenaga ahli, minimnya anggaran, serta hambatan pemasaran hasil panen. Dengan demikian, pembinaan budidaya ikan berperan penting tidak hanya dalam membentuk keterampilan kerja, tetapi juga dalam pengembangan kepribadian narapidana. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama dengan instansi eksternal, penyediaan fasilitas memadai, serta strategi pemasaran yang lebih luas guna menjamin keberlanjutan program.
Strategi dan Taktik Militer Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel, 1453 M. Danish Sumantri; Anggita Novi Ariyanti; Shigah Maulidina; Hudaidah; Tyas Fernanda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12459

Abstract

Artikel ini mengupas strategi dan taktik perang andalan Sultan Muhammad Al-Fatih saat melakukan penaklukan Konstantinopel di tahun 1453. Dengan menggali berbagai sumber sejarah, penelitian ini berusaha merekonstruksi langkah-langkah genius yang diambil sang Sultan. Hasilnya, terungkap bahwa kunci kemenangan terletak pada paduan sempurna antara siasat tempur dan pendekatan non-militer. Dari sisi militer, Al-Fatih membangun Benteng Rumeli Hisar untuk mengunci kota, menghadirkan meriam raksasa penembus tembok, dan memutar otak dengan taktik memindahkan kapal lewat darat. Sementara di balik layar, ia membangkitkan semangat juang pasukan lewat pendekatan spiritual dan permainan psikologi. Gabungan antara visi kepemimpinan, kecerdikan teknologi, dan kekuatan iman inilah yang akhirnya mewujudkan mimpi umat Islam sekaligus mengantarkan Kesultanan Utsmaniyah pada puncak kejayaannya.
Transformasi Sosial dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Partisipasi dan Perubahan Perilaku Masyarakat Kota Makassar Vidia, Nur Vidiah Rachmadani; Andi Alimuddin Unde; Muh Iqbal Latief
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12534

Abstract

Urban waste management is often perceived as a technical issue related to fleets, tonnage, and facilities, when in fact it is a social phenomenon that reflects the relationship between policy, community behavior, and institutional structures. This paper aims to analyze the social dynamics of waste management in Makassar City by emphasizing the interaction between policy structures, social norms, and community participation. The study used a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, focus group discussions, and participant observation at the Waste Bank, TPS3R, and Tamangapa Landfill. The results show that household participation in waste sorting remains low (42.1%), the Waste Bank's contribution to waste reduction is only 0.17%, and formal regulations have not fully changed community behavior. Analysis using Giddens' structuration theory confirms that formal policies do not automatically result in behavioral change without the internalization of environmental norms. Meanwhile, Ajzen's theory of planned behavior explains the weak community intention due to low social pressure and limited sorting facilities. From the perspective of Arnstein's Ladder of Participation, community participation remains at the level of tokenism, not yet reaching partnership or citizen control. The novelty of this research lies in its emphasis on integrating social and technical aspects in understanding waste management, while also offering an approach based on social justice and community empowerment. The implications of this research are the need for policies that not only increase technical facilities but also strengthen social capital, environmental education, and public participation as the foundation for sustainable waste management.
Perilaku Pemilih pada Pemilihan Walikota Makassar Tahun 2024 Amran, Muhammad Arimansyah; Siti Amanda Melani Kussoy
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12625

Abstract

Penelitian ini membahas perilaku pemilih dan faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara terhadap 15 pemilih dari tiga kecamatan: Biringkanaya, Wajo, dan Ujung Pandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku memilih dipengaruhi oleh tiga faktor utama: sosiologis (agama, etnis, dan pengaruh tokoh masyarakat), psikologis (persepsi terhadap karakter calon), dan rasionalitas (pertimbangan terhadap program kerja dan visi-misi calon). Rendahnya partisipasi disebabkan oleh kendala akses ke TPS, kurangnya pemahaman politik, dan kekecewaan terhadap kandidat. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi politik dan perbaikan sistem pemilu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat secara sadar dan bertanggung jawab.
Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Sebagai Anggota Koperasi Di Provinsi Bengkulu Muhammad Juleo; Uswatun Hasanah; Marlina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12627

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu. Banyak pelaku UMKM bergabung dengan koperasi untuk mendapatkan akses pembiayaan, pelatihan, dan pasar yang lebih luas. Namun, tidak semua pelaku UMKM yang menjadi anggota koperasi mendapatkan perlindungan hukum yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada pelaku UMKM sebagai anggota koperasi di Provinsi Bengkulu dan mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosio-legal, yang dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah memperoleh berbagai hak sebagai anggota koperasi, seperti hak suara, partisipasi ekonomi, akses pendidikan, hak pengawasan, dan perlindungan hukum. Namun, implementasi perlindungan ini masih menghadapi hambatan, termasuk kesadaran hukum yang rendah, akses informasi yang terbatas, kondisi ekonomi yang rentan, pengawasan pemerintah yang lemah, konflik internal koperasi, regulasi yang tidak khusus disesuaikan dengan UMKM, dan akses bantuan hukum yang terbatas..
Perlindungan Hukum Terhadap Pengepul Sawit Dari Penjualan Barang Hasil Tindak Pidana Pencurian Di Wilayah Hukum Polsek Sukaraja Seluma Mohan Saksena; M.Rochman; Himawan Ahmed Sanusi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12636

Abstract

Perdagangan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Polsek Sukaraja, Kabupaten Seluma, memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat, namun meningkatnya kasus pencurian sawit menimbulkan persoalan hukum baru terkait dugaan penadahan oleh pengepul sebagaimana diatur dalam Pasal 480 KUHP. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan hambatan perlindungan hukum bagi pengepul sawit terhadap penjualan hasil curian dengan menggunakan metode hukum empiris dan pendekatan sosio-legal. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan penyidik dan pengepul sawit serta studi kepustakaan, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum dapat diberikan apabila pengepul dapat membuktikan tidak adanya itikad buruk, namun pelaksanaannya terkendala oleh transaksi informal tanpa bukti tertulis, kesulitan pembuktian niat baik, serta keterbatasan pengepul dalam mengenali asal-usul sawit yang sah.